
Di kantor Fira sudah di sibukan dengan perkerjaannya. Beberapa hari dia pergi berbulan madu, perkerjaan sudah menumpuk.
"Kenapa berkasnya banyak sekali," keluh Fira yang melihat berkas di depannya.
"Kamu kenapa?" tanya Adhi yang baru saja keluar untuk menyerahkan berkas pada Fira.
"Aku baru tiga hari tidak masuk, tapi ternyata perkerjaanku begitu banyak."
Adhi yang melihat Fira mengeluh hanya tersenyum, "Untung kamu tidak memperpanjang bulan madu mu, kalau tidak berkas-berkas ini akan mengunung," goda Adhi pada Fira.
Fira sedikit bersyukur, bahwa dirinya meminta Jeje untuk tidak berlama-lama untuk berbulan madu.
"Oh ya, boleh aku tanya sesuatu fir,?"
"Mau tanya apa?"
"Apa Bang Jeje masih merasa takut kamu dekat dengan aku?"
Fira yang mendapatkan pertanyan itu pun bingung untuk menjawab. Selama ini Fira merasa kalau Jeje memang selalu marah membahas tentang Adhi. "Jangan dia ambil hati ucapan Jeje dhi, mungkin dia belu terbiasa saja dengan kedekatan kita." Fira mencoba menetralkan suasanya
"Ya aku pikir begitu, aku harap dia tidak menaruh curiga padaku," ucap Adhi. " Ya sudah lanjutkan perkerjaanmu." Adhi pun berlalu ke ruangannya melanjutkan perkerjaanya.
__ADS_1
***
"Ayo istirahat." Adhi yang keluar dari ruangannya, menghampiri Fira yang tengah sibuk berkerja.
Fira yang sedang fokus perkerjaan sedikit kaget dengan suara Adhi, dia pun menengadah. "Kita mau makan dimana?"
"Terserah padamu."
"Kebetulan aku mau mengantar oleh-oleh untuk Zara," ucapnya seraya melihat paper bag yang berada di mejanya.
"Ya sudah kita cari makan di dekat kantor Bang Jeje aja, sekalian mampir kesana."
Fira menerima ide Adhi, untu mencari tempat makan di dekat kantor Jeje. Akhirnya Fira dan Adhi melajukan mobilnya ke kantor Jeje terlebih dahulu, sebelum mencari restoran dekat kantor Jeje.
"Hai fir, ada apa kamu kesini?"
"Aku mau memberi oleh-oleh." Fira mengatakan seraya menyerahkan paper bag yang dia bawa.
"Wah aku dapat oleh-oleh, emang kamu dari mana kasih aku oleh-oleh?" tanya Zara pada Fira.
Memang tidak ada yang tahu kalau Fira dan Jeje pergi berbulan madu. "Hanya jalan-jalan keluar kota dengan Jeje," ucap Fira.
__ADS_1
Saat Fira sedang berbicara dengan Zara, Fira melihat wanita masuk ke dalam lift. Sejenak Fira berpikir seperti pernah melihat wanita itu, tapi Fira lupa dimana dia melihat wanita itu.
"Ra..itu siapa?" tanya Fira menunjuk arah wanita yang di maksud.
"Oh itu sekertaris Pak Gajendra, kamu belum tahu?"
"Belum eh...maksud aku, aku tahu Jeje lagi butuh sekertaris, tapi aku belum tahu kalau sudah ada, tapi wajahnya aku seperti pernah melihat tapi aku lupa." Fira berucap dengan masih mengingat-ingat.
"Perasaan kamu aja kali pernah lihat, dia baru disini." Zara yang tahu kalau itu adalah sekertaris baru, menapik apa yang dia katakan oleh Fira.
"Ya mungkin perasaan aku saja," ucap Fira. "Kamu nggak mau makan siang sekalian kita ra?" tanya Fira pada Zara.
"Emang kamu sama siapa kesini?" Zara yang mendengar kata kita memperjelas.
"Aku kesini sama Adhi."
"Lalu mana Adhi?" Zara yang tidak melihat Adhi di samping Fira pun bertanya.
"Dia menunggu di mobil."
"Lain kali aja deh fir," ucap Zara pada Fira.
__ADS_1
Akhirnya Fira pun berlalu menuju mobil Adhi kembali.