Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 48 Meracuni Shen Yu Lin


__ADS_3

Sedangkan diluar dimensi bintang telah terjadi keributan besar di seluruh Kekaisaran di Benua Nanxuang.


Yang mana mereka ingin meminta penjelasan dan juga menuntut keadilan dan menghukum pelaku kejahatan yang sangat keji yang telah Sang Perdana Mentri Wu Huo Ran dari Kekaisaran Zhong itu.


Terlebih lagi hal ini juga melibatkan seorang Pangeran Mahkota dan juga Permaisuri Yang Agung dari Kekaisaran Zhong, jadi tidak bisa asal diputuskan begitu saja.


Begitu juga di Kekaisaran Wuxi, saat ini Jendral Besar Shen tidak langsung pulang ke kediaman bersama Putra dan putrinya.


Melainkan menggiring kedua orang penjahat beserta seluruh antek anteknya menuju ke penjara kekaisaran dan memanggil Mentri dari pengadilan dan juga Mentri Tindak Kriminal Dan Pelanggaran dari Yamen, untuk mengurus segala bentuk tututan dan juga proses hukuman yang berlaku di Kekaisaran Wuxi ini.


Sebelum mereka dibawa kembali ke Kekaisaran mereka yaitu Kekaisaran Zhong untuk putusan pengadil yang akan dijatuhkan kepada mereka semua.


Selain itu dari pihak Pangeran Ketiga Kekaisaran Wuxi, yaitu Pangeran Huo Lin Dan juga menceraikan salah satu Selirnya.


Sesaat setelah mengetahui persoalan dan kasus besar yang dilakukan oleh kedua orang terkemuka dari Kekaisaran Zhong tetsebut.


Yang mana seltir itu tak lain adalah adik kandung dari Gu Mo Han Sang Pangeran Mahkota dari Kekaisaran Zhong. Dan akan mengembalikannya bersamaan dengan pengiriman penjahat kekaisaran tersebut.


...****************...


Saat Shen Yu Lin telah tiba di kediaman Jendral. Dia merasa Risau dan juga sangat cemas dengan keadaan adiknya Xi Lilian.


Sehingga Shen Yu Lin bergegas melangkah menuju kamarnya adiknya. Namun tiba-tiba Shen Yu Lin mengurungkan niatnya itu, karena tadi Ia juga melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa adiknya pergi dengan keadaan baik-baik saja.


Dan karena saat ini hari telah lebih dari tengah malam dan berpikir jika adiknya tengah beristirahat.


Hingga akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke paviliun pribadinya sendiri dan segera beristirahat.


Namun sebelum itu Ia memastikan terlebih dahulu di setiap sudut ruangannya ada yang mencurigakan atau tidak wajar atau tidak.


Karena setelah Ia tau di kediamannya banyak mata-mata, maka saat ini Shen Yu Lin menjadi lebih waspada.


Meskipun Ia telah berhasil menyingkirkan pengawal pribadi nya Mu Jing untuk segera keluar dari kediaman Jendral.


Namun saat ini Mu Jing, masih berada di kediaman Jendral ini. Karena Ia akan segera diberhentikan pada saat yang sama dengan pengiriman Yun Jin Lie kembali ke Keluarga Yun.


Akan tetapi Shen Yu Lin tetap tidak ingin mengendurkan kewaspadaan nya terhadap orang-orang dan juga keadaan disekitarnya.


Karena Shen Yu Lin tau, jika dia hanya berhasil menyingkirkan pengawal pribadi nya Mu Jing saja.


Dan di kediaman ini masih ada satu mata-mata yang mana lebih sulit untuk mengatasinya.


Yaitu pelayan kecil yang jarang nampak terlihat olehnya yang bernama Shao Yan.


Meski statusnya hanyalah seorang pelayan kecil, tapi sebenarnya Ia adalah serigala berbulu domba.


Tidak mungkin Ia hanya orang biasa saja. Karena seorang Perdana Mentri seperti Han Ling Gou, tidak akan pernah mempekerjakan seorang yang tidak berguna untuk tugas yang memiliki resiko besar seperti menyusup dalam kediaman seorang Jendral Perang.

__ADS_1


Dan ternyata kecurigaan Shen Yu Lin memanglah benar. Ternyata disudut-sudut yang tidak terlihat secara kasat mata terdapat bubuk racun yang telah ditebarkan.


Bahkan di bawah bantalnya juga diseluruh pakaian bagian dalaman miliknya juga telah diberi bubuk tersebut.


Dan Ia meyakini bahwa itu semua adalah racun. Sehingga Ia berinisiatif untuk mengambil salah satu pakaiannya, kemudian Shen Yu Lin memasukannya dalam kantong pemberian Xi Lilian yang unik menurutnya.


Shen Yu Lin melakukan itu karena ingin Ia serahkan pada Xi Lilian untuk mengetahui racun jenis apa yang ada disana.


Shen Yu Lin pun tak lupa untuk menyerap pil penawar segala racun buatan Xi Lilian yang diberikan padanya. Setelah itu ia merasa tidak ada hal lain lagi yang mencurigakan maka Ia langsung melakukan teleportasi ke paviliunnya di kediaman yang dibeli oleh Xi Lilian untuk mereka tinggali. Karena Shen Yu Lin memutuskan untuk tidur disana malam ini.


Sedangkan sang pengawal pribadi Shen Yu Lin yang juga mata-mata dari Perdana Mentri Han yakni Mu Jing, mengira bahwa Shen Yu Lin tengah berada didalam kediaman.


Dan tengah tertidur dengan pulas. Hingga akhirnya Mu Jing pergi untuk beristirahat dan menyuruh pelayan kecil yang selalu setia membantu kebutuhan Shen Yu Lin untuk berjaga menggantikan dirinya.


Mu Jing mengira jika rencana mereka yang akan membuat Shen Yu Lin menjadi lemah dan berakhir menjadi seorang sampah kultivasi akan segera terwujud.


Sehingga mereka tidak perlu susah-susah menyingkirkan Shen Yu Lin ketika masuk pelatihan perajurit khusus kekaisaran beberapa bulan mendatang.


Dan Ia juga mengira tugas terakhirnya, sebelum dirinya dikeluarkan dari kediaman Jendral dan menikahi Yun Jin Lie itu akan berjalan dengan sangat mulus.


Namun ternyata apa yang ada di pikirannya hanyalah angan-angan semata.


Karena saat ini Shen Yu Lin bahkan telah mengetahui semua tentang kebusukannya dan juga orang yang memerintahnya untuk mencelakai Shen Yu Lin.


Karena Mu Jing saat ini telah merasa di atas awan, dan merasa bahwa Ia telah menyelesaikan tugasnya dengan baik, maka dengan langkah pasti nya datang ke suatu tempat tersembunyi dikediaman Jendral.


Disana Mu menemui dua sosok yang berbeda usia.


Sedangkan salah satunya lagi merupakan sosok paruh baya yang merupakan orang kepercayaan sekaligus orang yang selalu mendampingi Perdana Mentri Han.


“Lapor pada Tuan Cheng bahwa hamba telah melaksanakan tugas hamba, dan hamba juga telah memberikan racun dalam ruangan Tuan Muda Pertama Shen dan juga diseluruh pakaian nya juga telah saya pastikan semuanya beres.” Kata Shao Yan dengan sigap dan mantap.


Namun sayangnya ia justru tak mendapatkan respon apapun, seperti yang Shao Yan harapkan.


Bahkan pria paruh baya yang ada dihadapannya itu langsung mengalihkan pandangannya pada anak gundik junjungannya itu.


“Bagaimana dengan Anda Tuan Muda Mu?” Tanya pria paruh baya itu pada Mu Jing.


“Semua sudah selesai, ku pastikan mulai besok Tuan Muda Besar yang bodoh itu, tak akan pernah bisa bangun lagi dari tempat tidurnya. Dan semua bukti juga akan hilang besok pagi ketika ia membuka matanya.” Kata Mu Jing dengan sangat percaya diri.


“Baguslah, Tuan Besar pasti akan menjamin hidup kalian. Dan kalian juga akan bisa tenang selamanya setelah ini.” Kata pelayan Cheng yang merupakan seorang kepercayaan Perdana Mentri Han.


Mereka berdua tidak menyadari bahwa ada sesuatu yang salah dan janggal dengan kata-kata yang diucapkan pelayan Cheng kepada mereka.


sehingga mereka hanya diam saja dan tidak menanyakan keanehan tersebut.


“Tapi apakah aku harus tetap menikahi wanita bekas itu? Aku benar-benar tidak menginginkannya. Bisa dikatakan aku sungguh membencinya dengan sikapnya yang angkuh dan sombong itu. Membuatku merasa jijik ketika melihat dirinya.” Kata Mu Jing.

__ADS_1


Karena sebenarnya Mu Jing yang merasa segan jika harus menikah dengan seorang wanita bekas orang lain apalagi mengetahui sifatnya yang sesungguhnya dan statusnya juga merupakan anak seorang ayah yang sama.


“Itu terserah dengan Anda saja Tuan Muda, karena saat ini Ia sudah tidak lagi berguna bagi Tuan Besar.” Kata pria paruh baya itu menyerahkan segala sesuatunya kepada Mu Jing.


Karena sejujurnya pelayan Cheng sendiri juga tak ingin report-repot memikirkan kehidupan dua orang dihadapannya saat ini.


Terutama mereka berdua juga akan segera dibereskan oleh Tuan Besar nya. Agar tidak menjadi beban dan masalah di kemudian hari nanti.


“Selain itu kedatangan ku saat ini hanya untuk mengingatkan kalian jika setelah kejadian saat ini, kalian sudah tidak ada hubungan apapun lagi dengan Tuan Besar. Jadi jika terjadi sesuatu di masa depan maka jangan pernah kalian mencoba membawa ataupun menjual nama Tuan Besar. Jika itu sampai terjadi maka kalian tau sendiri apa akibatnya bukan?” Kata pria paruh baya itu dengan nada ancaman.


Setelah itu orang yang sedari tadi dipanggil sebagai pelayan Chang itu melemparkan dua kantong koin kepada mereka berdua dan langsung bergi begitu saja di tengah malam yang telah beranjak pagi.


Setelah mereka berdua yang ditinggal di sana begitu saja tanpa kata apapun mereka berdua juga memilih meninggalkan tempat tersebut.


Setelah keadaan disana telah sepi, tiba-tiba saja munculah sesosok dengan pakaian hitam dan penurtup kepala serta masker hitam dari tempatnya bersembunyi.


Setelah itu Ia juga melesat pergi dengan ilmu meringankan tubuh yang begitu cepat. Untuk menemui seseorang yang mereka anggap sebagai ketua mereka di markas mereka.


Dan ternyata orang itu adalah Feng Ling salah satu anggota Black Star Mafia yang bertugas mengawasi dikediaman Jendral Shen.


Ketika Ia telah menemukan orang yang telah Ia cari yang tak lain adalah Chen Zhang Wen atau saat ini adalah Feng An Wei setelah ia mengubah nama panggilannya. Agar tak ada orang luar yang tau identitas aslinya.


Saat mereka telah berada diruang kerjanya khusus milik Feng An Wei, Feng Ling langsung memberikan informasi yang telah Ia dapatkan.


Selain itu Feng Ling juga sudah menyelidiki mengenai Shao Yan dan Mu Jing yang mana keluarga mereka disekap dan dijadikan sandera untuk menekan mereka berdua agar mau melakukan seluruh rencana dari Perdana Mentri Han.


Shao Yan merupakan seorang murid teladan dari sebuah Sekte yang bernama Sekte Yuan Lin.


Namun sayangnya setelah kehancuran keluarganya yang dituduh sebagai penyelundup hasil tambang. Yang sebenarnya telah dikorupsi oleh pejabat terkait. Dan merupakan salah satu pendukung Permaisuri serta Pangeran Mahkota Hou Lin Jin.


Akhirnya Shao Yan ini berhasil dimanipulasi oleh Perdana Mentri Han Ling Gou. Serta mengiming-imingi keluarganya yang tersisa hanyalah kedua saudari dan dirinya seorang untuk bisa mengungkapkan kebenaran mengenai Keluarga besarnya dan juga mencari keadilan bagi mereka semua.


Namun dengan syarat, bahwa Shao Yan ini bersedia menjadi kaki tangannya untuk menyerang ataupun melenyapkan putra resmi satu-satunya dari Keluarga Jendral Besar Shen.


Sehingga mereka, Shao Yan dan kedua kakak dan adik perempuan nya yang telah gelap mata akan iming-iming yang telah Tuan Perdana Mentri Han katakan. Tanpa pikir panjang dan ragu-ragu mereka seketika menyanggupinya.


Karena bagi mereka tidak ada yang lebih penting daripada membersihkan nama baik keluarga mereka yang telah difitnah begitu saja dan harus menerima hukuman penggal untuk ayah ibu, serta tetua keluarga mereka.


Namun mereka tak pernah menyangka jika mereka hanya digunakan sebagai alat begitu saja oleh sang Perdana Mentri Han Ling Gou itu.


Sehingga Shao Yan selalu menuruti semua yang diperintahkan oleh Perdana Mentri Han untuk melakukan semua rencananya. Termasuk berpura-pura menjadi seorang pelayan rendahan dan juga berusaha mencelakai dan membunuh Shen Yu Lin.


seperti saat ini.


Shao Yan telah mengambil resiko dengan menggunakan sebuah racun berbahaya dan bersifat sangat kronik jika terpapar pada tubuh, dan masuk melalui pernapasan dan juga pori-pori kulit.


Bahkan itu juga bisa berpengaruh pada dirinya sendiri, namun masih saja sampai saat ini apa yang Sang Perdana Mentri Han janjikan tak pernah terwujud sama sekali dan juga Ia justru tertekan karena saat ini kedua saudarinya itu kini telah menjadi tawanan guna menekan dirinya agar tidak membantah pada perintah Sang Perdana Mentri.

__ADS_1


itulah hasil dari penyelidikan Feng Ling terhadap Shao Yan. Sedangkan untuk Mu Jing. Seluruh identitasnya seperti yang telah di ketahui di awal ia merupakan putra dari salah satu gundik dari Perdana Mentri Han Ling Gou.


Namun Yang masih menjadi misteri adalah identitas serta asal usul dari ibunda Mu Jing. Karena setahu mereka di Kekaisaran Wuxi ini tidak ada yang memiliki marga Mu.


__ADS_2