TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Periksa Ke Dokter


__ADS_3

Hari begitu cepat berlalu dan kini usia kandungan Bilqis sudah mulai menginjak 7 bulan,kurang lebih tinggal 2 bulan lagi Bilqis akan melahirkan,perutnya sudah besar,Bilqis juga kadang sudah merasa tidak nyaman saat teridur,Dia terkadang merasa sesak,melihat hal itu Radit merasa kasihan pada Istrinya,kadang Dia tumpuk beberapa bantal agar Istrinya itu tidak terlalu sesak,kadang mengusap perut Bilqis mengajak ngobrol bayinya,terkadang Dia usap usap punggungnya agar Is


trinya bisa tertidur dengan nyenyak.


Dan sekarang adalah jadwal Bilqis untuk memeriksa kandungannya,Rqdit dengan setia selalu mendampingi Istrinya,seperti sudah diketahui sebelumnya,bayi yang akan dilahirkan berjenis kelamin laki laki.Seperti yang sangat Radit harapkan selama ini.


Bilqis sedang mematut dirinya dicermin,seperti biasanya Dia selalu tampil cantik,Ibu muda itu mengenakan dres sebetis motif polkadot kecil berwarna navi,dioadukan author berwarna putih dipadu tas dan flat shoes berwarna senada.Radit kadang cemberut melihat Istrinya itu berdandan sangat cantik,tapi jika Dia protes,mood ibu hamil itu akan segera merajuk,membuat Radit kalang kabut,terpaksa untuk saat ini Dia aelalu mengalah.


"Udah cantikk sayaaang,Ayo cepet buruan,telat nanti sampai sana!"


"Iya sabar dong Mas,ini juga usah kok!"ucap Bilqis aambil memakai antingnya dengan model hoola dan menyemprotkan minyak wangi yabg baunya sangat segar,tapi Radit melihat Istrinya itu tampak berlebihan.


"Honey..dandannya ga bisa yang biasa aja ya?kok kayak mau kemana aja,ini kan cuma kedokter!"protes Radit,saat melihat Istrinya itu sudah tampak sangat cantik.


"Ya ini kan memang biasa aja sayaaang,bajunya juga biasa,ga ada yang spesial!"ucap Bilqis sambil melihat penampilannya dicermin.


"Tapi Kamu terlalu cantik Honey,bisa ga jangan pake anting kayak gitu,dan itu bajunya jangan yang itu,make upnya ketebelan Honey,minyak wanginya gausah pake Honey.Biasa aja gausah secantik ini!"protes Radit lagi.


"Mas ingin Aku terlihat rendahan,jadi Aku ga boleh tampil cantik,padahal penampilanku sudah biasa aja,tapi tetep aja diprotes,jangan pake ini,jangan pake itu,sekalian aja Aku pake baju compang camping,mentang mentang Aku dari keliuarga kelas rendahan,penampilan Aku juga juga harus jelek sejelek jeleknya..huuuuu!"Bilqis langsung marah besar,padahal Dia tidak maksud seperti itu,karena kadang Radit kesal dan risih karena Istrinya itu suka jadi pusat perhatian saat sedang berjalan dengannya,padahal jelas jelas Bilqis sedang hamil,tapi tetap ada saja yang menggoda Istrinya,seperti beberapa hari lalu saat Dia mengajaknya ke Mall,hanya ditinggal ke toilet saja,ada beberapa laki laki yang mengajaknya mengobrol,kontan saja membuat Radit kesal.Namun sepertinya sekarang ini Bilqis salah faham,Istri sensitifnya itu langsung menangis begitu Dia protes penampilannya,benar benar membuatnya tidak enak,apalagi membawa bawa kata kata rendahan seperti saat pertengkaran beberapa waktu lalu dengan teman lamanyaRadit tidak menyangka Bilqis masoh mengingatnya.Padal jelas jelas maksudnya tidak kearah sana.


"Sayaaang...Honeeyyy maksud Aku bukan seperti itu,Aku takut nanti Kamu dikerubuti laki laki ga jelas lagi seperti di Mall waktu itu sayaaang,pleasee jangan nangis,Maafin Aku sayaang,Aku salah Aku minta maaf..!"


"Sudah ya Honeyy nangisnya,Karena setelah Kita periksa,Akan ada kejutan buat Kamu,Aku harap Kamu suka sayaaang!"Radit memeluk Bilqis dengan cepat,Dia takut Istrinya itu susah dibujuk dan berakhir marah sampai berhari hari dab tentu saja itu akan membuat Radit tersiksa setengah mati.

__ADS_1


"Kejutan apa Mas?"tanya nya sambil menyeka air matanya.


"Yang pasti kejutan gang menhenangkan untuk Kamu,Aku dan bayi Kita!"ucap Radit lagi.


"Makanya jangan nangis terus,Ayo cepat,nanti Dokternya keburu kabur!"ucap Radit lagi.


"Ya udah tunggu sebentar!"Bilqis menyapukan bedak lagi tipis tipis pada wajahnya yang sudah terlanjur kena airmata,omongan kelas rendah yang disampaikan oleh teman suaminya beberapa waktu lalu sukses terngiang di pikiran Bilqis,untuk itu setiap akan keluar rumah Dia selalu berusaha berpenampilan sebaik mungkin,Dia tidak ingin membuat suami dan keluargamya malu,untuk itu Bilqis selalu beroenampilan optimal bukan bermaksud ingin tebar pesona.


.


.


*****


"Mass..berhenti dulu,Aku mau janann itu!"ucao Bilqis menujuk gerobak yang sedang mangkal dibahu jalan.


"Mau jajan apa sayaang,jangan jajan sembarangan,nanti membahayakan Kamu sama dedek bayinya gimana!"


"Ngga papa Mas..justru kalo keinginan ga terpenuhi nanti anak kita ngeces terus memangnya Mas Mau?"


"Ya sudah tunggu disini biar Aku belikan untuk Kamu!"Radit langsung turun dari mobilnya,Dia menyebrang jalan menuju pedagang cilok yang sedang dikerubuti beberapa pembeli,Bilqis tampak senang sekali,Suaminya itu mau membelikan apaoun keinginannya.


"Lho kok cepet Yaaang?"Tanya Bilqis begitu melihat suaminya sudah masuk ke mobil dan memberikan bungkusan cilok yang diinginkannya.

__ADS_1


"Iya tadi Aku bilang kalo untuk Istri Aku lagi ngidam,jadi mereka mau mengalah,Aku diduluin sama tukang jualannya!"jelas Rafit sambil melajukan mobilnya kembali.


"Ihhh Mas hebat banget..makasih ya sayaang,Aku dari kemaren kemaren pengen banget makan cilok akhirnya kesampaian juga!"


"Tapi nanti malem Aku kasih hadiah ya,Aku mau hadiah dari ayang...!"Ujar Radit sambil melirik Bilqis yang lahap menikmati ciloknya.


"Hadiah apa Mas..ulang tahunnya juga masih lama,masa minta hadiah sekarang.


"Aku ga minta yang susah susah kok sayaang,yang gampang gampang aja...!"


"Memangnya Mas minta apa..bukannya Mas yang mau ngasih kejutan hari ini buat Aku!"


"Ahhh..iya Aku hampir luoa,untung aja diingetin!Ucap Radit yang pura pura luoa,padahal kejutannya memang sudah dipersiapkan dengan matang.


"Memang apa sih Mas kejutannya bikin penasaran!"


"Ada dehh...kalo dikasih tau bukan kejutan lagi namanya Honey...!"Ucap Radit tersenyum penuh Arti.


.


.


.

__ADS_1


********


__ADS_2