Naik Ranjang Arya & Dira Season 1-2

Naik Ranjang Arya & Dira Season 1-2
S2 - My Spoiled Family : Antri lagi deh


__ADS_3

Seusai percintaan yang begitu menggairahkan dua kali, Dira langsung terkapar di ranjang dengan posisi memeluk Arya. Dira merasa enggan untuk bangun, tapi ketukan di luar membuat Dira harus segera bangun dan memakai bajunya.


Sebenarnya ini bukan ketukan pertama, tadi di di tengah-tengah percintaan mereka ada seorang yang mengetuk pintu dari luar. Tapi Dira maupun Arya enggan mengakhiri segalanya, karena mereka masih menikmati madu manis yang selama ini baru mereka rasakan pagi.


"Kak benarkah bajumu, ada orang. Aku mau buka pintu dulu, setelah itu aku mau mandi," ucap Dira sambil memakai bajunya.


Sedangkan Arya hanya tersenyum saja, karena dia terlalu capek. Padahal dulu dia kuat melakukan itu berkali-kali, tapi sekarang seperti ngos-ngosan melakukan dua kali saja.


Setelah itu Arya membenarkan bajunya, dan Dira bergegas membuka pintu ruangan. Sebenarnya Dira sangat gugup, tapi ini juga demi Arya agar dia percaya kalau Dira sangat mencintai Arya.


"Selamat Sore, Bu. Kami daritadi mengetuk pintu ini, tapi tidak ada respon. Tadi ada Dokter mau kasih suplemen untuk pak Arya, tapi karena ibu tak ada tanggapan jadi suplemen nya sekarang ada di saya," ucap Suster panjang lebar.


"Oh, maaf Sus. Tadi saya ketiduran, sambil menyusui anak saya." Bohong Dira padahal dia sedang meneguk Bulan dan Madu.


"Baiklah kalau gitu ini Suplemen untuk pak Arya, malam nanti harus di minum agar pak Arya tidak terlalu lemas," balas Suster sambil menyodorkan beberapa macam obat.


Dira pun langsung mengambil obat itu, dan Suster tersebut pamit pergi. Setelah memastikan Suster pergi, Dira langsung menaruh obat tersebut dan langsung masuk kamar mandi.

__ADS_1


Sedangkan Arya turun dari ranjang untuk menengok Baby-twins, Arya sangat merindukan mereka. Karena sebelum masuk rumah sakit, bisanya setiap pagi mereka jalan-jalan ke pantai atau ke taman.


"Anak Daddy sudah besar sekarang, kalian juga semakin pintar dan juga nakal. Terutama Raya, selalu saja jahilin kakaknya. Kalian berdua adalah pelipur hati Daddy, sehat-sehat terus ya Nak. Daddy menyayangi kalian berdua," ucap Arya lirih.


Setelah itu Arya mengambil Raya. Raya adalah anak kesayangan Arya, karena dari dulu Arya mengharapkan anak perempuan yang sangat cantik seperti Dira. Bukan berarti Arya gak menyayangi Ardi, Arya sama-sama menyayangi mereka. Hanya saja sayang ke Raya lebih ke melindungi, dan extra menjaga karena dia anak perempuan.


Setelah menoel-noel pipi gebul Raya. Arya langsung menciumi pipi itu, hingga yang punya pipi terusik hingga terbangun. Raya yang merasa terganggu, langsung membuka matanya. Namun siapa sangka jika Raya langsung menampol Daddy-Nya itu karena terlalu kesal.


Pukkk!


Arya yang melihat Raya kesal semakin menggodanya. Bahkan Arya menggunakan jenggotnya, untuk menggoda putri kecilnya itu dan tak lama kemudian bibir Raya sudah di tata sangat rapi, bersiap-siap akan menangis.


"Mbbuu, mbuu ..." ucap Raya sebelum menangis kejer kejer. Tangisan Raya langsung pecahlah, saat Arya tiada henti menggoda putrinya itu.


Dira yang mendengar Raya menangis, langsung menyelesaikan mandinya dan langsung keluar dengan memakai handuk. Dira gak perduli, karena Dira sudah panik akan suara Raya.


"Kak, kamu apain lagi Raya? Kamu ini selalu gitu, gak enak-enakin aku lagi gosok-gosok badan. Nangis kan sekarang, gara-gara kamu selalu goda Raya yang tidur!" seru Dira sangat bersungut-sungut.

__ADS_1


Dira sangat kesal saat ini, karena kelakuan Arya yang selalu jahil pada Raya di saat tidur. Padahal Dira baru saja merasakan rileks, sekarang menjadi tegang lagi.


"Ya maaf, aku kan gemes lihat pipinya yang kelewatan batas. Sepertinya Nutrisi yang aku berikan gak sia-sia, mereka berdua jadi montok," balas Arya cengengesan.


Dira pun mendengus dan langsung mengambil Raya. Setelah itu Dira membuka handuknya, dan menyusui Raya.


"Sayang Daddy incip sedikit gak? Kalau boleh Raya yang kiri, Daddy yang kanan. Boleh ya?" tanya Arya sedikit memohon. Namun Raya bukannya memberi izin, dia malah menutup aset beharga Arya dengan tangannya itu. Bahkan Raya memainkan Puti*ing Dira, seperti mengejek Daddy-nya.


"Ahhh, Raya pelit sama Daddy. Deddy ngambek sama Raya, pokoknya ngambek!" rajuk Arya. Namun Raya langsung melepaskan puti*ng Dira, dan menjulurkan lidahnya pada Arya. Disinilah Dira langsung tertawa, karena merasa puas melihat Arya di kerjai oleh anaknya sendiri.


"Ya terus saja tertawa, aku sekarang gak punya Nutrisi lagi. Semua di ambil Baby-twins, aku hanya di beri kue apem saja tanpa minum. Lama-lama seret juga, jika gak ada minumnya." Dira semakin tak bisa menahan tawanya, hingga Ardi ikut terbangun karena gelak tawa Dira. Arya yang tau anak lelakinya bangun, langsung tepok jidat.


"Antri lagi, deh!"


...My Spoiled Family...


...By. Nunuk Pujiati...

__ADS_1


Sedikit dulu, aku lagi gak bisa mikir 😳😳


__ADS_2