
"Yah, lihatlah bahkan dua bongkahan buah persik itu tampak sangat besar pasti akan sangat menyenangkan jika kita bisa menjadikan mereka sebagai bantalan untuk kita, sepertinya akan sangat lembut saat kita memainkan dan melahap mereka," seru yang lainnya dengan ekspresi yang tampak sangat menjijikan dan denfan tempramennya yang tidak sabaran.
"Kurang ajar, Bedebah.... jaga ucapan dan mulut kotor Kalian, atau kalau tidak kalian akan merasakan akibatnya," geram Xia Ye Mochen yang kini sangat marah akibat adik kesayanganya telah dilecehkan oleh para pembunuh bayaran itu.
Sedangkan Xia Ning Shui yang ditatap dengan cabul itu juga merasa sangat marah dan ingin segera membunuh mereka semua. Namun dirinya tahu, jika dia tidak boleh bertindak gegabah dan justru mencelakai kelompok dan dirinya sendiri.
"Tidak boleh, aku harus tenang dan berpikir jernih. Atau jika tidak ini akan sangat berbahaya bagi kami, Apalagi saat ini Kakak sepupu Min masih terjebak dalam pertarungan dengan Serigala Bulan. Jadi kita tidak boleh bertindak terburu-buru dan kehilangan akal," gumam Xia Ning Shui yang mencoba berpikiran luas dan menenangkan amarah yang ada dalam hatinya.
"Hei, apa salahnya dengan itu, Bukankah semua wanita itu hanya ditakdurkan sebagai mainan dan penghangat ranjang saja? Harusnya dia sangat bersyukur karena bisa memilikin kesempatan dan juga pengabdian besar untuk melayani kami semua sampai kami puas dengan nya?" sarkas salah seorang pembunuh bayaran yang berbadan tambun dan penuh lemak.
"Sungguh memalukan....! Kalian memang kumpulan para penghianat dan juga para bajingan mesum. Lebih baik kalian kembali dan katakan pada Tuan kalian itu, jika semuanya ada batasnya. Atau jika tidak kalian semua dan seluruh keluarga kalian akan menerima balasan yang setimpal jika kesabaran kami telah benar-benar habis." ucap Wang Yun Yi dengan tegas dan dingin. serta aura penekanan yang sangat menindas.
Bahkan Sang pemimpin pembunuh bayaran itu juga merasa tertekan dan merinding. Dirinya tidak bisa membayangkan, bagaimana bisa aura bocah di depannya itu bisa begitu mengerikan sedangkan ranah dan level kekuatan mereka berada di tingkat yang sama. Namun mengapa kekuatan aura mereka terasa begitu jauh berbeda.
"Tidak,,, tidak bisa begitu. Bukankan kekuatan kami setara? Ini pasti hanya halusinasi ku saja, jika dia tampak sangat mengerikan. Aku yakin jika, Meskipun aku baru saja menerobos ranah ini baru beberapa hari yang lalu, tapi itu tidak akan membuat berbedaan yang sangat jauh dari bocah ingusan itu," batin pemimpin pembunuh bayaran itu yang kini sangat gemetaran akibat aura yang dikeluarkan oleh Pangeran Mahkota Wang Yun Yi, Namun dirinya berusaha menahannya dan berpura-pura tidak gentar sama sekali.
"Apa? Apa yang kau katakan? Huh..Apakah kau mengenali kami? Itu benar-benar tidak mungkin. Jangan kau pikir kami akan mudah untuk kau tipu," umpat Sang pemimpin pembunuh bayaran itu dengan sinis.
"Dan apa kata mu tadi? Bahkan keluarga kami pun tidak akan bisa lolos? Huh.... bahkan kalian sendiri tidak akan tahu apakah nyawa kalian masih bisa untuk dipertahankan atau tidak setelah ini. Jadi jangan begitu sombong. Dan lihatlah bahkan dari jumlah saja dapat dipastikan jika kalian akan segera habis di tangan kami semua. Hahahahaha...." seloroh Sang Pemimpin pembunuh bayaran dengan tawa meremehkan.
"Apa kalian pikir selama ini kami ini bodoh, sehingga tidak bisa melihat siapa kalian? benar-benar terlalu konyolnya kalian. Asalkan kalian semua tahu, kami sudah bisa melihat semuanya dengan sangat jelas. Jadi jika kalian tidak ingin menyesal, maka pergilah, dan jangan pernah kembali menunjukan batang hidung kalian dihadapan kami semua. Karena kalau tidak, maka seluruh Klan Xia kami tidak akan pernah tinggal diam begitu saja," sahut Xia Ye Mochen dengan lantang di depan para kawanan para pembunuh bayaran.
"Dan katakan pada Mu Zhang Jun si penghianat yang tidak tahu diri itu. Bahwa semua akan dihitung dengan jelas. Bahkan satu-satu nya pewaris asli keluarga Mu yang tersisa, yakni Mu Xin Yi dan seluruh keturunanya akan ikut menanggung semua konsekuensinya bersama dengan tuan kalian Mu Zhang Jun dan Xia Wu Mei ah maaf salah, maksud ku adalah Permaisuri yang bermarga Mao itu Mao Wu Mei serta Kedua Putra dan Putri nya yang merupakan keturunan langsung mereka berdua," tegas Pangeran Mahkota Wang Yun Yi.
"Jadi.... Ka..ka kalian sudah tahu semuanya tentang kami?" cetus Sang Pemimpin pembunuh bayaran itu dengan ekspresi tak percaya.
Bahkan seluruh pasukan pembunuh yang dirinya bawa, saat ini tengah tercengang. Karena mereka semua tahu apa yang dikatakan oleh Sang Pangeran pertama Wang Yun Yi itu kemungkinan besar memang benar adanya.
Terlebih mereka memang mengetahui dengan jelas bahwa selama ini Tuan mereka selalu mencari keberadaan dari adik perempuannya yang telah hilang semenjak pembantaian seluruh keluarga Mu saat itu.
Namun mereka tidak benar-benar tahu jika majikan mereka bukanlah keturunan asli dari Klan Keluarga Mu. Yang melainkan hanya seorang anak angkat yang diasuh keluarga besar mu saat itu.
Dan ditambah Fakta mengenai identitas asli dari seorang wanita yang selama ini mereka sanjung terlebil lagi karena statusnya yang sebagai seorang Permaisuri dari Kekaisaran Li itu, sebenarnya hanyalah anak buangan yang tidak pernah dianggap sama sekali oleh Keluarga Mao. Itu benar-benar bagaikan tamparan keras bagi mereka semua.
__ADS_1
Sehingga seketika wajah mereka tampak sangat muram dan juga penuh rasa jijik. Namun sesaat kemudian mereka segera menutupi perasaan tidak puas mereka terhadap para junjungannya.
Karena mereka mengingat bagaimana usaha dan jerih payah mereka selama ini. Sehingga mereka tidak ingin terjadi kegagalan dan menjadikan diri mereka lebih memalukan lagi.
Apalagi sedetik kemudian mereka semua segera mendengar, bahwa Sang Pemimpin mereka yang mulai angkat bicara. Jadi mereka tidak ingin berpikiran buruk lebih jauh lagi mengenai identitas dan status Tuan mereka.
"Ohh...ternyata kalian sudah tahu ya? Meskipun begitu kalian juga tidak akan pernah bisa berbuat apa-apa terhadap kami. Apalagi sampai saat ini Wang Lin Yu masih terbaring koma di bawah pengawasan Tuan kami. Jika kalian ingin Paman kalian itu selamat, maka kaliah harus menyerah pada kami, dan menuruti semua petintah kami tanpa perlawanan sedikitpun. Baru dengan begitu kami akan tetap menjamin keselamatan Paman kesayangan kalian itu, Bagaimana? Jadi kalau begitu, cepat kalian serahkan plakat kekuatan keluarga Xia kepada kami. Dan dengan begitu kami akan mempertimbangkan untuk meringankan penderitaan kalian sebelum kalian menemui Raja Neraka. Hahahahaaa...." cetus Sang pembunuh bayaran itu dan di iringi gelak tawa yang begitu keras dari para bawahannya.
Mereka semua merasa diatas angin karena menurut mereka. Semua kunci keberhasilan masih berada ditangan pihak mereka, para pembunuh Merak Hitam. Dan selama Pangeran Wang Lin Yu masih berada di tangan mereka, maka tidak akan pernah ada yang berani macam-macam terhadap mereka semua. Kecuali mereka memiliki kekuatan Dewa yang bisa membalikan keadaan begitu saja.
"Apakah kalian sedang bermimpi? Lebih baik kalian lebuh cepat bangun. Supaya kalian segera melihat bahwa dunia itu tidak mungkin menjadi begitu indah seperti khayalan kalian yang berlebihan itu," seru Xia Ning Shui yang kini semakin marah pada para pembunuh itu.
"Brengsek, tunggu apa lagi cepat kalian serang mereka, dan habisi mereka dengan cepat, sisakan gadis yang sombong ini untuk kita jadikan mainan dan teman kita bersenang-senag," teriak pemimpin para pembunuh bayaran itu yang sangat murka.
Begitu para pembunuh bayaran itu mendengar perintah yang di serukan oleh sang Pemimpin pun. Mereka segera menyerbu dan mengepung ketiga sekawan Xia Ning Shui dan yang lainnya.
Namun di sisi lain Xia Ning Shui dan juga kedua saudara lelakinya Xia Ye Mochen dan juga Pangeran pertama Wang Yun Yi pun segara bersiap.
Bahkan mereka segera membuat formasi melingkar di tengah. Sehingga mereka tidak berpisah dan dapat saling membantu saat menghadapi pasukan pembunuh yang memiliki jumlah lebih dari sepuluh kali lipat dengan jumlah mereka. Apalagi saat ini mereka juga masih memikirkan keadaan saudara merwka yang masih bertarung melawan Serigala Bulan yang ganas itu.
Sehingga mereka cukup lega dengan hal itu. Karena setidaknya saudara merema todak akan mrndapatkan gangguan apapun saat menghadapi binatang spiritual yang hampir naik level ke tingkat binatang mitologis itu.
Dengan demikian mereka bertiga bisa berfokus untuk menghadapi mereka semuanya tanpa ada kekhawatiran lainnya.
Hanya saja pertempuran ini juga cukup membuat mereka bertiga menjadi terpojok dengan posisi merwka yang saling membelakangi.
Sehingga mereka segwra memutuskan untuk berpencar setelah lawan mereka berkurang cukup banyak.
Pada saat ini akhirnya Xia Ning Shui pun segera mengeluarkan senjata rahasianya, yang selama ini tidak diketahui oleh banyak orang, bahwa dirinya sebenarnya adalah seseorang yang piawai menggunakan senjata tombak. Karena selama ini semua orang mengetahui jika Xia Ning Shui merupakan seorang pendekar yang hanya menggunakan pedang sebagai senjata andalannya.
Namun siapa sangka jika Xia Ning Shui seoeang gadis mungil itu memiliki kekyatan yang cukup menggemparkan karena bisa menrndalikan sebuah senjata sepiritual tingkat hitam yang sangat legendaris yang dicari oleh banyak kultivator karena kekuatanya yang sangt dahsyat.
"Keluarlah Tombak Penghancur Jiwa," seru Xia Ning Shui disela pertaruanganya melawan beberapa pembunuh yang sedari awal telah mengincarnya.
__ADS_1
Dan serelah itu munculah sebuah tombak yang begitu cantik dengan gagang panjang yang berwarna putih dan mata tombak agak lrbar namun sangat runcing dan tajam yang diselimuti aura spiritual yang begitu kuat yang sangat menekan para lawannya.
Tidak hanya itu, bahkan pada bilah tajam di ujung tombak tersebut seolah memiliki mata dan juga jiwa yang menyatu dengan sang pemiliknya.
Sehingga tombak tersebut dapat bergerak dan bertindak seperti apa yang diinginkan oleh Xia Ning Shui.
Melihat pemandangan yang sangat mengejutkan ini, membuat para pembunuh bayaran itu mengalami syok untuk sementara waktu.
Bahkan tak dapat dipungkiri jika saat ini begitu banyak tatapan mata yang penuh keserakahan untuk segera mendapatkan senjata legendaris yang telah lama hilang tersebut.
Tak ayal bahkan Sang Pemimpin pembunuh bayaran yang saat ini tengah berhadapan dengan Pangeran Mahkota Wang Yun Yi juga memiliki pikiran untuk dapat mendapatkan dan juga menakhlukan senjata spiritual yang begitu kuat dan legendaris itu.
Melihat para pembunuh yang telah kelilangan fokus untuk beberapa saat itu. Membuat Xia Ye Mochen dan Wang Yun Yi segera memanfaatkan kesempatan ini untuk beraksi dan menghabisi musuh merek dengan senjata mereka masing-masing.
Bahkan saat ini Xia Ye Mochen secara diam-diam segera mengganti senjatanya dan segera mengunakan serulingnya dan memInkan sebuah lagu yang begitu mengalun, maka akan membuat jiwa seseorang yang menjadi musuhnya ketika me dengar alunan merdu dari musik itu akan menjadi linglun yang seolah tak memiliki jiwa yang sama sekali.
Karena musik yang dimainkan oleh Xia Ye Mochen saat ini akan segera membelenggu jiwa para musuhnya dan akan tertahan dalam sebuah formadi ilusi yang diciptakan melalui alunan mantra musik tersebut.
Dengan perkembangan yang telah terjadi ini, Xia Ning Shui pun tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telag di buka oleh Gege nya itu. Xia Ning Shui pun segera membunuh para pembunuh bayaran yang saat ini terbelenggu dalam ilusi mantra yang dialunkan oleh Sang Gege.
Dengan kekuatan dan juga kecepatan Xia Ning Shui saat ini ia bahkan telab menumbangkannbegitu banyak para pembunuh bayaran itu.
Disisi lain Wang Yun Yi saat ini juga tidak menganggur. Karena pada saat ini dirinya berupaya cukup keras untuk melindungi kedua saudara sepupunya itu dari serangan para musuh yang masuh terjaga dan tidak terkena mantra ilusi penjebak jiwa yang di mainkan oleh Xia Ye Mochen.
Dan saat ini ada sekitar tujuh belas orang pembunuh bayaran termasuk dengan sang pemimpin, Yang mana saat ini mereka semua telah mencapai ranah Kaisar. Sehingga mereka semua tidak terkena ilusi Manta Xia Ye Mochen yang saat ini berada di ranah Raja beladiri level puncak.
Dengan melihat perubahan situasi yang sangat tidak terduga ini, para pembunuh bayaran itu menjadi sangat marah dan juga kalut.
Karena mereka tidak penah menyangka jika kedua generasi muda dari keluarga Xia ini memiliki sebuah kemampuan rahasia dan juga senjata yang begitu unggul sehingga dapat dengan segera memblikan keadaan mereka.
Oleh karenanya mereka semua berusaha menghentikan dan menyerang mereka dengan membabi buta, agar mereka semua dapat segera diatasi.
Namun apa yang mereka sangka itu mudah, justru sebaliknya itu sangat sulit mereka lakukan.
__ADS_1
Karena setiap mereka berusaha menghalangi dan menyerang kedua Xia bersaudara itu selalu saja dapat digagalkan oleh Wang Yun Yi dengan mudah dan tepat waktu.
Meskipun mereka bisa menyaksikan bahwa pemuda yang merupakan salah satu keturunan Kaisar Wang itu saat ini tengah menghadapi serangan pemimpin mereka secara langsung dan ditambah beberapa rekan mereka yang juga menyerbu kearahnya.