
Tuan Qing Ruo, selama ini, kami klan Hua tidak pernah berseteru sedikitpun dengan Shen Guoshi Qing..." menatap Qing Ruo heran, dengan sikap siaga.
Qing Ruo menganggukan kepalanya.
" Benar, tetapi aku bukanlah Shen Guoshi Qing," jawab Qing Ruo membuat Hua Zhen semakin bingung.
" Tuan Qing Ruo, jika demikian, dari klan mana anda berasal?"
" Klan Qing, tetapi bukan Shen Guoshi Qing," jawab Qing Ruo santai, membuat Hua Zhen menurunkan tingkat kewaspadaannya. Sebelumnya dia begitu panik, terlebih lagi dirinya yang masih belum mengetahui tingkat kultivasi Qing Ruo yang sesungguhnya.
" Tuan Qing Ruo, musuh anda itu?" Menatap Qing Ruo dengan lekat.
" Seseorang yang pernah berseteru dengan penguasa agung selatan," jawab Qing Ruo santai, membuat Hua Zhen yang sebelumnya menurunkan kewaspadaannya kini bahkan berdiri dari kursinya. Matanya yang tajam menatap Qing Ruo dengan penuh kewaspadaan.
" Tuan Qing Ruo, Apakah Anda orang suruhannya?"
" Sebelum aku menjawab, aku ingin memastikan. Apakah tuan muda benar-benar tahu orang yang aku aku maksud sebelumnya?"
Hua Zhen menganggukkan kepalanya.
" Tuan Qing Ruo, itu adalah aib Shen Guoshi Hua. Walaupun sudah ribuan tahun, namun generasi ke generasi selalu diajarkan untuk mengingat sejarah klan mereka, sebagai pelajaran untuk membangun pondasi dan jati diri, karena sama halnya dengan hal baik yang selalu di kenang, hal buruk pun demikian, bahkan tidak akan pernah layu. Lalu apakah tuan Qing Ruo adalah orang suruhan Klan Shen Luo?"
Qing Ruo menggelengkan kepalanya.
" Lalu bagaimana hubungan Tuan muda dengan Hua Wen?"
Hua Zhen terdiam, menatap Qing Ruo dengan lekat.
" Dia adalah leluhur dan kakekku," jawab dengan dalam.
Qing Ruo terdiam, dan hanya bisa menggelengkan kepalanya.
" Hais, mengapa harus seperti ini. Tuan muda Hua Zhen, apa tanggapan anda mengenai peristiwa masa lalu yang buruk ini?" Tanya Qing Ruo sambil menatap Hua Zhen yang kini semakin meningkatkan kewaspadaannya.
__ADS_1
" Marah, sedih dan kecewa."
Qing Ruo menganggukan kepalanya.
" Aku rasa itu adalah hal yang sangat wajar. Namun jika tuan muda bertemu dengan orang-orang dari klan Luo, apa yang akan tuan muda lakukan?"
" Jujur, aku ingin membalas, tetapi aturan klan melarang kami untuk tidak melakukannya."
" Mengapa bisa demikian?"
" Tuan Qing Ruo, tidak ada yang ingin menjadi musuh Klan Luo. Sekalipun Penguasa utama Klan Phoenix petir itu telah jatuh, namun tidak sesederhana yang dilihat. Darah Phoenix itu abadi, sekalipun mereka mati. Selain itu, apakah tuan Qing Ruo tidak melihat keadaan kami yang bahkan lebih buruk dari Shen Shandian Luo trah pertama yang telah jatuh."
" Tuan muda, aku semakin tidak mengerti."
" Bagaimana mungkin tuan tidak memahami hal ini. Shen Guoshi Hua telah jatuh. Walaupun kami masih memiliki kekuatan, tetapi tidak seperti dulu," ucapnya sedih.
Qing Ruo terdiam dan akhirnya memahami alasan klan Hua membaur menjadi klan manusia.
" Ini dimulai dari perseteruan itu. Setelah Leluhur Hua Wen tewas, putra dan putrinya selalu mengirimkan kekuatan untuk membuat kekacauan di wilayah selatan. Tindakan itu membuat para leluhur lainnya tidak senang, karena terkesan membela tindakan leluhur Wen yang salah, dan dapat memancing kemarahan Penguasa Agung Luo Feng, yang memperparah keadaan adalah, pasukan yang di kirim selalu di hancurkan tanpa sisa. Selain memperburuk reputasi klan Hua, tindakan tersebut juga semakin melemah klan Hua itu sendiri, hingga akhirnya para anggota klan yang dari awal menentang tindakan leluhur Wen mulai menekan putra dan putrinya, menyisihkan keluarga kami dari keluarga utama, pertentangan itu terus terjadi bahkan setelah kejatuhan Penguasa Agung Luo Feng ribuan tahun yang lalu, hingga kekacauan kembali terjadi, dimana ayah dan ibuku terbunuh."
" Benar. Itu adalah trauma masa kecilnya. Ini adalah aib Klan kami yang bahkan tidak diketahui oleh siapapun. Di mata orang lain, kami terlihat baik-baik saja, tetapi yang sebenarnya kami begitu kesulitan," jawab Hua Zhen dengan sedih.
Qing Ruo menggelengkan kepalanya.
" Tuan muda Hua Zhen, aku mewakili ayahku, dan secara pribadi mohon maaf atas semua hal buruk yang tuan muda alami." berdiri dari kursinya dan menangkupkan tangannya dengan hormat.
" Tuan Qing Ruo, maksud Anda...?" tanya Hua Zhen terkejut, menatap Qing Ruo dengan heran.
Tanpa menjawab, Qing Ruo menunjukkan lencana Phoenix emas, membuat Hua Zhen langsung berdiri dari kursinya.
" Penguasa muda, hamba tidak pantas menerima maaf dari Anda. Jujur secara pribadi, aku mengakui ini bukanlah kesalahan penguasa Agung Luo Feng. Dan kesalahan ini murni di pihak kami." Menatap Qing Ruo dengan hormat.
" Tetapi andai saja ayahku tidak membunuh leluhur Hua Wen, tuan muda tidak akan mengalami kesulitan ini." Dengan tulus.
__ADS_1
" Penguasa muda, jika penguasa agung Luo Feng tidak membunuh leluhur Wen, maka ceritanya akan berbeda, karena leluhur Wen adalah orang yang keras. Saat itu dia telah memiliki belasan istri, dan berambisi mempersunting putri Jian Peiyu dengan membawa pasukan menaklukan klan Jian, memaksa patriark klan Jian menjadikan Putri Jian Peiyu sebagai tunangannya. Dalam kisah ini, penguasa agung selatan tidak bersalah sama sekali."
" Tuan muda Hua Zhen, Apakah kamu marah padaku?" tanya Qing Ruo.
Hua Zhen menggelengkan kepalanya.
" Peristiwa buruk di masa lalu memang menyakitkan, tetapi ada beberapa kejadian yang memang perlu diterima dan di lepaskan. Jika aku masih berdiri di tempat yang sama, dan membela hal yang salah itu, maka begitu bodohnya aku."
" Tuan muda Hua Zhen, benar. Aku harap Putri Hua Diu juga melakukan hal yang sama. Terima kasih," ucap Qing Ruo sekali lagi menangkupkan tangannya dengan hormat.
" Penguasa Muda, hamba yang harusnya berterima kasih. Anda telah membuka pikiranku bagaimana harus bertindak."
" Maksud tuan muda...?" tanya Qing Ruo.
" Penguasa muda bukanlah orang yang bersalah dalam hal ini, tetapi dengan tulus meminta maaf. Aku meyakini hal itu bukan karena penguasa muda lemah, tetapi lebih kepada tindakan nyata, untuk mengakhiri masalah yang tidak penting ini. Akan sangat bodoh jika aku ingin memperpanjang masalah ini dan menyalahkan orang lain, sedang kerugian ini murni karena kesalahan diri sendiri, dan itu sejalan dengan prinsip penguasa muda. Membangun persahabatan membawa kedamaian, membangun permusuhan membawa kematian."
Qing Ruo terdiam, menatap sosok yang ada di hadapannya itu dengan hangat dan ramah.
" Jika saja leluhur Hua Wen punya pemikiran seperti tuan muda Hua Zhen, mungkin klan Hua tidak akan jatuh seperti ini. Saudara Hua Zhen, Aku Luo Qing Ruo, senang berkenalan dengan anda." Menangkupkan tangan dengan hormat, sambil mengubah panggilannya, membuat sosok Hua Zhen yang ada di hadapannya terdiam dengan mata berkaca-kaca.
" Saudara Luo Qing Ruo, aku Hua Zhen. Senang menjadi saudara Anda." Menangkupkan tangannya dengan hormat, membuat ruangan itu menjadi hening.
Tiba-tiba tawa mereka memecah, membuat prajurit yang berjaga di luar ruangan dan sepanjang lorong kediaman terkejut heran.
" Setelah puluhan tahun, akhirnya aku dapat kembali mendengar tawa tuan muda, bahkan kali ini sangat keras," ucap para prajurit yang berjaga dengan heran.
" Benar, sepertinya tuan muda sedang bahagia..."
Di dalam ruangan.
Hua Zhen dan Qing Ruo melanjutkan perbincangan santai mereka, yang ditemani oleh arak rumput kristal.
" Saudara Qing Ruo, ini benar-benar nikmat..." Menyesap minuman itu dengan santai.
__ADS_1
" Jika saudara suka, aku masih memiliki beberapa botol," ucap Qing Ruo Sambil memberikan Hua Zhen empat botol kecil lainnya.
" Terima kasih saudara." Dengan wajah gembira, sambil meraih minuman itu dan menyimpannya.