Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 189


__ADS_3

"Benar-benar perseteruan keluarga yang sangat baik? Bukankah selama ini kalian berdua bersatu untuk menindas diriku. Dan mengandalkan Kekuasaan Ayah kalian yang baik itu untuk membuat seluruh pelayan dan juga pengawal rendahan di Kediaman Sang Jenderal Besar Shen juga ikutan menindas diriku. Maka mulai saat ini giliran ku yang akan membuat kehidupan kalian lebih mengenaskan dibandingkan dengan kematian itu sendiri dengan tangan orang-orang yang selama ini kalian andalkan." batin Xi Lilian ketika memandang kearah kedua gadis yang saling berseteru itu.


Di tengah kerumunan yang saling berbisik-bisik, kini terdengar kembali suara dari sang Kaisar Huo Yu Yuan.


"Baiklah kalau begitu, Zhen juga merasa bahwa apa yang diusulkan oleh Nona Pertama Shen ini juga merupakan sesuatu pembaruan yang cukup menarik maka Zhen putuskan untuk melakukannya sesuai dengan usulan Nona Pertama Shen." ucap Sang Kaisar Huo Yu Yuan yang mengembalikan ketenangan dan juga jalannya acara perayaan ini.


"Beribu Terima Kasih, kepada Yang Mulia Kaisar. Hamba sungguh tersanjung," ucap Shen Sie Lie yang merasa senang karena idenya disetujui oleh Sang Kaisar.


"Hm, Bao kau sudah mendengarnya kan? Maka lakukanlah!" perintah Sang Kaisar Huo Yu Yuan pada Kasim Bao, yang bertugas mengatur acara.


"Baik, Hamba Tua ini akan melaksanakan sebaik mungkin Yang Mulia," balas Sang Kasim Bao dengan patuh.


Kemudian setelah itu Kasim Bao segera mengintruksikan peraturan baru dalam penampilan pertunjukan pembuka acara kali ini.


"Baiklah,mari kita lanjutkan acara siang hari ini, dan bagi seluruh perwakilan dari setiap Kekaisaran yang memiliki persembahan seni dalam bentuk tarian bisa segera maju menuju podium dan bersiap untuk menari secara bersamaan setelah masing-masing dari kalian memperkenalkan diri dan menyebutkan perwakilan dari Kekaisaran mana yang kalian wakili. Dan untuk musik pengiring akan ditentukan oleh Nona Muda Xi Lilian yang telah ditunjuk langsung oleh Nona Muda Xia dari Kekaisaran Li. Dan bagi setiap perwakilan akan menarikan sebuah tarian yang disesuaikan dengan tema musik yang ditentukan oleh Nona Muda Xi Lilian. Dan bagi siapa yang bisa menarikan tarian sesuai tema lagu yang dimainkan oleh Nona Xi Lilian maka dialah pemenang hadiah utama khusus perwakilan yang mempersembahkan pertunjukan menari. Dan untuk perwakilan yang mempersembahkan pertunjukan selain menari juga akan dilakukan bersamaan dengan apa yang satu tema dengan mereka. demikianlah peraturannya. Dan saat ini bisa segera dimulai," Jabar Sang Kasim Bao, yang telah menentukan peraturan dengan sangat teliti dan juga saksama.


setelah itu beberapa sosok Nona Muda bangsawan yang sangat elegan satu persatu maju untuk mewakili Kekaisaran masing-masing mempersembahkan pertunjukan pembuka.


Dan sungguh mengejutkan bahwa seluruh perwakilan dari seluruh Kekaisaran kini telah maju dan yah memperkenalkan diri masing-masing.


Karena Perayaan Festival Bunga tahun ini diadakan di Istana Kekaisaran Wuxi, dan juga dengan tercetusnya ide baru mengenai pertunjukan pembuka ini diusulkan oleh pihak Kekaisaran Wuxi maka pada tahun ini peserta perwakilan terbanyak didapat pihak Kekaisaran Wuxi yang mengutus tiga orang secara langsung.


Dan ketiga orang itu tidak lain adalah Ketiga Nona Muda dari kediaman Jenderal Besar Shen. Yaitu Xi Lilian, Shen Sie Lie dan juga Shen Sie Mei.


Sehingga saat ini di atas panggung telah tampak para nona muda perwakilan dari seluruh Kekaisaran telah bersiap untuk menampilkan tarian mereka masing-masing dan menunggu Xi Lilian untuk segera memainkan musik untuk mengiringi tarian mereka semua.


Selain itu juga karena masih ada satu orang yang belum naik ke panggung. Dan orang itu adalah Shen Sie Mei, yang kini tengah mengganti kostumnya yang khusus digunakan untuk menari.


Di saat Shen Sie Mei yang telah kembali dan berjalan menaiki panggung. pandangan semua orang kini tertuju kepadanya. bahkan mereka semua sangat terpesona dan juga merasa kagum dengan penampilan dan kecantikan Shen Sie Mei saat ini.


Banyak wanita dan juga para Nona Muda yang merasa sangat iri dengan penampilannya. Yang tidak hanya cantik tapi juga memiliki lekuk tubuh dan juga ukuran aset yang sangat memukau.


Bahkan Sang Jenderal Besar Shen Guo Feng sendiri sedikit mengejutkan alisnya. dirinya tidak tahu dan juga tidak pernah menyangka jika putri bungsunya itu telah tumbuh selayaknya wanita dewasa. Namun meskipun demikian Sang Jenderal Besar Shen tidak terlalu peduli.

__ADS_1


Sedangkan di sisi Sang Pangeran Huo Lin Jin kini dirinya benar-benar merasa sangat tertekan dengan perasaanya. Dirinya seolah segera lari dan mengikat Shen Sie Mei gadis yang beberapa saat lalu mengenakan pakaian seorang gadis pelayan dan berhasil menggodanya dengan parasnya itu masuk dalam pelukannya. Bahkan dirinya sudah tidak tahan dan berfantasi jika dirinya akan segera membawanya keatas ranjangnya dan melakukan penyatuan dengan gadis yang menjadi objek pandangan semua orang itu.


terutama mereka para pria.


Shen Sie Lie yang menyaksikan penampilan adik bungsunya yang bar-bar itu yang kini kembali berhasil mencuri perhatian dari semua orang dan terutama dari Sang Pangeran Huo Lin Jin, dirinya benar-benar merasa sangat marah dan tidak suka.


Bahkan jauh didalam lubuk hatinya dirinya sangat iri dengan tubuh Sang adik Shen Sie Mei yang begitu menggoda. Dan Shen Sie Lie juga sedikit tidak percaya dan tidak pernah menyangkan jika selama ini Adiknya itu menyembunyikan penampilan menawannya itu dengan sedemikian rupa.


Bahkan dengan bodohnya Shen Sie Lie, dirinya merasa bahwa Ia sendiri sebagai kecantikan memikat nomor satu di Kekaisaran Wuxi ini dan ia bahkan sangat meremehkan adiknya yang bodoh itu begitu saja.


Namun saat ini justru kenyataan yang sangat pahit dan menyakitkan yang menamparnya hingga tak tahu harus marah dan bagaimana melampiaskannya.


Saat Shen Sie Lie tersadar kini Shen Sie Mei sang adik yang membuatnya iri itu telah berada di sebelahnya. dan menatapnya dengan tatapan permusuhan terhadap dirinya yang tidak pernah dirinya lihat dari Sang Adik bungsunya itu.


"Adik..." belum sempat Shen Sie Lie mengucapkan kata-katanya sudah di dahului oleh sang Adik.


"Pertunjukan akan segera dimulai. Dan permainan kita juga akan segera dimulai seketika itu juga." kata Shen Sie Mei dengan senyum sarkastik.


Shen Sie Lie membeku mendengar kata-kata itu dilontarkan oleh adiknya yang selama ini selalu mudah Ia permainkan dan juga bodoh-bodohi.


Namun saat ini itu tidak penting lagi. karena dirinya harus fokus dan memenangkan penghargaan dari pertunjukan ini.


Selain itu bisa membuktikan bahwa dirinya adalah seorang gadis paling berbakat dan juga menarik hati Yang Mulia Pangeran Mahkota Huo Lin Jin. Shen Sie Mei sangat tidak ingin kalah dari seluruh peserta terutama Shen Sie Mei yang kini tampak begitu berbeda dari adik yang naif yang dirinya kenal sebelumnya.


Saat Shen Sie Lie telah kembali fokus, dirinya juga mendengar suara sosok yang selalu dirinya permainkan selain adiknya Shen Sie Mei.


"Karena seluruh perwakilan dari seluruh Kekaisaran telah berada di atas panggung ini. Maka izinkan saya yang masih pemula dalam belajar musik ini, untuk memulai memainkan musik untuk mengiringi Nona Muda sekalian. Dan saya akan berusaha untuk melakukan yang terbaik yang saya bisa untuk biasa mengiringi Nona Muda sekalian." ucap Xi Lilian dengan sangat tenang.


Namun Shen Sie Lie yang mendengarkan ucapan Xi Lilian, Ia bahkan tak menganggapnya sama sekali. Bahkan dalam hatinya dirinya sungguh meragukan dan meremehkan kemapuan Xi Lilian dalam bermusik.


"Haha... silakan saja kau permalukan diri mu sendiri. lagipula kau juga tidak pernah sekalipun berlatih musik sama sekali selama ini. Namun tenang saja, sebagai kakak yang baik, tentu saja aku akan selalu menampilkan tarian terbaik, meski seburuk apapun lagu yang akan kau mainkan." batin Shen Sie Lie.


Begitu juga dengan Shen Sie Mei yang tidak menyembunyikan sama sekali pandangan sinis dan meremehkan pada Xi Lilian.

__ADS_1


"Nona Xi, Anda terlalu merendah. Aku yakin bahwa kau memiliki bakat yang tidak bisa dibandingkan dengan kami dalam hal bermain musik," ucap seorang perwakilan dari Kekaisaran Wexia yang bernama Huang Mai Ying.


"Apa yang dikatakan oleh Nona Muda Huang sama dengan pemikiran ku. Jadi sepupu ipar jangan terlalu merendahkan diri mu sendiri," sahut Xia Ning Shui dengan tulus.


"Terima kasih atas kepercayaan Nona Huang dan Nona Xia. Baiklah bersiaplah, saya akan segera memulai memainkan musik yang saya kuasai," ucap Xi Lilian sambil menganggukkan kepalanya untuk aba-aba bahwa dirinya segera memainkan musiknya.


Dan tepat saat itu Xi Lilian mengeluarkan biola kesayangannya sejak zaman modern, untuk membantunya mengiringi musik bagi para peserta menari.


Seketika semua orang di Aula Perjamuan Istana merasa terkejut bahwa Xi Lilian dapat mengeluarkan sesuatu benda yang baru pertama kali mereka semua lihat, dari dalam cincin spasial atau cincin penyimpanan.


Yang mana biasanya cincin spasial seperti itu hanya dapat membuat kontrak dengan seorang kultivator saja. Karena untuk menyimpan dan mengeluarkan barang dari dalam cincin spasial juga membutuhkan energi spiritual meskipun hanya dalam skala rendah.


Dan kini semua orang yang ada di dalam juga semakin heboh membicarakan mengenai Xi Lilian, karena yang mereka semua tahu Xi Lilian merupakan sampah yang tidak bisa berkultivasi sama sekali.


Bahkan saat ini tidak hanya Shen Sie Lie dan juga Shen Sie Mei yang tampak sangat terkejut, Sang Pangeran Huo Lin Jin juga sangat terkejut. Dirinya benar-benar tidak menyangka bahwa mantan tunangan nya itu bahkan bisa memiliki cincin spasial yang terlihat sekali kualitasnya jauh lebih bagus jika dibandingkan dengan yang dirinya miliki.


Dan ketika dirinya menyadari jika selama ini Xi Lilian selalu menyembunyikan kultivasi nya dirinya merasa benar-benar merasa sangat marah.


Namun ketika dirinya kembali mengingat wajah Xi Lilian yang buruk rupa itupun segera melupakan kemarahan dan tetap saja meremehkan Xi Lilian.


Di saat semua orang masih sibuk dan riuh sendiri, Xi Lilian pun mulai memainkan alunan musiknya untuk mengiringi para perwakilan dari seluruh Kekaisaran.


Para perwakilan pun yang awalnya merasa sangat terkejut pun mulai sadar dan mulai menari yang mereka sesuaikan dengan alunan musik yang Xi Lilian mainkan.


Mereka semua menari dengan sangat riang dan menghayati nada musik yang Xi Lilian mainkan yang masih terasa asing bagi mereka semua.


Namun tidak dapat dipungkiri jika kemampuan bermain musik yang dimiliki oleh Xi Lilian sangat mengagumkan.


Dengan sekali mendengar suara alunan yang sangat merdu dan juga memiliki jiwa yang sangat riang namun tetap terasa anggun dan elegan secara bersamaan.


Mereka semua merasa menari di sekeliling taman bunga yang dipenuhi bunga yang bermekaran, serta ada kupu-kupu yang selalu mengincar bunga-bunga yang sangat cantik. yang membuat suasana menjadi sangat riang.


Namun sesaat kemudian mereka menyadari bahwa permainan musik Xi Lilian kini berubah menjadi semakin bersemangat, yan menunjukan, jiwa para muda yang mulai mengenal cinta.

__ADS_1


Mereka semua pun merasa seakan ikut terhanyut dengan musik yang begitu indah dan mengalun dengan sangat merdu. Sehingga mereka pun menarikan tarian yang menunjukan semangat mereka. mereka bahkan seolah bisa merasakan apa yang Xi Lilian ungkapkan melalui musik yang dirinya mainkan.


Waktu terus bergulir, dan para tamu yang hadir dalam Perjamuan ini merasa bahwa nyawa dari pertunjukan ini berada di dalam lagu yang dimainkan oleh Xi Lilian yang begitu luar biasa. Bahkan mereka semua yang ada di sana juga dapat menangkap bagaimana perasaan yang ingin Xi Lilian sampaikan dari lagunya ini.


__ADS_2