
Namun begitu Bai Lang yang sombong dan arogan itu bertemu sosok Xi Lilian yang mau membatunya dan juga menyembuhkan banyak kawan sebangsanya sehingga dirinya rela tunduk dan mengakui Xi Lilian sebagai tuannya.
Meskipun pada awalnya Xi Lilian tidak menginginkan hal seperti itu dan memilih berteman denganya tanpa menjalin ikatan kontrak.
Namun akhirnya Bai Lang sendiri yang menyerahkan diri sebagai hewan kontraktualnya dan dengan sengaja Bai Lang melakukan prosesi kontrak sendiri dengan melukai telapak tangan Xi Lilian dan menempatkan telapak tangan Xi Lilian yang berdarah itu diatas kepalanya. Sehingga terjadilah proses kontraktual antara Xi Lilian dan juga sang raja harimau putih “Bai Lang”.
Xi Lilian yang melihat bagaimana reaksi yang ditunjukan oleh seluruh kontraktualnya itu benar-benar terharu sampai-sampai dirinya menangis karena merasakan kebahagiaan yang tak terkira.
Bahkan dirinya tak menyangka jika dirinya mendapatkan kasih sayang yang lebih berharga dari orang-orang yang selama ini telah dirinya anggap sebagai keluarga sendiri.
Yang justru rasa sayang ini melebihi atas apa yang dirinya dapatkan dari orang tua kandungnya sendiri.
Disaat Xi Lilian tersadar jika dirinya kini telah berada di dalam dekapan seseorang. Dan akhirnya dirinya mengedarkan pandangannya yang ternyata dirinya mendapati bahwa seluruh makhluk kontraktualnya berada dihadapannya.
Barulah dirinya memutar tubuhnya dan mendongak ke atas. Dan ternyata seseorang yang telah memeluknya sedari tadi adalah Mo Fei Tian sang suami tercintanya.
Hingga akhirnya Xi Lilian membalas pelukan hangat dari suaminya tersebut.
Bahkan kini dia justru menangis tersedu sedu karena teringat dengan apa yang tengah dialami oleh Putri kecilnya Mo Lie Yiran.
“A Tian, Ran'er.... Ran'er pasti kesakitan, dia masih kecil mengapa ini harus terjadi sekarang? Bukankah ini terlalu cepat baginya?” tanya Xi Lilian dengan berlinang air mata.
“Tidak apa-apa, yakinlah Lian'er bahwa Putri kita pasti kuat dan sanggup menangung ini semua. Lagi pula lihatlah Putri kecil kita saat ini tampak tenang dan juga bisa menghalau semua ujian yang dia rasakan saat ini. Dan ingatlah bahwa Putri kita memang harus mendapatkan didikan yang berat sedari dini. Karena jika mengingat identitas dan juga tugas nya di masa depan maka semua itu akan sangat berat baginya. Jika kita terlalu memanjakan dan membantunya saat ini, yang ditakutkan maka dimasa depan Ia justru akan merasa kesulitan dan juga menderita ketika menjalankan semua tugas dan kewajibannya dalam menjaga seluruh dimensi yang ada dalam kehidupan ini.” Kata Mo Fei Tian menenangkan dan juga mengingatkan Xi Lilian mengenai identitas dan juga tugas yang akan di emban oleh putri kecil mereka di masa depan.
.
__ADS_1
Dan Xi Lilian yang mendengar kata-kata dari Mo Fei Tian kini juga berusaha menguatkan dan juga menenangkan diri dan hatinya sendiri untuk mendampingi putrinya Mo Lie Yiran hingga semuanya akan berakhir.
“Ya, Ran'er pasti kuat karena dia adalah Putri kecil kita yang istimewa dan luar biasa.” Kata Xi Lilian sambil melepaskan pelukannya terhadap Sang Suami yang kemudian memandang ke arah putrinya Mo Lie Yiran yang kini masih berjuang menghadapi ujian dari dunia dimensi agar dirinya bisa di akui sebagai calon penerus dari penjaga ruang dimensi dan waktu.
“ Kau benar sayang, bahkan dia semakin mirip dengan dirimu yang sangat tangguh dan kuat menghadapi semua rintangan dan juga musuh-musuh mu,” kata Mo Fei Tian sambil mengeratkan kembali pelukannya dan juga mengecup pucuk kepala Xi Lilian.
Namun ketika Xi Lilian hendak melayangkan protesnya akan aksi Sang suami yang dilakukan dihadapan seluruh makhluk kontraktualnya, tiba-tiba saja Xi Lilian mendengarkan Mo Fei Tian mengatakan sesuatu hal yang membuat jantung Xi Lilian bergejolak dengan hebatnya.
“Lian'er kau tahu bahwa saat ini seluruh dimensi sedang saling terhubung karena untuk menguji Yiran kecil maka seluruh ruang dimensi saat ini tengah mengalami fluktuasi energi yang itu artinya saat ini jiwa Putri kecil kita kini tengah terhubung dengan sang penjaga dimensi saat ini.” Kata Mo Fei Tian memulai mengungkapkan maksud kedatangan nya yang ingin memberi tahu akan sesuatu hal terhadap istri kecilnya itu.
“Jadi maksud mu, saat ini kita juga bisa menemukan keberadaan Sang penjaga dimensi yang saat ini, dan dengan begitu ada kemungkinan bagi ku untuk memasuki dimensi formasi segel dan ilusi untuk menemukan tumbuhan akar roh yang bisa digunakan untuk memurnikan pil penyembuh bagi Kakek Buyut?” Tanya Xi Lilian dengan antusiasme yang tinggi.
dan langsung mendapatkan anggukan kepala dari Mo Fei Tian.
Dan itu semua juga dipahami oleh Suaminya Mo Fei Tian.
“Ya, semua sesuai dengan apa yang kau pikirkan sayang, jika kita melakukannya maka hal itu juga akan berpengaruh terhadap Yiran kecil kita. Dia akan mendapatkan ujian yang lebih berat berkali-kali lipat jika kita menghubungi dan meminta bantuan dari Sang penjaga dimensi disaat saat ini. Tapi kita tidak bisa pergi dan melakukan perjalanan menuju dimensi khusus itu jika kita tidak segera menghubungi sang penjaga dimensi.” Kata Mo Fei Tian dengan lirih.
Dan itu justru membuat Xi Lilian menjadi lebih tegang lagi. Karena Xi Lilian tidak akan mungkin tega melakukannya ketika dirinya tahu akibatnya akan ditanggung oleh Putri kecilnya Mo Lie Yiran.
“Bukankah kalian bisa melakukannya di malam bulan purnama, yang akan terjadi dua pekan lagi Lian'er, karena di masa itu merupakan bulan purnama pembuka lorong dimensi yang terjadi setelah 500 tahun sekali?” Tanya Yuan Long yang sedari tadi juga ikut menyimak pembicaraan mereka.
“Haaahhhhh....Itu juga tidak semudah itu Long'er, bukankah kau tahu jika tanpa ada izin dari Sang Penjaga Dimensi maka kita tidak akan tahu Lian'er kita akan masuk ke Dimensi yang mana? Bahkan jika untuk keluar dan masuk dimensi lain itu juga membutuhkan usaha dan juga waktu yang tidak sebentar. Jika hal itu sampai terjadi maka semua tidak akan ada gunanya lagi. Karena kita semua tahu bahwa pensiunan Kaisar Langit tidak mungkin bisa bertahan selama itu,” ucap Wu Juan sambil menghela nafas berat.
“Yah... Kau benar Juan'er, aku yang terlalu gegabah mengusulkan, tanpa memikirkan masalah yang akan ditimbulkan justru akan menjadi semakin lebih besar lagi,” kata Yuan Long dengan penyesalan dan rasa bersalah tampak jelas diwajahnya.
__ADS_1
Mendengar pembahasan yang semakin serius dan juga genting ini dan mengingat jika Istri tercintanya Xi Lilian yang tidak mau mengambil resiko untuk Sang Putri kecilnya, akhirnya Mo Fei Tian berusaha menanyakan sekali lagi pada sang kekasih tercinta akan keputusan yang akan diambil oleh Xi Lilian.
“Bagaimana menurutmu sayang? Apakah kau benar-benar tidak ingin mengambil kesempatan saat ini? Ataukah kau mempunyai cara agar kau bisa membuat Kakek Buyut bisa bertahan lebih lama? Dan seberapa lama maksimal kau menjamin Kakek Buyut mampu bertahan?” tanya Mo Fei Tian yang juga merasa sedikit was-was dan juga takut jika sang istri tak punya pilihan dan juga dalam dilema besar dalam hatinya.
“Tidak A Tian, aku tetap tidak bisa jika harus membuat Putri kita yang harus menanggung semua beban dan resiko untuk kepentingan pribadi ku. Aku tidak bisa melakukan itu, tidak akan pernah bisa. Jika untuk masalah kakek buyut. Aku akan selalu berusaha untuk membuat beliau agar mampu bertahan tapi kalau untuk waktu pastinya aku sendiri juga belum mampu memastikan akan hal itu, Akan tetapi setidaknya aku bisa membuat kakek buyut untuk bertahan setidaknya selama kurang lebih 2 bulan tanpa penawaran nya.” Kata Xi Lilian yang sangat tertekan akan keputusannya.
Karena sejujurnya Xi Lilian saat ini sangat bingung dan juga dilema dalam menentukan langkah yang akan dirinya ambil.
Akan tetapi yang pasti dirinya tidak ingin melibatkan Putri kecilnya. Bahkan dirinya seakan siap dan bersedia untuk melawan takdir agar dirinya bisa mencapai tujuan nya dan menyelamatkan orang-orang terkasihnya meski dirinya sendiri harus menderita dan kehilangan nyawanya sekalipun.
Mo Fei Tian yang melihat reaksi dari Xi Lilian dan mengetahui dengan pasti apa yang tengah dirasakan oleh istrinya itu.
Ia bahkan juga merasa tertekan dan juga tidak tega melihat kekasih hatinya merasa begitu tak berdaya.
Akhirnya Mo Fei Tian pun memeluk Xi Lilian erat-erat sebagai bentuk dukungan dan juga upayanya untuk menenangkan Xi Lilian.
Sedangkan disisi Mo Lie Yiran saat ini, dirinya yengah terbelenggu didalam sebuah kekuatan yang membuat seluruh tubuhnya menderita kesakitan yang teramat sangat.
Dan diusia badannya yang baru berusia kurang lebih dua bulan itu dirinya harus bisa menahan seluruh kekuatan penguji dari seluruh dimensi yang disalurkan ke dalam tubuhnya.
Sedangkan jiwanya saat ini tetap memiliki kesadaran penuh dengan apa yang terjadi pada tubuhnya dan juga lingkungan sekitarnya.
Bahkan dirinya bisa merasakan apa yang tengah dirasakan oleh orang tua angkatnya yang selama ini sangat tulus menyayangi dan mencintai dirinya layaknya Putri mereka sendiri.
"Ayah, Bunda, Ran'er janji akan berusaha membantu kalian untuk memohon pada Sang Penjaga Dimensi, agar Bunda bisa memasuki dimensi yang bunda maksud dan bunda bisa segera mencari bahan herbal yang bunda butuhkan." kata jiwa Mo Lie Yiran dengan tekad yang terpancar kuat dati dalam hatinya.
__ADS_1