Sang Penguasa

Sang Penguasa
Menghilang


__ADS_3

Untuk pertama kali setelah sekian lama kedua kekuatan besar yang melegenda bertumbuk satu sama lain.


Memang para makhluk pelindung dunia ini sudah biasa menggunakan energi suci demi membasmi makhluk gelap.


Namun jarang bagi mereka untuk menggunakan kekuatannya dengan besar.


Biasanya sedikit kekuatan suci sudah cukup membereskan masalah makhluk gelap di dunia.


Namun kini berbeda.


Tak ada pilihan lain selain mengerahkan segenap tenaga di serangan satu ini.


“Uh….” Sang gadis kecil terlihat kewalahan.


Bahkan sesudah menggunakan kekuatan penuh sekalipun, masih belum cukup untuk meng-klaim kemenangan.


“Bertahanlah!” Sang bocah satunya tetap terlihat semangat dan tak mau menunjukkan ekspresi menyedihkan.


Gelombang aura suci dan aura gelap masih beradu.


Namun perlahan namun pasti situasi terlihat tidak berpihak bagi dua makhluk pelindung dunia ini.


Aura kekuatan gelap perlahan mulai mengikis habis serangan mereka.


Ini sama sekali jelas nggak bagus.


“….” Sang gadis kecil terdiam, ekpresinya jauh lebih kewalahan dari yang awal.


Raut wajahnya makin pucat dan ia hampir pada batasannya.


Begitupula dengan sang rekannya itu, pada akhirnya ia tak bisa terus mempertahankan semangatnya.


Nyatanya mereka memang sedang terdesak….


Untuk pertama kali setelah sekian lama mereka di posisi seperti ini.


Padahal biasanya para pelindung dunia ini bisa meng-klaim kemenangannya dengan mudah.


Namun kali ini ternyata tidak begitu.


Mereke dipaksa mengakui kekuatan makhluk gelap yang sebenarnya.


‘Heheh.’ Di sisi lain, terlihatlah raut wajah bangga pada sang perempuan gelap ini.


Waktu dua makhluk pelindung dunia itu tak lama lagi habis.


Pada akhirnya serangan dan kekuatannya jauh lebih superior dan tak ada bandingannya.


Haah, dan mereka masih saja menolak fakta.


Sang perempuan gelap tak punya pilihan lain selain bersabar.


Kemenangan memang sudah di depan mata, namun ia harus mengantisipasi bilamana ada hal merepotkan lain dari dua makhluk itu.


DRRRTTT….


Kedua pelindung dunia cilik sedikit demi sedikit terseret ke belakang….


Waktu  terus berlalu dan tak ada perlawanan apapun lagi dari mereka berdua.


Kekuatan aura suci mereka makin terkikis dan sudah jelas siapa yang akan memenangkan aduan aura kekuatan ini.


Raut wajah puas makin terlihat jelas pada sang perempuan gelap.


Sudah selesai.


BUMMM!!!


Seketika itu juga ledakan brutal energi gelap terjadi.


Aura gelap langsung memenuhi seluruh tempat ini.


SRINGGG!!!


Oke, siapapun pasti mengira semuanya sudah berakhir di sini.


Itulah yang sangat diyakini sang perempuan gelap.


Memangnya apa lagi yang bisa terjadi selain kekalahan para musuhnya?


Aura gelap berwujud asap hitam memenuhi seluruh tempat ini.


Membuat siapapun sulit melihat di keadaan sekarang.


Bahkan untuk sang pemilik kekuatan sendiri.


Kekuatannya menurun drastis tepat setelah melancarkan serangannya.


Itu hal yang wajar mengingat ia all out dengan serangan peluru gelap sebelumnya.

__ADS_1


Itulah sebabnya ia agak kesulitan melihat apa yang terjadi.


Ia memang tak sabar melihat buah hasil serangan terhebatnya itu.


Namun apa daya ia harus sabar nunggu lagi sih.


SRING!!


“!” Tiba-tiba cahaya terang tercipta dan langsung menyapu asap aura gelap tebal ini.


Sang perempuan gelap terdiam.


Ia terlihat tak percaya dengan apa yang terjadi.


HUSH!


Sang musuh utama tuannya berdiri di depan dua makhluk lemah itu.


Kenapa? Kenapa dia?


Bukannya pemuda itu sudah tidak punya kekuatan lagi?


Terlihat jelas raut wajah keheranan ekstrim di wajahnya.


Ia sangat penasaran dengan apa yang terjadi.


Benar, pemuda yang tak lain tak bukan adalah Max sendiri tiba-tiba berdiri di depan dan menatap lawannya dengan serius.


“W- wah.” Sang gadis kecil itu tampak terkejut.


“….” Dan bahkan sang bocah laki pun tak bisa menahan ekspresi kagetnya.


‘Lho?’ Max terdiam. Dibalik raut wajah seriusnya tersimpan keheranan dalam dirinya.


Tak hanya yang melihatnya yang terkejut, bahkan yang mengalaminya juga.


“….” Sang perempuan gelap sungguhlah tak senang dan tak bisa menerima apa yang terjadi.


Terlihatlah raut wajah super muram yang bisa membuat orang dewasa ketakutan.


Tak ada lagi kharisma dari wajah cantiknya, yang ada hanyalah kekesalan dan kefrustasian yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.


Max tak bermaksud membuat lawannya kesal, lah ia juga tak menyangka bisa begini.


Padahal ia pikir semuanya sudah berakhir ketika serangan lawan berhasil mendominasi.


Krrtt….


Terdengarlah gertakan amarah dari sang makhluk gelap ini.


“Hebat….” Sang gadis kecil kagum dengan apa yang baru saja terjadi ini.


“Hmph.” Dan rekannya sudah balik lagi ke sifat awalnya.


Shh….


Aura suci menyelimuti pemuda ini, dan bukan aura suci yang biasa.


Kekuatannya sekarang jauh meningkat dibanding sebelumnya.


“….” Max terdiam, ia berusaha menganalisis apa yang terjadi barusan.


Tak bisa dipungkiri rasanya memang ada yang beda.


Ia merasa lebih segar dibanding sebelumnya.


Kedatangan dua pelindung dunia cilik memberinya waktu untuk istirahat lebih lama.


Tapi kenapa ia bisa tiba-tiba bugar di saat-saat terakhir?


Yah Max tak panik brutal juga sih, ia masih bisa santai meski serangan besar lawannya datang.


Dan tanpa sadar tubuhnya sudah penuh dengan kekuatan dan serangan lawan pun menghilang begitu saja.


Apa jangan-jangan ia kehilangan kendali tubuhnya akibat kekuatannya ini?


Max terdiam, berbagai dugaan mulai muncul dalam benaknya.


Ia pernah baca kasus dimana ada yang dikendalikan oleh kekuatannya sendiri.


Mungkinkah kini ia mengalaminya juga?


‘Ini pernah terjadi sih.’ Max jadi ingat debut awalnya di dunia ini.


Yang dimana ia menggunakan kekuatannya untuk pertama kali.


Waktu itu ia hanya mengandalkan instingnya saja.


“!”

__ADS_1


Itu dia!


Instingnya yang memicu kekuatannya muncul!


Meski masih dugaan, Max lebih yakin soal ini daripada kekuatannya sendiri yang mengendalikan tubuhnya.


Sang perempuan gelap masih terdiam.


Kenapa ia terus dikejutkan begini?


Ia terperdaya dengan kelakuan musuh utamanya itu.


Pemuda itu berakting seolah-olah jadi NPC dan mengejutkannya di saat terakhir.


Sungguhlah momen membagongkan.


Namun yah, pada akhirnya ini kesalahannya juga.


Ia mudah terkecoh dan tak curiga dengan kelakuan musuh utamanya itu.


Kini situasi berbalik begitu cepat.


“Selesaikan.” Sang bocah tak mau membuang-buang waktunya.


Sang bocah laki tak bisa menunjukan ego-nya lagi.


Yah ia memang masih ingin beraksi, namun ia harus mengakui juga kekuatannya sudah habis.


Kini ia dan rekannya menyerahkan urusan ini padanya.


“….” Max terdiam sejenak dan melangkahkan kakinya.


Memang itulah yang harus dilakukan.


Sang perempuan gelap terdiam, ia belum mengumpulkan kekuatan sama sekali.


Ya jelas-jelas ia sudah kering akibat serangan tadi sih.


Kini tak ada yang bisa dilakukannya selain membuat raut wajah muram.


HUSH!


Tanpa pikir panjang Max langsung melesat!


Waktunya untuk mengakhiri semua ini!


‘Heh.’ Sang perempuan gelap terdiam.


Ternyata tak ada strategi yang sempurna.


Ia terlalu percaya diri dengan kemampuannya yang pada akhirnya membawa kehancuran sendiri padanya.


Mimpi hanya tinggal mimpi.


Pada akhirnya sang perempuan gelap ini mengakui kekalahannya.


DBUMMM!!!


Ledakan energi dahsyat seketika itu juga langsung tercipta.


Dengan sigap sang gadis kecil melindungi gadis pirang yang masih belum sadar.


Ledakan yang benar-benar hebat.


SRING!!!


Dan disaat yang bersamaan muncullah sinar terang yang sangat menyilaukan.


Bahkan para makhluk pelindung dunia ini tak bisa melihat apa yang terjadi.


Perlahan namun pasti pancaran sinar itu akhirnya menghilang juga.


Dengan sigap kedua pelindung cilik ini langsung mengecek apa yang terjadi.


Harusnya sang perempuan gelap kuat itu tinggal nama sekarang.


Terlihatlah kehancuran yang lumayan disekitaran area gurun ini.


Dan seperti yang sudah diduga.


Keberadaan makhluk hitam itu sudah tiada.


Kemungkinan besar akibat ledakan energi yang terjadi tadi.


“….” Namun kedua pelindung dunia ini tak langsung senang dengan apa yang mereka lihat.


Musuh mereka sudah hilang keberadaannya dan itu bagus.


Tapi kenapa sang tuan penguasa itu tak ada di sini?

__ADS_1


__ADS_2