
Di tempat lain.
Qing Ruo yang sedang melarikan diri, terus bergerak meninggalkan kawasan istana gerbang es hitam sambil mengaktifkan jebakan mantra formasi yang telah dibuat sebelumnya.
" Serangan tapak hitam tetua tersebut benar-benar mengerikan," ucapnya sambil menyerap pil penyembuh Fuyuan untuk meredakan rasa sakit yang luar biasa dari tubuhnya.
Sebenarnya Qing Ruo bisa saja menggunakan kekuatan petir dan melakukan perlawanan serta membunuh salah satu dari mereka, tetapi tujuannya untuk membuat kekacauan dan kecurigaan di setiap kubu di di gunung Langit Yin akan gagal.
" Dhuar..... dhuar...." Ledakkan dahsyat terus bergema, mengguncang kawasan Puncak Zhu Yin dengan hebat, namun kubu timur dan kubu selatan bahkan tidak bergerak untuk membantu sedikit pun. Di kubu timur, Yin Jue menganggap kekacauan sebelumnya adalah konspirasi kubu Zhu Yin untuk mengamankan Trisula Kegelapan dari Yin Zuo dan Yin Bei, sedang kubu selatan, Yin Gang justru menanggpi hal itu dengan tenang.
" Swhus... swhus...." Qing Ruo bergerak dengan cepat, hingga akhirnya tiba di kawasan barat puncak Zhu Yin, lalu bergerak menuju kediaman Yin Shangtao yang berada di kawasan tersebut.
" Swhus...." sosoknya bergerak dengan santai, agar tidak menarik perhatian prajurit lain, hingga akhirnya tiba di depan pintu gerbang kediamanan pasukan mata-mata Yin Jue itu.
" Sepertinya tidak ada orang," batinnya sambil memasuki tempat itu dengan diam-diam.
****
Di antara atas langit puncak Zhu Yin.
Yin Baohu dan Yin Zhanshi Zhe serta semua pasukan pelindung klan Yin dibuat kalang kabut oleh serangan herbal kayu bayangan, serta tebasan bilah angin raksasa yang terus bermunculan saat mereka berhasil menghacurkan perisai pertahanan yang dibuat oleh Qing Ruo.
" Argh ...! perisai transparan ini banyak sekali!" teriak Yin Baohu meraung murka.
" Saudara apa yang harus kita lakukan?" tanya seorang tetua yang kini mulai menyerah.
" Terus hancurkan! Lagi pula saudara yang lain juga sudah mengel kawasan ini," ucapnya sambil melepaskan tembakan tombak besi hitam.
Di sisinya, Yin Zhanshi Zhe yang terus melepaskan serangan tapak pada perisai pertahanan itu terdiam, mencoba mempelajari kemunculan perisai transparan tersebut.
" Pencuri ini benar-benar seorang ahli mantra formasi, aku curiga ini..." ucapnya ragu.
" Saudara, bicaralah," ucap Yin Baohu dengan penasaran.
" Segel mantra formasi ini tidak seperti segel yang di gunakan boleh kubu selatan, tetapi aura yang dilepaskan adalah aura darah Yin. Ini benar-benar membuatku bingung," ucapnya dengan heran.
" Saudara benar, tapi apakah ini ada hubungannya dengan mereka? Bukankah sebelumnya pangeran Bei bahkan tidak hadir, atau jangan-jangan...." ucap Yin Baohu tiba-tiba menjeda kata-katanya.
" Tapi saudara, aku rasa itu tidak mungkin. Jika Pangeran Bei memang ingin mengambil trisula tersebut, mengapa dia harus melakukan hal ini. Selain itu, jika dia mau, bukankah dari dulu Dia juga bisa melakukannya..." Seorang tetua menanggapi, membuat Yin Zhanshi Zhe dan Yin Baohu terdiam.
Lima belas menit kemudian, Yin Baohu dan pasukan pelindung klan, akhirnya dapat menghacurkan semua perisai pertahanan yang dibuat oleh Qing Ruo, namum mereka gagal menemukannya sosok Qing Ruo.
" Saudara apa yang akan kita lakukan?" tanya Yin Zhanshi Zhe dengan wajah murung.
__ADS_1
" Tetap melakukan penyelidikan. Selain itu, segel seluruh kawasan puncak Zhu Yin, karena aku yakin pencuri itu masih berada di tempat ini," jawabnya dengan serius.
" Baik saudara..." sambil bergerak untuk melakukan pemeriksaan di setiap tempat yang ada di Puncak Zhu Yin.
****
Di tempat lain.
Qing Ruo yang telah berada di kediaman Yin Shang, sedang memeriksa tempat itu dengan seksama.
Setelah memastikan tempat itu benar-benar aman, Qing Ruo lalu memasuki sebuah ruangan yang jarang digunakan oleh gadis itu dan menyegelnya.
Dengan sedikit terburu-buru, Qing Ruo lalu mengeluarkan Hu Yan Lan dari dalam dunia jiwa.
" Swhus..." Sosoknya muncul di dalam ruangan itu.
" Penguasa," ucapnya menyapa dengan hormat, menatap Qing Ruo dengan heran.
" Hu Yan Lan, jaga tempat ini. Ada yang yang ingin segera aku kerjakan di dalam dunia jiwa," ucap Qing Ruo dengan tenang.
" Baik Penguasa..." ucap sambil menatap sosok Qing Ruo yang menghilang dari pandangannya.
" Sepertinya penguasa sedang terluka," batinnya sambil menyegel cahaya dunia jiwa yang mengambang di dalam ruangan itu dengan segel api biru hitam miliknya.
****
" Swhus...." sosok Qing Ruo muncul di atas langit danau giok biru. Matanya yang tajam mengawasi tempat itu dengan tenang.
" Sepertinya tidak ada orang," ucapnya pelan, lalu memasuki danau tersebut dan terus bergerak menuju dasar danau.
" Swhus...." Kekuatan penyembuhan dari tongkat emas Shen Guoshi Yisheng memasuki tubuhnya dengan ekstrem.
" Akh..." Qing Ruo terkejut, saat bagian punggungnya yang terkena serangan tapak tetua tersebut, menolak kekuatan penyembuhan.
" Segel gelap," ucapnya terkejut, dan tidak menyangka jika dirinya telah ditandai oleh tetua tersebut.
" Swhus...." sosoknya keluar dari dasar danau giok biru, lalu bergerak menuju tepi danau tersebut, sambil meminta Yin gan untuk membawa salah satu tawanan dari klan Yin yang ada di penjara Barat.
****
Di tempat lain.
Di atas puncak gunung yang berada di kawasan timur dunia jiwa, tidak jauh dari istana naga emas. Yin Gan yang sedang mengawasi Yuan Bai, Yuan Liu, Huo Mingzhi, Huo Zhaodau dan Long Yu Wei, Mao Bing dan Mayi Gui yang sedang menyegel Trisula Kegelapan yang terlepas dari ikatan segel rantai emas, di kejutkan dengan pesan jiwa dari Qing Ruo.
__ADS_1
" Saudara, aku pergi dulu. Penguasa memintaku untuk menemuinya." Sambil bergerak meninggalkan tempat itu.
" Apakah Penguasa sudah ada di dalam dunia jiwa?" tanya Long Yu Wei.
" Benar, saat ini penguasa ada ditepi danau Giok Biru," jawab Yin Gan sambil bergegas.
" Penguasa sudah ada, jadi kita perlu untuk menahannya sejenak," ucap Huo Zhoudau dengan tenang.
" Baik, lakukan dengan perlahan," ucap Huo Mingzhi yang merasa begitu kerepotan, karena pusaka terlarang klan Yin itu terus meyerang mereka dengan kekuatan gelapnya.
****
Tepi danau Giok Biru.
Qing Ruo duduk dengan tenang sambil melepaskan segel mantra formasi cakram emas langit Ling.
" Swhus..." Cakram Emas itu memecah diri menjadi cakram emas kecil lainnya, lalu membentuk susunan mantra formasi emas lainnya, yang secara perlahan mulai bergerak menuju punggungnya.
" Swhus... " segel emas itu megikat dan menghisap tanda terlarang yang berada di punggungnya hingga benar-benar terlepas, bersamaan dengan kemunculan Yin Gan yang membawa tawanan dari klan Yin yang merupakan pelayan Yin Di Lu tersebut.
" Penguasa," ucap Yin Gan dengan hormat, menatap segel hitam yang mengambang di hadapan Qing Ruo dengan tubuh bergidik.
" Apakah kamu tahu segel ini?" tanya Qing Ruo.
" Benar penguasa, ini adalah segel rantai api iblis kecil yang terdapat pada kitab ke empat, yang fungsinya secara khusus untuk menandai dan menghisap dan kekuatan lawan. Itu berarti yang menyerang penguasa sebelumnya adalah tetua Gu Jian, tetua pelindung generasi kedua," jawab Yin Gan menjelaskan dengan rinci.
Qing Ruo menganggukkan kepalanya.
" Tetua generasi kedua, tidak heran jika dia telah mempelajari kitab keempat yang telah hilang itu," ucapnya sambil memindahkan segel rantai api iblis kecil itu pada pelayan Yi Di Lu yang terdiam karena ketakutan tersebut.
" Penguasa...." ucap Yin Gan dengan ragu.
" Bicaralah," ucap Qing Ruo kini merasa tubuhnya menjadi lebih nyaman.
" Trisula Kegelapan," ucap pelan.
" Apakah Trisula itu terlepas dari ikatan segel rantai emas?"
" Benar penguasa," jawabnya dengan hormat.
" Baik, aku akan mengurusnya nanti, katakan pada Huo Mingzhi dan yang lainnya untuk menahan beberapa saat, karena aku harus memulihkan luka ku terlebih dahulu."
" Baik penguasa," ucapnya dengan hormat lalu meninggalkan tempat itu sambil membawa pelayan Yi Di Lu tersebut.
__ADS_1
Setelah Yin Gan pergi, Qing Ruo lalu bergerak menuju dasar danau giok biru, untuk segera memulihkan lukanya.
🙏🙏1 bab 🙏🙏