Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 190


__ADS_3

Semakin lama semakin Xi Lilian fokus dengan lagunya dirinya bahkan merasa terhanyut. Dan tanpa terasa kini musiknya berubah menjadi begitu menyedihkan.


Xi Lilian yang awalnya mengisahkan kisah seorang gadis yang tumbuh dengan dipenuhi kasih sayang dari keluarganya. Yang kemudian gadis itu tiba-tiba saja merasakan suatu getaran yang tidak biasa didalam hatinya. Sehingga gadis remaja itu mulai dewasa dan mengenal apa yang dinamakan cinta, yang membuatnya selau bersemangat dan hidupnya penuh dengan warna dan hal-hal yang indah.


Hingga Akhirnya gadis itu pun bisa bersatu dengan orang yang telah meluluhkan hatinya selama ini. Dan itu adalah kebahagiaan yang tak terkira dalam hidupnya. Yang bisa menjalani kehidupan sebagai wanita paling sempurna di dunia barunya.


Namun suatu ketika kebahagiaan itu hilang, direnggut dan dirampas secara paksa oleh orang lain dan yang lebih menyedihkan lagi orang yang dicintainya dengan segenap hati dan jiwanya juga ikut meninggalkannya hanya demi sesuatu yang baru.


Hingga nasib wanita itu sangat sedih karena harus hidup dengan kesendirian dan kesunyian dalam setiap hari harinya. Dan pada saat ini wanita itu menyadari bahwa terdapat benih dari orang yang semula dirinya cintai sepenuh hati yang kini menjadi orang yang paling dirinya benci, itu kembali menjadi pukulan terdalam bagi wanita yang telah dicampakkan itu.


Ia pun semakin sulit dalam menjalani hari-hari nya yang harus bertahan dan tidak bisa lepas dari belenggu cinta yang menyiksanya itu demi buah hatinya. Namun dirinya juga harus masih terus berjuang untuk mempertahankan buah hati yang ia kandung dari segala marabahaya yang selalu saja mengincar keberadaannya.


Yang membuat wanita muda itu begitu kasihan yang harus hidup dalam belenggu kesunyian dan juga menghindari hal-hal yang mengancam nyawanya dan buah hatinya.


Karena buah hatinya lah satu-satunya sumber kekuatan dan kehidupannya selanjutnya. Ia pun berkorban apapun demi keselamatan dan keamanan malaikat kecilnya. meski ia harus merelakan nyawanya sendiri agar putrinya yang Ia lahirkan itu bisa selamat.


Namun yang tidak dirinya sangka adalah, keadaan Putrinya yang ia jaga sepenuh hati selama dalam kandungan harus hidup mengenaskan bahkan oleh Ayahnya sendiri dan juga saudara tirinya yang tidak tahu diri.


Dan ketika Putri kecil itu tumbuh menjadi seorang gadis remaja kini dirinya mencoba sebisa mungkin untuk mencari keadilan bagi hidupnya sendiri dan juga ibunya yang telah menderita ketidakadilan.


Kini kehidupan gadis remaja itu dipenuhi dengan rasa kekecewaan yang membuatnya semakin menguatkan diri dan memusnahkan semua ketidakadilan yang selama ini dirinya alami sepanjang hidupnya.


Ia akan terus berjuang sampai semua yang menindas dirinya akan menerima lebih dari kepahitan hidup yang selalu gadis itu rasakan.


Dengan alunan lagu yang seiring waktu terus berubah-ubah yang dimainkan oleh Xi Lilian itupun tidak banyak yang mampu menari hingga akhir. Bahkan Shen Sie Lie telah berhenti menari paling awal, yang kemudian disusul oleh perwakilan dari Kekaisaran Zhong. Dan ketika lagu kembali berubah menjadi sangat sedih dan menyakitkan itupun. Shen Sie Mei juga terpaksa harus menerima kenyataan bahwa dirinya tidak sanggup menari lagi.


Dan hanya tiga orang yang masih bertahan hingga seiring waktu ritme yang dimainkan Xi Lilian juga semakin rumit kini hanya menyisakan dua orang penari yang masih mampu mengimbangi lagu Xi Lilian yang semakin tegas dan membara penuh dengan kemarahan, dendam dan juga perjuangan.


Dua orang yang masih bertahan itu juga merupakan seorang keturunan dari keluarga Jenderal yang selalu berlatih dengan keras dan penuh dengan semangat juang. yang membuat mereka berdua Nona Xia dan juga Nona Huang masih hanyut dalam tarian mereka sendiri diiringi musik yang seolah memiliki nyawa yang bisa menghipnotis keduanya untuk terus menari dengan semakin bersemangat dan seolah tanpa mengenal lelah sekalipun.


Bahakan saat ini Xi Lilian pun tanpa sadar ia juga memainkan biolanya dengan sangat serius sambil mengikuti ritme tarian keduanya yang tampak begitu senada, hanya saja dengan gaya yang berbeda.


Karena di satu sisi Nona Xia yang menggunakan sebuah pedang panjang di tangannya yang Ia ayunkan dengan gerakan tarian pedang yang sangat unik namun juga sangat mematikan.

__ADS_1


Sedangkan di sisi lain Nona Huang yang menggunakan dua buah belati kecil di kedua tangannya. Ia meliukkan tubuhnya, menunjukkan gerakan menyerang dan menghindar yang bagaikan tarian para peri yang sangat lincah dan gesit.


Yang kini di kombinasikan dengan gerakan langkah kaki Xi Lilian yang menunjukan gerakan-gerakan gabungan antara Tai Chi yang lembut dan juga Capoeira dengan ketegasan di setiap gerakannya yang sangat dirinya kuasai di zaman modern. Dengan diselaraskan dengan alunan musik dari biola yang sedari tadi dirinya mainkan dengan sangat menyentuh hati semua orang.


Menciptakan kombinasi tarian yang begitu indah dan baru, dari ketiga gadis hebat itu.


Yang membuat semua orang yang hadir sangat terkesima dengan pertunjukan pembuka Festival Bunga tahun ini, yang mungkin tidak akan pernah terlupakan dalam sejarah hidup mereka semua.


Tidak hanya itu saja, ketiga keluarga besar dari ketiga gadis itu pun merasa sangat bangga dengan keturunan mereka yang kini tengah tampil dengan memukau.


Bahkan saat ini seluruh Keluarga Kekaisaran Wexia dan juga Keluarga Jenderal Besar Shen Guo Feng yang paham betul maksud dari alur cerita yang ingin disampaikan oleh Xi Lilian. Mereka merasa sangat sedih dan juga merasa sangat bersalah terhadap Xi Lilian yang selama ini berjuang hidup seorang diri. dan harus menghadapi kekejaman di kediamannya sendiri.


Hanya Shen Yu Lin Dan Shen Gong Fu, Sang Paman keempat dari Xi Lilian yang selalu menjadi pendukung Xi Lilian kecil. Kini mereka berdua pun merasa begitu puas dan bangga dengan karakter dan kemampuan yang dimiliki oleh Xi Lilian.


Sedangkan disisi lain Shen Sie Lie dan juga Shen Sie Mei, benar-benar terkejut dan sama sekali tidak pernah menyangka jika orang yang selama ini mereka tindas habis-habisan bisa memiliki bakat yang begitu luar biasa.


Sedangkan mereka sendiri yang lebih sering berlatih juga tidak mampu mengimbangi bakat Xi Lilian. Apalagi mereka harus melebihinya akan sangat sulit bahkan hampir mustahil bagi keduanya.


Namun Shen Sie Mei kini tidak lagi menghiraukan apa yang akan dilakukan oleh Xi Lilian. Karena menurutnya Xi Lilian sudah kalah dan tidak mungkin lagi bisa bersaing dengannya untuk mendapatkan Pangeran Mahkota Huo Lin Jin.


Jadi untuk masalah yang lain Shen Sie Mei tidak akan terlalu memikirkannya. Karena menurutnya jika dirinya bisa menjadi Permaisuri dari Pangeran Mahkota Huo Lin Jin. Maka kedepannya urusannya akan menjadi lebih mudah baginya.


Sedangkan disisi Pangeran Huo Lin Jin, yang sedari awal juga menyaksikan pertunjukan di atas panggung. Yang mana awalnya dirinya hanya terfokus dengan Shen Sie Mei seorang.


Namun lama kelamaan perhatiannya mulai teralihkan ketika dirinya mulai fokus mendengarkan melodi yang dimainkan oleh seseorang yang paling dirinya benci itu.


Terlebih lagi ketika Shen Sie Mei benar-benar telah berhenti menari. Kini perhatiannya justru hanya tertuju pada mantan tunangannya yang kini telah dimiliki oleh orang lain itu. Dan seketika itu juga dirinya benar-benar merasa bahwa dirinya telah tertipu selama ini.


Dirinya telah begitu lama mengenal Xi Lilian. Tapi tidak pernah sekalipun dirinya mengetahui kemampuan apapun yang dimilikinya.


Selain itu mata-matanya selama ini juga tidak pernah melaporkan jika ada sesuatu hal yang salah mengenai kediaman Jenderal Besar Shen terutama mengenai Xi Lilian.


Pangeran Huo Lin Jin kini benar-benar merasa serba salah dan juga menyesal karena tidak lebih dulu mengetahui kebenaran mengenai Xi Lilian.

__ADS_1


Jika tidak maka dirinya pasti akan mempertahankan Xi Lilian agar tetap berada di sisinya, untuk bisa memenangkan hati dan pasukan Sang Jenderal Besar Shen Guo Feng. Terlepas Xi Lilian buruk rupa atau tidak. Selama Xi Lilian bukanlah orang yang bodoh dan juga pemborosan dan masih dapat dirinya manfaatkan. Tentu saja dirinya pasti akan sedikit lebih memperhatikannya sampai semua tujuannya tercapai sepenuhnya. Baru saat itu dirinya akan membuang gadis buruk rupa itu


Namun saat ini sudah terlambat untuk menyadarinya. Dirinya hanya bisa menyesali perbuatannya sendiri. Karena telah menyia-nyiakan seorang Xi Lilian yang merupakan keturunan resmi keluarga Jenderal Besar Shen Guo Feng dan juga seorang Putri dari Kekaisaran Wexia yang statusnya lebih tinggi daripada Kekaisarannya sendiri.


Andaikan dirinya bisa kembali merebut Xi Lilian dari tangan seorang Pangeran pecundang seperti Pangeran Ketiga dari Kekaisaran Li itu. Tetapi dirinya juga tidak berani sembarangan menyinggungnya karena Ia memiliki latar belakang yang tidak bisa dirinya atasi.


Bahkan kemungkinan besar sebelum dirinya mencapai tujuannya dan mendapatkan semua yang dirinya inginkan, justru seluruh Kekaisaran Wuxi ini akan segera musnah dan diambil alih oleh mereka jika dirinya benar-benar berani berurusan dengan orang-orang dari Kekaisaran Li.


Ini benar-benar membuat Sang Pangeran Huo Lin Jin semakin menyesal dan sangat frustasi ketika memikirkannya.


Bahkan dirinya saat ini juga belum mengetahui bahwa semua rencana buruknya dengan kedua orangtuanya telah diketahui oleh Sang Kaisar Huo Yu Yuan.


Jika tidak dirinya pasti tidak akan berani untuk menampakan batang hidungnya pada acara perayaan ini.


Di sisi Xi Lilian yang tidak terpengaruh oleh apapun yang tengah terjadi di sekitarnya dirinya selalu fokus. Dan pada saat-saat akhir dan puncak dari penampilan ketiga orang itu. Xi Lilian sengaja memberikan akhirnya kisah dengan ******* yang akan sangat membekas pada hati semua orang yang menyaksikannya.


Dengan menaikan tempo dan ritme musiknya secara bertahap dan diakhiri dengan suatu rasa kemenangan sebagai akhir pertunjukan itu membuat ketiga orang yang semula hanyut dalam permainan mereka masing-masing kini benar-benar merasa sangat puas. Dengan kolaborasi ketiganya di tahap akhir.


Dan itu semakin membuat ketiga gadis itu memiliki kesan yang sangat positif antara satu sama lain yang tampak sangat jelas.


Karena setah selesai pertunjukan mereka saling memberi hormat dan mengucapkan rasa terima kasih dan kekaguman satu sama lain.


Bahkan Nona Huang dan juga Nona Xia kini menjadi sangat memandang tinggi dan lebih menghargai Xi Lilian dari sebelumnya.


Karena setelah memahami alur dari musik yang dimainkan oleh Xi Lilian, mereka berdua merasa sangat mengenal Xi Lilian dengan sangat baik. Dan seolah-olah mereka telah mengenal sejak sangat lama.


Sehingga ketika mereka bertiga mendengar suara riuh, sorak sorai dan tepuk tangan dari seluruh tamu yang hadir, barulah ketiganya kembali sadar bahwa mereka saat ini masih berada di atas panggung pertunjukan.


Dan seketika itu juga mereka bertiga dengan kompak memberikan hormat kepada seluruh Kaisar yang hadir di acara ini.


Setelah itu mereka juga segera mundur


beberapa langkah untuk memberikan ruang yang cukup ketika Kasim Bao Sang utusan Kaisar Huo Yu Yuan telah mendekat ke arah mereka bertiga ditemani oleh seorang pengawal yang membawa sebuah nampan yang ditutupi menggunakan kain sutra kuning.

__ADS_1


"Luar biasa.... sungguh luar biasa, belum, pernah orang tua ini melihat hal yang penuh dengan keindahan seperti ini. Penampilan memainkan musik Nona Xi Lilian dan juga tarian yang dilakukan oleh kedua Nona Muda Xia dan Nona Muda Huang juga sangat indah yang membuat keseluruhannya menjadi sangat mengagumkan adalah ketika Nona Muda Xi Lilian juga turut menampilkan bakatnya di akhir pertunjukan dengan memberikan kesan ******* yang mendebarkan dan memuaskan dari kisah yang Nona Muda Xi Lilian jabarkan dengan alunan melodi yang sangat indah dan sangat emosional. Hal itu saya yakin pasti akan selalu membekas didalam hati kami semua yang menyaksikan pertunjukan yang sangat mengesankan pada kesempatan kali ini." ucap Kasim Bao mengungkapkan kekagumannya terhadap penampilan ketiga orang gadis muda yang masih ada di atas panggung itu, ketika Sang Kasim Bao telah sampai dihadapan Ketiga Nona Muda itu.


__ADS_2