
Xi Lilian yang mendapati jika Sang Permaisuri Xia Wu Mei itu sudah sangat tidak sabar dan tidak lagi menyembunyikan niatannya yang sesungguhnya. Dan itupun membuat Xi Lilian merasa bahwa Sang Permaisuri Xia Wu Mei ini sangatlah licik namun juga bodoh.
Bagaimanapun Sang Permaisuri Xia Wu Mei akan bertindak demi memenuhi ambisinya. Namun dia tidak pernah berpikir jika Ia tidak bisa menipu atau menyembunyikan niat buruknya itu dari orang lain.
Selain itu dirinya bahkan berpikir jika semua orang adalah orang yang sama bodohnya dengan Sang Kaisar Wang Junsi. Yang akan langsung terperdaya akan setiap kata dan juga tipu muslihatnya.
Bahkan saat ini Sang Permaisuri Xia Wu Mei sangat yakin jika dirinya mampu menarik hati dan juga keinginan dari Xi Lilian untuk bisa menikahi Putra kandungnya.
Yang mana selalu terkenal sebagai sosok yang berprestasi dan juga lemah lembut. namun dibalik semua itu seluruh gelar dan prestasinya hanyalah hasil dari rampasan dari para saudaranya.
Selain itu tidak ada orang yang tahu jika Sang Pangeran keempat dari Kekaisaran Li tersebut memiliki sisi kejam dibalik tampilannya yang begitu lembut dan juga bersahaja itu. Dan hanya para Keluarga Kekaisaran mereka saja lah yang benar-benar mengetahui bagaimana perangai aslinya. Terutama Ketiga Putra kembar Sang Kaisar Wang Junsi yang benar-benar mengetahui segala kebusukan antara ibu dan anak itu
Terlepas dari itu semua, dengan situasi saat ini tidak ada yang bisa luput dari penglihatan Xi Lilian. Karena di mata Xi Lilian sudah tampak begitu jelas, mengenai apa yang di inginkan oleh Sang Permaisuri Xia Wu Mei.
Dan dalam hatinya Xi Lilian sangat mengejek akan tindakan yang baru saja dilakukan oleh Sang Permaisuri Xia Wu Mei.
Hingga kini tanpa ada keraguan sedikitpun dalam tutur kata Xi Lilian untuk menjawab kedua orang yang telah melamarnya itu dihadapan seluruh para Keluarga Kekaisaran dan juga para Bangsawan dari seluruh Negeri di Benua Nanxuang ini.
"Sebelum saya ucapkan terima kasih kepada Yang Mulia Pangeran Wang Jin Tian dan juga Yang Mulia Permaisuri Kekaisaran Li, Nona ini sangat tersanjung akan niat baik dari Yang Mulia Pangeran Ketiga dan juga Yang Mulia Permaisuri dari Kekaisaran Li. Dan bahkan sebelumnya Nona ini tidak pernah berpikir untuk terburu-buru untuk masalah perjodohan. Terlebih lagi Nona ini juga bukanlah orang yang akan memilih seorang calon pendamping hidup atas berdasarkan status dan kedudukan orang itu. Akan tetapi Nona ini selalu berharap bisa menemukan seseorang yang benar-benar bisa menjamin bahwa hanya akan ada Nona ini yang akan selalu menjadi yang utama dan juga satu-satunya di kehidupan suami Nona ini di masa depan. Jadi Nona Muda ini..." belum selesai Xi Lilian menjelaskan maksudnya. malah sudah dipotong oleh makian seseorang.
"Apa maksud mu? Mana mungkin Putra ku hanya akan menikahi dirimu saja. Lagipula seharusnya kau sudah sangat beruntung bahwa kau akan di angkat sebagai salah satu Selir bagi Putra ku, yang begitu Mulia dan berharga? Jadi kamu sebagai seorang wanita harusnya bisa mendukung suami mu sendiri. bukannya berupaya mengatur dan menjatuhkan harkat dan martabatnya sebagai seorang Pangeran yang begitu Agung hanya untuk menemani dan juga menjaga dirimu yang tak berguna itu untuk seumur hidupnya. Benar-benar manusia rendahan yang tak tahu caranya bersyukur." ucap Sang Permaisuri Xia Wu Mei yang begitu arogan. Dan bahkan sangat merendahkan Xi Lilian sebagai seorang gadis yang memiliki status yang tidak kalah Mulia.
Karena bagaimanapun saat ini status Xi Lilian juga merupakan Putri dari Kekaisaran Wexia.
__ADS_1
"Kau bersikap seperti itu. Apakah kau pikir memiliki hak untuk begitu arogan dan mengatur Putri ku? Dan apa hak mu menentukan Putri kami sebagai Selir dari seorang yang pengecut dan hanya bisa mengandalkan dan bersembunyi di balik ketiak Ibunya seperti Putra yang kau banggakan itu? Lagipula Putri ku...."belum sempat Pangeran Mahkota Xi Mo Han mengutarakan kekesalannya. Namun justru telah di hentikan oleh Xi Lilian sendiri.
"Mohon Ayahanda jangan marah. Jangan hanya gara-gara ucapan orang yang tidak masuk akal itu mengganggu perasaan dan menjadi beban di hati Ayahanda. Lagipula dia berhak berbicara semacam itu untuk mengingatkan seluruh gadis-gadis maupun, tunangan dan juga para Selir dari Putra nya itu. Bahwa status mereka itu harus ditukar dengan segala hal dalam kehidupan mereka untuk seumur hidup. Dengan begitu para gadis bangsawan dan juga para Putri Kekaisaran yang lain yang memiliki perasaan lebih terhadap Pangeran keempat dari Kekaisaran Li itu. Mereka bisa kembali mempertimbangkan lagi perasaannya dan juga bagi yang telah terlanjur menjadi kerabat maupun Istri dari Pangeran keempat Wang itu bisa memperkuat hati dan perasaan mereka jika harus terus berkorban dan ditindas dengan segala hal yang tidak masuk akal di masa depan," ucap Xi Lilian dengan gamblang dan juga tepat mengenai titik sensitif Sang Permaisuri Xia Wu Mei dan juga Putranya.
"Kamu!! Apa yang baru saja kau katakan itu?! Beraninya kau gadis murahan...! Aku akan membuatmu menyesal karena telah mengatakan hal-hal yang mencemarkan nama baik ku dan juga Putra ku. Dan ketika dirimu telah masuk Istana Harem, Putra ku maka kau akan benar-benar mengerti apa yang baru saja ku katakan," murka Sang Permaisuri Xia Wu Mei tanpa tahu malu.
"Haa.. Hahaha... lucu sekali! Memangnya Nona ini bersedia? Dan sejak kapan ada kepastian jika Nona ini akan menjadi salah satu wanita Putra keempat Anda, Yang Mulia?
Bahkan Nona ini masih mengingat dengan sangat jelas, bahwa Nona ini bukanlah pasangan siapapun dan bahkan kalian semua juga baru saja menyaksikan sendiri bagaimana, kami memutuskan dan membatalkan pertunangan saya. Dan tidak ada hak bagi siapapun, termasuk Anda Yang Mulia Permaisuri Kekaisaran Li untuk menentukan kehidupan saya. Karena Anda bahkan tidak ada hubungan apapun dengan Nona ini. Terlebih lagi Anda juga bukanlah ibu mertua dari Nona ini. Dan andaikan Anda memang ibu mertua saya, saya pun tidak akan pernah memilih Putra Kandung Anda dan bahkan Nona ini juga tidak akan pernah menganggap bahwa Anda adalah Ibu mertua Nona ini." ucap Xi Lilian dengan sangat tenang, dan juga lantang tanpa ada keraguan sedikitpun dari setiap kalimat yang Ia utarakan.
Yang bahkan membuat semua orang yang berada di dalam Aula Perjamuan Istana benar-benar merasakan pacuan adrenalin yang memuncak atas keberanian Xi Lilian dalam bersilat lidah dengan Sang Permaisuri dari Kekaisaran terkuat dari seluruh Negeri.
Bahkan mereka semua kini beranggapan bahwa Xi Lilian ini memang benar-benar tidak berotak, dan karena terlalu bodohnya dia, sehingga membuatnya berani membuat masalah yang begitu besar dengan bertentangan dengan Sang Permaisuri Xia Wu Mei dari Kekaisaran Li itu, yang selama ini juga terkenal dengan Permaisuri paling angkuh dan sombong.
Bahkan seluruh Kaisar yang hadir pun merasakan bahwa gadis yang berada di depan mereka saat ini benar-benar sesuatu.
Yang hanya mengandalkan kekuasaan Keluarga Besar Kekaisaran Wexia yang ada di belakangnya. Dan tanpa memiliki kemampuan apapun. Sehingga mereka semua kini mulai memandangnya rendah dan meremehkannya
Namun disisi lain terdapat orang-orang yang justru merasa sangat senang dan juga merasa lebih menantikan kehancuran Xi Lilian yang mereka perkirakan tidak akan lama lagi.
Sedangkan di sisi Sang Permaisuri Xia Wu Mei yang merasa direndahkan oleh Xi Lilian itu kini benar-benar kehabisan akal untuk menghardik gadis sampah di depannya itu.
Jadi Permaisuri Xia Wu Mei hanya bisa menyangkal segala ucapan Xi Lilian yang menusuk itu.
__ADS_1
"Hehh..! setelah melihat sikapmu yang begitu tidak beretika itu bagaimana mungkin akan masih menginginkan mu sebagai seorang menantu jangan pernah bermimpi bahwa Putra ku akan menikahi gadis yang kasar seperti mu!" geram Sang Permaisuri Xia Wu Mei.
Begitu kata-kata itu jatuh, bahkan tak berselang lama dari itu. Justru terdengar suara tepuk tangan dan juga seruan yang begitu antusias.
"Plok.. plok...plok. Bagus, bagus Benwang ini sangat menyukai sifat mu ini Nona. Kau bahkan begitu berani dan juga sangat mempesona dimata Pangeran ini. Dan itu bahkan membuatku semakin tertarik dan lebih menginginkan Nona Xi menjadi satu-satunya Istri dan Permaisuri dalam kehidupan Benwang. Jadi bersediakah Nona Muda Xi Lilian menjadi satu-satunya wanita yang selalu ku jaga dalam hidup Benwang?" tanya Sang Pangeran Wang Jin Tian yang kini telah berlutut dihadapan Xi Lilian dan mengulurkan tangannya untuk menyambut Xi Lilian.
Orang-orang yang menyaksikan perubahan suasana yang begitu mendadak ini benar-benar dibuat tercengang. Banyak dari mereka yang menganga, dan seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja mereka saksikan.
Xi Lilian sendiri merasa bahwa dirinya seolah bermimpi, karena bisa menyaksikan betapa kontrasnya sifat dan sikap suaminya itu dengan karakter yang diperankannya saat ini.
Namun meski begitu Xi Lilian segera memulihkan akal sehatnya. Dan dengan segera merespon pernyataan dari Sang Pangeran Wang Jin Tian yang terkenal sebagai seorang yang bodoh dan sembrono itu.
"Karena Nona ini bisa melihat dan juga merasakan ketulusan hati dari Yang Mulia Pangeran Wang Jin Tian. Maka gadis Lilian ini bersedia mengabdikan diri dengan sepenuh hati kepada Yang Mulia Pangeran Wang Jin Tian untuk selamanya! ini adalah sumpah setia dari gadis Xi Lilian ini kepada Yang Mulia Pangeran Wang Jin Tian." ucap Xi Lilian dengan serius dan tegas.
Yang membuat semua orang kembali tidak menyangka dengan hasil yang seperti ini.
Namun mereka semua juga tidak berpikir begitu jauh lagi. karena bagaimanapun menurut mereka semua, bahwa mereka berdua memanglah pasangan yang sangat cocok dan serasi. Karena sama-sama bodoh dan juga terkenal sebagai sampah dan pemborosan. Bahkan dari segi fisik mereka juga sama-sama memiliki penampilan yang buruk rupa.
Namun berbeda dengan pemikiran orang-orang seluruh keluarga besar Kekaisaran Wexia, mereka merasa bahwa salah satu masalah mendasar mengenai hubungan dan juga tali takdir Putri mereka telah menemukan jalan keluarnya.
Tak hanya mereka dari Kekaisaran Wexia saja yang begitu senang dan antusias. Bahkan seluruh anggota Klan Keluarga Jenderal Xia juga merasakan kebahagiaan yang tak terkira.
Karena bagi mereka Putra dan keturunan mereka kini telah menemukan cintanya sendiri. Selain itu keluarga mereka juga sangat berpikiran terbuka, sehingga mereka tidak pernah mementingkan latar belakang maupun status dari orang pilihan atau tambatan hati para generasi muda Klan Keluarga Xia mereka.
__ADS_1
Terlebih lagi, mereka semua juga sudah menyaksikan sendiri bagaimana karakter dan juga visi gadis pilihan Wang Jin Tian mereka, yang bisa dikatakan bahwa mereka memiliki prinsip dan juga keteguhan yang sama dan setara. Yang membuat Sang Jenderal Xia dan bahkan Mantan Jenderal Tua Xia merasa sangat lega dan bahkan bangga pada cucu laki-laki ketiganya itu, Yang memiliki pandangan yang sangat jernih.
Dan bisa membedakan antara mutiara asli diantara batu yang diamplas dan dipoles dengan sedemikian rupa.