
Di dalam ruangan yang telah tersegel itu.
" Swhuss...." Bola emas muncul, lalu secara perlahan menghilang, menampilkan sosok Yin Rongyou yang ada di dalamnya.
" Tuan muda," ucapnya menyapa Qing Ruo dengan hormat, sambil memperhatikan ruangan tempatnya berada.
" Nona Rongyou, saat ini kita berada di kediaman Yin Hen Fen," ucap Qing Ruo menjelaskan.
" Baik tuan muda...." Dengan dengan hormat.
Tiba-tiba, " Swhus...." Bola emas lainnya muncul di dalam ruangan itu, lalu secara perlahan menampilkan sosok pria paruh baya yang langsung membuat Yin Rongyou ternganga.
" Tuan muda, ini..." menatap Qing Ruo dengan ragu.
" Rongyou er, ini aku," ucap sosok itu menyapanya dengan ramah.
" Leluhur Xie, apakah ini...." ucapnya ragu menatap Yin Xie yang tersenyum ramah padanya, lalu menatap Qing Ruo yang tersenyum padanya.
Belum hilang keterkejutan Yin Rongyou, tiba-tiba muncul bola emas lainnya, lalu menampilkan sosok Yin Gan, yang tersenyum ramah pada mereka berdua.
" Tuan muda, apakah ini benar saudaraku?" Tanya Yin Rongyou menatap Qing Ruo dengan serius.
Qing Ruo menganggukan kepalanya.
" Kalian berbicaralah, aku akan beristirahat untuk memulihkan diri," ucapnya dengan senyumnya yang ramah, lalu meninggalkan ruangan itu.
" Baik penguasa..." ucap Yin Gan dengan hormat, membuat Yin Rongyou dan Yin Xie tampak begitu terkejut.
" Ini seperti ilusi, apakah ini nyata..." ucap Yin Rongyou menatap kedua sosok yang ada di hadapannya dengan lekat.
" Saudari, ini aku Yin Gan," ucapnya dengan menahan haru.
" Saudara," ucapnya tanpa dapat menahan diri, memeluk Yin Gan dengan hangat sambil menyeka air matanya.
" Saudari, kita aman sekarang," ucapnya dengan lembut.
Yin Rongyou menggunakan kepalanya, lalu melepaskan pelukannya, mengahadap sosok Yin Xie yang tersenyum dengan hangat. berlutut bersama Yin Gan dihadapan Yin Xie.
" Leluhur," ucap mereka berlutut dengan hormat.
" Bangunlah," ucap Yin Xie dengan hangat.
" Terima kasih, leluhur...."
" Saudara...." ucapnya dengan ragu.
" Saudari, duduklah, aku akan menjelaskannya." Sambil meminta mereka menempati kursi yang tersedia dengan penuh kehangatan, sambil mengeluarkan minuman dari dalam cincin penyimpanannya.
" Apakah saudara, menggunakan teknik terlarang Yin?" tanya Yin Rongyou menatap sosok Yin Gan yang kini memiliki kekuatan di tingkat dua semi abadi.
__ADS_1
" Benar saudari," jawabnya tersenyum kecut, sambil memberikan minuman yang telah dituangkan pada Yin Xie dengan hormat, lalu memberikan pada Yin Rongyou.
" Terima kasih," ucap Yin Xie dengan tatapan hangat, lalu menyesap minuman tersebut. " Ini benar-benar nikmat," ucapnya dengan gembira.
" Leluhur, saudari, mungkin merasa bingung dengan caraku memanggil tuan muda Qing Ruo, namun yang pasti leluhur dan saudari telah mengetahui kekuatan yang dimilikinya, terutama dengan teknik perubahan bintang."
" Teknik perubahan bintang?" tanya Yin Rongyou dengan penasaran.
" Saudari, itu adalah teknik penyamaran yang hanya di miliki oleh pewaris tunggal kekasisar agung selatan," jawab Yin Gan.
" Yin Gan, apakah maksudmu Shen Shandian Luo?"
" Benar leluhur, penguasa muda Qing Ruo adalah pewaris takhta Kekaisaran agung selatan. Selain itu, dia juga memiliki latar belakang yang sangat mengerikan, dari pihak ayah, penguasa muda adalah pemilik darah suci Shen Guoshi Qing, dari leluhur agung Qing Kongque, dari pihak ibu dia adalah putra pertama Shen Guoshi Ling Yun, yang merupakan putri tunggal patriark shen Guoshi Ling Zhong," ucapnya membuat Yin Rongyou dan Yin Xie terngaga.
" Lalu bagaimana dengan status penguasa muda, bukankah dewa kuno tidak memakai istilah itu?" tanya Yin Xie.
" Leluhur, penguasa muda Qing Ruo adalah murid dan sekaligus putra angkat Shen Shandian Luo Feng," jawab Yin Gan.
" Maksudmu penguasa agung Shen Shandian Luo trah pertama yang telah dijatuhkan itu!" ucap Yin Xie dengan serius.
" Benar, namun perlu leluhur ketahui, bahkan pemilik darah petir terutama mereka yang berada di tingkat tinggi adalah abadi."
" Apakah itu berarti Penguasa Agung Luo Feng masih hidup?"
" Benar, dan Penguasa muda Qing Ruo adalah murid tunggal dan sekaligus putra angkatnya."
" Benar-benar berasal dari latar belakang yang sangat mengerikan," ucap Yin Rongyou.
" Bahkan lebih dari itu, statusnya di kawasan kuno utara ini juga bukan main-main."
"Maksud saudara?" tanya Yin Rongyou dengan penasaran.
" Penguasa muda Qing Ruo adalah tuan muda hutan gelap, yang memiliki otoritas yang sama seperti yang abadi Shen Guoshi Xiong Mao Tian," jawab Yin Gan membuat Yin Rongyou dan Yin Xie hampir menjatuhkan rahangnya.
" Tapi bagaimana bisa?" Tanya Yin Rongyou dengan heran.
" Ini adalah rahasia yang tidak diketahui oleh banyak orang. Shen Guoshi Ling Zhong, adalah murid dan putra angkat Shen Guoshi Xiong Mao Tian," jawab Yin Gan.
Penjelasan mengenai Yin Gan mengenai latar belakang Qing Ruo membuatku Yin Xie dan Yin Rongyou bergidik ngeri.
" Tidak heran dia dapat memasuki tempat ini dengan mudah, tetapi bagaimana saudara bisa tahu mengenai hal ini dengan rinci?" tanya Yin Rongyou.
Yin Gan tersenyum kecut.
" Saudari, pada awalnya aku adalah tawanan penguasa muda, namun aku telah memutuskan diri untuk melayaninya."
" Maksud saudara?"
" Saudari, aku adalah pelayan penguasa muda Qing Ruo," jawabnya dengan tegas.
__ADS_1
Yin Gan dan Yin Xie menganggukan kepalanya.
" Apakah kedatangan tuan muda Qing Ruo ke tempat ini adalah ide saudara?" tanya Yin Rongyou.
Yin Gan menggelengkan kepalanya.
" Tetapi ini semua saling berhubungan. Tujuan awal penguasa muda mendatangi klan Yin karena memenuhi janjinya pada Jine Xun dan keempat saudaranya. Selain itu, penguasa muda juga ingin membangun kekuatan klan Yin untuk menghancurkan trah kedua Shen Luo," jawabnya, membuat wajah Yin Xie tampak berubah.
" Yin Gan er, apakah maksudmu Jine Xun pelayan Yin Sha dan kedua saudaranya itu?"
" Benar, tetapi leluhur tidak perlu khawatir, karena penguasa muda hanya menargetkan Yin Zuo," jawab Yin Gan menjelaskan, namun masih belum mengubah raut Yin Xie yang masih tampak khwatir.
" Leluhur, jika Penguasa muda memiliki dendam, lalu apakah mungkin dia ingin menyelamatkan leluhur dari dalam penjara?"
Yin Xie menganggukan kepalanya.
" Leluhur, jika aku boleh tahu, bagaimana cara penguasa muda membawa leluhur dari dalam penjara?" tanya Yin Gan dengan serius.
Tiba-tiba Yin Xie tersenyum-senyum kecil.
" Leluhur, apakah ada yang lucu?" tanya Yin Rongyou yang juga mulai tertawa kecil.
" Tetua, saudari..." ucap Yin Gan dengan heran.
" Sebaiknya Leluhur dulu, nanti aku juga akan menceritakan bagaimana penguasa muda melakukannya," ucap Yin Rongyou.
Yin Xie menganggukan kepalanya.
" Baik," ucapnya pelan, lalu menceritakan dari awal bagaimana Qing Ruo menemuinya dengan menggunakan sosok Yin Hen Fen, hingga membuka segel rantai hitam yang mengikatnya di dalam ruangan penjara. Namun yang membuat Yin Xie begitu bersemangat adalah saat Qing Ruo membuat Yin Di Lu menggantikannya.
" Apakah maksud leluhur, Di Lu cucu Jue itu?" tanya Yin Rongyou.
" Benar, dengan teknik perubahan bintang yang kamu jelaskan sebelumnya, tuan muda Qing Ruo mengubah tampilan Di Lu sama persis seperti diriku, mulai dari wajah, suara rambut dan tubuh yang sangat mirip denganku," jawab Yin Xie menjelaskan, membuat Yin Rongyou tiba-tiba tertawa.
" Suadari, apakah ada yang lucu?" tanya Yin Gan dengan heran.
" Saudara, di kediamanku, tuan muda Qing Ruo juga melakukan hal yang sama pada Weng Can," ucap terkekeh.
" Maksudmu dia mengubah Weng Can....." ucap Yin Gan ragu.
" Benar suadara," ucap Yin Rongyou sambil menahan tawa, bahkan membuat Yin Xie sebelumnya tampak serius tiba-tiba tertawa terbahak-bahak.
****
Di tempat lain.
Di dalam kamar utama kediamanan Yin Hen Fen. Qing Ruo duduk dengan tenang, mengirim pesan jiwa Mao Tang yang ada di kota Gu Lu, untuk mengawasi pergerakan Yin Gu Hin dan menangkapnya, serta meminta pihak pasukan kota Gu Lu untuk segera melakukan pergerakan dengan membuat masalah di setiap kawasan yang di kuasai oleh klan Shi, untuk memancing kubu timur keluar dari kawasan puncak Dong Yin.
" Semoga rencana ini tidak berubah lagi," batinnya yang dikejutkan dengan gelak tawa Yin Gan, Yin Rongyou dan Yin Xie.
__ADS_1
" Sepertinya mereka sangat senang," ucapnya, lalu menyegel tempat itu dan berkultivasi.
👉...." 👍"