
“Hah yah awalnya aku ingin memanggil mu, apalagi ketika diriku melihatmu menangis saat kau sampai disini, bahkan pada saat itu pun aku ingin segera memeluk dirimu. Akan tetapi bagaimana mungkin aku bersikap begitu sembrono ketika diriku tahu dan melihat ada Kakak ipar berada di sini. Dan setelah aku melihat dan juga mendengar pembicaraan kalian aku semakin mengurungkan diri untuk muncul. Jika tidak, mana mungkin kau akan bisa mendengarkan keluhan hati dari Kakak ipar. Bahkan mungkin Kakak ipar juga hanya akan menanyakan keadaan mu saja jika ada diriku bersama dengan mu sayang.” Jawab Mo Fei Tian
Belum sempat Xi Lilian bisa menanggapi kata-kata suaminya itu ternyata sang suami tercintanya itu masih saja melanjutkan kata-katanya lagi.
“Ah ya, aku hampir saja melupakan ini. Dan andai saja aku tidak menunjukkan keberadaan ku disini saat ini maka aku sangat yakin jika kau tidak akan pernah membicarakan mengenai rencana kepergian mu ke dimensi itu, karena aku tahu betul dengan sifatmu yang tidak ingin menyusahkan dan juga melibatkan orang lain dalam keadaan bahaya, sekalipun itu aku dan juga orang-orang terdekat mu yang lainnya. Oleh karena itu aku harus berinisiatif dan mengambil tindakan lagi. Agar aku bisa memastikan jika dirimu tidak akan pernah pergi meninggalkan diriku lagi.” Ucap Mo Fei Tian yang semakin membuat Xi Lilian benar-benar tercengang dan sekaligus terharu.
Karena Xi Lilian tahu betul karakter Kaisar Dewa yang selalu ingin menjaga dan juga melindunginya dari segala hal yang mengancam keselamatan diri nya.
“Haaaahhh... Baiklah aku menyerah dan tidak ingin bertanya apapun lagi, karena aku yakin jika aku tak akan bisa menang jika harus berdebat dengan dirimu A Tian.” Ujar Xi Lilian yang merasa tidak berdaya.
“Baiklah aku telah mengatakan apa yang seharusnya ku sampaikan kepada mu Lian'er, jadi aku minta maaf karena aku harus segera kembali. Karena sudah cukup lama aku meninggalkan semua tugas-tugas ku. Dan ingat jaga dirimu baik-baik jangan pernah lagi bertindak bodoh, atau aku akan benar-benar membenci mu sejak saat itu juga.” Kata Di Li Yue terhadap Xi Lilian dan tak lupa dirinya juga kembali menasihati sang adik itu sambil sedikit mengancamnya.
“Terima kasih Jiejie, kau memang yang terbaik dan selalu mengerti mengenai diriku semenjak kecil. Dan sampai kini aku telah bereinkarnasi. Dan mulai saat ini aku janji tidak akan pernah lagi membuatmu kecewa.” Balas Xi Lilian sambil memeluk erat Sang Kakak yang sebentar lagi akan kan kembali meninggalkannya.
“Akan aku pegang kata-kata mu yang baru saja kau ucapkan. Aku harap kau bisa selalu menepati janji mu itu Lian'er.” Balas Di Li Yue
__ADS_1
“Kakak ipar tenang saja aku akan memastikan semua itu. Lagi pula aku tidak akan pernah mengizinkan Lian'er untuk berbuat nekat dan apalagi sampai dia membahayakan dirinya. Karena aku juga tidak akan pernah membiarkan istri kecilku ini pergi lagi meninggalkan diriku lagi.” Kata Mo Fei Tian dengan sangat bersungguh-sungguh.
“Aku mempercayai mu adik ipar, aku menitipkan adik ku yang bodoh dan juga sok pahlawan ini kepadamu, aku yakin kau akan bisa mengawasi dan menjaganya dengan baik.” Kata Di Li Yue terhadap Mo Fei Tian.
“Dan ini saatnya bagi diriku untuk kembali, sampai jumpa di malam bulan purnama Lian'er.” Kata Di Li Yue lagi.
“Selamat jalan Jiejie,” ucap Xi Lilian sambil melambaikan tangannya pada sang Jiejie nya yang mulai menghilang.
Dan setelah itu Xi Lilian dan juga Mo Fei Tian pun kembali ke tubuh mereka.
Dan ketika mereka bangun ternyata Mo Lie Yiran si Putri kecil mereka telah bangun terlebih dahulu dan berceloteh dengan riangnya. Yang entah sebenarnya dirinya membicarakan tentang apa.
“Ahhh.... Ternyata anak Bunda yang cantik ini juga sudah bangun. Apakah kau sudah tidak lelah lagi sayang? Kenapa kau tidur hanya sebentar saja? Dan terima kasih juga karena berkat kau Putri kecilku yang telah membatu Ibunda mu ini untuk bisa bertemu dengan Sang Penjaga Dimensi. Terima kasih atas segalanya sayang, kau memang putri kesayangan Ayah dan juga Bunda,” ucap Xi Lilian sambil menciumi kedua pipi Mo Lie Yiran dengan lembut.
Sedangkan Mo Fei Tian yang melihat keduanya, istri dan juga anaknya yang sedang bercengkrama itu dirinya benar-benar merasa sangat bahagia.
__ADS_1
"Aku merasa bahwa dirimu memang sudah layak menjadi ibu yang sesungguhnya Lian'er. dan aku yakin jika suatu saat nanti kita memiliki seorang anak maka kau akan jauh lebih pengertian dan juga dewasa. Bahkan kau juga akan selalu berpikir panjang akan keadaan mu sendiri atau setidaknya kau akan bisa berpikir untuk terus bertahan untuk melindungi buah hatimu. Sehingga dirimu tidak mungkin lagi berpikir secara sederhana seperti yang telah kau lakukan saat itu. Atau kau akan membuat kami harus menanggung kesakitan dan juga kesedihan karena harus kehilangan mu lagi," batin Mo Fei Tian
Setelah tersadar dari lamunannya akhirnya Mo Fei Tian pun segera berjalan menuju sisi ranjang disebelah Mo Lie Yiran uang kini tengah asyik bersama ibunya itu.
“Baiklah sebaiknya kita membersihkan diri dulu baru setelah itu kita keluar mencari Paman dan juga Bibi Yiran kecil yang lainnya,” kata Mo Fei Tian kepada kedua perempuan kesayangannya itu.
“Kalau begitu, mari Yiran sayang akan membersihkan diri bersama dengan bunda,” kata Xi Lilian yang kemudian beranjak sambil menggendong Mo Lie Yiran menuju kamar mandi untuk segera membersihkan diri.
Begitu juga Mo Fei Tian segera pergi dari kamar Xi Lilian menuju ke kamar nya dan Xi Lilian di Istana Air Terjun Pelangi untuk membersihkan diri nya.
Dan setelah beberapa saat kemudian kini mereka semua telah selesai membersihkan diri dan segera mencari keberadaan seluruh hewan kontraktual Mo Fei Tian dan juga Xi Lilian.
Yang ternyata mereka semua tengah asyik menata banyak macam hidangan di taman mansion Xi Lilian yang terdapat gasebo ala modern dan juga terdapat meja panjang dan juga kursinya.
Yang dulunya sering Xi Lilian gunakan untuk mengedakan barbeque bersama seluruh anggota keluarga nya tang tak lain adalah personil dan juga Mafioso Black Star Mafia nya di zaman modern terdahulu.
__ADS_1
“Gege, Jiejie ternyata kalian semua ada disini. Sedari tadi kami mencari kalian, dan ada acara apa ini kenapa banyak sekali makanan? Apakah kalian semua yang memasak semua ini? Wah tak ku sangka ternyata para Gege dan juga Jiejie ku ini semuanga sangat pandai memasak.” Kata Xi Lilian yang melihat jika semua keluarganya itu tengah sibuk menata hidangan yang terlihat sangat menggiurkan.