Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab.139 Tindakan Jendral Besar Xia


__ADS_3

Sehingga hal tersebut benar-benar telah membuat Sang Jendral Muda Xia yang merupakan Kakak kandung mendiang Permaisuri yang selama ini ditugaskan di perbatasan oleh Sang Kaisar dan telah cukup bersabar untuk tidak gegabah dalam menghadapi semua masalah yang menimpa mendiang adik kesayangannya dan juga ketiga keponakan kecilnya itu akhirnya tidak tahan lagi.


Hingga akhirnya dirinya bergegas menuju Istana Kekaisaran tanpa memperdulikan lagi apa yang menjadi tugasnya di camp militer di perbatasan. Dan dia kembali dengan memacu kudanya, siang dan malam tanpa berhenti dan mengenal lelah sedikitpun.


Karena saat ini yang ada dalam benak pikiran nya hanyalah keadaan ketiga keponakannya tercintanya setelah kepergian sang adik untuk selamanya.


Dan sesampainya Jendral Muda Xia Wei Yunho di gerbang istana Kekaisaran tepat ketika pelaksanaan pengangkatan dan penobatan Selir Xia Wu Mei sebagai Permaisuri Kekaisaran yang baru.


Serta pengumuman mengenai pencabutan Gelar Pangeran dari Ketiga Putra kembar Kaisar Wang Junsi itu.


Dan kebetulan kedatangan Sang Jendral Muda Xia Wei Yunho itu tepat bersamaan dengan kedatangan Ayahanda nya Sang Jendral Besar Xia.


Mereka yang sangat dibuat naik darah dengan sikap Sang Kaisar Wang Junsi yang sangat bias terhadap putra kandungnya sendiri.


"Bedebah, ini semua sudah keterlaluan. aku yakin ini semua adalah sebuah konspirasi yang dimainkan oleh wanita sialan itu. Sedari dulu dia selau berusaha untuk menghancurkan reputasi Lie'er, tapi sayangnya selalu saja gagal. Karena kita selalu ada untuk mengawasi segala gerak-geriknya. Tapi entah bagaimana caranya kali ini dia benar-benar berhasil membuat semuanya menjadi seperti sekarang. Seharusnya dia memiliki pendukung yang cukup kuat untuk bisa melakukan semua ini." geram Jenderal Muda Xia Wei Yunho yang sengaja ia tunjukan, ketika Ia berjumpa dengan Sang Ayah yang juga tampak muram.


"Yah kau memang benar nak, selama ini aku terlalu meremehkannya, seharusnya aku mendengarkan semua kata-kata mu sedari awal. dengan begitu mungkin saat ini Lie'er masih ada disini bersama-sama dengan kita," kata Sang Jenderal Besar Xia penuh akan penyesalan.


"Sudahlah Ayah, lebih baik kita sekarang fokus memikirkan mengenai Ketiga meponakan ku itu. Kita tidak bisa lagi mengecewakan Lie'er karena kita tidak bisa memperjuangkan dan melindungi ketiga putranya itu. Dan untuk wanita rendahan itu, lebih baik Ayah katakan saja identitasnya yang sebenarnya dihadapan seluruh Keluarga Besar Kekaisaran dan juga rakyat di seluruh Kekaisaran Li ini, agar mereka tahu akan identitas diri nya sendiri dan juga Ibunya yang ****** itu." kata Jendreral Muda Xia Wei Yunho dangan kilatan kejam melintas di matanya.


"Ya kau benar, Apalagi jika mengingat kembali caranya untuk bisa masuk ke harem istana kaisar memanglah membuktikan jika dia memang tidak layak untuk menyabenar nama Marga Xia kita. Dan kita juga harus bisa memperjuangkan hak cucuku." Kata Jendral Besar Xia dengan tegas dan aura mendominasi.


Sehingga mereka berdua memutuskan untuk membawa kembali Ketiga cucu kembarnya itu ke Kediaman Jendral nya. Dan Jenderal Besar Xia juga berencana untuk menyatakan kedaulatannya sendiri. Sesuai dengan apa yang telah tertulis dalam Dekrit Kaisar terdahulu yang memberikan jaminan atas jasa-jasanya dimasa lalu untuk Kekaisaran Li.

__ADS_1


Karena sebelum Kaisar terdahulu atau Kaisar Wang Zhuo Jue menikahkan Sang Pangeran Mahkota Wang Junsi dengan Putri Sang Jendral Besar yang bernama Xia Wu Mei. Kaisar merasa ada sedikit ganjalan dalam hatinya.


Terlebih lagi ketika Sang Kaisar Wang Zhuo Jue kembali mengingat akan keinginan Sang Permaisurinya yang telah tiada yang begitu menginginkan Putri Pertama Kediaman Jendral Besar Xia. Yakni Xia Yun Lie untuk menjadi pendamping hidup Putra pertama mereka yang tak lain adalah Putra Mahkota Wang Lin Yu.


Sehingga Ia memberikan sebuah anugerah kepada Keluarga Jendral Besar Xia, yang merupakan orang yang paling berjasa dalam Kemakmuran Kekaisaran Li hingga menjadi Kekaisaran terkuat diantara yang lainnya.


Dan penyerahan dan pembacaan anugrah itu dilaksanakan dihadapan seluruh Mentri Tua kepercayaan nya yang selalu berpihak kepada Putra Pertamanya yang menghilang.


Dan mereka semua menyetujui hal tersebut karena, selain itu adalah perintah Sang Kaisar, namun juga itu akan memberikan kesempatan bagi Pangeran Wang Lin Yu dimasa depan jika Ia kembali.


Adapun mengenai Selir Agung Sheng Qian Yu saat itu tidak mengetahui dan tidak mendapatkan info apapun mengenai hal itu.


Karena Kaisar Wang Zhuo Jue sengaja melakukannya, karena dirinya mengetahui seluruh ambisi yang dimiliki Ibu dan anak itu, sehingga Ia memiliki pengaturannya sendiri untuk memastikan bahwa Selirnya itu tidak bertindak melampaui batasannya.


Terlebih lagi jika memang seluruh firasatnya mengenai Putra Mahkota Wang Lin Yu masih hidup dan suatu saat bisa kembali, maka seluruh Kekuasaan akan di kembalikan kepadanya secara resmi.


Dan Anugerah itu merupakan pengangkatan seluruh Keluarga Besar Jendral Besar Xia sebagai Bangsawan Kelas Satu yang setara dengan derajat seluruh Keluarga Kekaisaran Li.


Dan Sang Kaisar Wang Zhuo Jue juga tanpa segan telah menyerahkan setengah pasukan militer dari keseluruhan jumlah pasukan militer milik negara, serta memberikan hak dan wewenang bagi Keluarga Jendral Besar Xia untuk membimbing pasukan khusus milik pribadi dan juga selain itu Yang Mulia Kaisar Wang Zhuo Jue juga membebaskan seluruh keturunan Sang Jendral Besar Xia untuk tidak menjalankan Urusan Kenegaraan dan juga Tugas Pemerintahan.


Namun meskipun demikian hak nya sebagai seorang pejabat negara akan selalu diberikan selama Sang Jendral maupun penerusnya masih bisa mengelola seluruh pasukan yang telah di berikan kepadanya.


Selain itu dalam Dekrit Penganugerahan dari Sang Kaisar Wang Zhuo Jue itu juga dijelaskan bahwa semua itu berlaku ketika keluarga kekaisaran melakukan tindakan yang merugikan dan juga menyakiti Sang Permaisuri Xia Yun Lie ataupun saudara kandungnya yang merupakan keturunan resmi dari Sang Jenderal Besar Xia.

__ADS_1


Dan bagi siapapun yang menentang Dekrit Kaisar itu termasuk penerus tahta selanjutnya maupun keturunannya maka itu sama halnya dirinya mengajukan pemecatan dirinya sendiri dari jabatan dan juga pelepasan gelarnya. Dan akan menjadi rakyat biasa.


Hanya saja sebagai catatan yang harus diingat dan juga tidak boleh dilanggar oleh seluruh Keluarga Besar Jendral Besar Xia tidak boleh melakukan pemberontakan atau merebut kekuasaan Keluarga Kekaisaran dengan cara yang curang dan juga tidak semestinya.


Sehingga saat ini Sang Jendral Besar Xia yang benar-benar telah merasa muak dengan apa yang terjadi dan yang terus menimpa keturunannya. Itu membuatnya memutuskan untuk menggunakan haknya yang telah di anugerah kan oleh Yang Mulia Kaisar terdahulu yang merupakan sahabatnya itu.


Jadi dirinya dan seluruh keturunannya saat ini bebas memilih untuk tidak menjalankan tugas pemerintahan lagi atau tidak.


Dan bahkan dengan demikian pihak Kekaisaran Li juga tidak bisa menekan Keluarga Besar Jendral dihadapan seluruh rakyat, karena adanya bukti dan saksi yang nyata mengenai kebenaran Dekrit Kaisar yang kini berada di tangan Sang Jendreral Besar Xia.


Dan pada saat Jenderal Besar Xia mengungkapkan itu semua dan juga menunjukan saksi serta bukti, semua orang benar-benar dibuat sangat terkejut.


Bahkan mantan Selir Agung terdahulu yang sekarang merupakan seorang Ibu Suri Kekaisaran Sheng Qian Yu menjadi sangat marah.


Karena selama ini dirinya tidak pernah tahu jika ada hal semacam ini. Yang akan dialami oleh putranya.


Kini dirinya begitu menyesali keputusannya sendiri yang telah memprovokasi Keluarga Jendral Besar Xia.


Bahkan dalam hatinya Ibu Suri Kekaisaran Sheng Qian Yu, dia sangat membenci dan menyalahkan Xia Wu Mei yang kini telah diresmikan sebagai menantu dan permaisuri Kekaisaran Li yang sah. Karena Ia merasa gara-gara hasutan dan juga bujuk rayu dari menantu durhakanya itu, seluruh rencananya selama ini terancam gagal.


Apalagi Ia mengetaui jika sang Putra, atau Sang Kaisar Wang Junsi itu terlalu naif dan juga mudah untuk dibujuk dengan iming-iming sesuatu hal yang membuatnya senang.


"Kurang ajar, kenapa bisa menjadi seperti ini? kalau keadaan seperti ini terus dan tidak dapat dikendalikan, maka kemungkinan besar itu akan menghambat rencana ku untuk bisa menjadi penguasa di balik layar dan bahkan aku tidak bisa lagi menggunakan Kediaman Jendral Besar Xia kedepannya. karena sejatinya aku tahu bahwa Permaisuri Xia yang sekarang bukanlah putri resminya dan juga bukan kesayangan dari keluarga Jendral. Benar-benar menantu rendahan dan tidak berguna. Ia telah membuatku mengalami rugi besar." geram Ibu Suri Kekaisaran Sheng Qian Yu dalam hatinya.

__ADS_1


“Dan aku benar-benar tidak menyangka jika ternyata sebelum Kaisar terdahulu meninggal Ia masih saja memikirkan tentang Putra kesayangannya Pangeran Wang Lin Yu itu. Dan berharap dia akan kembali suatu saat di masa depan. Tapi sayangnya semua angan-angan nya yang indah itu tidak akan pernah bisa terwujud untuk selamanya.


Karena pasukan yang Keluarga ku kirim untuk menyerangnya kala itu juga telah memastikan jika Pangeran Mahkota Wang Lin Yu dan juga Panglima Muda Mu itu telah sekarat dan sudah pasti mati, jadi sia-sia saja mereka mengharapkan pangeran yang telah lama mati itu untuk kembali. Apalagi setelah bertahun-tahun lamanya," gumam Sang Ibu Suri Kekaisaran dengan sangat lirih. yang hampir tidak diketahui orang lain.


__ADS_2