Terjebak Cinta Majikan

Terjebak Cinta Majikan
Siapa kamu??


__ADS_3

Sinar matahari mulai memasuki celah-celah jendela, memberikan sinarnya yang sedikit menyilaukan mata. Seorang wanita yang menikmati tidurnya merasakan sang surya ingin membangunkannya dari mimpi indahnya.


Dengan mata masih tertutup dan enggan terbuka dia merasakan dekapan hangat. Entah mimpi apa yang dia dapat malam ini rasanya begitu hangat.


Setelah beberapa hari tidak merasakan nikmatnya tidur malam, malam tadi nampaknya dia merasakanya kembali tidur indahnya.


Perlahan matanya mulai terbuka.


"Malam ini aku merasa tidur lebih nyenyak,setelah beberapa hari aku tidak bisa tidur" membatin dalam hati. Merasakan kedamaian tidurnya.


Sejenak dia merasakan apa yang beda dengan malam ini. Dirasakannya dalam-dalam, apa yang nampak beda. Sejenak dia menyadari dirinya yang tidur sendiri, merasakan ada orang lain di sebelahnya tempat tidurnya.


"Ah...." teriak Fira melihat bahwa ada tangan kekar melingkar di tubuhnya saat membuka matanya.


Fira menghempaskan tangan kekar itu dan bangun. Seketika dia mengambil bantal yang dia pakai semalam untuk tidur.


"Siapa kamu" ucapnya seraya memukul-mukul dengan bantal.


Fira terus saja memukuli sesorang yang entah dia tidak tahu siapa. Wajahnya yang tertutup selimut membuat Fira ketakutan dan memukul dengan kekuatan yang ada di dirinya.

__ADS_1


"Auch..." ucapnya saat mendapat pukulan dari bantal lembut yang tiba-tiba melayang ke kepalanya menganggu tidur indahnya.


Jeje sedang yang menikmati tidur nyamannya setelah beberapa hari tidak bisa tidur karena mencari istrinya. Tapi seketika semua sirna setelah merasakan terbangun dengan hempasan bantal tepat di kepalanya.


"Sayang ini aku" Jeje berusaha menghentikan Fira yang terus memukulinya dengan bantal.


Fira yang mendengar kata sayang sejenak berhenti, dan menyingkirkan bantal yang di bawa.


Mendapati perlakuan Fira yang sudah mulai berhenti, Jeje menampakan wajahnya dari balik selimut.


"Kenapa kamu memukulku" ucap Jeje yang kaget mendapati perlakuan Fira padanya.


"Kenapa kamu tahu aku disini?" Tanya Fira. Bukan menjawab pertanyaan Jeje, Fira malah balik bertanya.


Jeje mengingat bagaimana dia bisa menemukan Fira.


Jeje yang merasa ada yang berbeda dari susunan shampo dan sabun, dan menyadari kalau ternyata sabun dan sampo milik Fira lah yang tidak ada.


Beralih pada saat dia mengambil baju, matanya menangkap beberapa baju Fira yang tersusun rapi tapi seperti berkurang.

__ADS_1


Sejenak Jeje teringat dengan isi lemari pendingin yang kosong, karena seingatnya dia mengantar Fira berbelanja sebelum kejadian bersama Ana.


Jeje bergegas ke meja kerjanya, mengecek beberapa hal terlebih dahulu.


"Harus ada yang aku kerjakan." Jeje


membuka laptopnya, dan mengerjakan apa yang harus dia kerjakan, mencari file yang dia inginkan


Setelah mendapatkan file cctv yang menampakkan Fira. "Selesai." Satu kata yang terucap saat dia mendapatkan File yang di cari.


Jeje melangkahkan kakinya setelah dia menemukan File yang di cari, mengambil kunci dan keluar dari apartemennya.


Perlahan di membuka apartemen yang tepat di sebelahnya. Jeje melangkahkan kakinya masuk ke dalam apartemen. Mendapati kegelapan dia berjalan ke arah cahaya yang ada di kamar.


Di bukanya pelan-pelan pintu kamar, agar tidak membangunkan penghuni kamar


"Ternyata kamu disini," ucapnya saat pertama kali menemukan istrinya.


Jeje yang begitu rindu menyibak selimut dan membenamkan dirinya dalam selimut dan memeluk istrinya.

__ADS_1


"Aku menemukanmu saat mengecek cctv," jawab Jeje pada Fira.


__ADS_2