
" Swhuss...." Sosok Qing Ruo muncul di halaman Villa Bambu Emas, tempatnya menyembunyikan sosok Naga Es yang dia tipu sebelumnya.
" Tuan Qing Ruo," ucap naga es itu dengan hormat, sambil mengubah tampilannya menjadi manusia.
" Tuan Long Yu Wei, aku tidak menyangka jika tampilanmu terlihat jauh lebih muda dariku," ucap Qing Ruo tertawa santai.
" Tuan Qing Ruo bisa saja," ikut tertawa santai.
" Tuan Long Yu Wei, maaf membuat Anda menunggu." sambil duduk pada kursi taman.
" Aku mengerti tuan. Lalu bagaimana dengan urusan sebelumnya?"
" Tenanglah. Semuanya sudah beres," Jawab Qing Ruo santai.
" Tuan Qing Ruo, jika aku boleh tahu, dimana kita saat ini?" Dengan tatapan serius.
" Menurut tuan Long Yu Wei?" tanya Qing Ruo, sambil mengeluarkan botol arak rumput kristal.
" Aku pernah membaca catatan kuno mengenai dunia jiwa, tapi aku tidak yakin apakah itu benar."
" Mengapa bisa demikian?" tanya Qing Ruo, sambil menuangkan minuman pada gelas.
" Karena pada saat memasuki tempat ini, aku merasa tidak seperti melewati lorong ruang teleportasi," jawabnya dengan ragu.
Tiba-tiba Long Yu Wei terlihat menyadari sesuatu.
" Aura tempat ini. Tuan Qing Ruo apakah ini benar-benar dunia jiwa anda?" menatap Qing Ruo dengan serius.
Qing Ruo tersenyum santai sambil menganggukkan kepala.
" Ini adalah dunia jiwaku," ucapnya, membuat Long Yu Wei ternganga.
" Membiarkan orang lain memasuki dunia jiwanya, Bukankah itu sesuatu yang sangat luar biasa." membatin menatap Qing Ruo yang sedang menuangkan minuman pada gelas.
" Minumlah..." ucap Qing Ruo membuyarkan lamunannya.
" Ba-baik tuan." Lalu menyesap minumannya.
" Ini arak yang bagus," ucapnya sambil menikmati sensasi minuman tersebut, lalu meneguknya hingga kosong.
" Aku rasa demikian," ucap Qing Ruo santai, sambil menuangkan minuman pada gelas Long Yu Wei.
" Terima kasih, tuan."
Sambil menikmati minuman.
" Tuan Long Yu Wei, bicaralah," ucap Qing Ruo santai.
Long Yu Wei terdiam sesaat sambil mengedarkan pandangannya, menatap langit dunia jiwa yang kini mulai gelap.
" Tuan Qing Ruo, aku adalah orang asing. Berada di dunia jiwa ini adalah kehormatanku, karena tidak sembarang orang bisa memasukinya. Jika aku boleh tahu, apa alasan tuan melakukan hal itu."
Qing Ruo tersenyum santai, sambil mengeluarkan krisal kenangan, lalu melepaskan setetes darah pada bola kristal itu.
__ADS_1
" Swhuss..." bola kristal itu menampilkan gambar sosok pemuda yang begitu periang dan manja tiba mengubah diri menjadi Naga Ungu dengan balutan petir yang menyelimuti seluruh tubuhnya.
" Ini adalah Naga Suci." Membantin, dengan tubuh bergidik.
" Swhus...." Tampilkan gambar itu lenyap.
" Maaf, kristal ini sudah usang, jadi hanya bisa menampilkan sedikit kenangan," ucap Qing Ruo sambil menyimpan bola kristal tersebut.
" Tuan Qing Ruo, siapa pemuda itu?" menatap Qing Ruo dengan lekat.
" Putraku, Qing Zilong," jawab Qing Ruo, membuat Naga Es itu terkejut.
" Tuan Qing Ruo, putra Anda adalah Naga Suci, apakah Anda juga?"
Qing Ruo menggelengkan kepalanya.
" Aku tetaplah seorang Qing," Jawab Qing Ruo dengan tenang.
" Tuan Long Yu Wei, kemunculan Anda di kota Tongzhe mengingatkanku padanya," ucap Qing Ruo dengan tatapan menerawang.
" Jadi alasan tuan Qing Ruo sebelumnya karena hal itu?"
" Benar. Sosok tuan yang sedang menggila sebelumnya, itu mirip sekali dengan tingkahnya," ucap Qing Ruo tersenyum kecut.
Long Yu Wei terdiam dengan pikirannya, mengingat tindakan Qing Ruo pada saat berada di dalam ruangan bawah tanah istana kota Tongzhe.
" Seorang dari Klan Qing, tetapi dapat menguasai teknik pukulan tapak Emas Naga Ilahi. Apakah lingkaran kekuatan semi abadi tingkat tiga yang di lepaskan pada saat memukul kepalaku sebelumnya, karena putranya juga seekor Naga?" membatin, mengira Qing Ruo dengan sengaja menahan serangannya, sambi menatap Qing Ruo yang meyesap minumannya dengan hormat.
" Lalu di mana putra Anda itu?"
" Ba-bagaimana bisa?"
" Tuan Long Yu Wei, apakah ada yang salah?" tanya Qing Ruo dengan heran.
" Tuan, itu adalah tempat yang mudah di masuki, tetapi sulit...." menjeda kata-katanya, menatap Qing Ruo yang mengerti maksud perkataannya.
" Itu adalah pilihannya," jawab Qing Ruo pelan.
Long Yu Wei kembali terdiam, membayangkan situasi Qing Ruo yang berpisah dengan putranya.
" Tuan Long Yu Wei, sudah berapa lama Anda menjadi pelarian?" tanya Qing Ruo mengalihkan pembicaraan.
" Tiga ribu tahun. Tapi bagaimana bisa tuan tahu bahwa aku seorang pelarian?"
" Aku hanya menebak," jawab Qing Ruo santai.
" Hanya menebak?"
" Benar. Aku bisa menebak hal itu dari tindakan tuan," jawab Qing Ruo tersenyum kecil.
" Aku rasa tidak. Tuan pasti memiliki alasan sehingga bisa menyimpulkan hal seperti itu."
" Tuan Long Yu Wei, mereka yang meninggalkan gerbang sembilan naga, itu karena dua alasan. Karena misi dan karena terpaksa. Dan tuan berada pada alasan yang kedua."
__ADS_1
" Tuan benar," jawabnya tersenyum kecut.
" Yang aku heran adalah, ketidakmampuan tuan dalam melindungi Mutiara Air Tak Berbentuk itu. Bagaimana mungkin sesuatu yang sangat berharga itu bisa hilang diambil oleh orang lain, bahkan hilang di depan mata. Lagipula dengan tingkat kultivasi tuan, siapa yang begitu berani melakukan hal konyol itu," ucap Qing Ruo dengan penasaran.
Long Yu Wei terdiam dengan tatapan menerawang.
" Tuan Qing Ruo, aku juga tidak tahu, karena tiba-tiba saja mutiara air tak berbentuk itu lenyap di hadapanku." tersenyum kecut.
" Jika demikian, apakah tuan sudah memiliki petunjuk?"
" Tuan Qing Ruo, aku tidak yakin. Tapi Mutiara air tak berbentuk itu memang telah di incar oleh para petinggi klan Naga.
" Bagaimana bisa demikian, lalu bagaimana tuan Long Yu Wei memiliki mutiara itu?"
" Tuan Qing Ruo, Mutiara air tak berbentuk itu adalah milik tetua besar Long Sihai, salah satu jenderal utama dari ras naga air. Aku menemukan mutiara itu pada saat memasuki makam istana samudera es. Kekuatan mutiara tersebut menarik perhatin Long Shenzhou, namun aku menolak untuk memberikannya."
" Long Shenzhou?"
" Kaisar tertinggi ras naga suci, jawab Long Yu Wei, tersenyum kecut.
" Lalu mengapa tidak tuan serap saja?"
" Justru selama ribuan tahun ini aku sedang mempelajari dan menyerap kekuatannya. Perlu tuan Qing Ruo ketahui, Mutiara Air tak berbentuk itu adalah inti kehidupan sang Naga. Untuk menyerap kekuatannya perlu berhati-hati, karena sedikit salah langkah maka Mutiara itu akan hancur, dan membunuh kita."
Qing Ruo menganggukan kepalanya.
" Tuan Long Yu Wei, sebelumnya aku merasakan kekuatan Anda masih belum stabil. Apakah itu alasannya?"
" Tuan Qing Ruo benar. Awalnya aku hanyalah seorang semi abadi tingkat empat tahap akhir. Untuk dapat menyerap mutiara tersebut, aku bersembunyi di bawah istana kota Tongzhe, berpura-pura menjadi pelindung kota, hingga naik tiga tingkat. Namun pada saat aku hendak menyerap seluruh kekuatan yang tersisa, Mutiara tersebut tiba-tiba di ambil oleh seseorang," ucapnya dengan wajah kecewa.
Dari penjelasan Long Yu Wei, Qing Ruo akhirnya memahami alasan sang naga yang memang tidak mau tunduk pada penguasa kota.
" Tuan Long Yu Wei, apa rencana tuan selanjutnya?"
" Sebenarnya aku ingin mencari mutiara air tak berbentuk itu, namun aku tidak memiliki petunjuk, dan aku juga tidak yakin."
" Akupun juga ingin mencari Mutiara air tak berbentuk itu." Qing Ruo membatin, menatap Long Yu Wei yang terdiam.
" Mengapa bisa demikian?"
" Keberadaan Mutiara itu pasti sudah tersebar, dan itu akan menarik perhatian Naga kuat lainnya. Dan itu artinya keberadaanku di kota ini juga telah tersebar."
Qing Ruo menganggukan kepalanya.
" Itu sudah pasti."
" Tuan Qing Ruo," ucapnya ragu.
" Bicaralah..." Dengan senyumnya yang ramah.
" Tuan, itu artinya aku kini telah menjadi buronan kembali. Jika tuan Qing Ruo mengizinkan, apakah boleh aku tinggal beberapa waktu di dalam dunia jiwa ini?"
Qing Ruo terdiam sesaat, menatap Long Yu Wei dengan ragu.
__ADS_1
" Tuan Long Yu Wei, maaf aku tidak bisa," ucapnya pelan, membuat sosok manusia naga itu terdiam.