
" Baik kita akan membahas masalah penempatan pasukan bantuan, mengenai hal ini, apakah ada pendapat dari kalian?" tanya Qing Ruo dengan serius.
Semua orang di dalam ruangan itu saling berpandangan, lalu kembali mengarahkan pandangannya pada Qing Ruo.
" Mengenai masalah ini apakah tuan muda sudah memiliki rencana?" tanya Yuan Shui balik bertanya.
Qing Ruo menganggukkan kepalanya.
" Untuk memindahkan pasukan, kita tidak mungkin menggunakan gerbang teleportasi kota, karena aku yakin Klan Yin pasti menempatkan mereka di setiap sudut tempat itu. Aku akan meminta Patriark Jin Kong mengirim pasukan secara bertahap melalu rute rahasia yang akan di siapkan oleh orang-orangku. Selain itu, aku juga perlu kerjasama dengan pihak kota Gu Lu untuk membuat pasukan pengalihan dan menempatkan mereka di kawasan yang berada di luar jalur rahasia yang akan di lewati, serta membuat masalah di daerah klan Yin yang telah di kuasai Klan Shi."
" Baik tuan muda, kami mengerti, tapi bagaimana cara pasukan kota Gu Lu keluar dari kota ini?" tanya Tu Qin, patriark klan Tu yang kini mulai tertarik untuk terlibat dalam pembicaraan tersebut.
" Mengenai hal ini, aku mohon kesediaan yang mulia kaisar untuk menggunakan terowongan rahasia kota Gu Lu," ucap Qing Ruo sambil menatap Yuan Shui yang langsung tergagap.
" Maksud tuan muda...."
" Ayahanda, tuan muda Qing Ruo telah mengetahui jalan rahasia tersebut, bahkan tuan muda Qing Ruo juga dapat memasuki tempat itu dengan mudah," ucap Yuan Liu menjelaskan.
" Tapi bagaimana mungkin, hanya aku dan tetua Liao yang dapat memiliki segel tersebut," ucap Yuan Shui dengan serius.
" Ayahanda, selain memiliki darah petir, dan tuan muda Qing Ruo juga pemilik darah murni Shen Guoshi Ling," ucap Yuan Liu menjelaskan, membuat semua orang yang sebelumnya tidak yakin mengenai penjelasan Lu Dan, kini menatap Qing Ruo dengan serius.
" Tuan muda Qing Ruo, apakah benar demikian?" tanya Yuan Shui dengan serius.
Qing Ruo menganggukkan kepalanya.
" Ibuku adalah putri tunggal patriark Shen Guoshi Ling Zhong," jawab Qing Ruo dengan jujur, sambil menjelaskan dirinya yang memasuki kota Gu Lu melalui jalur rahasia tersebut, membuat semua orang yang ada di dalam ruangan itu terperangah. Bahkan Jin Kong yang akhirnya mengetahui latar belakang Qing Ruo merasa ngeri.
" Benar-benar berasal dari latar belakang yang sangat mengerikan." Batin semua orang dengan tubuh bergidik.
" Lalu bagaimana dengan darah Qing?" tanya Bei Xing yang sudah tidak mampu menahan diri.
" Qing Ruo menggelengkan kepalanya, apakah itu perlu?"
" Benar tuan," jawab Bei Xing memberanikan diri.
" Qing Fengbao, apakah ada yang mengenal nama itu?" tanya Qing Ruo dengan wajah serius.
Semua orang yang ada di dalam ruangan itu mengangguk kepalanya.
" Putra pertama Shen Guoshi Qing Kongque, sang Petir angin," ucap Yuan Shui.
__ADS_1
" Benar," ucap Qing Ruo sambil menganggukkan kepalanya.
" Ternyata dia berasal dari keturunan sosok yang sangat mengerikan itu. Bersyukur Klan Jin bisa bekerjasama dengannya, jika tidak...." Jin Kong membatin dengan perasaan ngeri.
" Mari kita lanjutkan pembicaraan sebelumnya," ucap Qing Ruo dengan serius.
" Baik tuan muda, mengenai penggunaan terowongan rahasia kota, aku menyetujuinya,"ucap Yuan Shui dengan hormat.
" Baik, bagaimana pergerakan mereka di luar kota, aku akan menyerahkan pengawasan ini pada orang-orangku," ucap Qing Ruo.
" Swhus....." Ying Yin muncul di dalam ruangan itu.
" Yang Mulia, untuk menyiapkan rute pasukan bantuan, aku serahkan pada pelayanku Ying Yin, Mayi Xian dan Mayi Cao," ucap Qing Ruo sambil menjelaskan tugas penting mereka dengan rinci.
" Baik tuan muda," ucap mereka dengan hormat.
" Swhuss... swhus...." Long Qe, Long Fu, Mao Tang dan Mao Lei muncul di dalam ruangan itu.
" Mengenai pengawasan dan penanganan orang-orang dari klan Yin yang ada di dalam kota ini, aku serahkan pada mereka," ucap Qing Ruo menjelaskan tugas mereka dengan rinci.
Kemunculan Ying Yin, Long Qe dan rombongannya, serta rencana yang Qing Ruo jelaskan mengenai persiapan mereka di kota Gu Lu, membuat semua orang yang ada di dalam ruangan itu ternganga.
Di dalam ruangan Itu, berapa patriark dan pemimpin organisasi rahasia yang sebelumnya tidak menyetujui hak otoritas penuh yang diberikan pada Qing Ruo dan Jin Kong akhirnya menyadari alasan Itu.
" Benar," jawab yang lain menimpali, menatap Qing Ruo dan Jin Kong yang duduk pada kursi kehormatan dengan tenang.
" Semoga saja kehadiran mereka benar-benar melepaskan kita dari masalah ini," ucap yang lain berbicara.
" Benar-benar strategi yang luar biasa. Jangankan kota Gu Lu, gunung langit Yin bahkan tidak akan mampu bertahan. Liu er, terima kasih,"ucap Yuan Shui berbicara melalui telepati pada Yuan Liu yang bahkan tidak mengalihkan pandangannya dari sosok Qing Ruo.
" Te-terima kasih untuk apa ayah..." ucapnya tergagap, membuat Yuan Shui hanya bisa tersenyum kecil.
" Baik, mengenai persiapan rencana penempatan pasukan, apakah ada yang bertanya atau ada yang memiliki pendapat lain?" tanya Qing Ruo membuyarkan lamunan semua orang yang ada di dalam ruangan itu.
" Tuan muda, ini adalah rencana yang sangat matang, lalu bagaimana dengan rencana penyerangan?" tanya Yuan Shui yang kini mulai menyukai sosok Qing Ruo.
" Mengenai penyerangan tugas ini aku serahkan pada patriark Jin Kong," jawab Qing Ruo dengan tenang.
" Baik tuan muda," ucap semua orang dengan hormat.
" Mengenai rencana penyerangan, kita akan menunggu perintah selanjutnya," ucap Jin Kong sambil mengarahkan pandangannya pada Qing Ruo dengan hormat.
__ADS_1
" Sebelum hasil penyelidikanku mengenai kekuatan yang ada di dalam gunung langit Yin benar-benar valid, aku ingin tidak ada yang bergerak," ucap Qing Ruo dengan serius.
" Maksud tuan muda?" tanya Bei Xing.
" Tugas penyelidikan dan pengintaian itu adalah bagianku," jawab Qing Ruo menjelaskan rencananya yang akan memasuki gunung langit Yin.
" Tapi tuan muda..." ucap Bei Xing dengan ragu.
" Patriark, bicaralah..." Dengan sikapnya yang ramah.
" Tuan muda, kawasan gunung langit Yin saat ini sedang dibatasi. Apakah tuan muda perlu pasukan pengalihan?"
Qing Ruo menggelengkan kepalanya.
" Pengalihan yang dilakukan di dalam kawasan gunung langit Yin akan membuat mereka meningkatkan penjagaan dan itu akan sangat berbahaya. Patriark Bei Xing, tenanglah aku dapat melakukannya," ucap Qing Ruo dengan tenang.
" Mengenai penyelidikan ini, kapan tuan muda akan bergerak?" tanya Lu Dan.
" Semakin cepat semakin baik. Jika tidak berhalangan, aku akan bergerak dua hari lagi. Mengenai persiapan pasukan apakah ada yang ditanyakan?" tanya Qing Ruo dengan ramah.
" Tuan muda, mengenai pasukan pengalihan. Apakah boleh kami menggunakan para pendekar Semi abadi tingkat dasar?" tanya Yuan Shui.
Qing Ruo menganggukkan kepalanya.
" Tentu saja boleh. Bagi mereka mejadi kelompok kecil, agar memudahkan pergerakan serta penyamaran di setiap kota. Tujuan pengalihan ini selain untuk mengalihkan perhatian kekuatan Klan Yin yang berada diluar wilayah gunung langit Yin, ini juga bertujuan memancing mereka keluar dari gunung dengan harapan agar mereka bertikai dengan klan Shi secara langsung, yang pastinya akan melemahkan pasukan pertahanan mereka," jawab Qing Ruo menjelaskan tindakannya tersebut dengan rinci.
" Baik tuan muda, kami mengerti," ucap Yuan Shui dengan penuh semangat.
Sepanjang malam Qing Ruo dan Jin Kong menjelaskan rencana mereka, dan menjabarkannya dengan rinci sehingga setiap semua orang yang di dalam ruangan itu paham dan mengerti dengan tugas mereka.
Menjelang pagi, Yuan Shui mengakhiri pertemanan itu dan meminta semua orang untuk kembali ke klan mereka masing-masing, mempersiapkan diri dalam menjalankan rencana besar mereka.
Satu persatu mereka bergerak meninggalkan ruangan, hingga menyisakan Yuan Shui, Yuan Liu, Yuan Ding, Qing Ruo, Jin Kong, Ying Yin dan rombongannya.
" Ying Yin, dan kalian semua jugas silakan beristirahat. Besok pagi kalian sudah bisa bergerak," ucap Qing Ruo pada para pelayannya tersebut dengan ramah dan hangat.
" Baik tuan muda," ucap mereka dengan hormat, lalu bergerak meninggalkan ruangan itu mengikuti para pelayan yang telah siap mengarahkan mereka menuju tempat istirahat.
" Tuan muda, patriark Jin Kong, mari," ucap Yuan Ding membawa Qing Ruo dan patriark klan Jin itu meninggalkan ruangan.
" Baik," ucap Qing Ruo dan Jin Kong sambil berpamitan pada Yuan Shui dan Yuan Liu yang masih berada di dalam ruangan itu.
__ADS_1
" Tuan muda, patriark, selamat beristirahat," ucap Yuan Shui dengan hormat.
" Baik Yang mulia, terima kasih," jawab Qing Ruo dengan hormat lalu bergerak meninggalkan ruangan itu.