Sang Penguasa

Sang Penguasa
103. Memasuki Danau Emas.


__ADS_3

Di Dalam Danau.


Qing Ruo yang menggunakan gelang Giok Naga Air, bergerak di dalam danau emas tersebut dengan bebas.


Semakin dalam, maka semakin kuat tekanan aura spritual emas, yang memaksa Qing Ruo menjauh dari dasar danau.


Qing Ruo yang tidak menyangka jika dasar danau tersebut begitu dalam, terus bergerak melawan tekanan tersebut.


" Akh..." Qing Ruo terkejut, saat kekuatan emas itu menyerang tubuhnya seperti jutaan jarum, membuatnya langsung melindungi tubuhnya dengan perisai transparan. 


" Swhus.... Swhus...." tekanan kekuatan spiritual emas Danau menjadi semakin kuat, bahkan mulai memunculkan puluhan tombak air transparan, menyerang perisai transparan dengan ekstrem.


Qing Ruo terus bergerak menghindari serangan tombak air transparan yang semakin banyak tersebut.


" Tidak heran jika orang-orang dari klan Liu bahkan tidak mampu bertahan di dalam danau emas ini. Bahkan serangan dapat langsung membunuh pendekar tingkat raja dewa." Membatin, penasaran dengan kekuatan yang ada di dasar danau yang mampu membuat serangan seperti itu.


***


Di permukaan Danau.


Qing Yong Jun dan rombongannya yang sedang berendam di tempat itu, begitu terkejut saat melihat permukaan danau yang begitu tenang, tiba-tiba bergolak, namum kekuatan spiritual emas yang mereka rasakan tidak berubah sedikitpun.


" Paman Sha,  apa yang terjadi?' tanya Qing Yong Jun.


" Tuan muda, aku juga tidak tahu," jawab Youlin Sha, sambil menatap Huo Mingzhi dan Huo Zhaodau yang juga begitu heran


" Sebaiknya kita menepi saja," ucap Huo Zhaodau.


" Aku rasa tidak perlu, karena itu adalah  reaksi kekuatan emas pada  penguasa," ucap Huo Mingzhi.


" Benar, tetapi sebaiknya kita menepi, sambil mengamati situasi," ucap Huo Zhoudau yang tidak ingin mengambil risiko.


" Saudara Zhoudau benar," ucap Youlin Sha, yang kini mulai merasakan penyembuhan di lautan jiwanya.


****


Di dalam Danau.

__ADS_1


Qing Ruo lalu melepaskan perisai transparan yang menyelimuti tubuhnya,  membiarkan kekuatan spiritual emas yang membentuk tombak air transparan itu menyerang tubuhnya.


" Argh..." teriaknya menahan rasa sakit yang  luar biasa menghujam seluruh tubuhnya.


Semakin lama tekanan itu semakin kuat, namun Qing Ruo mulai terbiasa. Bahkan secara perlahan, serangan tombak air transparan itu berganti menjadi ribuan jarum emas, bergerak menyerang Qing Ruo dengan ekstrem. Dan sekali lagi Qing Ruo mulai terbiasa dengan serangan tersebut, lalu mulai bergerak meninggalkan tempatnya menuju dasar danau dengan perlahan, membuat permukaan danau semakin bergejolak.


Rasa sakit di tubuhnya semakin menjadi- jadi, bahkan dirinya mulai merasa kekuatan lain yang mulai terbangun dari dasar danau tersebut.


" Slash..." Kilatan cahaya, melesat dari dasar danau, bergerak ke arahnya.


" Swhus... swhus..." Qing Ruo langsung bergerak menghindari serangan tersebut.


Dengan segera Qing Ruo melepaskan kesadaran dewanya, memeriksa dasar danau tersebut.


Qing Ruo begitu terkejut saat melihat dua pilar emas berdiameter tujuh puluh lima centimeter, dengan tinggi lima meter, terus-menerus melepaskan kekuatan spiritual emas. Namun yang membuat Qing Ruo begitu heran adalah tiga ekor naga perak mata emas  dan dua ekor ikan emas bersirip perak berada di sekitar pilar emas, yang bahkan tidak bergeming sedikitpun, saat merasakan kesadaran dewa Qing Ruo memeriksa tempat itu.


" Hewan buas semi abadi tingkat lima dan tingkat enam." Qing Ruo membatin, sambil menarik kesadaran dewanya setelah memeriksa kelima sosok hewan yang ada di dasar danau tersebut. 


Qing Ruo terdiam beberapa saat, sambil  memikirkan tindakan yang akan dilakukan, dan mencoba memahami tindakan kelima hewan buas tersebut.


" Swhus... Swhus...." Kedua pilar emas itu terus melepaskan tembakan cahaya, yang semakin lama semakin intens, membuat Qing Ruo yang terus bergerak menahan serangan ribuan jarum emas sedikit kesulitan.


" Swhus... Swhus..." Qing Ruo bergerak zig-zag menghindari serangan cahaya tersebut.


" Jika seperti ini,  aku tidak akan  bisa mendekati pilar itu,"  Qing Ruo membatin sambil terus bergerak, membuat gelombang permukaan danau bergejolak dengan ekstrem.


Qing Ruo  yang tidak mengetahui fenomena yang terjadi di permukaan danau, terus bergerak menghindari serangan cahaya tersebut.


" Sepertinya aku harus mencoba," Qing Ruo membatin, membiarkan cahaya itu mengenai tubuhnya.


" Dhuar...." Kilatan cahaya itu menghantam tubuhnya, yang langsung membuat kekuatan spiritual emas yang telah diserap sebelumnya  membeku, dan membuat tubuhnya seperti patung.


" Apa!" Qing Ruo terkejut, karena benar-benar  tidak dapat menggerakkan tubuhnya, yang seolah-olah seluruh kekuatannya tersegel.


" Oh tidak," ucapnya dengan suara tercekat, yang tidak menyangka jika serangan cahaya itu akan membekukan tubuhnya. Sebelumnya Qing Ruo yang mengira serangan cahaya itu akan sama dengan seranagn tombak air transparan dan jarum emas tubuhnya, tidak merasa khawatir, namun prediksinya salah yang justru membuat membiarkan dirinya terjebak.


"Swhus..." Tubuhnya yang membeku itu,  bergerak meluncur ke dasar danau,  mendekati pilar emas dengan cepat bersama dengan hilangnya tembakan cahaya dan jarum emas yang sebelum menyerang tubuhnya.

__ADS_1


***


Di tepi danau.


Permukaan danau yang begitu bergejolak sebelumnya, tiba-tiba mereda dan menjadi tenang kembali, bahkan seperti tidak terjadi sesuatu apapun di tempat itu. 


" Sepertinya sudah aman," ucap Huo Zhaodau.


" Sepertinya demikian," ucap Huo Mingzhi menimpali, membuat Youlin Sha dan Qing Yong Jun kembali menyerap kekuatan spiritual emas danau tersebut.


***


Di dalam danau.


Qing Ruo yang terus terjatuh menuju dasar danau, mencoba untuk tetap bersikap tenang sambil mengamati situasi di tempat itu.


Tidak lama kemudian tubuhnya lalu terjatuh diantara naga perak dan ikan emas yang juga berada disekitar pilar emas tersebut.


walaupun tidak bisa bergerak tetapi Qing Ruo dapat melihat situasi yang terjadi di tempat itu dengan jelas sehingga dia menyadari bahwa hewan buas tingkat tinggi itu juga mengalami hal yang sama dengannya.


" Tidak heran mereka bahkan tidak bereaksi saat merasakan kehadiran kesadaran jiwa Dewaku," Qing Ruo membatin. 


Pada saat matanya memeriksa tempat lain, betapa terkejutnya Qing Ruo saat melihat ada puluhan hewan buas tingkat tinggi lainnya yang  juga mematung tidak jauh dari tempat mereka, bahkan beberapa dari sosok itu, ada yang telah kehilangan kekuatan hidupnya, dan mengeropos.


" Tidak heran dunia kecil dan danau emas ini begitu tenang,  ternyata para penghuninya telah berkumpul di dasar danau. Aku yakin, mereka semua terperangkap karena tertarik oleh pilar emas ini," membatin, menyadari dirinya yang juga telah tertipu.


" Hais makhluk bodoh dari mana lagi ini..." Naga perak itu tiba-tiba berbicara, mengejutkan Qing Ruo yang memang sudah tidak bisa bergerak.


" Nak, kamu begitu muda. Sayang sekali kamu akan mati di tempat ini..." ucap naga Perak lainnya, berbicara pada Qing Ruo yang hanya bisa terdiam mematung.


Qing Ruo yang sebelumnya begitu terkejut, akhirnya menyadari bahwa jika sosok makhluk hewan buas itu ternyata berbicara melalui telepati.


" Tuan, sebenarnya apa yang telah terjadi , dan kekuatan apa yang telah membuat  kita seperti ini?" tanya Qing Ruo dengan serius.


" Nak, apakah kamu bercanda. Bagaimana bisa kamu tidak mengetahui pilar emas ini."


" Tuan, aku benar-benar tidak mengetahui  pilar emas ini," jawab Qing Ruo dengan jujur, membuat naga perak tersebut terdiam dan begitu heran.

__ADS_1


__ADS_2