
Di tempat lain.
Yanshi Gong terus bergerak meninggalkan ruangan rahasia itu lalu menuju ruangannya dan mempersiapkan diri untuk menemani perjalanan Qing Ruo.
" Semoga tuan, Qing Ruo berkenan," batinnya.
****
Di tempat lain.
Di dalam kamarnya, dua jam kemudian, Qing Ruo lalu memanggil Long Fu dan Long Qe.
" Swhuss... swhus...." sosok mereka muncul di dalam ruangan itu.
" Penguasa," ucap mereka dengan hormat.
" Long Fu, saat ini kita sudah berada di kota Da Men," ucap Qing Ruo dengan ramah.
" Apakah itu berarti kita sudah berada di kawasan Gerbang Es Hitam?" tanya Long Fu.
" Wilayah terluar, karena dari kota ini masih ada dua ribu kilometer meter lagi," jawab Qing Ruo menjelaskan.
" Penguasa, Apakah saat ini kita berada di penginapan?" Tanya Long Qe dengan heran.
" Ini kediaman Yanshi Gong, tetua klan Yanshi yang aku temui di gunung Es kabut hitam."
" Apakah dia bisa dipercaya?"
" Sepertinya demikian," Jawab Qing Ruo santai, sambil menjelaskan kesediaan Yanshi Gong yang ingin mengurus keperluannya.
" Walaupun demikian, aku tidak ingin menyerahkan urusan ini pada Yanshi Gong sepenuhnya. Dan aku ingin kalian juga mencari informasi penting mengenai keberadaan Gerbang Es Hitam, dan organisasi yang bisa aku gunakan untuk membawaku ketempat itu."
" Baik Penguasa," jawab mereka bersamaan.
" Harap berhati-hati," ucap Qing Ruo.
" Baik Penguasa."
Setelah berpamitan, Long Fu dan Long Qe lalu mengubah tampilannya menjadi sosok Qing Ruo dan Long Chen, lalu meninggalkan ruangan itu.
Setelah Long Fu dan Long Qe pergi, Mao Lei dan Huo Zhaodau muncul di dalam ruangan itu.
" Mao Lei, Zhoudau, Aku ingin menemui Yin Gan. Jika ada sesuatu yang mencurigakan, segera kabari aku."
" Baik penguasa."
Setelah berkata-kata, Qing Ruo lalu memasuki dunia jiwa.
" Swhuss...." Sosoknya muncul di halaman penjara barat.
" Penguasa," ucap Youlin Sha yang kebetulan berada di tempat itu, menyambut kedatangan Qing Ruo dengan hormat.
" Aku ingin menemui Yin Gan," ucap Qing Ruo santai.
" Baik Penguasa." Sambil membukakan pintu penjara dan mempersilakan Qing Ruo.
" Terima kasih," ucap Qing Ruo, lalu memasuki ruangan Yin Gan dengan tenang.
" Tuan," ucap Yin Gan berdiri dari tempat duduknya, menyambut kedatangan Qing Ruo dengan hormat.
" Duduklah," ucap Qing Ruo sambil menempati kursi yang tersedia.
" Terima kasih, tuan."
" Yin Gan, saat ini aku sudah berada di di kota Da Men," ucap Qing Ruo membuka pembicaraan mereka.
__ADS_1
" Itu berarti tuan sudah berada di kawasan timur terluar gerbang Es Hitam," ucap Yin Gan.
Qing Ruo menganggukkan kepalanya.
" Apakah ada cara cepat untuk pergi ke tempat itu?"
Yin Gan menggelengkan kepalanya.
" Biasanya ketika kami yang berada di luar gerbang hitam, jarang melewati kawasan ini, karena tiga ratus kilo meter dari kota Da Men ke Utara, itu adalah wilayah terlarang gelap.
" Wilayah terlarang gelap?"
" Sebenarnya itu adalah kawasan hutan hijau, namun tempat itu di kuasai oleh hewan gelap."
" Hewan gelap? aku baru tahu istilah itu. Seberapa kuat hewan gelap itu?"
" Sebenarnya mereka adalah hewan buas, namun mereka memiliki mata hitam, dan aktif di malam hari. Selain hewan gelap, di tempat itu juga ada serangga gelap, dan mereka sangat kuat."
" Mengapa bisa demikian?"
" Karena kawasan ini jarang dikunjungi, maka hewan buas itu dapat berkembang dengan baik dan tentunya semakin kuat. Tetapi di tengah kawasan hutan itu, ada gua perak terlarang yang merupakan lorong rahasia yang menghubungkan wilayah terluar hutan gelap dengan wilayah gerbang es hitam. Tetapi untuk bisa tiba di tempat itu, tuan akan tetap berhadapan dengan hewan gelap itu."
" Lalu bagaimana jika kalian ingin kembali ke klan?"
" Kami menggunakan teknik segel terlarang klan Yin. Sedangkan jika ingin keluar dari klan, kami menggunakan gerbang teleportasi."
Qing Ruo terdiam.
" Melewati wilayah seluas dua ribu kilometer yang dikuasai oleh hewa gelap, ini benar-benar mempersulit perjalanan. Tidak heran reaksi orang-orang yang begitu berlebihan ketika mendengar nama Gerbang Es Hitam." Membantin.
" Kembali ke gua perak terlarang. Apakah lorong itu aman?"
" Tuan, aku tidak bisa menjamin bahwa lorong gua itu akan aman, namun lorong itu sempit maka yang tinggal di tempat itu juga hewan buas yang ukurannya lebih kecil. Berbeda ketika tuan berada di luar gua."
Qing Ruo menganggukkan kepalanya.
" Tuan," ucapnya ragu.
" Bicaralah," ucap Qing Ruo dengan tenang.
" Tapi untuk tiba di gua perak terlarang, tuan juga akan melewati hutan hidup. Sebaiknya hindari melewati tempat itu pada malam hari."
" Baik, terima kasih." ucap Qing Ruo dengan ramah.
" Tuan..." ucap Yin Gan sekali lagi.
" Bicaralah," ucap Qing Ruo dengan ramah.
" Mengenai misi tuan..." ucapnya ragu.
" Yin Gan, karena aku telah berjanji pada Jine Xun dan saudaranya, maka hal pertama yang ingin aku lakukan adalah membalas kematian Yin Sha, Yin Wu dan Yin Huo."
" Tapi tuan, bagaimana dengan tetua Xie?"
" Sebenarnya dia masuk dalam hitungan, karena telah bekerjasama dengan Yin Zuo. Tapi aku akan menyelidiki kasus ini."
" Tapi bagaimana tuan melakukannya?"
" Dengan cara ini," ucap Qing Ruo sambil mengubah tampilannya.
" Apa!" Yin Gan terperanjat, saat melihat Qing Ruo menggunakan tampilannya.
" Apakah terlihat mirip," ucap Qing Ruo meniru suaranya.
Yin Gan ternganga. Menatap sosok Qing Ruo yang tersenyum menggunakan tampilan wajahnya.
__ADS_1
" Tu-tuan, ini akan menghancurkan nama baik dan keluargaku...."
" Tenanglah, karena ada hal besar yang ingin aku lakukan pada klan Yin, maka aku tidak akan bertindak sembarangan," ucap Qing Ruo dengan serius.
" Ba-baik, tuan."
" Baiklah, aku akan pergi. Pulihkan dirimu." Sambil mengembalikan tampilan wajahnya, lalu meninggalkan tempat itu.
" Ba-baik, tuan." Sambil menatap kepergian Qing Ruo dengan perasaan yang tidak menentu.
" Orang-orang dari klan Qing benar-benar mengerikan." Batinnya.
***
Di tempat lain.
Qing Ruo lalu menemui Youlin Sha sejenak, lalu menemui Qing Ling di istana emas.
" Ling er, saat ini kita berada di kota Da Men, wilayah terluar gerbang Es Hitam," ucapnya sambil menjelaskan persiapannya di kota itu.
Qing Ling menganggukkan kepalanya.
" Jika dalam situasi yang sulit, jangan ragu untuk memanggilku," ucapnya dengan serius.
" Tenanglah," ucapnya dengan lembut, sambil berbincang-bincang santai dan membicarakan rencananya di tempat itu.
****
Di tempat lain.
Menjelang malam.
Long Fu dan Long Qe yang ditugaskan oleh Qing Ruo untuk mencari informasi penting di kota itu akhirnya kembali, menjumpai kamar yang di tempat oleh Qing Ruo di jaga oleh beberapa pelayan wanita.
" Saudara Fu, bukankah sebelumnya tidak ada penjagaan seperti ini?"
" Benar, tetap bersikap tenang," ucap Long Qe sambil menghampiri para gadis penjaga tersebut.
" Tuan," ucap mereka menyambut kedatangan Long Qe dan Long Fu yang menyamar menjadi Qing Ruo dan Long Chen tersebut dengan hormat.
" Nona, tidak perlu ada penjagaan seperti ini."
" Tapi tuan, tetua meminta kami untuk melakukannya," jawab seorang gadis dengan hormat.
" Baiklah, baiklah..." ucap Long Fu yang menjadi Qing Ruo dengan ramah, sambil memasuki ruangannya, lalu di ikuti oleh Long Qe yang menyamar menjadi Long Chen.
" Ini benar-benar memalukan," ucap gadis penjaga itu dengan wajah masam.
" Maksud saudari Wuyin?"
" Kita telah menjaga ruangan kosong. Bukankah itu pekerjaan...." menjeda kata-katanya dengan wajah kesal, membuat gadis lainnya tertawa terbahak-bahak.
" Tapi saudari Rong, bukankah tuan Long Chen sebelumnya berada di ruangan terpisah," ucap Yanshi Wuyin.
" Benar, itu berarti mereka juga akan menjaga ruangan kosong," jawab Yanshi Rong, gadis yang memandu Qing Ruo dan Long Chen sebelumnya, terkekeh.
Di dalam ruangan.
Long Fu dan Long Qe yang disambut Mao Lei dan Huo Zhaodau, mendengar sayup-sayup percakapan para gadis penjaga tersebut, juga ikut tertawa.
" Saudara, aku akan menemui saudara Chen. Aku khawatir mereka akan memeriksa ruangan itu dan menemukannya ada di tempat itu," ucap Long Qe sambil berdiri.
" Baik, lakukan sekarang juga, sebelum mereka pergi mengabari rombongannya," ucap Huo Zhoudau, yang tidak ingin hal itu akan menimbulkan kecurigaan.
" Saudara, aku pergi dulu," ucap Long Qe yang menyamar menjadi Long Chen, keluar dari kamar itu.
__ADS_1