Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 17 Membeli Budak


__ADS_3

Setelah keluar dari toko kain dan pakaian itu mereka pun segera pergi membeli kuda dan langsung melesat ke pasar budak yang tak terlalu jauh dari sana. Sekitar sepuluh menit mereka telah Samapi di gerbang pasar budak.


Setelah mereka masuk dengan diantar penjaga gerbang untuk menemui pemilik dari pasar budak tersebut. Kemudian Xi Lilian mengatakan spesifikasi budak yang ia inginkan.


“Maaf Tuan Muda berdua ini adakah keperluan yang bisa yang Tua ini bantu.” Kata Tuan Ye Hongli pemilik dari pasar budak tersebut, yang mana seorang kakek-kakek berumur sekitar 70 tahun tapi masih terlihat bugar dan bertenaga.


“Begini Tuan Besar, aku dan Gege ku ini menginginkan semua budak yang berusia 14-25 tahun apakah bisa?” Tanya Xi Lilian langsung ke intinya dan tidak perlu basa basi.


“Ah apakah benar demikian? Baiklah mari saya antar kan Tuan Muda berdua ini untuk melihat lihat dulu agar Anda juga bisa memilih yang sesuai dengan keinginan Anda. Mari Tuan Muda.” Ajak Tuan Besar Ye Hongli.


Setelah itu mereka mengikuti sang pemilik pasar budak itu menuju tempat para budak berada.


Ternyata tempat itu tak seperti yang Xi Lilian bayangkan yang mengerikan dan penuh penyiksaan. Namun tempat itu justru terlihat bersih dan rapi, dan para budak disana juga diperlakukan bagaimana mestinya, mereka juga terlihat telah diajarkan keterampilan yang cukup untuk dipekerjakan.


Namun meski begitu mereka juga akan menerima hukuman jika mereka bersikap kurang baik atau tidak sopan kepada pelanggan atau orang yang akan membeli mereka.


Seperti yang ia saksikan saat ini, ada seorang budak perempuan paruh baya yang merasa tidak terima jika orang yang membelinya hanya dari kalangan bangsawan kecil yang terlihat sangat sederhana dan miskin menurutnya.


“Emm, Tuan Besar Ye biasakah Anda membawa kami ke tempat budak yang berusia 25 tahun kebawah tanya Xi Lilian.


“Ah tentu mari tuan muda, akan.....” ucapan Tuan Ye terpotong eh ucapan Chen Zhang Wen.


“Tunggu sebentar Xiaolian, mari kita ke sebelah sana sebentar.” Kata Chen Zhang Wen yang sepertinya melihat seseorang yang dikenalinya.

__ADS_1


Kemudian mereka bergegas menuju sebuah ruangan tempat para budak yang seperti ruang tahanan. Itu dengan jeruji besi yang membatasi mereka.


Setelah sampai di depan seseorang yang ia lihat tadi dan memastikan bahwa orang itu adalah seseorang yang ia kenal maka ia langsung bertanya pada orang itu.


“Tabib Liu, bagaimana bisa Anda berada disini? Apa yang terjadi, kenapa keadaan Anda seperti ini.” Tanya Chen Zhang Wen pada seorang yang ternyata mantan tabib kekaisaran, yang saat ini tampak menyedihkan karena sekujur tubuhnya dipenuhi dengan luka memar dan goresan.


Tabib Liu yang mendengar seseorang bertanya padanya kemudian ia menoleh dan menatap orang yang menanyainya barusan.


Namun ia tak mengenalinya, namun ia seperti tidak asing dengan suara orang tersebut. Dan terdiam lama untuk mengingat ingat suara siapakah itu.


Jelas saja tabib Liu tak langsung mengenali orang yang mengajaknya bicara karena Chen Zhang Wen saat ini juga mengenakan topeng setengah wajah yang diberikan Xi Lilian. Karena ia tak ingin banyak orang yang mengenali dan mengetahui identitas dirinya.


Saat tabib ingin menyebutkan namanya Namun sudah di hentikan oleh Chen Zhang Wen.


Melihat hal tersebut Xi Lilian paham dan ia langsung mengatakan pada Tuan Ye bahwa ia juga menginginkan orang itu yang adalah mantan tabib kekeisaran Liu.


Karena berdasarkan ingatan dari tubuhnya, ia mengetahui reputasi seorang tabib Liu, yang kredibilitas dan kinerjanya yang bagus serta orang yang ramah juga jujur dalam setiap perbuatannya. Selain itu Xi Lilian juga merasakan adanya konspirasi besar dibelakang kejadian yang menimpa dua orang ini.


Mendengar Xi Lilian yang mengerti maksudnya Chen Zhang Wen memandang Xi Lilian seolah mengatakan terima kasih.


Begitu juga Tabib Liu juga mengucapkan terima kasih kepada Xi Lilian karena mau mengambilnya dari tempat budak ini.


Meski Tabib Liu tidak tau identitas Xi Lilian, tapi dari penilaiannya terhadap Xi Lilian adalah orang yang baik dan juga pemberani. Jika tidak, maka dia akan takut untuk mengambilnya dari tempat perbudakan ini, karena ia tau latar belakang serta kemungkinan besar jika membawa ia bersama dengannya itu sama saja mencari masalah dengan orang-orang kekaisaran.

__ADS_1


Setelah itu mereka beralih ke tempat budak yang diinginkan Xi Lilian. Dan Xi Lilian memilih 273 orang budak yang usianya kisaran 14-25 tahun. Yang terdiri dari 75 perempuan dan 198 laki laki. Ditambah dengan tabib Liu jadi total budak yang diambil Xi Lilian berjumlah 274 orang.


“Jadi berapa total yang harus ku bayar untuk mereka semua tuan Ye?” tanya Xi Lilian.


“2 teal emas untuk setiap budak tapi khusus mantan tabib kekaisaran itu 4 teal emas Tuan Muda. Jadi semuanya 550 teal emas.” Jawab tuan besar Ye.


“Baiklah kalau begitu ini terimalah, tolong sediakan kereta atau gerobak untuk membawa mereka semua ke alamat ini.” Kata Xi Lilian sambil menyerahkan satu kantung besar yang berisi 1000 Tael emas serta alamat kediaman yang baru saja dia beli yang merupakan kediaman yang mempunyai tanah lapang yang luas.


“Tuan muda ini...ini terlalu banyak, bukan hanya untuk menyewa kereta kuda untuk mengantar mereka semua bahkan untuk membelinya juga masih sisa banyak.” Kata tuan besar Ye


“Tidak apa, itu sisanya untuk mu Tuan, karena aku sangat puas dengan pelayanan seluruh pekerja mu, serta aku juga merasa puas dengan perlakuan mu terhadap para budak ini, yang bisa mendidik mereka tanpa kekerasan.


Dan itu bentuk apresiasi ku terhadap kebijaksanaan mu. Dan untuk membeli kereta kuda bagi mereka ambillah ini dan suruh mereka saja untuk mengendarai sampai kediaman jadi tidak perlu menyewa kusir lagi.


Dan kali ini saya mohon bantuanmu Tuan Besar Ye, maaf telah merepotkan Anda. Jawab Xi Lilian sambil menyerahkan kantong berisi 500 Tael emas kepada tuan Ye Hongli.


Setelah Tuann Ye membuka kantong itu betapa terkejutnya dia, karna melihat jumlah koin yang terdapat pada kantong di tambah dengan yang tadi, betapa kayanya Tuan Muda ini, sehingga rela mengeluarkan uang begitu banyak hanya untuk membeli budak dan kereta kuda untuk budaknya.


“Tuan muda ini terlalu berlebihan, saya akan mengambil setengah dari ini, ini sudah cukup untuk membeli kereta kuda untuk mereka dan....” sebelum Kata kata nya selesai sudah di serobot oleh Xi Lilian.


"Ambilah semua. Sisanya untuk mu dan karyawanmu yang telah bersusah payah." kata Xi Lilian meyakinkan.


Sehingga Tuan Ye Hongli yang mendengar penuturan Xi Lilian tidak bisa menolak lagi dan menerima niat baik dari Xi Lilian.

__ADS_1


"Kalau begitu terima kasih Tuan Muda, senang bisa bekerjasama dengan Tuan berdua. Silakan berkunjung kembali jika ada yang dibutuhkan lagi." kata Tuan Ye Hongli pada Xi Lilian dan juga Chen Zhang Wen.


__ADS_2