Sang Penguasa

Sang Penguasa
318. Bertemu Yin Gang.


__ADS_3

Setelah mengetahui latar belakang yang dimiliki oleh Qing Ruo, pandangan Yin Bei pada Qing Ruo semakin berbeda, terlebih lagi cara dan sikap Qing Ruo yang penuh dengan ketulusan membuatnya semakin merasa persaudaraan itu bukanlah sekedar kata-kata.


" Dengan latar belakang yang saudara miliki,  bukankah saudara sudah tidak perlu datang jauh-jauh ke klan Yin lagi," ucap Yin Bei dengan santai.


Qing Ruo menggelengkan kepalanya.


" Saudara Bei, segala sesuatu harus dibangun dan diperjuangkan. Para leluhurku membangun reputasi mereka dengan keringat dan darah, dan aku juga ingin melakukan hal yang sama tanpa mengandalkan latar belakang dan reputasi mereka," ucapnya menanggapi, membuat Yin Bei semakin terkagum-kagum. 


" Saudara Ruo benar-benar sosok yang luar biasa," batinnya, menatap Qing Ruo dengan hormat.


" Saudara Bei, mari kita membangun klan Yin menjadi lebih baik lagi,' ucap Qing Ruo.


" Baik, tapi aku tidak ingin menjadi Patriark," ucapnya sambil terkekeh.


" Mengapa bisa demikian?" tanya Qing Ruo dengan penasaran.


" Saudara, aku adalah orang bebas yang tidak menyukai aturan, apalagi mengurus banyak orang," ucapnya sambil tersenyum kecil.


" Saudara, untuk menjadi yang utama tidak harus selalu berdiri di depan layar dan duduk di kursi utama, tetapi kita dapat bekerja di belakang layar. Lagi pula jika usaha kita ini berhasil, aku ingin patriark klan Yin di diduduki oleh  sosok yang tahu dan memahami bagaimana sulitnya membangun klan Yin ini," ucap Qing Ruo dengan serius.


" Apakah saudara sudah punya sosok tersebut?"


Qing Ruo menganggukkan kepalanya.


" Leluhur Yin Xie," ucapnya dengan tenang.


" Leluhur Yin Xie? Bukankah Dia..." Menatap Qing Ruo dengan serius.


" Saudara, saat ini leluhur Yin Xie sudah berada di tempat yang aman. Apa pendapat saudara?"


Yin Bei menganggukkan kepalanya.


" Aku rasa hal itu bisa dipertimbangkan, tapi bagaimana dengan Yin Gang?"


Qing Ruo mengangguk kepalanya,


" Mereka berdua memiliki kesempatan yang sama,  dan hal itu bisa dipertimbangkan. Namun aku lebih memilih leluhur Yin Xie, dengan alasan, pertama dia adalah orang yang ikut membangun klan Yin. Selain itu dia juga secara langsung tidak terhubung dengan Yin Quan yang dibenci oleh banyak orang," ucap Qing Ruo sambil menjelaskan alasannya. 


Yin Bei menganggukan kepalanya.


" Saudara benar," ucapnya sambil menyesap minumannya dengan perlahan.


Pada saat mereka sedang berbincang-bincang tiba-tiba Qing Ruo dan Yin Bei merasakan aura bergerak mendekati tempat itu.


" Saudara Ruo, kebetulan sekali," ucap Yin Bei.

__ADS_1


" Maksud Saudara?" tanya Qing Ruo dengan penasaran.


" Yin Gang," ucapnya sambil membuka segel formasi yang menyegel danau es hitam itu.


" Swhuss..." sosok Yin Gang muncul di luar perisai emas transparan dengan mulut ternganga.


" Swhuss..." Perisai emas transparan dari segel cakram emas membuka perlahan.


" Saudara, masuklah," ucap Yin Bei mempersilakan.


" Ba-baik," ucap Yin Gang dengan gagap, terlebih lagi saat melihat Qing Ruo dan Yin Bei yang duduk di atas piringan cakram emas.


" Saudara Ruo, ini adalah saudaraku Yin Gang," ucap Yin Bei memperkenalkan dengan hormat.


" Pangeran Yin Gang, aku Qing Ruo," ucapnya memperkenalkan diri sambil menangkupkan tangannya dengan hormat, membuat Yin Gang semakin terngaga.


" Cakram emas langit Ling, tapi memiliki nama Qing Ruo," batinnya, menatap Qing Ruo dengan penuh selidik.


" Swhuss..." cakram emas kecil lainnya muncul.


" Pangeran, silakan," ucap Qing Ruo dengan hormat.


" Tu-tuan Qing Ruo, aku Yin Gang," ucapnya dengan hormat, sambil menempati cakram emas kecil tersebut.


" Saudara Bei," ucap Yin Gang menatap Yin Bei dengan ternganga.


" Luka saudara...." ucapnya dengan takjub.


" Saudara Ruo yang menyembuhkan," ucap Yin Bei sambil mengarahkan pandangannya pada Qing Ruo dengan hormat.


" Saudara Bei, sejak kapan Saudara berteman dengan orang selatan? Ini benar-benar membingungkan," ucapnya berbicara pada Yin Bei melalui telepati dengan wajah serius.


Yin Bei tersenyum santai.


" Saudara Gang, saudara Ruo adalah tuan muda gunung suci Ping Xie, yang sengaja datang untuk menolong dan membantu kita," ucap Yin Bei dengan serius.


" Ini semakin membingungkan," ucapnya semakin tidak mengerti.


" Maksud Saudara?" tanya Yin Bei.


" Saudara Bei, aku yakin tuan Qing Ruo pasti berasal klan kuno selatan itu, tetapi bagaimana dia bisa menjadi tuan muda gunung suci Ping Xie, bahkan dia juga memiliki bdarah murni Shen Guoshi Ling dengan cakram emas langit Ling, ini benar-benar membuatku bingung," ucapnya menatap Qing Ruo dengan penasaan.


" Jangankan saudara Gang, sebelumnnya aku juga begitu kebingungan karena Latar belakangnya yang begitu kompleks. Perlu saudara ketahui, Saudara Ruo juga pemilik lencana giok putih Bambu Ungu Langit," ucap Yin Bei terkekeh, membuat Yin Gang terngaga.


" Maksud saudara Bei, Saudara Ruo ini adalah tuan muda Hutan Gelap?"

__ADS_1


" Benar," jawab Yin Bei membuat Yin Gang terdiam.


Di Hadapan Yin Bei dan Yin Gang, Qing Ruo yang memahami tindakan mereka tersenyum santai.


" Saudara Gang, minum dulu," ucap Qing Ruo sambil menuangkan arak rumput kristal pada gelas, dan memberikannya pada Yin Gang.


" Te-terima kasih, tuan." Sambil meraih minuman itu dan meneguknya.


" Apa...!" ucapya dengan wajahnya memerah.


" Saudara, minuman apa ini..." menatap Qing Ruo dengan serius, sambil menahan ledakan energi yang begitu luar biasa dari tubuhnya.


" Apakah saudara menyukainya?" tanya Qing Ruo tersenyum santai, sambil menuangkan arak rumput kristal pada gelas Yin Gang.


" Saudara, ini adalah arak rumput kristal yang aku racik dengan tiga jenis buah abadi dan herbal tingkat tinggi lainnya," ucap Qing Ruo menjelaskan, membuat Yin Bei dan Yin Gang menganggukkan-anggukan kepalanya.


" Ternyata ini adalah arak buah abadi," ucap Yin Bei dengan serius.


" Benar," ucap Yin Gang sambil menyesap minuman itu dengan perlahan, membuat suasana menjadi sedikit tenang.


" Saudara Gang, kebetulan sekali saudara datang, karena ada hal penting yang ingin kami bicarakan, tapi sebelumnya, kami ingin mendengar laporan saudara," ucap Yin Bei dengan tenang, yang memahami tujuan kedatangan Yin Gang.


" Baik saudara, tapi..." sambil menatap Qing Ruo yang berada di hadapannya.


" Saudara Gang, tenanglah. Saudara Ruo adalah saudara ku," ucap Yin Bei menegaskan.


" Baik. Saudara Gang, gunung langit Yin sedang mengalami kekacauan. Sebelumnya Istana Gerbang Es Hitam telah kehilangan Trisula Kegelapan, sehingga memantik masalah lainnya." Sambil menjelaskan kehadiran Yin Baohu, Yin Gu Jian dan rombongannya yang memaksa ingin memasuki puncak Nan Yin dengan rinci.


" Saudara Gang, terima kasih. Adapun hal penting yang ingin kami bicarakan juga berhubungan dengan masalah yang saudara jelaskan," ucap Yin Bei.


" Apakah artinya saudara dan tuan Qing Ruo sudah tahu?" Menatap Yin Bei dan Qing Ruo dengan serius.


" Benar, bahkan sosok yang mengambil Trisula Kegelapan juga ada di tempat ini," jawab Yin Bei menatap Qing Ruo sambil terkekeh, membuat Yin Gang langsung terngaga.


" Tuan Qing Ruo, apakah benar saudara yang mengambil Trisula kegelapan sebelumnya?"


" Benar," jawab Qing Ruo sambil menganggukkan kepalanya dengan santai.


" Tapi bagaimana saudara melakukannya?"


" Itu rahasia," jawab Qing Ruo sambil tersenyum santai.


" Lalu apa tujuan saudara melakukannya?" Menatap Qing Ruo dengan wajah tidak suka.


" Saudara Gang, biar aku bantu menjelaskan. Tindakan saudara Qing Ruo mencuri Trisula Kegelapan adalah untuk melindungiku, karena ketika patriark berhasil naik tingkat, maka hal pertama yang Dia lakukan adalah menyingkirkan ancaman terbesarnya, dan anacamannya itu adalah aku. Selain itu, Saudara Ruo juga menyembuhkanku, dan yang paling utama adalah membantu kita melawan puncak Zhu Yin dan Dong Yin," ucap Yin Bei menjelaskan, membuat Yin Gang terdiam.

__ADS_1


🙏🙏1 bab 🙏🙏


__ADS_2