Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 134 Mengurung Kaisar Wang Junsi


__ADS_3

“Kau memang benar-benar anak kurang ajar, sialan, dan juga tidak berbakti. Kenapa kau juga mengurungku di dalam kurungan ayam seperti ini. Cepat lepaskan aku, atau kalau tidak maka jangan salahkan aku akan ku bunuh kau sekarang juga,” teriak Sang Kaisar Wang Junsi yang tidak bisa terima atas perlakuan Putra Ketiganya yang menggurungnya pada kurungan besi.


“Aku hanya akan menghargai dan juga berbakti hanya kepada orang yang tepat. Dan orang seperti dirimu memang pantas untuk mendapatkan hal semacam itu, bahkan aku pikir kau pun tak pantas jika disamakan dengan ayam. Bahkan ayam pun lebih mulia dan bisa bertanggung jawab untuk membimbing anak-anaknya hingga bisa mencari makan sendiri. Sedangkan kau selama ini hanya bisa mengandalkan kekuatan dan juga kemampuan Putra Sulung dan juga Putra Kedua mu itu untuk mendapatkan kejayaan dan juga kemakmuran.” Kata Wang Jin Tian dengan dingin dan juga aura intimidasi yang Ia tujukan khusus pada Kaisar Wang Junsi.


“Kau. ..dasar anak tidak tahu diri..! Kau..." ucapan dari Sang kaisar Wang Junsi yang terbata itu terhenti


“ Jangan pernah panggil dan aku anak Mu lagi, karena aku bukanlah anak mu lagi mulai saat ini. Anakmu selama ini sudah mati akibat keangkuhan dan kebodohanmu sendiri. Dan aku tidak sudi memiliki seorang Ayah yang bodoh seperti dirimu,” kata Wang Jin Tian dengan tegas.


“Ka..ka..kau, ba bagai... bagaimana bisa....?" ucapan Sang Kaisar Wang Junsi kembali terpotong oleh Wang Jin Tian.


“Kau tidak punya hak untuk bicara saat ini, dan tugasmu cukup mendengar semua yang akan di jelaskan oleh Yan Bao,” kata Mo Fei Tian yang kemudian melemparkan sebuah jurus yang akan membuat Sang Kaisar Wang Junsi bisu untuk sementara waktu.


“Terima kasih banyak Gege Sulung dan Gege Kedua atas bantuan dan juga kerjasama nya. Dan kini mungkin saatnya kita bisa mengetahui semua kebenaran mengenai kematian Ibunda yang selama ini kita selidiki,” kata Wang Jin Tian pada kedua saudara kembarnya itu.


“Itu bukan masalah Tian'er, bahkan kami akan selaku berusaha melakukan yang terbaik untuk kebaikan kita semua apalagi ini juga menyangkut mengenai mendiang Ibunda kita yang diperlakukan secara tidak adil bahkan setelah dirinya tiada. Dan semoga saja setelah ini Yang Mulia Kaisar Wang Junsi yang bijaksana itu bisa membuka mata dan juga hatinya yang selama puluhan tahun ini tertutup oleh ilusi cinta yang menjijikan itu. Dan semoga saja dia juga bisa bersikap adil dalam menangani kasus ini layaknya seorang Kaisar Yang Agung dan Mulia.” Kata Wang Xue Min dengan tatapan penuh permusuhan pada Sang Ayah yang kini tengah dikurung itu.


“Dan jika dia tidak memberikan keadilan pada Ibunda maka aku akan segera membawa kalian berdua angkat kaki dari Istana dan juga membeberkan semuanya kepada rakyat Kekaisaran Li maupun seluruh kekaisaran di Benua Nanxuang ini,” timpal Wang Yun Ji Sang Putra Mahkota.

__ADS_1


Yang selama ini selalu diam dan juga tahan akan berbagai macam kritikan. Namun kini berani berbicara demikian. Yang menandakan bahwa dirinya sudah sangat kecewa, benci dan tak peduli lagi mengenai Keluarga Kekaisaran Li terutama Sang Ayah yang merupakan seorang pecundang dan bodoh itu.


Bahkan selama ini dalam posisi nya yang begitu Agung, bisa-bisanya selalu di setir oleh Permaisuri nya dalam memutuskan sesuatu tindakan termasuk juga dalam mengambil keputusan dalam urusan pemerintahan.


Sedangkan Kaisar Wang Junsi yang mendengar pembicaraan Ketiga Putra kembarnya itu benar-benar ketakutan dan juga tidak berani memikirkan mengenai bagaimana keadaan Kekaisaran Li miliknya itu jika tanpa kedua putranya itu.


Apalagi salama ini berkat kedua putra kembarnya itu Ia bisa mendapatkan kejayaan dan juga kemakmuran seperti yang selama ini diketahui oleh orang-orang.


"Tidak...! Jangan..! Jangan pernak kalian lakukan..! Kalian jangan berani-beraninya melakukan hal semacam itu, atau Kekaisaran ku akan benar-benar hancur akibat ulah kalian. sudah susah payah aku berjuang mempertahankan kemakmuran dan juga kejayaan Kekaisaran ku itu selama ini. Dan kalian seenaknya saja ingin menjatuhkan Ku dan juga seluruh Kekaisaran Li." teriak Kaisar Wang Junsi namun tak bisa terdengar suara apapun dari mulutnya itu.


betapa kuatnya Ia berusaha untuk mencegah ketiga putra kembar itu, tapi sayangnya Ia tidak bisa melakukannya karena saat ini dirinya tak bisa bicara, dan bahkan seluruh kekuatan nya juga tertahan dalam kerangkeng besi itu.


Namun semua usahanya itu sia-sia.


Jadi mau tidak mau dirinya harus mendengarkan semua yang akan dikatakan oleh pembunuh Yan Bao itu dan untuk keputusan kedepannya ia akan tanyakan semua kebenaran ini kepada Permaisuri kesayangannya itu pikirnya.


Sedangkan Mo Fei Tian yang saat itu terdiam sambil mendengarkan kadua Kakak kembar dari tubuh yang Ia tempati saat ini berbicara. Ia sendiri juga sedang berbicara dengan Xi Lilian melalui telepati.

__ADS_1


“Lian’er Terima kasih telah menemaniku dan juga membatu ku menangani masalah ini. Tapi sat ini sudah larut akan lebih baik jika kau segera kembali dan juga istirahat yang cukup dan persiapkan dirimu untuk perayaan esok hari. Karena aku yakin jika akan ada pertunjukan yang lainnya yang akan menyeret kita kedalamnya.” Kata Mo Fei Tian menasihati sang istri tercintanya.


“Baiklah A Tian aku akan mendengarkan saran mu. Apalagi apa yang harus aku kerjakan sudah beres semua. Dan emh apakah kau memerlukan bantuan untuk mengurus masalah organisasi Merak Hitam itu?” tanya Xi Lilian pada suaminya. Karena ia ingin menawarkan bantuan dari para Anggota Black Star Mafia tapi ia perlu izin, terlebih lagi dirinya juga belum membangun markas Black Star Mafia sampai ke Kekaisaran Li.


Dan selain itu alasan Xi Lilian awalnya menyusup ke istana Kekaisaran Wuxi, itu karena dirinya ingin mengantisipasi suatu hal. Yakni sang Permaisuri Kaisar atau lebih sering disebut Permaisuri Xiao.


Karena Xi Lilian sangat yakin jika Kaisar Huo Yuan Yu pasti akan membebaskan Sang Permaisuri walau hanya untuk beberapa saat dan kembali menahannya lagi dengan alasan kesehatan Sang Permaisuri Kaisar yang sedang menurun.


Karena untuk menghindari kecurigaan dari Putra Mahkota Huo Lin Jin dan juga Sang Pangeran Agung Huo Sun Yao, dan juga yang paling utama adalah untuk menjaga reputasi nya sebagai seorang Kaisar.


Maka dari itu Xi Lilian harus mengantisipasi kejadian itu dengan memberikan pil kejujuran dan juga Pil pengendali yang akan bekerja secara efektif selama satu pekan. Agar ia dapat mengendalikan semua gerak-gerik terutama tindakan yang akan dilakukan oleh Sang Permaisuri Xiao agar tidak membuat isyarat atau kode bantuan kepada yang lainnya.


“Tidak, itu bukan masalah besar sayang. Zhu, Zhi dan Lun masih bisa mengatasi semua itu. Apalagi ada Wu jin dan yang lainnya yang bisa membantu membereskan semuanya. Kamu tenang saja, dan istirahat lah dengan baik. Maaf kan aku tidak bisa menemani mu kembali sayang,” ucap Mo Fei Tian lagi.


“Baiklah. Itu tidak masalah A Tian, aku akan segera kembali, sampai jumpa esok hari Suami ku.” Kata Xi Lilian yang dalam sekejam kemudian telah menghilang dari tempatnya semula.


Setelah kepergian Sang Istri, kini akhirnya Mo Fei Tian kembali fokus dengan apa yang ada di hadapannya dan dengan segera memerintahkan Yan Bao untuk mengatakan seluruh informasi yang Ia ketahui mengenai kebusukan Sang Permaisuri Xia Wu Mei.

__ADS_1


Agar Sang Kaisar Wang Junsi itu bisa mendengar secara langsung semua perilaku menyimpang yang telah dilakukan oleh Permaisuri tercintanya itu, tanpa sepengetahuannya selama bertahun-tahun lamanya.


__ADS_2