
Lima jam berlalu begitu saja, tetapi tanda-tanda peleburan ketujuh artefak suci cincin giok hijau penguasa itu akan selesai, bahkan udara disekitar kawasan aula kultivasi kini bergetar semakin hebat.
" Aura kekacauan," Qing Ling membatin panik.
" Ling er, jika pembuatan cincin giok penguasa itu mudah, maka semua orang akan memilikinya," ucap Luo Feng menenangkan semua orang yang di tempat itu.
" Tapi ayah, aura kekacauan ini...." ucap Qing Ruo dengan serius.
" Ling er, di dalam bejana itu ada tujuh benda dengan kekuatan yang berbeda, untuk menyatukan ketujuh kekuatan yang berbeda itu tidak lah mudah. Semua perlu usaha dan proses, jadi tenanglah," ucap Luo Feng, yang sebenarnya juga ikut khawatir, namun berusaha untuk bersikap tenang.
" Baik ayah..." menganggukkan kepalanya, dengan pandangan yang terus terarah pada aula kultivasi.
****
Di dalam aula kultivasi.
Qing Ruo berdiri di hadapan benjana langit dengan tubuh basah kuyup oleh keringat dingin. Ketujuh artefak dengan kekuatan yang berbeda itu terus melawan untuk disatukan, sehingga membuat Qing Ruo benar-benar kewalahan.
" Proses ini tidak ubahnya seperti sedang naik tingkat, itu artinya proses ini tidak boleh terhenti," batinnya dengan kekuatan yang benar-benar telah terkuras.
Tiga jam kembali berlalu, namun proses peleburan itu masih belum juga selesai, membuat Qing Ruo yang kehabisan tenaga kini hampir ingin menyerah.
" Jika aku berhenti, ketujuh pecahan giok ini akan rusak," ucapnya pelan sambil terus mengedarkan sisa kekuatannya.
Pada saat kondisi Qing Ruo yang hampir roboh karen kehabisan tenaga dan kekuatan, tiba-tiba lencana giok hijau klan Shenghuo keluar dari dalam cincin penyimpanannya, melepaskan tembakan cahaya hijau menyelimuti tubuh Qing Ruo dan melindungi kekuatan jiwanya, membuat Qing Ruo akhirnya memiliki kesempatan untuk memulihkan diri tanpa harus merisaukan serangan bejana langit yang ingin menghisap kekuatan jiwa.
Sambil menjaga keseimbangan api biru dan api putih, Qing Ruo juga memulihkan kekuataannya dengan menyerap kristal jiwa abadi dan pil peledak energi secara bersamaan dalam jumlah yang sangat banyak.
Lima jam kembali berlalu dengan benjana langit yang kini mulai tenang, membuat Qing Ruo dapat merasa lega.
" Sepertinya sudah bisa," ucapnya sambil mengarahkan kekuatan jiwa untuk membentuk cincin giok hijau di dalam bejana laglngit tersebut.
****
Di luar aula kultivasi.
Qing Ling, Luo Feng dan para pelayan lainnya yang masih berada di tempat itu akhirnya merasa lega, saat aura kekacauan yang sebelumnya terus menyapu kawasan tersebut kini mulai tenang kembali.
__ADS_1
" Penguasa Agung, aura ini..." ucap Huo Zhoudau dengan gembira.
Baru saja Huo Zhaodau menyelesaikan kata-katanya, tiba-tiba perisai perlindungan dari cakram emas langit Ling itu hancur, mengejutkan semua orang yang ada di tempat itu.
" Dhuar...." Ledakan dahsyat itu melepaskan gelombang sapuan angin yang sangat dahsyat.
" Shwus... swhus....." Segel perisai petir yang dilepaskan oleh Luo Feng dan segel perisai kayu dari sulur hijau raksasa keemasan yang dilepaskan oleh Qing Ling melindungi seluruh kawasan tersebut.
" Ayah, apa yang terjadi? Ledakan ini bahkan menghancurkan Segel Cakram Emas Langit Ling....." ucap Qing Ling berusaha menjaga segel kayu yang diciptakannya.
" Ini adalah serangan pertama dari tiga serangan lainnya," ucap Luo Feng sambil membuat segel tangan menguatkan pertahanan perisai petir.
" Ayah mohon penjelasannya," ucap Qing Ling yang tidak memahami maksud Luo Feng.
" Ling er, cincin giok penguasa merupakan gabungan dari tujuh kekuatan yang berbeda, melambangkan kekuasaan mutlak yang dapat membawa kehidupan dan kematian, ketentraman dan kesulitan. Kehadirannya yang memberikan kekuatan secara intstan pada sang pemilik,, enentang semua aturan yang ada sehingga memicu kemarahan langit dan bumi," ucap Luo Feng menjelaskan.
" Penguasa Agung, apakah proses peleburan ini telah berhasil?" tanya Huo Mingzhi.
" Sepertinya demikian, namun aku juga tidak bisa memastikannya," jawab Luo Feng dengan serius.
Baru saja Luo Feng menyelesaikan kata-katanya, tiba-tiba terjadi ledakan yang lebih dahsyat lagi bahkan menghancurkan perisai pertahanan yang telah mereka buat.
" Gege," ucap Qing Ling yang langsung di hentikan oleh Luo Feng.
" Ling er, jangan sampai konsentrasi Ruo er terggangu..." sambil membuat perisai pertahanan pertir. Tidak hanya itu, semua orang yang ada di tempat itu juga bersama-sama membuat perisai pertahanan, menutup kawasan aula kultivasi yang telah hancur porak poranda.
***
Di dalam kubah perisai perlindungan.
Qing Ruo dengan tubuh bersimbah darah mencoba memulihkan kekuataannya, sambil mempersiapkan diri dari serangan kekuatan langit dan bumi yang ingin menggagalkan pekerjaannya.
Baru saja Qing Ruo selesai memulihkan kekuatannya, tiba-tiba udara di tempat yang telah hancur tersebut bergetar.
" Swhuss...." kekuatan langit dan bumi yang terintegrasi dengan kekuatan cahaya bergerak melepaskan aura kematian yang dahsyat.
" Kekuatan ini ingin benar-benar ingin menghancurkan cincin giok hijau yang ada di dalam bejana langit," ucap Qing Ruo pelan mengedarkan kekuatan puncakya.
__ADS_1
Dalam waktu singkat, tiba-tiba dunia jiwa seperti kehilangan aura kehidupan.
" Slash....." Kilatan cahaya seperti tebasan pedang muncul dari kehampaan malam, menebas bejana langit yang ada di hadapan Qing Ruo dengan cepat.
" Dhuar....." ledakan dahsyat itu mengguncang dunia jiwa, menghancurkan semua perisai perlindungan yang diciptakan oleh Luo Feng dan semua pelayan Qing Ruo yang berjaga di tempat itu.
Tanpa berkata-kata, Qing Ling yang begitu panik melesat kearah pusat ledakan, mencoba memastikan keadaan Qing Ruo.
" Swhus...." sosoknya muncul di hadapan Qing Ruo yang berada di dalam kawah raksasa dengan kedalaman ratusan meter tersebut.
" Oh suamiku...." ucapnya panik dengan perasaan tidak berdaya saat menemukan tubuh Qing Ruo yang terkapar bersimbah darah.
" Tenanglah...." ucapnya pelan, sambil berusaha untuk bangkit berdiri.
Tanpa memperdulikan kata-kata Qing Ruo, Qing Ling langsung memeluk sosok Qing Ruo sambil mengedarkan seluruh puncak kekuatannya, melepaskan kekuatan penyembuhan melalui sulur-sulur hijau keemasan yang langsung melilit tubuh mereka berdua. Tidak hanya itu, Qing Ling juga memberikan setengah aura kehidupannya membatu Qing Ruo yang hampir kehilangan nyawa tersebut.
" Ayah Feng....." teriaknya meminta pertolongan dengan berurai air mata, memeluk erat tubuh Qing Ruo yang secara perlahan mulai dingin itu.
" Gege... bangun gege...." Terisak dengan perasaan yang begitu kacau balau.
Tanpa berkata-kata, Luo Feng dan semua pelayan yang muncul di tempat itu langsung melepaskan aura penyembuhan, mencoba menolong Qing Ruo dengan seluruh kekuatan mereka namun gagal.
" Ling er, danau Giok Biru," ucap Luo Feng.
" Baik, ayah...."
" Swhuss...." Sosoknya meninggalkan tempat itu seperti kilatan cahaya, melesat ke arah selatan dunia jiwa.
" Penguasa agung, apa yang harus kami lakukan?" tanya Huo Zhoudau dengan panik.
" Segel dan jaga tempat ini," ucapnya meminta mereka untuk tidak mendekati bejana langit yang mengambang di tengah kawah raksasa tersebut.
" Baik penguasa agung...." dengan sikap hormat.
Setelah berkata-kata, Luo Feng lalu bergerak meninggalkan tempat itu.
" Swhus...." sosoknya bergerak kearah selatan dunia jiwa, menyusul Qing Ling dan Qing Ruo.
__ADS_1
🙏 Masih 1 baba ya kak🙏