Naik Ranjang Arya & Dira Season 1-2

Naik Ranjang Arya & Dira Season 1-2
S2 - My Spoiled Family : Rumah Baru Dari Sintal


__ADS_3

Alexia Sintiana Bramastya : Aku memang bukan wanita yang sempurna untukmu, bahkan aku juga tak semolek wanita-wanita di luaran sana. Tetapi cintaku sangat besar untukmu, dan segenap jiwa ini hanya untuk dirimu Suamiku.


Walaupun badai menerjang, kesulitan apapun mendera. Aku akan tetap di sampingmu, sebenarnya aku takut, sangat takut kehilanganmu di saat kamu mulai lemah. Tapi yakinlah aku akan tetap di sampingmu, dengan anak-anak kita.


...****...


Arya Wiguna : Sungguh aku tak mengira jika pengorbananku dulu, menjadi benalu untukku saat ini. Aku juga selalu mengabaikan ucapan Istriku, yang selalu mengingatkan untuk hidup sehat. Namun saat aku sering luar kota, dan memilih makanan instan membuat aku sakit. Sakit yang sangat parah, dan membuat istruku menangis lagi.


Aku sudah menyerah akan hidup, ingin sekali aku melepaskan dia. Tapi dia selalu meyakinkan aku, jika akulah jodohnya. Bahkan dia tanpa mengeluh mengurusku, dengan mendidik kedua anakku. Sungguh aku sangat beruntung mendapatkan dia. I LOVE YOU DIRA LARASATI.


...~~...


Tiga bulan sudah Arya dan Dira menempati rumah barunya, rumah yang di belikan oleh Sintal sebagai kado pernikahan mereka. Rumah yang sangat besar, dan mewah terletak di perumahan elit.


Hanya saja rumah ini sangat jauh dari kota jakarta, karena Sintal membelikan rumah di daerah Bandung. Bahkan di sini banyak sekali pegunungan yang mengitari rumah mereka, dan udaranya juga sangat sejuk.


sekarang Baby-Twins sedang aktif-aktifnya merangkak. Ya usia Baby-Twins memasuki usia 7 bulan, mereka sangat lincah dan aktif.


"Sayang hati-hati, nanti kamu jatuh," teriak Dira saat melihat Baby-Twins merangkak berbeda arah. Kepala Dira rasanya mau pecah, saat melihat mereka mulai merangkak kesana-kemari secara bersamaan.


Dira pun langsung menggendong Ardi, dan setelah itu Dira mengambil Raya. Dengan sangat kualahan Dira menaruh mereka di Baby Walker mereka masing-masing.


"Selesai! Kalian tinggu di sini sebentar, Mommy mau mengambil makanan kalian. Sekalian membangunkan Daddy," ucap Dira sambil meninggalkan Baby-Twins


Dira pun masuk ke kamar utama, dia sengaja memilih kamar bawah karena Dira malas untuk naik-turun tangga. Apalagi sekarang ada Baby-Twins jadi Dira gak mau tinggal di lantai atas, takut kalau mereka jatuh.

__ADS_1


Bahkan di dalam kamar, mereka tak memakai Ranjang. Dulu pakai, tapi setelah Raya jatuh, Arya langsung membuang Ranjang yang sangat besar dan megah itu.


"Daddy cepat bangun, Mommy sudah siapkan sarapan, cepat bangun karena anak-anakmu sudah bangun. Bahkan mereka sudah berkeliaran kemana-mana," ucap Dira sangat lembut.


Memang sekarang mereka merubah panggilan masing-masing, karena untuk mengajarkan pada Baby-Twins agar mereka belajar menyebut mereka Daddy dan mommy.


"Aku masih ngantuk, Sayang. Bentar lagi ya, kepalaku juga sangat sakit. Hari ini aku izin gak masuk kantor dulu deh, sungguh aku gak berbohong," balas Arya dengan suara serak khas orang baru bangun tidur.


"Kamu sakit, Kak?" Kata-kata Daddy pun langsung hilang seketika, saat Dira mengetahui Arya gak enak badan.


"Sedikit sih, hanya pusing sama sakit perut doang. Tidur sebentar pasti sembuh, maaf ya belum bisa jaga Baby-Twins dulu," balas Arya sangat lirih.


"Gak apa-apa, Kak. Kamu tunggu sini dulu, aku ambilin makan sekaligus obat. Mumpung Baby-Twins lagi diam di Baby Walker-Nya," ucap Dira sambil bergegas pergi meninggalkan Arya.


Dengan sangat cepat, Dira memanggil mbak Elin untuk memberi makan Baby-Twins. Dira memang mempekerjakan Elin untuk menjaga Raya, dan Ardi. Karena Dira sering kualahan, saat di tinggal Arya luar kota.


"Iya Mbak, aku bisa kok. Lagian ini juga sudah tugas Elin, Mbak Fokus sama mas Arya saja," jawab Elin.


Dira pun tersenyum lembut, pada Elin. Memang hanya Elin yang cocok dengan Dira, dulu sebelum Elin ada seseorang yang melamar. Tapi nyatanya orang itu, gak seperti Elin yang selalu cekatan.


Setelah itu Dira langsung menuju dapur, dan menyiapkan sarapan untuk Arya. Tak lupa juga, Dira membuatkan teh jahe agar badan Arya hangat.


"Selesai." Dira pun langsung berjalan masuk kedalam kamar, dan menyiapkan segalanya untuk Arya. Sedangkan Arya langsung duduk dan bersandar di dinding tembok.


"Kak, makan dulu setelah itu tidur lagi. Jangan terlalu mengabaikan makan, apalagi Kakak setiap hari perjalanan Bandung-Jakarta, terus Jakarta-Bandung. Kamu pasti kurang minum, jadi gampang sakit," omel Dira sambil menyuapi Arya.

__ADS_1


"Iya maaf, aku lupa jaga kesehatan. Harusnya aku bawa bekal darimu saja, tapi aku selalu menolak," ucap Arya dengan mulut penuh nasi.


"Kak, lebih baik perusahaannya pindah di sini saja. Kantor cabang utama di jakarta, dan di sini anak cabang. Aku gak mau melihat kamu terus-menerus seperti ini, aku gak mau kamu sakit," ucap Dira sangat serius.


Dira dapat melihat, akhir-akhir ini suaminya sering sakit. Bahkan Dira sempat melihat, Arya selalu minum kopi, dan air soda. Sungguh itu jauh dari kata hidup sehat.


"Iya nanti aku pikirkan lagi, sekarang kamu jangan khawatirin aku. Aku sehat kok, hanya saja aku sedikit pusing." Arya pun mengelus lembut pipi Dira.


"Iya, iya terus!" Dira pun merasa sangat kesal. Namun tidak untuk Arya, dia malah tertawa melihat expresi istrinya itu.


"Dir, kapan aku boleh minum Nutrisi lagi? Sudah 7 bulan aku gak mendapatkan Nutrisi, juga jatah. Kamu sekarang lebih sibuk dengan Baby-Twins, kapan aku mendapatkan kasih sayang kamu lagi seperti dulu?" tanya Arya sambil menggoda Dira.


"Emm, kalau itu nanti Malam saja. Kamu masih sakit, dan juga Elin ada di bawah. Nanti kalau dia dengar desahan kita gimana, bisa-bisa dia minta nikah langsung hari ini juga," jawab Dira sambil terkekeh.


"Gak apa-apa, kalau bisa kita buat semua orang ingin nikah. Karena menikah itu enak, bisa minum Nutrisi terus." Arya pun langsung menciumi leher Dira, yang selalu wangi sabun LERVIA. Wangi kesukaan Arya, wangi Honey.


"Kak, kita tutup dulu pintunya. Ingat, kita sudah punya anak. Jangan sampai mereka melihat, Daddy Mommy-Nya sedang bercumbu," ucap Dira sambil melepaskan pelukan Arya.


Dengan langkah cepat Dirawat menutup pintu kamar, dan setelah itu menghampiri Arya. Hari ini puasa Arya akan berlalu, waktu 7bulan dirasa sangat cukup untuk Arya. Hari ini juga, Dira akan memberikan Hak Arya lagi.


...Season 2 - My Spoiled Family...


...By. Nunuk Pujiati...


...****...

__ADS_1


...Ini Gambar Hanya pemanis saja🤭...



__ADS_2