
" Swhuss.. swhus..." Qing Ruo bergerak, mendekati sungai kecil yang ada di lembah gunung tersebut.
Semakin dekat dirinya dengan tempat yang di tuju, maka semakin kuat tekanan aura spiritual yang dia rasakan.
" Aura spiritual yang sangat luar biasa." batinnya saat merasakan aura spiritual yang sangat nyaman memasuki tubuhnya.
" Swhuss..." sosok Qing Ruo tiba dibawah pohon raksasa tersebut.
Setelah memastikan bahwa tempat itu benar-benar aman, Qing Ruo lalu melepaskan bajunya, lalu memasuki sungai tersesebut dan membersihkan dirinya di tempat itu.
" Sangat nyaman," batinnya sambil berendam di tempat itu.
***
Di tempat lain.
Qing Yong Jun terus bergerak, menjelajahi lembah gunung itu dengan gembira.
Dari jauh, di tempat tersembunyi. Long Chen, Long Fu dan Long Qe hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
" Benar-benar seperti burung yang terlepas dari sangkarnya..." ucap Long Fu, sambil mengawasi Qing Yong Jun dan memeriksa lembah tersebut.
" Saudara benar, tapi sampai kapan dia akan bergerak seperti itu..." ucap Long Qe dengan sikap siaga.
" Ikuti saja. jangan biarkan dia tahu jika kita mengikutinya," ucap Long Chen dengan santai.
" Saudara, menurutku tempat ini sangat aneh," ucap Long Fu.
" Maksud saudara?" tanya Long Qe.
" Tempat yang begitu nyaman, tapi tidak ada satupun makhluk yang menempatinya..."
" Saudara benar," ucap Long Chen tiba-tiba, sambil meningkatkan kewaspadaannya.
Di hadapan mereka. Qing Yong Jun yang terus bergerak, tiba-tiba berhenti di atas puncak gunung mengambang. Menikmati pemandangan di tempat itu dengan tenang.
" Daratan para dewa benar-benar tempat yang luar biasa," ucapnya pelan, lalu mencari tempat duduk, dan mulai menyerap aura spiritual di tempat itu, membuat Long Chen dan rombongannya yang sedikit lega.
****
Di tempat lain.
Qing Ruo yang merasa sudah cukup lama berada di dalam sungai, lalu kembali kedaratan, sambil membuat segel tangan.
" Swhuss.. swhus..." perisai perlindungan dan mantra ilusi muncul di sekitar pohon raksasa tersebut, dan melindungi tempat itu dari pandangan orang lain. Setelah memastikan bahwa perisai perlindungan dan mantra formasi ilusi tersebut benar-benar bekerja dengan baik, Qing Ruo lalu mengganti pakaiannya yang basah dengan pakaian yang baru.
__ADS_1
Setelah mengganti pakaiannya, Qing Ruo lalu mengeluarkan tikar dari dalam cincin penyimpanannya, dan menghamparkan di bawah pohon tersebut, menikmati suasana di tempat itu dengan santai.
Setelah cukup lama berada di tempat itu, dan merasa yakin bahwa lembah itu benar-benar aman, Qing Ruo lalu mengeluarkan Qing Ling dan Qing Lian An dari dalam dunia Jiwa.
" Gege," ucap Qing Ling terkejut saat melihat tikar telah terhampar di tempat itu.
" Ling er, saat ini kita ada di lembah Utara gunung Bei Tian," ucap Qing Ruo menjelaskan.
" Gege, tempat ini.... Selain aura spiritual yang begitu nyaman, pemandangan juga sangat luar biasa," ucapnya dengan takjub, sambil terus memperhatikan pemandangan di lembah gunung itu dengan seksama.
Tempat yang begitu tenang, dengan gemericik air sungai dan aura spiritual yang membuat perasaan menjadi nyaman, membuat Qing Lian An yang berada di dalam gendongan Qing Ling tertidur lelap.
" Gege lihat putri kita," ucapnya tertawa kecil, membuat sosok mungil itu membuka matanya, lalu tertidur kembali.
" Sepertinya dia menyukai tempat ini," ucap Qing Ruo sambil meraih tubuh mungil itu dan menggendongnya dengan penuh kasih.
" Sepertinya demikian," ucap Qing Ling duduk di sisi Qing Ruo, sambil mengeluarkan buah-buahan abadi serta minuman, lalu menatanya di atas tikar.
Sambil menikmati pemandangan di tempat itu, Qing Ruo dan Qing Ling berbincang bincang santai.
" Gege, Lembah ini benar-benar tempat yang nyaman untuk ditinggali." ucap Qing Ling.
" Aku rasa juga demikian. Seandainya saja tempat ini tidak terlalu jauh dari wilayah selatan, mungkin aku akan menjadikannya sebagai tempat kediaman kita," Jawab Qing Ruo dengan lembut.
" Semoga tempat seperti ini juga ada di wilayah Selatan," ucap sambil berdiri dari tempat duduknya, lalu menghampiri sungai kecil itu sambil tangannya bermain air.
" Ling er, di daratan ilahi ada banyak tempat seperti ini, bahkan di wilayah selatan. Aku bahkan sudah meminta Hu Shan dan rombongan untuk memeriksa tempat tersebut," ucap Qing Ruo menenangkan.
Qing Ling menganggukkan kepalanya, lalu mengarahkan pandangannya pada gunung- gunung kecil yang mengambang di sekitar lembah itu.
" Hais, mengapa aku merisaukan hal yang tidak penting seperti ini. Sebelum aku berpikir, Gege bahkan sudah melakukannya," ucapnya menatap Qing Ruo yang tersenyum padanya dengan penuh kasih.
Sambil berbincang-bincang santai, Qing Ruo dan Qing Ling juga menyerap aura spiritual di tempat itu.
Setelah sekian lama berada di tempat itu, tiba-tiba Qing Ling menyadari sesuatu.
" Gege, tempat ini begitu tenang dan nyaman, tapi aneh sekali, karena aku tidak merasakan jejak aura kehidupan lain. Apakah ini tidak terlalu berbahaya?" mengerutkan keningnya.
Qing Ruo menganggukkan kepalanya.
" Ling er benar. Tempat yang aman dan nyaman selalu menyimpan bahaya besar, namun kita tidak perlu takut. Bukankah kita hanya singgah untuk beristirahat..."
Qing Ling menganggukkan kepalanya.
" Gege benar. Lagipula kita juga tidak melakukan kesalahan."
__ADS_1
Suasana yang tenang dan nyaman itu membuat mereka lupa waktu. Terlebih lagi Qing Lian An yang terlihat begitu menyukai suasana di tempat itu.
Pada saat mereka sedang berbincang-bincang, tiba-tiba Qing Ling merasakan aura bergerak mendekati mereka.
" Gege," ucapnya, menatap Qing Ruo yang hanya tersenyum santai.
Tidak lama kemudian. Sosok Qing Yong Jun terlihat, dan terus bergerak mendekati mereka.
" Ayah, ibu..." berlutut dengan hormat.
" Jun er, ibu pikir kamu sedang berlatih bersama kakek Feng..."
" Ibu, sebelumnya memang demikian, tapi ayah tiba-tiba mengeluarkanku dari dalam dunia jiwa."
" Ling er, aku ingin mengenalkan aura spiritual daratan ilahi pada Jun er, dan membiasakannya."
" Tapi gege, apakah itu tidak berbahaya?"
" Tenanglah, aku sudah memeriksa tempat ini..." Sambil meminta Qing Yong Jun duduk di sisinya.
Qing Ling menganggukkan kepalanya, menatap Qing Yong Jun yang tampak begitu bahagia.
" Jun er, apakah kamu merasakan sesuatu?"
" Benar ayah. Tempat ini sangat nyaman dan menenangkan."
" Lalu apa yang kamu temukan?"
Qing Yong Jun menggelengkan kepalanya.
" Aku tidak menemukan sesuatu yang berarti selain merasakan kekuatan spiritual di tempat ini yang begitu menenangkan. Selain itu, aku juga merasakan aura yang sangat kuat, tetapi sangat jauh dari tempat ini, yang sepertinya sedang mengawasi pergerakan kita.."
" Benarkah! Ibu bahkan tidak merasakannya," ucap Qing Ling dengan wajah khawatir, lalu menatap Qing Ruo.
" Tenanglah. Jika memang ada kekuatan lain yang sedang mengawasi kita, aku rasa itu adalah penguasa tunggal Gunung Bei Tian," ucap Qing Ruo dengan tenang.
" Ayah mohon penjelasannya..."
Namun belum sempat Qing Ruo berbicara, tiba-tiba aura yang sangat kuat bergerak mendekati mereka. Tidak hanya satu tetapi ada tiga.
" Ayah..." Ucap Qing Yong Jun panik.
" Gege..." ucap Qing Ling dengan khawatir.
" Swhuss.. swhus..." tiga sosok hewan buas tiba dan hadapan mereka.
__ADS_1
" Gege," ucap Qing Ling sambil meminta Qing Lian An yang masih tertidur dalam pelukan Qing Ruo.
Tiba-tiba salah satunya makhluk itu membuat segel mantra formasi, lalu melindungi tempat itu, mengejutkan Qing Ling dan Qing Yong Jun.