
Qing Ruo memasuki istana kediamanan Jenderal utama kota Heian itu dengan tenang, diikuti oleh Heian Shi, Faguan Hao dan rombongannya.
" Silakan tuan muda," ucap Heian Shi mempersilakan Qing Ruo duduk pada kursi kehormatan.
" Terima kasih," ucap Qing Ruo dengan santai.
Kehadiran aura emas yang menenangkan di tempat itu membuat pikirannya sedikit tenang.
Tidak lama kemudian, beberapa pelayan memasuki ruangan dan menghidangkan makanan dan minum pada semua orang.
" Silakan tuan muda," ucap Heian Shi sekali lagi.
" Terima kasih...." ucap Qing Ruo menyesap minumannya dengan santai.
" Tuan muda, Jenderal besar sedang ada sedikit urusan dan meminta kami untuk menemani anda," ucap Faguan Hao menjelaskan situasi mereka dengan hormat, yang menanggapi oleh Qing Ruo dengan santai.
Tidak lama kemudian pada saat mereka sedang berbincang-bincang santai, tiba-tiba Heian Tiandu bersama seorang pemuda berjubah emas bergambar naga, denah kultivasi semi abadi tingkat lima memasuki ruangan, membuat Heian Shi dan semua orang yang ada di dalam ruangan itu berlutut dengan hormat.
" Hormat pada penguasa muda kedua, Yang agung Yu Zhong, dan jenderal besar Tiandu," ucap mereka dengan khidmat.
" Penguasa muda, jenderal," ucap Qing Ruo berdiri dari kursinya, menyambut kedatangan dua sosok itu sambil menangkupkan tangannya dengan hormat.
" Tuan muda Qing Ruo, selamat datang di kota Heian. Aku Heian Yu Zhong, mewakili ayahanda dan kakaknda penguasa muda Heian Shima yang tidak dapat hadir, memohon maaf atas ketidaknyamanan yang telah tuan muda alami sebelumnya." Menangkupkan tangannya dengan hormat, sambil mempersilakan Qing Ruo duduk kembali.
" Penguasa muda, ini hanya salah paham saja,"ucap Qing Ruo dengan tenang dan ramah.
Tindakan Qing Ruo yang terlihat begitu tenang dan santai, membuat Heian Yu Zhong dan semua orang yang ada di dalam ruangan itu merasa sedikit tenang.
" Tuan muda, sebelumnya aku telah mendapatkan laporan dari jenderal Tiandu, bahwa tuan muda sangat terganggu oleh tindakan Lieren Pho dan rombongannya. Apakah benar demikian?" tanya Heian Yu Zhong.
Qing Ruo menganggukkan kepalanya, sambil tersenyum santai.
" Lalu apakah benar tuan muda akan menyrang klan Lieren?" tanya Heian Yu Zhong dengan sikap berhati-hati.
" Karena aku telah berkata akan memberi mereka pelajaran, maka aku akan tetap melakukannya," jawab Qing Ruo dengan tenang.
Jawaban tegas Qing Ruo membuat semua orang yang ada di dalam ruangan itu terdiam.
" Tuan muda, apakah ini tidak bisa dibicarakan lagi..." ucap Heian Tiandu.
" Jika aku tidak melakukannya, maka bagaimana aku menjelaskan hal ini pada petinggi Klan," ucap Qing Ruo yang akhirnya memahami tujuan mereka mengundangnya ke tempat itu.
Jawaban Qing Ruo sekali lagi membuat tempat itu menjadi senyap.
__ADS_1
" Tuan muda, ini adalah kesalahan kami yang tidak bisa mengatur perilaku mereka, tetapi bagaimanapun juga, Shen Lieren adalah pilar dari kekaisaran agung Utara ini," ucap Heian Yu Zhong dengan berhati-hati.
" Penguasa muda, tidak ada serangpun yang mampu mengatur perilaku orang lain, tetapi mereka sendirilah yang membatasi tindakan mereka dengan berperilaku sepantasnya. Aku tahu mereka juga bagian dari kekaisaran agung utara. Tapi apakah aku akan mendiamkan mereka begitu saja?
Heian Yu Zhong yang tidak bisa berkata-kata itu hanya bisa menggelengkan kepala.
" Aku telah memberikan mereka toleransi yang cukup. Namun mereka semakin kurang ajar. Masalah utamanya adalah sikapnya yang begitu berani menantang leluhurku. Lagipula jika hal itu terjadi pada kalian apakah kalian bisa memakluminya?"
" Tuan muda, ini adalah tindakan individu. Mohon tuan muda tidak menenggelamkan anggota klan lainnya. Lagi pula, jika tuan muda tidak menyamar maka-"
Heian Yu Zhong tiba-tiba menghentikan kata-katanya, saat melihat Heian Tiandu tiba-tiba memberi tanda padanya.
" Penguasa muda, jaga lisan," ucap dengan serius saat saat wajah Qing Ruo yang ramah tiba-tiba menjadi dingin.
" Apakah kalian tahu bagaimana kami memperlakukan mereka yang begitu kurang ajar pada kami. Sudah aku katakan sebelumnya bahwa aku sudah memberikan mereka toleransi yang cukup. Penguasa muda, apakah Anda menghormatiku saat ini karena aku berasal dari klan Qing!" Dengan tatapan tajam yang mengintimidasi.
" Tuan muda, mohon maaf atas kelancanganku, tapi aku-"
" Bagaimana jika aku bukan dari klan Qing, apakah kalian juga akan turun tangan? Kami Shen Guoshi Qing selalu diajarkan untuk menghargai dan menghormati siapapun tanpa memandang status orang lain. Jika alasannya karena aku menyamar, itu karena aku tidak ingin orang lain hormatiku karena aku berasal dari klan Qing. Aku telah menoleransi tindakan Lieren Pho hingga beberapa kali, tetapi dia semakin besar kepala. Terlebih lagi dengan dukungan kalian yang ingin menangani masalah ini."
Kata-kata tajam Qing Ruo yang menyudutkannya membuat wajah Heian Yu Zhong dan rombongannya merah padam. Bahkan Heian Tiandu meremas tangannya.
" Jenderal, jangan gegabah. Kita baru melihat satu orang, jika mereka ada puluhan orang, maka kota akan benar-benar kacau, karena sepertinya dia tidak takut mengobarkan perang besar di kota ini. Usianya masih begitu muda tetapi sudah berada di tingkat delapan, lalu bagaimana dengan para tetua mereka. Pahami hal itu," ucap Faguan Hao berbicara pada para jenderal dan semua orang yang ada di dalam ruangan itu melalui telepati.
" Penguasa muda, jika kekacauan ini benar-benar terjadi, maka ini akan merusak reputasi Kekaisaran agung utara," ucap Faguan Hao menasehati.
Qing Ruo terdiam dengan sorot mata dingin, menatap semua orang yang ada di dalam ruangan itu yang tampak sedang menahan emosinya.
" Tuan muda, atas nama penguasa agung utara, Heian Chang Wu, aku Heian Yu Zhong memohon agar tuan muda tidak melanjutkan masalah ini." dengan wajah serius.
Qing Ruo terdiam dengan pikirannya yang sedang menimbang keputusan tersebut.
" Yang menang akan menjadi arang, dan yang kalah akan menjadi abu," bantinnya, sambil mendesah panjang.
" Sebagai hormatku, aku akan menyerahkan masalah ini pada kalian. Tapi tidak untuk lain kali," ucapnya dengan tegas.
Kata-kata Qing Ruo membuat semua orang yang ada di dalam ruangan itu dapat bernafas dengan lega.
" Terima kasih, tuan muda..." ucap Heian Tiandu dengan wajah gembira.
" Terima kasih tuan muda. Aku Heian Yu Zhong akan melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan masalah ini," ucapnya dengan hormat.
" Terima kasih," ucap Qing Ruo sambil berdiri dari kursinya.
__ADS_1
" Tuan muda, apakah...?"
" Penguasa muda, karena masalah ini sudah selesai, maka aku undur diri," ucap Qing Ruo dengan hormat.
Heian Yu Zhong yang memahami sikap Qing Ruo yang tidak ingin berbasa-basi itu, lalu berdiri dari kursinya, menghampiri Qing Ruo.
" Tuan muda Qing Ruo, sekali terima kasih. Aku akan mengingat kebaikan Anda ini." Dengan sikap hormat sambil memberi cincin penyimpanan pada Qing Ruo.
" Penguasa muda, ini..."
" Ini adalah permohonan maaf dan ucapan terima kasihku. Mohon tuan muda menerima," ucapnya memaksa.
Qing Ruo yang tidak ingin mendramatisir suasana di tempat itu menganggukkan kepalanya, lalu menyimpan cincin tersebut dan memberikan cincin penyimpanan lainnya pada Heian Yu Zhong.
" Mohon paguasa muda juga tidak menolak," ucapnya dengan ramah.
Heian Yu Zhong yang tidak ingin membuat Qing Ruo tersinggung, lalu menerima cincin penyimpanan tersebut.
" Tuan muda, sekali lagi terima kasih." Dengan hormat.
" Pangeran, para jenderal, maaf tidak bisa berlama-lama, karena aku akan melanjutkan perjalananku. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini." Sambil menangkupkan tangannya dengan hormat.
" Tuan muda, seharusnya kami yang berterima kasih dan meminta maaf...." ucap Heian Tiandu dengan hormat.
" Tuan muda, mari," ucap Heian Yu Zhong lalu membawa Qing Ruo menuju gerbang teleportasi khusus yang ada kota utama.
" Swhuss... swhus...." sosok mereka seperti kilatan cahaya, bergerak menuju pusat kota.
" Keindahan kota ini benar-benar luar biasa," ucapnya membatin takjub.
Tidak lama kemudian mereka akhirnya tiba di gerbang teleportasi kota.
" Penguasa muda," ucap semua orang yang ada di tempat itu berlutut, menyambut kedatangan Heian Yu Zhong dan Qing Ruo dengan hormat.
" Tetua, tuan muda Ruo akan menggunakan gerbang teleportasi utama," ucapnya menyampaikan tujuan kedatangan mereka pada prajurit tersebut.
" Baik, penguasa muda." Dengan hormat.
" Tuan muda, senang berkenalan dengan Anda. Semoga dilain waktu kita dapat berjumpa lagi," ucap Heian Yu Zhong dengan hormat.
Qing Ruo menganggukkan kepalanya.
" Sekali lagi terima kasih, penguasa muda," ucap Qing Ruo menangkupkan tangannya dengan hormat. Lalu menghampiri prajurit yang berjaga.
__ADS_1
" Tetua, Gerbang Es Hitam," ucap Qing Ruo dengan tenang.