Sang Penguasa

Sang Penguasa
99. Informasi Yin Gan.


__ADS_3

Qing Ruo terdiam cukup lama, membayangkan pengkhianatan dan kekacauan yang terjadi di Klan Yin membuat darahnya begitu mendidih.


" Bagaimana bisa, sesama saudara bertindak seperti itu? Apakah ini karena aturan klan Yin yang begitu kaku? Sehingga memaksa mereka melakukan tindakan keji,  bahkan sesama saudara saling sikut dan saling membunuh." Batinnya, dan masih merasa sulit mempercayai hal itu.


Di hadapannya, Jine Xun dan saudaranya yang tiba-tiba melihat perubahan sikap Qing Ruo menjadi begitu heran.


" Penguasa muda, apakah ada yang salah?" tanya Jine Xun, membuyarkan lamunannya.


" Sulit bagiku mempercayai tindakan Yin Xie dan Yin Zuo ini. Tuan Jine Xun. Lalu bagaimana mereka membunuh tuan kalian ini?" menatap sosok Yin Sha, Yin Wu dan Yin Huo yang ada di dalam peti emas, lalu menyimpannya.


" Mereka mendapat  tugas rahasia palsu dari patriark Yin Quan, untuk pergi ke perbatasan utara, yang ternyata itu adalah ulah Yin Zuo," jawab Jine Xun.


" Lalu siapa yang melukai mereka?"


" Orang-orang Jine Xie dan Jine Zuo."


" Tapi, bukankah Jine Xie dapat membunuh mereka secara langsung?"


Jine Xun menggelengkan kepalanya.


" Penguasa muda, itu adalah pengalihan, untuk menghindari kecurigaan patriark Yin Quan, serta mengadu kekuatan lainnya, karena di dalam lingkaran internal Klan Yin, ada banyak kekuatan yang saling bersiteru, dan Jine Xie dan Jine Zuo memanfaatkan hal itu."


" Jika demikian, ada berapa kekuatan yang saling bertentangan di dalam klan Yin ini?"  tanya Qing Ruo dengan penasaran.


" Sejauh yang kami ketahui, Saat itu ada lima kubu. Kubu pertama adalah Kubu timur yang di pimpin oleh leluhur Yin Xie. Kubu barat di pimpin oleh Yin Gang, putra ke tiga patriark. Kubu Utara di pimpin oleh Yin Jue, tetua tingkat tinggi yang sangat anti dengan kepemimpinan patriark Yin Quan, dan leluhur Yin Xie. Kubu selatan di pimpin oleh Yin Bei, putra patriark terdahulu, dan kubu tengah yang dipimpin oleh patriark Yin Quan." Jine Mi menjelaskan.


" Dari lima kekuatan ini, siapa yang lebih kuat?"


" Kubu tengah, kubu selatan dan kubu timur."


" Lalu Yin Zuo ini, bergabung di kelompok mana?"


" Kubu timur," jawab Jine Mu.


" Benar-benar klan yang rumit," ucap Qing Ruo pelan.


" Maksud penguasa Muda?"


" Sebelumnya aku telah berjanji untuk membantu kalian, tetapi aku tidak tahu kelompok mana yang akan aku gunakan untuk membalas dendam tuan kalian. Apakah kalian ada saran?"


" Menurut kami, Penguasa muda bisa merangkul kubu tengah, karena bagaimanapun Patriark Yin Quan tetaplah pemimpin sah, dan tentunya lebih kuat dari pemimpin kubu yang lain." Jine Fan berpendapat.


" Benar, tapi ketidakmampuannya dalam mengurus Klan membuat aku ragu," ucap Qing Ruo pelan, sambil  memikirkan kekuatan yang akan dia rangkul dalam melaksanakan misinya untuk membalas kematian Yin Sha, Yin Wu dan Yin Huo. 

__ADS_1


Latar belakang kekuatan klan Yin, dan ragam masalah internal yang terjadi membuat Qing Ruo  ragu, apakah dirinya tetap akan bekerjasama dengan klan tersebut atau tidak.


" Bekerjasama atau tidak, hal pertama yang harus dilakukan adalah membayar janji, tetapi aku juga tidak bisa mengambil keputusan dengan mempercayai informasi dari satu sisi, karena bagaimanapun, pasti ada sebab dan akibat." batinnya, menatap Jine Xun dan saudaranya yang terdiam di hadapannya.


" Tuan Jine Xun, jika aku boleh tahu, Sudah berapa lama kalian berada di gurun perbatasan selatan?" Tanya Qing Ruo.


" Tiga ribu tahun," jawab Jine Xun.


" Benar-benar waktu yang cukup lama," Qing Ruo membatin.


Setelah berbincang-bincang, dan membicarakan banyak hal di tempat itu, Qing Ruo lalu meninggalkan Jine Xun dan ketiga suadaranya, bergerak dari istana Naga Emas, menuju penjara barat.


" Swhuss...." Sosoknya muncul di halaman penjara barat, lalu berjalan dengan santai memasuki penjara,  menemui Yin Gan, yang terkurung di dalamnya.


" Tu-tuan," ucap Yin Gan, terbata-bata dengan wajah pucat pasi, menatap kemunculan Qing Ruo yang tiba-tiba memasuki ruangan, dan mendekatinya dengan tatapan dingin.


" Duduk!" Ucap Qing Ruo sambil duduk pada kursi kayu yang ada di dalam ruangan dengan santai


" Ba-baik tuan."


" Yin Gan, Aku punya beberapa pertanyaan untukmu," ucap Qing Ruo dengan wajah serius.


" Silakan tuan..."


Yin Gan menggelengkan kepalanya.


" Tuan, bunuh saja aku..." ucapnya pelan, dengan tatapan memohon, menolak untuk berbicara.


Qing Ruo menggelengkan kepalanya.


" Tidak mudah mati di tempat ini. Jika Anda benar-benar menginginkannya, maka aku akan melakukan, tetapi  prosesnya tidak mudah." Dengan senyum dingin,  membuat Yin Gan bergidik.


" Tu-tuan...." terbata-bata dengan lidah kelu. Saat melihat Qing Ruo melepaskan semut api abadi.


" Yin Gan, aku hanya ingin memastikan, apakah kamu mau berbicara atau tidak. Sebenarnya aku sudah tahu dengan ragam masalah internal klan Yin yang sangat kacau itu. Kegagalan Yin Quan yang tidak kompeten sebagai patriark, dan  banyaknya kubu yang saling bertentangan, membuat Shen Guoshi Yin tinggal menunggu waktu, sebelum benar-benar diratakan oleh kekuatan lain tanpa sisa. Yin Gan, melihat tindakan kalian yang begitu berambisi mencari ketiga kitab terlarang, dapat dipastikan kamu pasti tergabung di kubu timur. Tapi aku tidak tahu, apakah kamu pelayan Yin Xie atau Yin Zuo," ucap Qing Ruo dengan santai, membuat Yin Gan benar-benar terdiam membeku.


" Ini adalah rahasia klan yang sangat terjaga. Bagaimana bisa informasi yang sangat penting ini bisa bocor pada orang lain." Yin Gan membatin, menatap Qing Ruo dengan tubuh bergidik.


" Yin Gan," ucap Qing Ruo, membuyarkan lamunannya.


" Le-leluhur Yin Xie, tuan," ucap Yin Gan pelan.


Qing Ruo menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


" Yin Gan, apakah kamu tahu tujuan dari tindakan Yin Xie ini?" tanya Qing Ruo dengan serius, membuat Yin Gan sekali lagi menggelengkan kepalanya.


" Benar-benar loyal dan setia. Tapi sayang, kamu yang bekerja dan  berpeluh tetapi Yin Xie yang menikmati hasilnya," ucap Qing Ruo santai, mencoba mempengaruhi pikirannya.


Yin Gan menggelengkan kepalanya.


" Tuan, segala sesuatu memerlukan pengorbanan. Bahkan dengan kematian. Selama kurun waktu hampir tiga ribu tahun, kami telah kehilangan ratusan hingga ribuan saudara. Jika mereka saja rela hati menyerahkan nyawanya, lalu bagaimana bisa aku  menolak kematian itu, dan mengabaikan pengorbanan mereka." Dengan wajah serius..


Qing Ruo mengangguk-anggukan kepalanya, sambil memainkan dua ekor semut api yang bergerak  di atas telapak tangannya.


" Tapi kematian itu dikarenakan oleh orang kalian sendiri. Sungguh menyedihkan!"


Tiba-tiba tampak kesedihan di wajahnya.


" Dan hal itulah yang kami perjuangkan. Yin Quan adalah seorang pecundang, yang tidak tahu diri. Lemah dan gagal dalam segala hal. Kepemimpinannya   telah membuat istana gerbang es hitam hampir hancur..." Dengan wajah kesal.


" Tetapi walau bagaimanapun, Yin Quan adalah pemimpin kalian, seharusnya kalian memperbaiki kerusakan itu,  bukan menghancurkannya,"  ucap Qing Ruo dengan senyum santainya.


Yin Gan tersenyum kecut.


" Tuan, Anda adalah orang luar yang tidak tahu bagaimana tindakan Yin Quan yang sebenarnya. Jika dia benar-benar seorang pemimpin yang baik,  tidak mungkin putra dan putrinya ikut melawannya. Jika darah dagingnya sendiri begitu membencinya, apalagi kami."  Dengan tatapan kebencian.


Qing Ruo tersenyum senang, menatap Yin Gan, yang secara tidak sengaja terus menceritakan rahasia klan nya.  Sebenarnya Qing Ruo bisa saja  menyerap pengetahuan Yin Gan dengan menggunakan teknik perubahan bintang, namun dia tidak yakin apakah itu berhasil atau tidak. Mengingat  kegagalannya beberapa waktu yang lalu.  Selain itu, penjelasan Yin Gan sudah cukup membantunya  untuk  menarik benang merah dari masalah yang ada di dalam klan Yin tersebut.


"  Pertentangan dan banyaknya kubu  di dalam Klan Yin, itu semua karena ketidakpuasan mereka pada Yin Quan." Batinnya.


" Tiga ribu tahun. Sesulit itukah kalian membunuh Yin Quan? Sungguh lemah!" ucap Qing Ruo, membuat wajah Yin Gan memerah murka, namun saat melihat tatapan dingin Qing Ruo, dengan segera wajah itu menunduk.


" Tuan, walaupun leluhur Yin Xie dan Yin Quan sama-sama semi Abadi tingkat delapan tahap dasar, tetapi perbedaan mereka dalam penguasaan ketujuh kitab terlarang sangat jauh," ucap Yin Gan tanpa sadar terus menerus membocorkan rahasia internal klan Yin pada Qing Ruo.


" Aku mengerti. Tapi jika Leluhur Yin Xie berhasil memiliki ketiga kitab terlarang itu, apakah dia yakin mampu mengalahkan Yin Quan? Aku rasa tidak. Karena bagaimana bisa air melawan air, api melawan api untuk bisa saling mendominasi. Mengapa kalian tidak menggunakan kekuatan dan jurus lain?"


" Tuan, itu karena aturan kuno. Jikapun tetua Yin Xie dapat melawan dan membunuh Yin Quan, tetapi untuk bisa diakui seluruh anggota klan, harus mampu mengangkat Trisula kegelapan, dan pusaka kuno, dan itu hanya bisa di angkat oleh mereka yang menguasai tujuh Kitab terlarang Yin."


Pada saat dirinya mendengarkan cerita Yin Gan, tiba-tiba panggilan Hui Zhoudau mengejutkannya.


" Hais, siapa lagi ini..." membatin.


Tiba-tiba Qing Ruo berdiri, menatap Yin Gan yang larut dalam kesedihannya.


" Yin Gan, terimakasih informasinya," ucap Qing Ruo, lalu meninggalkan ruangan penjara tersebut.


" Oh tidak," ucap Yin Gan pelan, ternganga, menatap kepergian Qing Ruo yang meninggalkannya begitu saja, menyadari kebodohannya.

__ADS_1


__ADS_2