Naik Ranjang Arya & Dira Season 1-2

Naik Ranjang Arya & Dira Season 1-2
S2 - Surat Cinta


__ADS_3

Arleta mendengar suara ribut di luar kamarnya, namun Arleta gak mau ikut campur dengan urusan orang dewasa. Yang dia tau hanya satu, membalas surat cinta Edo.


Pagi tadi Sintal datang ke rumah, seperti biasanya dia langsung mengecek kesehatan Ryant. Tapi, tujuan Sintal bukan hanya itu saja, Sintal juga berprofesi sebagai pengantar surat cinta antara Edo juga Arleta.


Arleta yang mendapat balasan itu, langsung berlari ke kamar. Mengunci dirinya sendiri, dan memandangi secarik kertas yang di berikan Edo.


Terhitung 30 lembar surat cinta dari Edo. Namun itu tak membuat Arleta bosan, bahkan dia juga mengabadikan surat-surat itu di dalam map khusus.


"Surat dari kak Edo, sudah banyak. Tapi, aku gak akan selalu menyimpan semua ini sampai becal nanti." Lirih Arleta sambil menata surat-surat itu di dalam album.


"Selesai, sekarang tinggal baca surah kak Edo. Semoga saja kak Edo baik-baik saja di sana, agar bisa balas surat aku."


Arleta pun membuka surat itu. Arleta membaca surat itu dengan sangat perlahan, karena Arleta ingin meresapi apa yang dia baca.


Hallo, Letta. Bagaimana kabarmu, apakah kamu baik-baik saja? Oh ya, aku mau cerita sedikit nie, tentang apa yang aku alami kemarin di sekolah. Aku bertemu dengan gadis kecil seperti dirimu, hanya saja dia pemalu, beda dengan dirimu. Dia bernama Aisyah, anaknya berkerudung. Eh, tapi sebelum itu kamu jangan cemburu ya, aku hanya cerita saja, jika ada orang yang sangat mirip kamu di sini. Jadi jangan ngambek ya, nanti cantiknya hilang.


Arleta gak jadi meneruskan membaca surat dari Edo. Arleta terlalu kesal, karena Edo selalu memuji Aisyah. Arleta sangat cemburu, hingga dia langsung menangis dan berlari ke luar kamar.


"Huaaa ... Mommy, kak Edo jahat. Huaaa, Arleta marah sama kak Edo."


Seperti itulah tangisan Arleta saat keluar dari kamarnya. Dira yang mendengar anaknya menangis, langsung meninggalkan dapur dan memberikan urusan dapur pada Lessy.

__ADS_1


"Lessy, Tante tinggal dulu. Sepertinya Arleta menangis, kamu gak apa-apa kan?" tanya Dira yang sangat panik.


"Iya, gak apa-apa Tante."


Dira pun langsung meninggalkan Lessy sendiri, dan langsung menghampiri anaknya itu.


"Mommy, Kak Edo nakal. Pokoknya kak Edo jahat, Arleta marah sama kak Edo." Tangis Arleta sambil menghambur ke pelukan Dira.


Dira yang belum tau permasalahannya, langsung mengelus punggung anaknya itu. Dira hanya bisa menenangkan Arleta terlebih dahulu baru dia akan bertanya, kenapa Arleta menangis.


"Letta, ikut Mommy duduk di sana yuk? Kita bicara sebentar, dan Arleta harus cerita kenapa Arleta menangis." Arleta hanya mengangguk saja.


"Oh, jadi seperti itu. Jadi anak Mommy ini cemburu, karena kak Edo. Tapi, kak Edo kan sudah jelaskan, jika dia hanya bilang saja. Kalau Arleta bener sayang sama kak Edo, harusnya Arleta percaya seratus persen pada kak Edo. Bukan malah cemburu, Nak." Dira berusaha memberikan pengertian pada Arleta.


Sebenarnya Dira sangat keberatan anaknya ini main cinta-cintaan dengan Edo, tapi karena Arleta yang terlalu ngotot, maka Dira hanya bisa mengawasi saja, agar Arleta gak salah pergaulan.


"Tapi, tetap saja Mommy. Arleta gak suka, kak Edo dengan orang lain!" seru Arleta yang masih saja menangis.


Dirawat hanya bisa menghembuskan napas kasar, dan mulai menasehati Arleta. Mumpung saat ini ada Alena yang baru saja masuk ke dalam, setelah membicarakan sesuatu dengan Vano.


"Nak, dengarkan Mommy. Laki-laki itu gak suka di kekang, biarkan kak Edo mu itu berteman dengan siapapun yang dia suka. Yang penting hatinya, jika kalian saling percaya, mommy yakin Kak Edo mu gak akan berpaling. Kak Edo juga butuh privasi sendiri, gak harus semuanya kamu tau. Jangan terlalu kekanak-kanakan, karena itu membuat lelaki bosan." Jelas Dira panjang lebar.

__ADS_1


Dira sebenarnya gak suka menjelaskan ini, apalagi bahan percobaannya adalah Arleta. Dira malas bicara dengan Alena, karena dia tau ujung-ujungnya Alena gak akan Terima.


"Jadi seperti itu, Mommy?"


"Iya, Nak. Sekarang hapus air matanya, dan balas pesan kak Edo. Nanti saat Papa pulang, dia akan mampir ke sini untuk mengambil suratmu." Arleta pun langsung kembali ceria.


Rasa sedihnya langsung hilang, dan kembali bersemangat. Kecentilannya, langsung keluar kembali setelah mendengar nasihat Dira. Namun dari nasihat itu, ada orang yang sangat tersinggung.


Dia adalah Alena. Alena langsung diam saat mendengar ucapan Dira, dia yakin jika Dira gak suka dengan dirinya. Karena sifatnya yang selalu kekanak-kanakan.


"Apakah cintaku akan kandas, karena restu orang-tua?"


.


.


.


Happy Reading.


Besok siap siap bom, crazy up. Tgl 30 tamat 🤧🤧🤧

__ADS_1


__ADS_2