Sang Penguasa

Sang Penguasa
339. Kemunculan Yin Quan.


__ADS_3

Satu jam kemudian. Pada saat Yin Bei dan Jin Kong sedang mengawasi tempat itu, tiba-tiba mereka merasakan pergerakan besar pasukan puncak Dong Yin yang di pimpin oleh Yin Lang Hong yang berada di bawah pengawasan Hu Yan Lan dan Long Yu Wei, tiba di tempat itu.


" Swhus..swhus..." pasukan itu langsung membentuk formasi serangan dan mulai menggempur perisai pertahanan puncak Zhu Yin dari berbagai sisi.


" Dhuar... dhuar...." Ledakan dahsyat bergema, mengguncang kawasan itu dengan hebat.


***


Di dalam perisai pertahanan.


Yin Baohu dan pasukannya yang sedang menjaga segel perisai perlindungan puncak Zhu Yin begitu terkejut.


" Saudara, ini adalah pasukan puncak Dong Yin...?" ucap Yin Yaocheng menatap pasukan yang menyerang perisai pertahanan itu dengan heran.


" Benar, apa yang sebenarnya terjadi, bukankah pangeran Bei dan rombongan telah membunuh pangeran Zuo," ucap Yin Baohu menanggapi dengan heran.


Pada saat mereka sedang membicarakan hal itu, tiba-tiba puluhan ribu pasukan puncak Dong Yin yang di pimpin oleh Yin Dun dan Yin Wang juga  tiba di tempat itu, dan ikut menyerang perisai pertahanan puncak Zhu Yin itu.


" Baohu, Gu Jian, kalian benar-benar tidak tahu malu! Menyerang kami setelah Pangeran Zuo telah tewas. Kalian juga harus mati!" Teriak Yin Dun  dengan keras menggetarkan kawasan itu.


***


Di dalam perisai pelindungan.


" Saudara, aku mengerti. Ini pasti ulah pangeran Bei yang dengan sengaja melepaskan mereka, lalu mengadu mereka dengan kita," ucap Yin Yaocheng.


" Aku rasa demikian," ucap Yin Baohu sambil terus mengerahkan pasukannya.


Pada saat Yin Baohu, Yin Yaocheng dan rombongannya sedang mengerahkan pasukannya, tiba-tiba perisai perlindungan tingkat tinggi itu hancur.


" Argh...!" teriak Yin Yaocheng kesal saat melihat ribuan prajurit puncak Dong Yin merangsek memasuki bagian perisai pertahanan yang telah hancur.


" Saudara, apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Yin Gu Jian yang telah kehilangan tingkat kultivasinya muncul di tempat itu..


" Saudara, aku juga tidak tahu, tapi aku yakin ini pasti ulah Yin Bei dan rombongannya itu," jawab Yin Baohu menjelaskan keberadaan Qing Ruo dan Jin Kong dengan kesal.


" Lalu apa yang harus kita lakukan? Apakah kita harus memanggil saudara Lin dan Zhanshi Zhe?" tanya Yin Gu Jian dengan panik.


" Tidak perlu, biarkan saja mereka menghabisi puncak Dong Yin. Yang perlu kita lakukan saat ini adalah menahan serangan untuk mengulur waktu," jawab Yin Baohu sambil terus mengerahkan pasukannya.

__ADS_1


" Baik..."


" Dhuar.... dhuar..." Ledakan dahsyat terus bergema mengguncang puncak  Zhu Yin dengan hebat bersamaan dengan cipratan darah dan potongan tubuh yang terlempar ke berbagai arah.


Di atas langit.


Di balik perisai ilusi. Yin Bei dan Jin Kong yang dengan sengaja menghancur perisai pertahanan puncak Zhu Yin,  mengamati situasi di tempat itu dengan tenang.


" Patriark,  aku yakin situasi ini akan memaksa Yin Quan keluar dari tempat persembunyiannya lebih cepat," ucap Yin Bei.


" Aku rasa demikian," ucap Jin Kong menanggapi.


Pada saat pertempuran  hebat terus berlangsung, tiba-tiba ledakan aura yang sangat kuat, muncul dari kawasan penjara Es Hitam, bergerak menuju puncak Zhu Yin cepat.


" Pangeran Yin Bei, ledakan aura ini..." ucap Jin Kong sambil menatap kilatan cahaya kehitaman yang terus bergerak mendekati tempat itu.


" Lancang!" Teriak sosok itu dengan murka sambil melepaskan tembakan tapak cahaya hitam.


" Swhus... swhus..." Cahaya hitam itu membentuk segel kuno melewati setiap sosok seperti angin, dan langsung mengubah mereka menjadi abu hitam.


" Abadi tingkat dua," ucap Jin Kong dengan serius menatap sosok yang terus bergerak melepaskan serangan, membunuh pasukan puncak Dong Yin seperti membakar jerami.


" Serangan Angin Es Gelap, ini adalah teknik tertinggi dari Angin kematian," ucap Yin Bei menatap sosok yang begitu murka tersebut.


" Segel!" ucapnya dengan keras meminta Yin Baohu dan pasukannya menyegel  puncak Zhu Yin kembali.


" Baik patriark..." Ucap Yin Baohu dengan penuh semangat sambil mengerahkan pasukannya.


Pada saat segel Perisai Pertahanan sedang memulihkan diri, tiba-tiba Jin Kong melihat Yin Gang muncul di tempat itu dan masuk ke dalam perisai pertahanan tersebut.


" Pangeran Bei," ucap Jin Kong dengan khawatir.


" Biarkan saja, aku yakin dia baik-baik saja," ucap Yin Bei dengan tenang.


" Pangeran benar, tapi bagaimana dengan pelayanan tuan muda Qing Ruo?"  Sambil menunjuk sosok  Long Yu Wei dan Hu Yan Lan yang juga terperangkap di dalam kubah hitam tersebut.


" Patriark, aku akan menyelamatkan mereka," ucap Yin Bei dengan serius, karena dirinya yakin tidak ada yang akan selamat dari murka Yin Quan tersebut. Pada saat dirinya bergerak memasuki perisai pertahanan tersebut,  tidak lama kemudian Yin Shenkai, Yin Xiolong, Jine Xun dan rombongannya yang membawa Long Chen dan rombongannya  tiba di tempat itu.  


" Tuan Long Chen, mundur..." ucap Jin Kong keluar dari tempat persembunyian menghadang kelompok tersebut.

__ADS_1


" Patriark, ada apa?" tanya Long Chen dengan heran.


" Yin Quan sedang menggila, sebaiknya tuan dan rombongan bersembunyi terlebih dahulu," ucap Jin Kong menjelaskan situasi yang terjadi di dalam perisai kubah hitam tersebut.


" Ternyata selama ini Yin Quan menipu kita," ucap Yin Xiolong bergidik ngeri.


" Patriark, lalu bagaimana dengan saudara Long Yu Wei dan Hu Yan Lan?" tanya Yuan Bai dengan serius.


" Tuan tenang saja, pangeran Yin Bei sedang menyelamatkan mereka. Sebaiknya tuan sekalian mundur dan tunggu perintah penyerangan selanjutnya," ucap Jin Kong menjelaskan rencananya.


" Baik..." ucap Yin Xiolong sambil bergerak mundur.


****


Di dalam perisai pertahanan puncak Zhu Yin.


" Swhuss... swhus..." Sosok Yin Bei yang menggunakan topeng perak, bergerak mendekati Long Yu Wei dan Hu Yan Lan yang berada di dalam pasukan puncak Dong Yin.


" Tuan Long Yu Wei, tuan Hu Yan Lan, mundur..."ucapnya sambil menjaga jaraknya dengan pasukan puncak Zhu Yin yang kini semakin beringas.


" Baik tuan..." ucap Long Yu Wei dan Hu Yan Lan sambil bergerak mengikuti  Yin Bei dengan perlahan.


***


Dari jauh.


" Swhuss.... swhuss..." sosok  Yin Baohu bergerak mendekati Yin Quan yang sedang membantai prajurit puncak Dong Yin.


" Baohu, ada apa?" tanya Yin Quan dengan serius.


" Patriark, sosok bertopeng itu adalah Yin Bei," ucapnya sambil menunjuk sosok Yin Bei yang sedang bergerak meninggalkan tempat itu.


" Apakah kamu yakin?" Menatap Yin Baohu dengan serius.


" Benar patriark, walaupun dia menggunakan topeng namun aku masih ingat pakaian dan gerakannya," jawab Yin Baohu sambil menjelaskan dengan rinci keberadaan sosok Jin Kong dan Qing Ruo  yang telah membunuh Yin Zuo dalam pertempuran sebelumnya. 


" Benarkah?" tanya Yin Quan dengan serius.


" Benar patriark," jawab Yin Baohu, membuat Yin Quan tampak sedikit kebingungan.

__ADS_1


" Jika demikian, biarkan saja dia pergi. Yang perlu kita lakukan saat ini adalah melindungi puncak Zhu Yin dan membersihkan sampah Jue dan Zuo ini..." ucapnya dengan serius.


" Baik patriark..."


__ADS_2