
"Oh.. betapa bodohnya aku ini, bagaimana mungkin aku bersikap lancang dan memprovokasi gadis ini.. Aku benar-benar tidak menyangka jika auranya begitu mengerikan. Dan jauh lebih mengerikan dibandingkan dengan aura Ayahanda yang seorang Jenderal Perang yang terkenal sangat kuat." ucap Shen Sie Mei dalam benaknya.
"M..mm ...maa..maaa aaf kan aaak aku n..nn..nonna, Ak..aku ti..dak bi jak da lam berr si kap pa da Anda. Mohon ampuni aaku," pinta Shen Sie Mei dengan terbata. dan tersendat sendat karena ia tak bisa menahan aura Xi Lilian yang seakan mencekiknya dengan kuat.
"Kali ini adalah peringatan pertama dan juga terakhir bagimu. Jika hal itu terjadi lagi di masa depan, jangan harap kau masih bisa bernafas dan juga melihat keindahan dunia ini." balas Xi Lilian yang juga menarik kembali aura penindasan yang dirinya keluarkan tadi.
"Baik saya mengerti Nona, hah...hah..hahh," kata Shen Sie Mei dengan terengah-engah setelah ia terbebas dari aura penindasan yang dikeluarkan oleh Xi Lilian
Setelah itu Xi Lilian berbalik badan, Namun sebelum Xi Lilian pergi dari ruang tahanan dirinya terlebih dahulu memanggil salah satu Mafioso Black Star Mafia melalui telepati.
"Nana Jie bisakah kau membantu ku mengurus gadis dalam sel tahanan khusus ini, tapi gunakanlah pakaian biasa, agar dia tidak tahu dengan siapa Ia berurusan. Takutnya dia akan menyerah begitu saja setelah mengetahui identitas Jiejie yang merupakan salah seorang anggota Black Star Mafia yang ditakuti di seluruh penjuru Kekaisaran Wuxi ini." kata Xi Lilian pada Feng Nana.
"Tentu Lian'er, semua sesuai dengan keinginan Meimei ku yang cantik," balas Feng Nana yang merasa senang jika dia bisa membantu mengatasi masalah Xi Lilian.
"Terima, kasih Jiejie. Sekarang datanglah kemari." pinta Xi Lilian pada Mafioso nya tersebut.
Tak lama kemudian Feng Nana telah berada dihadapan Xi Lilian dan memberi hormat layaknya seorang kesatria sejati.
"Hamba datang menghadap Nona Besar," salam Feng Nana yang melakukan perannya sebagai bawahan kepercayaan seorang Nona Muda yang berkuasa.
"Hmn... laksanakan tugasmu, dan pastikan bersih," kata Xi Lilian dengan tegas dan juga dingin.
__ADS_1
"Baik, laksanakan Nona," balas Feng Nana dengan tegas.
Shen Sie Mei yang menyaksikan dan juga mendengar interaksi mereka, kini semakin terkejut dan juga takut.
Karena Shen Sie Mei sungguh tak pernah menyangka bahwa sosok yang sedari tadi berada di hadapannya itu merupakan sosok yang sangat berkuasa dan juga terlihat sangat Agung.
"Bahkan aura dari pengawalnya saja tak kalah mengerikannya dari gadis itu, Besar kemungkinan jika gadis itu memiliki kemampuan yang lebih besar lagi dibandingkan dengan yang tadi Ia tunjukan terhadap diriku. Aku tidak bisa menyinggungnya untuk saat ini. Tapi lihat saja jika aku berhasil menjadi istri dari Pangeran Mahkota Huo Lin Jin. Maka aku akan bisa menyewa para pembunuh bayaran dari Black Star Mafia yang sangat terkenal dengan kekuatan dan juga kemampuan mereka dalam menyelesaikan semua Misi yang dia miliki itu. Dengan begitu aku bisa hidup dengan tenang dan juga bahagia sebagai Putri Mahkota dan juga Permaisuri Kaisar di masa depan," pikir Shen Sie Mei dalam angan-angan nya.
Di saat Shen Sie Mei masih asyik dalam lamunannya, tiba- tiba saja dirinya dikejutkan dengan seseorang yang mencengkeram lengannya tanpa Aba-aba sama sekali.
Dan terlebih lagi, tiba-tiba saja Ia juga dibawa pergi menggunakan ilmu meringankan tubuh dari tempat itu dengan sangat cepat layaknya kilat yang menyambar.
Dan setelah sampai diluar ruangan dirinya dibawa mengudara dengan qingqong oleh Feng Nana dengan kecepatan yang sangat cepat. Bahkan Shen Sie Mei sampai tidak bisa mengamati jalan yang mereka lewati karena saking kencangnya mereka.
Feng Nana sengaja memilih menggunakan ilmu qingqong nya dibandingkan dengan melakukan teleportasi langsung ke tempat tujuan dengan beberapa alasan.
Selain Ia tidak ingin terlalu mengekspos kemampuannya. Dan yang terpenting adalah Feng Nana ingin Shen Sie Mei mengalami sedikit penderitaan dengan ulahnya itu.
Dan begitu ketika mereka berdua menginjak tanah Feng Nana juga langsung melepaskan pegangannya pada lengan Shen Sie Mei. serta menjauh darinya.
Sehingga tepat saat itu juga Shen Sie Mei benar-benar tidak bisa lagi menahan rasa pening pada kepala nya hingga langsung terjatuh karena saat ini kaki dan seluruh badannya terasa sangat lemas tak bertenaga sama sekali. Selain itu Shen Sie Mei juga merasa sangat mual akibat dibawa dengan qingqong yang begitu cepat dan seolah berputar dan juga naik turun di udara dengan kecepatan yang tak bisa dirinya pikirkan sebelumnya membuatnya telah merasa benar-benar menderita.
__ADS_1
Sehingga saat ini Shen Sie Mei bahkan telah muntah-muntah hingga badannya sangat lemas.
Namun Feng Nana yang menyaksikan hal itu bahkan hanya berdiam diri dan juga berdiri dengan tegak mengawasi dari kejauhan. Tanpa ada niatan untuk membantu sama sekali. Karena Ia merasa hal itu bukanlah tugasnya.
Apalagi selama ini Feng Nana hanya akan menuruti perintah dari atasannya dan terutama perintah langsung dari Xi Lilian.
"Hai kau pengawal bodoh, kenapa kau hanya diam saja disana? Apakah kau tidak bisa melihat diriku begitu lemas dan tak bisa berjalan. Dan kau tahu, bahwa ini semua gara-gara ulah mu. Kenapa kau tidak segera memapah dan melayaniku?" Teriak Shen Sie Mei yang merasa geram pada Feng Nana yang berpenampilan layaknya seorang pria muda dengan menggunakan masker untuk menutupi sebagian wajahnya.
"Siapa dirimu berani memerintah diriku? Yang berhak memerintah diriku hanyalah atasan dan juga majikan ku. Dan kamu bukanlah salah satunya. Jadi aku tidak akan melakukan itu." tukas Feng Nana dengan dingin.
"Beraninya kau orang rendahan, bahkan kau tidak tahu cara bersikap terhadap diriku yang merupakan Putri Sang Jenderal Perang Kekaisaran Wuxi ini. Apakah kau tidak takut menyinggung Keluarga Besar Jenderal kami?" teriak Shen Sie Mei marah dan juga menunjukan sikap tak mau dibantah.
"Dan jangan pernah lupakan bahwa kenyataan kau hanyalah putri yang telah dibuang keluar dari silsilah Keluarga Sang Jenderal." tukas Feng Nana dengan kejam mematahkan semua kesombongan yang ditunjukan oleh Shen Sie Mei barusan.
...****************...
Beralih dari suasana yang tegang dan penuh perdebatan antara Shen Sie Mei yang arogan dan juga keras kepala dengan Feng Nana yang dingin dan juga cuek.
Dan kini kembali menuju tempat dimana Xi Lilian berada.
"Lian'er aku tidak tahu apa yang sedang kau pikirkan saat ini dan apa yang akan kau lakukan pada gadis bodoh itu. Tapi satu hal yang diriku ketahui dengan pasti. Yaitu kau tidak akan pernah melepaskan orang semacamnya dengan begitu saja, sebelum kau benar-benar menyiksa dan membuatnya sangat menderita hingga dirinya sendiri yang mengharapkan sebuah kematian yang lebih nyaman dibandingkan dengan menderita kesakitan yang begitu tidak tertahankan seperti yang telah kau lakukan pada setiap musuh bebuyutan mu itu kan?" tanya seorang pemuda tampan yang tiba-tiba saja hadir, pada Xi Lilian yang saat ini berada di halaman gedung tahanan khusus itu.
__ADS_1
"Memang hanya dirimu yang selalu paham dengan apa yang akan kulakukan Gege, Terima kasih untuk semuanya. Aku sangat bersyukur memiliki mu dalam kehidupan ini." ucap Xi Lilian pada pemuda itu, Yang tidak lain adalah Xin Mu Ren.