
Keesokan harinya telah terjadi kegemparan di dalam Istana Kekaisaran Wuxi.
Karena pada persidangan pagi hari ini, banyak Mentri yang merasa bersimpati mengenai kasus yang telah menimpa Keluarga Jendral Besar Shen itu sehingga tersiar kabar di luaran sana yang kini tengah memanas di seluruh daratan Wuxi ini.
Itu membuat para Mentri ikut mengajukan keadilan yang semestinya didapatkan oleh Keluarga Jendral.
Selain mengingat dari jasa besarnya. Sang Jendral sebenarya adalah tipe orang yang jujur dan tulus mengabdi pada Kaisar.
Namun selain itu mereka juga merasa bahwa ini semua adalah konspirasi yang besar dan bisa saja berdampak lebih besar jika tidak segera diusut dan di tangani dengan tegas dan cepat bahkan harus sampai tuntas.
Karena bisa saja banyak orang yang bersangkutan akan menghilangkan bukti dan juga cuci tangan dari masalah ini. Jika masalah ini dibiarkan dan diulur semakin lama lagi
Bahkan saat ini beberapa Kekaisaran tetangga, juga ingin ikut dalam rapat pagi kali ini. Karena dari berita yang tersebar itu juga sudah membuat mereka sangat geram.
Dan mereka yang notabene nya adalah seorang pemimpin suatu Kekaisaran juga merasa ini sangat mempengaruhi jalannya suatu hubungan baik antar Kekaisaran.
Apalagi jika sampai melibatkan atau menyangkut kehidupan seorang anggota Kekaisaran lainnya yang mengalami ketidak adilan yang harus dialami di Kekaisaran orang lain.
Seperti yang menimpa Putri Xi Yu Nian dan juga Putra serta Putrinya yang selama ini menjadi sasaran dan juga sebagi target jahat dari beberapa orang yang memiliki niat jahat.
Yang hanya ingin mendapatkan kekuasaan yang mereka miliki.
Terutama Kaisar Xi Zhao Tian yang merupakan Ayah kandung dari Xi Yu Nian yang merupakan istri sah Sang Jendral Shen, dan telah menjadi salah satu korban dan mati di tanah Wuxi ini.
Kaisar Xi Zhao Tian tidak akan melepas begitu saja kasus ini, apalagi ini menyangkut nyawa Putrinya yang telah tiada akibat kasus dan Dekrit yang diturunkan langsung oleh Kaisar, Penguasa tanah Wuxi ini.
Jadi dia harus menuntut keadilan bagi mendiang Putri satu-satunya itu. Dan menuntut balas yang setimpal kepada orang-orang yang bersangkutan.
Jadi saat ini Kaisar Xi Zhao Tian yang masih ditahan di depan pintu ruang pertemuan itu oleh para penjaga akhirnya Ia mulai habis kesabarannya.
Begitu pula dengan para Kaisar yang lainnya yang juga mengikuti langkah dari Penguasa Kekaisaran Timur itu.
Mereka semua dibuat geram oleh para penjaga itu. Yang sedari tadi menghalangi mereka.
__ADS_1
Hingga Akhirnya Kaisar dari Kekaisaran Timur yang merupakan Kaisar Xi Zhao Tian mengatakan dengan tegas.
Bahwa siapa saja penjaga yang masih menghalanginya dan tidak segera melapor pada Kaisar dari Istana Wuxi ini.
Maka hari ini juga Ia yang merupakan Penguasa Kekaisaran Wexia akan menyatakan perang terhadap Kekaisaran Wuxi ini. Dan yang lebih tidak disangka lagi hal itu mendapat dukungan penuh dari tiga Kekaisaran lainnya.
Karena mereka juga menganggap bahwa Kekaisaran Wuxi ini telah bertindak sewenang-wenang terhadap Putri yang berasal dari Kekaisaran tetangga.
Terutama Putri Xi Yu Nian yang menjadi korban akibat Dekrit yang Kaisar Hou Yuan Yu dan bahkan meninggal akibat Selir yang dianugerahkan oleh Kaisar Hou Yuan Yu juga.
Dan selain itu juga ada Putri Gu Wan Lie yang di kembalikan begitu saja tanpa adanya pemutusan resmi antara Kekaisaran Wuxi terhadap Kekaisaran Zhong.
Dan hal itu juga menyalahi etika Kekaisaran yang ada. Sehingga dapat diperkarakan di Pengadilan antar Kekaisaran Yang telah disepakati oleh seluruh Kekaisaran yang ada di Benua Nanxuang ini.
Dengan adanya Pernyataan Perang yang ditunjukan oleh semua Kekaisaran terhadap Kekaisaran Wuxi.
Akhirnya mereka para penjaga pintu itu mau tidak mau harus masuk dan melaporkan semuanya kepada Kaisar mereka.
Sedangkan di dalam ruang persidangan Sang Kaisar Hou Yuan Yu yang merasa tertekan akibat ulah para Mentri nya yang menuntut keadilan bagi Jendral Perang.
Karena reputasi Keluarga Kekaisaran Wuxi ini terancam hancur gara-gara usulan Permaisuri nya yang telah Ia setujui kala itu.
Dan dia saat ini juga tidak bisa berpikir secara luas dan menyeluruh. Karena selama ini dirinya hanya memikirkan bahwa ini adalah masalah di Kediaman Jendral semata.
Namun dia tidak ingat bahwa korban utama disini adalah Putri Kekaisaran dari Kekaisaran terkuat kedua dan juga para keturunan dari Kekaisaran Wexia juga.
Sehingga Ketika Sang Kaisar Hou Yuan Yu melihat pengawalnya datang dan melapor padanya. Dan setelah ia mengetahui apa yang disampaikan oleh pengawalnya itu tidaklah main-main.
Itu barulah membuat Sang Kaisar Hou Yuan Yu itu tersadar. Bahwa selama ini dia sendiri yang telah menabuh genderang dan mengibarkan bendera perang terhadap Kekaisaran Wexia yang kedudukannya berada diatas nya
Maka baru saat ini dia benar-benar tersadar akan perbuatannya yang memang sangat keterlaluan. Hanya demi egonya dan tak memikirkan jangka panjangnya membuatnya larut dalam penyesalan yang mendalam.
Akhirnya Pangeran Mahkota yang melihat perubahan ekspresi pada wajah Sang Kaisar menjadi bertanya-tanya.
__ADS_1
Sedangkan Pangeran Kedua yang mengikuti persidangan pagi sebagai seorang Mentri Hukum dari Pengadilan Negeri Wuxi ini. Ia lebih memahami situasi.
Dan dapat menebak kejadian apa yang di sampaikan oleh pengawal pribadi Ayahanda nya itu.
Sehingga Pangeran Kedua segera berdiri dari duduknya, dan membungkuk kepada Kaisar.
“Mohon izin Yang Mulia Kaisar, Mentri ini ingin meminta Dekrit pengusutan dan juga penyelidikan menyeluruh terhadap kasus ini. Karena kasus ini tidak hanya dalam ruang lingkup Keluarga Jendral Shen saja atau sekedar masalah internal dari daratan Wuxi saja,” kata Pangeran Kedua Hou Juan Zi Kepada Ayahanda Kaisar nya.
“Apa yang kau pikirkan adik kedua? Jelas ini adalah masalah internal Kekaisaran kita saja, dan saat ini para Penguasa Kekaisaran tetangga ada di Kekaisaran kita. Jika kau melakukan penyelidikan ini, bukanlah itu sama artinya membuka aib sendiri?,” sanggah Sang Pangeran Mahkota yang terkesan terburu-buru dan juga menyepelekan kasus dan proses pengadilan ini.
“Sebelumnya saya mohon maaf Yang Mulia Putra Mahkota, ini bukan hanya sekedar masalah internal dari Kekaisaran Wuxi kita saja. Melainkan masalah antar Kekaisaran yang mana ini akan berdampak pada keberlangsungan hidup semua rakyat kita juga,” kata Pangeran Kedua mencoba menjelaskan pada Pangeran Mahkota.
Pangeran Kedua juga sengaja membawa dan menyangkutkan kata rakyat agar Ayahanda Kaisar nya itu terpancing dan menyetujui prosedur penyelidikan terhadap para Mentri dan juga Anggota Keluarga Kekaisaran Wuxi sendiri.
Karena Pangeran Kedua sangat yakin, bahwa ini ada kaitannya dengan Permaisuri Kaisar. Yang selama ini telah melakukan banyak trik licik dalam kediaman dan Harem.
“Apa maksudmu dengan masalah antar Kekaisaran adik. Kau jangan menambahkan kekeruhan dalam masalah ini. Apa kau tidak Memikirkan mengenai keadaan Ayahanda Kaisar? Sehingga kau asal bicara seperti itu,” bantah sang Pangeran Mahkota.
“Hamba tidak mengada-ada Yang Mulia, apakah yang mulia lupa ataukah memang benar-benar tidak mengetahui. Jika korban utama dalam kasus yang menimpa Keluarga Jendral Besar Shen ini merupakan seorang Putri Kekaisaran Wexia dan juga anak keturunannya. Tentu saja jika kita tidak memberikan penjelasan yang memuaskan mereka, Kekaisaran kita akan menuai konsekuensinya....,” kata-kata pangeran kedua terhenti akibat suara pintu yang didobrak dan suara yang lantang menggema di aula persidangan ini.
"Ya, jika kalian para penguasa yang picik dan tidak tau menghargai Kekaisaran Wexia kami dengan tidak ada niatan untuk memberikan penjelasan kepadaku atas kematian Putri Kekaisaran Wexia ku akibat Selir yang dianugerahkan dalam Dekrit resmi itu maka aku sebagai Penguasa Wilayah Timur akan mengajukan Perang setelah Pengadilan di Kekaisaran Utara selesai,” teriak Sang Kaisar dari Kekaisaran Wexia yakni Kaisar Xi Zhao Tian dengan lantang dan juga berapi-api.
Karena Kaisar Xi Zhao Tian selama ini sudah curiga dan juga menahan amarahnya hingga selama ini. Dan akhirnya saat ini semua kebenaran telah terungkap dan terpampang dihadapan matanya.
Maka Kaisar Xi Zhao Tian akan berjuang untuk mendapatkan keadilan bagi mendiang Putrinya. Meski harus berkorban sebesar apapun itu tidak sebanding dengan nyawa Putrinya.
Bahkan Sang Kaisar Xi Zhao Tian tak segan lagi untuk berhadapan dan bertarung langsung dengan Kaisar Hou Yuan Yu yang merupakan salah satu penyebab penderitaan dan juga kematian Putri satu-satunya.
Para Mentri Kekaisaran Wuxi yang melihat langsung reaksi yang ditunjukan kepada kaisar mereka merasa terkejut dan juga sangat takut.
Jika apa yang baru saja mereka dengar itu terjadi maka tidak akan baik juga bagi mereka semua. bahkan seluruh rakyat akan benar-benar ikut menderita akibat keegoisan Sang Penguasa Kekaisaran Wuxi sendiri.
Sedangkan para Kaisar dari Kekaisaran tetangga yang menyaksikan tindakan yang dilakukan oleh Kaisar Xi Zhao Tian juga setuju dan juga sependapat dengannya. sehingga mereka semua memutuskan untuk mendukung Sang Penguasa Kekaisaran Wexia tersebut.
__ADS_1
“Kami juga satu haluan dengan Kaisar Xi dari daratan timur,” tambah Kaisar Wang dari Kekaisaran Li daratan selatan Benua Nanxuang.