Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 229.


__ADS_3

"Baiklah kalau begitu, kau bisa melakukan semuanya sesuai dengan kata hati mu Lian'er, aku tahu bahwa kedua pemuda ini juga merupakan bagian dari sedikit orang yang berjasa dalam kehidupan keduamu ini Lian'er. Jadi sudah saatnya bagi dirimu untuk membalas semua budi baik yang telah mereka lakukan pada mu dengan semestinya." ucap Sang Pangeran Wang Jin Tian yang juga turut mendukung keputusan Sang Istri tercintanya itu.


"Emn Aku mengerti, hanya saja ku masih tidak ingin mengungkapkan kemampuan ku pada mereka, terutama ke empat sepupu dari keluarga Paman kedua dan juga Keluarga Paman ketiga. Bisakah kau membantuku menangani mereka berempat A Tian?" pinta Xi Lilian pada suami tampannya itu.


"Dengan senang hati istriku. Aku akan menjaga mereka berempat di sini sampai kau selesai mengobati kedua kerabat mu itu. Hanya saja bergegaslah Lian'er, karena waktu kita sangat terbatas. Bahkan hari ini sudah lewat lebih dari tengah malam dan setidaknya kita harus segera kembali sebelum matahari tenggelam di senja hari besok. Dan akan jauh lebih baik jika ke enam orang ini bisa segera pulih meski tidak sepenuhnya sehat. Agar orang-orang tidak ada yang curiga jiga mereka bisa sembuh begitu cepat hanya dalam waktu satu malam. Terutama gadis gila keturunan Ayah kalian yang durhaka itu dengan Selir nya yang tidak tau diuntung itu." Sang Pangeran Wang Jin Tian memberikan sebuah saran yang cukup bagus untuk membuat sebuah kejutan bagi Shen Sie Lie yang merupakan seorang wanita munafik Itu.


"Baiklah kalau begitu, aku juga sudah memberikan mereka sebuah pil pemulihan dan juga pil regenerasi bagi mereka. Jadi kemungkinan besar akan segera sadar. karena cidera yang mereka alami tidaklah separah kedua sepupu Rui dan juga sepupu Wang. Bahkan mereka hampir saja kehilangan spiritualitas dan juga telah merusak sebagian besar jalur meridian mereka. Jika mereka tidak segera ditangani maka di masa depan mereka akan kesulitan untuk berkultivasi lagi. Atau dengan kata lain mereka akan menjadi cacat." gumam Xi Lilian yang masih sibuk dengan mendiagnosa apa saja cidera yang dialami oleh kedua sepupunya itu.


"Kalau begitu pergi lah, aku akan memastikan mereka berempat tidak akan membuat masalah nanti ketika mereka bangun." ucap Wang Jin Tian Sang Pangeran dari Kekaisaran Li tersebut dengan nada yang lembut, agar Istri kecilnya itu menjadi lebih tenang.


"Emn, aku akan segera pergi. Terima kasih banyak untuk semuanya suamiku. Emmuaach...," ucap Xi Lilian yang diakhiri dengan sebuah kecupan singkat di bibir suaminya itu.


Dan hal itu seketika membuat Sang Pangeran Wang Jin Tian menjadi terdiam untuk sesaat. Namun setelah dirinya kembali mendapatkan ketenangannya. Tiba-tiba saja sebuah ledakan kebahagiaan memenuhi hatinya.


Hingga Sang Pangeran Wang Jin Tian dapat merasakan oase yang begitu indah dan juga menyenangkan. Bahkan saat ini dirinya seakan tengah berada di lautan awan yang ringan. Yang seolah awan-awan itu mampu membawanya melayang tinggi.


Akan tetapi ketika Sang Pangeran ketiga dari Kekaisaran Li tersebut akan memberikan reaksi balasan pada Sang Istri tercintanya itu. Dirinya justru menyadari jika saat ini Xi Lilian sudah tidak berada di sana.


Kemudian Sang Pangeran Wang Jin Tian pun segera mengalihkan pandangannya pada tempat dimana kedua saudara sepupu istrinya tadi, ternyata mereka juga telah ikut menghilang.


Namun Wang Jin Tian sama sekali dirinya tidak khawatir atau takut akan terjadi hal berbahaya yang kemungkinan Sang istri alami. Karena dirinya tahu, bahwa Xi Lilian si gadis pujaan hatinya saat ini tengah membawa kedua sepupunya itu untuk memasuki Dimensi Bintang.


Dan semua itu tentu saja untuk melakukan perawatan dan juga pengobatan yang lebih intensif lagi kepada kedua saudara sepupunya. Karena jika dibandingkan dengan di dunia luar ini, Di dalam Ruang Dimensi Bintang miliknya itu akan jauh lebih baik dari segala aspek. Selain itu di dalam ruang dimensi juga bisa memberikan lebih dari cukup waktu bagi kedua sepupu nya itu untuk memulihkan diri mereka.


Karena konversi waktu antara riang dimensi dengan dunia luar sangat jauh berbeda. Sehingga Xi Lilian kan memiliki banyak waktu untuk menangani cidera internal maupun luka luar yang di derita oleh Shen Ming Rui dan juga Shen Hu Wang.


Apalagi dengan keadaan yang mereka alami saat ini juga sangat serius. Bukan hanya mengancam nyawanya saja namun jika tidak segera ditangani maka mereka akan menjadi seseorang yang cacat untuk seumur hidup mereka. Selain itu, Mereka juga telah Xi Lilian pastikan jika mereka tidak akan mampu untuk kembali melakukan pembudidayaan Qi atau yang sering dikenal sebagai kultivasi untuk selama sisa hidupnya. Jika tidak segera diberikan penanganan yang tepat.


Itu semua bisa terjadi karena mereka berdua terlalu memaksakan diri mereka sendiri untuk melakukan penyerangan menggunakan tenaga dalam dan juga kekuatan spiritual.


Meski mereka tahu jika kondisi mereka berdua sedang tidak baik-baik saja. Akibat sebelumnya mereka juga telah mengalami cidera internal dari Sang ular spiritual berkepala tiga sang penjaga pohon buah Persik dewa dan menguras seluruh spiritualnya yang ada di dalam dantian nya. Yang telah mengakibatkan hampir seluruh jalur meridian mereka telah rusak dan tidak berfungsi lagi.

__ADS_1


Apalagi saat ini didalam tubuh dari sepupunya Rui itu bahkan juga terdapat sebuah racun ular spiritual kepala tiga yang bersifat sangat kronik yang telah menyebar hampir ke seluruh organ dalamnya dan hal itu akan dapat membunuh sang penderita racun tersebut selama kurang dari dua puluh empat jam.


"Haiihhh... ini benar-benar sangat sulit baginya. Andai saja kami tidak segera menemukannya, entah bagaimana nasib mereka. Apa lagi dengan keadaan kalian yang sampai seperti ini pasti akan membuat Paman keempat sangat sedih ketika dirinya mengetahuinya. Jadi kalian berdua harus bertahan dan aku akan berusaha sebaik mungkin untuk membantu mengobati kalian." gumam Xi Lilian yang saat ini sedang sangat fokus untuk mengamati keadaan kedua sepupunya itu, didalam ruang operasi.


Karena Selain dirinya harus menawarkan racun dan juga memulihkan jalur energi tenaga dalam mereka berdua, Xi Lilian juga masih harus menangani masalah patah tulang dan juga banyak luka sobekan yang cukup dalam yang hampir memenuhi bagian tubuh bagian atas mereka. Terutama pada Shen Ming Rui yang keadaanya sangat parah.


"Haih.... tapi maafkan aku, karena aku tidak bisa menyembuhkan kalian hingga kalian pulih. Bukanya aku tidak ingin menyembuhkan kalian secepat mungkin. Hanya saja aku tidak bisa menunjukan kemampuan medis yang ku miliki untuk saat ini," batin Xi Lilian yang sangat tidak berdaya.


"Namun kalian berdua tenang saja, karena aku akan memastikan jika tidak akan ada masalah kesehatan yang serius yang akan mengancam keselamatan kalian di masa depan akibat insiden yang kalian tanggung kali ini." Xi Lilian bertekad, bahwa dirinya akan melakukan yang terbaik untuk mengobati seluruh luka dalam yang akan mengancam kehidupan kedua pemuda yang saat ini tengah terbaring tak berdaya di hadapannya.


Dan agar tidak di curigai oleh banyak orang, maka Xi Lilian hanya akan menangani luka luar mereka dengan ala kadarnya. Dan membiarkannya untuk pulih dengan alami.


Karena jika tidak begitu, maka dirinya sendiri yang akan kesulitan untuk mencari alasan untuk menjelaskan pada kedua saudara sepupunya itu dan juga yang lainnya.


Setelah itu Xi Lilian segera melakukan tindakan pengobatan pada kedua sepupunya. Yang diawali dari Shen Ming Rui terlebih dahulu.


Karena Shen Ming Rui memiliki cidera yang jauh lebih parah dan ditambah dengan racun ular yang bersarang di dalam tubuhnya.


Barulah Xi Lilian segera memberikan tusukan akupuntur yang sangat misterius, yang tidak diketahui oleh tabib ataupun alchemis manapun. Karena teknik akupuntur yang digunakan oleh Xi Lilian saat ini merupakan teknik akupuntur legendaris yang sudah lama menghilang dari peradaban dan perkembangan zaman,


Bahkan saat ini banyak jarum perak telah Xi Lilian tusukan tepat pada 273 titik akupuntur yang terdapat pada tubuh Shen Ming Rui. Yang mana hal itu membuat Shen Ming Rui tampak selayaknya landak yang bagian punggungnya dipenuhi duri.


Hal tersebut Xi Lilian lakukan untuk mempertahankan konstitusi dari seluruh jaringan meridian Shen Ming Rui. Agar setiap jaringan meridian nya yang terluka atau bahkan yang telah rusak parah dapat segera teratasi hingga pulih. Dan dapat meregenerasi sel jaringan baru pada meridian yang telah rusak tersebut.


Selain melakukan teknik akupuntur tersebut Xi Lilian pun segera memasukan sebutir pil penawar dari segala jenis racun yang telah dirinya murnikan. Dan membuat Shen Ming Rui untuk segera menelannya.


Setelah itu, barulah Xi Lilian kembali fokus untuk mengalirkan energi spiritual nya pada setiap jarum yang telah ditusuknya pada tubuh sepupunya itu, dengan tekanan kekuatan yang sesuai proporsinya pada setiap titik akupuntur.


Dengan begitu proses regenerasi jaringan meridian yang telah rusak akan lebih cepat dipulihkan. Bahkan seluruh cidera internal yang dialami oleh Shen Ming Rui pun secara otomatis juga telah tersembuhkan dalan serangkaian proses pengobatan menggunakan teknik Akupuntur rahasia milik Xi Lilian itu.


Selain itu juga dengan dorongan dari energi spiritual yang Xi Lilian salurkan itu juga sangat membantu untuk menekan lajunya racun dalam tubuh Shen Ming Rui. Dan mengarahkannya untuk bergerak ke luar dari organ dalam serta darah Shen Ming Rui yang kemudian dikeluarkan dari lapisan jaringan kulitnya secara bertahap dan menyeluruh

__ADS_1


Setelah dirasa cukup, Xi Lilian pun segera mengangkat seluruh jarum yang berada pada tubuh Shen Ming Rui dalam sekali lambaian tangan.


Tak lupa Xi Lilian juga mengekstrak seluruh racun ular spiritual berkepala tiga itu, dan kemudian memasukkannya kedalam guci kecil untuk dia simpan dan ditambahkan dalam koleksi racunnya.


Saat ini ketika Xi Lilian melihat keadaan sepupu nya Shen Ming Rui telah jauh lebih baik dari sebelumnya dan hanya luka fisik yang diderita oleh saudaranya itu.


Xi Lilian pun tidak hanya berhenti sampai di sana. Dirinya masih harus memperbaiki posisi serta menyambung tulang yang patah yang dialami oleh Shen Ming Rui dan barulah dirinya menjahit seluruh luka yang ada di tubuh Sang sepupu.


Barulah setelah semua selesai dijahit dan dipastikan tidak ada pendarahan, Xi Lilian segera mengolesi dengan salep khusus luka luar yang dirinya buat. Lalu Xi Lilian juga membalut semua luka itu agar tidak mudah terinfeksi.


Ketika Xi Lilian selesai mengatasi segalanya, kini dirinya baru sadar jika dirinya perlu waktu selama empat setengah jam hanya untuk menangani satu orang. Dan saat ini masih ada satu sepupu yang lainnya yang harus segera dirinya tangani.


Namun sebelum Xi Lilian beralih untuk menangani Shen Hu Wang. Xi Lilian terlebih dahulu melakukan transfusi darah pada Shen Ming Rui. Hal itu Xi Lilian lakukan demi memastikan jika keadaan sepupunya itu akan baik-baik saja selama masa pemulihan ini.


Selain itu alasan lainnya juga karena Shen Ming Rui telah begitu banyak darah, yang membuatnya masih sangat pucat dan juga lemah. Meski kondisinya saat ini sudah sangat stabil.


Barulah setelah memastikan semua prosedur yang dilakukannya sudah benar. Kini Xi Lilian pun segera memulai pengobatan untuk Shen Hu Wang, saudara kembar dari Shen Ming Rui.


"Akhirnya semua selesai juga. Dan sekarang adalah giliran bagiku untuk mengobati adik mu yang sifatnya lebih menyenangkan itu. Tapi maafkan aku Sepupu Rui, karena aku masih harus membuat dirimu menderita karena luka yang ada di tubuhmu itu untuk beberapa waktu. Karena aku tidak bisa langsung memberikan mu maupun sepupu Wang untuk mengonsumsi mata air surgawi. Yang sebenarnya bisa memulihkan kondisi mu saat ini juga. Hanya saja aku memiliki alasan lain dan tidak bisa memberikan harta itu." batin Xi Lilian dengan perasaan bersalah.


Dan saat ini Xi Lilian kemudian segera beralih ke ruangan tempat Shen Hu Wang berada saat ini. Di sana juga sudah tersedia seluruh peralatan dan juga obat yang akan dirinya gunakan untuk proses mengobati Shen Hu Wang.


Namun sebelumnya Xi Lilian juga menyempatkan untuk minum mata air surgawi dan memakan sebuah buah kehidupan. Agar energi dan juga kekuatan yang telah terkuras banyak untuk menyembuhkan Shen Ming Rui tadi, segera terisi kembali.


Supaya ketika nanti dirinya menangani luka dalam yang dialami Shen Hu Wang dirinya tidak akan kehabisan energi spiritual dan juga membuatnya kurang fokus. Atau lebih fatalnya dirinya akan gagal dalam penyembuhan sepupunya.


Meskipun Xi Lilian yakin jika dirinya tidak mengonsumsi mata air surgawi dan juga buah kehidupan dirinya juga masih akan sanggup untuk melalui proses menyembuhkan Shen Hu Wang.


Hanya saja Xi Lilian tidak ingin menganggap remeh dan menyepelekan masalah kesehatan sepupunya. Oleh Karena itu Xi Lilian ingin memastikan keadaanya sendiri demi kelancaran proses saat mengobati.


Apalagi saat ini Xi Lilian juga tengah berada di dunia fana, sehingga dirinya tidak bisa menggunakan seluruh kekuatan penuhnya.

__ADS_1


__ADS_2