Sang Penguasa

Sang Penguasa
319. Pembicaraan bersamaan Yin Gang.


__ADS_3

Penjelasan Yin Bei mengenai kedatangan dan tindakan Qing Ruo,ย  membuat Yin Gang merasa merasa bersalah.


" Tuan Qing Ruo, terima kasih telah menolong saudara ku, dan aku juga minta maaf, karena sudah salah paham," ucapnya dengan tulus.


Qing Ruo menganggukan kepalanya.


" Jika aku yang berada di posisi pangeran, aku juga pastinya akan marah, dan aku juga minta maaf karena telah ikut campur dalam kekacauan ini," ucap Qing Ruo menanggapi.


" Terima kasih tuan," ucapnya dengan hormat.


" Saudara Bei," ucap Qing Ruo dengan penuh arti.


" Baik," ucap Yin Bei dengan tenang, sambil mengarahkan pandangannya pada Yin Gang.


" Saudara Gang, mengenai hal penting yang ingin kami bicarakan sebelumnya," ucap Yin Bei dengan serius.


" Silakan saudara," ucapnya dengan tenang.


" Saudara Gang, aku dan saudara Ruo sudah sepakat untuk memperbaiki klan yang sangat kacau ini, dan kami juga sudah membahas rencana kedepan apabila kita mampu mengalahkan semua kubu yang ada, saudara Ruo ingin menjadikan leluhur Xie sebagai patriark klan," ucap Yin Bei membuka pembicaraan itu dengan serius.


" Saudara Bei, apakah ini serius? Lalu bagaimana dengan kesiapan pasukan kita, tapi bukankah tetua Xie..." ucapnya ragu, menatap Qing Ruo dan Yin Bei dengan serius.


" Saudara Gang, kami serius. Mengenai kesiapan pasukan, kita akan bekerjasama dengan klan Jin. Adapun leluhur Xie, saat ini sudah berada di tempat yang aman," jawab Yin Bei membuat Yin Gang terdiam.


Yin Gang terdiam dan terlihat sedang berpikir dengan keras.


" Saudara Bei, tuan Qing Ruo, mengenai pasukan bantuan, apakah ini tidak akan menjadi masalah?" Dengan wajah serius.


" Pangeran Gang, aku Qing Ruo menjamin bahwa hal ini akan baik-baik saja," ucap Qing Ruo dengan tenang.


" Tapi tuan, bagaimana dengan kekuatan pasukan mereka?" tanya Yin Gang dengan serius.


Qing Ruo menganggukan kepala.


" Pangeran Gang, keuntungan utama dari pasukan bantuan ini, kita dapat mengandalkan kekuatan patriark Jin Kong yang sudah berada di tahap abadi-"


" Tahap abadi?" Dengan wajah serius.


" Benar, itu berarti kubu kita miliki dua sosok Abadi," jawab Qing Ruo dengan tenang.


Yin Gang menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


" Ini terlalu berbahaya," ucapnya dengan serius.


" Pangeran tenanglah, jika Jin Kong berani bertindak diluar rencana kita, maka aku Qing Ruo sendiri yang akan membunuhnya," ucap Qing Ruo dengan serius membuat Yin Gang yang tampak tidak setuju dengan pasukan bantuan itu terdiam.


" Tuan tidak bercanda, kan?" Menatap Qing Ruo dengan serius.


" Pangeran, aku adalah orang yang tidak pernah bercanda dengan kata-kata," ucap Qing Ruo dengan tenang, membuat Yin Gang terdiam cukup lama.


" Saudara Gang, Saudara Ruo berasal dari latar belakang yang sangat mengerikan, dan dia pasti sudah memiliki persiapan yang matang," ucap Yin Bei berbicara melalui telepati.


" Saudara, kata-katanya terlalu berlebihan dan tidak masuk akal," ucap Yin Gang dengan ragu.


" Apakah saudara meragukannya?" tanya Yin Bei.


" Tentu saja," jawabnya dengan jujur.


" Saudara Gang, saudara Ruo memang belum berada di tahap abadi, tetapi aku yakin dia sudah punya persiapan, terlebih lagi dengan kemampuannya yang membuat puncak Zhu Yin kalang kabut. Selain itu, perlu saudara ketahui, dari pihak ayah, leluhurnya adalah putra pertama Shen Guoshi Kongque, yaitu Shen Guoshi Fengbao. Lalu dari pihak ibu, dia adalah cucu pertama patriark Shen Guoshi Ling Zhong. Selain itu, saudara juga sudah tahu bahwa saudara Ruo adalah tuan muda klan Shen Guoshi Xiong Mao dan tuan muda gunung suci Ping Xie, dan satu lagi, dia juga pewaris takhta Shen Shandian Luo trah pertama," ucap Yin Bei menjelaskan membuat Yin Gang terngaga.


" Latar belakang yang sangat mengerikan," batinnya menatap Qing Ruo dengan takjub.


Di hadapan Yin Gang dan Yin Bei, Qing Ruo yang terdiam, duduk dengan tenang, memahami bahwa kedua sosok itu sedang berdiskusi melalui telepati.


" Saudara Ruo, lalu bagaimana dengan pasukan bantuan itu?" tanya Yin Gang dengan tenang.


" Pangeran Gang, dari klan Jin, akan ada lima puluh lima ribu pasukan yang terdiri dari tiga puluh ribu pendekar semi abadi tingkat tiga hingga tingkat empat. Sepuluh ribu pendekar semi abadi tingkatย  lima dan lima ribu di tingkat enam, lima ribu di tingkat tujuh dan lima ribu di tingkat delapan. Selain itu, akan ada bantuan pasukan dari kota Gu Lu yang terdiri dari tiga puluh lima ribu pendekar semi abadi tingkat dasar, tujuh belas ribu semi abadi tingkat dua hingga tingkat empat, dan sisanya sepuluh ribu lima ratus adalah para pendekar semi abadi tingkat lima dan tingkat tujuh," ucap Qing Ruo menjelaskan jumlah pasukan itu dengan rinci membuat Yin Gang terdiam.


" Seratus tujuh belas ribu lima ratus pasukan, ini adalah jumlah pasukan bantuan yang begitu luar biasa," ucapnya menatap Qing Ruo dengan takjub.


" Benar, dan aku perlu kerjasama pangeran untuk membantu mereka memasuki gunung Langit Yin," ucap Qing Ruo dengan serius.


" Tapi tuan, ini jumlah pasukan yang sangat banyak. Bagaimana cara kita melakukannya? Lalu dimana saja kita menempatkan mereka?" Menatap Qing Ruo dengan serius.


" Pangeran, kita akan membagi mereka menjadi dua pasukan. Satu kelompok di puncak Xi Yin dan satu kelompok di puncak nan Yin. Adapun bagaimana cara membawa mereka memasuki tempat ini, saudara Bei lebih tahu," jawab Qing Ruo sambil menatap Yin Bei dengan tenang.


" Saudara Gang, aku akan meminta para tetua ahli mantra formasi untuk membuka lorong rahasia di wilayah terlarang dan membuat lorong rahasia yang menghubungkannya dengan kota Gu Lu. Tugas ini aku serahkan pada saudara Ruo. Adapun tugas saudara Gang adalah membuat pergerakan untuk mengalihkan perhatian puncak Dong Yin dan Zhu Yin," ucap Yin Bei.


" Baik Saudara, lalu apa rencana kita selanjutnya?" tanya Yin Gang dengan serius.


" Setelah ini, silakan saudara kembali ke puncak Nan Yin, mengabari para tetua dan mengumpulkan mereka. Namun sebelum saudara pergi, kami berdua mau mendengar tanggapan saudara mengenai keinginan saudara Ruo yang ingin menjadikan leluhur Xie sebagai Patriark klan," ucap Yin Bei dengan serius.


" Aku secara pribadi tidak mempermasalahkan hal itu, justru aku mendukungnya, namun apakah leluhur Xie bersedia?" tanya Yin Gang dengan serius.

__ADS_1


Qing Ruo menganggukan kepalanya dengan tenang.


" Terima kasih pangeran," ucapnya, sambil menjelaskan kesiapan Yin Xie mengenai ide tersebut.


" Itu berarti saudara Gang mendukung ide ini?" tanya Yin Bei.


" Baik Saudara," ucapnya dengan hormat.


Setelah membicarakan banyak hal, Yin Gang lalu meninggalkan tempat itu.


Setelah Yin Gang pergi, Yin Bei lalu memberikan lencana pemimpin puncak Nan Yin pada Qing Ruo.


" Saudara Ruo, dengan lencana ini saudara juga menjadi anggota klan puncak Nan Yin. Suara saudara juga suaraku," ucapnya menjelaskan.


" Terima kasih saudara," ucap Qing Ruo sambil menerima lencana klan tersebut dengan hormat.


" Saudara Ruo," ucap Yin Bei dengan ragu.


" Saudara, bicaralah," ucap Qing Ruo dengan ramah.


" Saudara, ini mengenai kekuatan cahaya dan kekuatan darah Yin dalam tubuhku, apakah saudara punya solusi?" Menatap Qing Ruo dengan serius.


Qing Ruo menganggukkan kepalanya.


" Ritual pemurnian darah emas," jawab Qing Ruo.


" Tapi apakah ini efektif?" tanya Yin Bei dengan serius.


" Saudara Ruo, kasus ini pernah terjadi pada She Yi, hewan buas dari neraka kuno yang kini menjadi pelindung putra pertama ku, Qing Zilong," jawab Qing Ruo menjelaskan proses ritual tersebut dengan rinci.


" Saudara Ruo, ritual pemurnian darah ini apakah benar-benar dapat mengubah kekuatan darahku, tapi apakah ini benar-benar tidak masalah," ucap Yin Bei dengan serius.


Qing Ruo menggelengkan kepalanya.


" Saudara Bei, ritual pemurnian darah itu tidak ubahnya seperti saudara mencampurkan warna merah pada air yang berwarna putih. Lalu apakah air itu dapat dapat diminum atau tidak, kembali pada warna yang digunakan, jika warna merah itu racun, secara langsung air itu tidak dapat diminum, namun jika warna merah itu adalah inti sari dari bunga teratai merah, maka air itu dapat diminum bahkan menjadi obat yang luar biasa," ucap Qing Ruo menjelaskan.


Yin Bei menganggukkan kepalanya.


" Saudara Ruo, aku mengerti," ucapnya dengan penuh semangat.


๐Ÿ™๐Ÿ™1 bab ๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2