TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Tangan Nakal


__ADS_3

Bilqis begitu kerepotan mempersiapkan barang barang yang akan dibawanya untuk liburan ke Eropa,dari mulai packing kebutuhan Radit sampai untuk Babby Rafa.


Sebenarnya Papa dan Mama Radit memaksa agar Rafa tidak dibawa karena masih bayi,namun Radit dan Bilqis tidak tega bila mereka meninggalkannya.Mereka takut liburannya tidak akan menyenangkan, karena rasa rindunya pada Rafa.


Bukan tanpa alasan,baru ditinggal sebentar ke Mall saja,Bilqis sudah buru buru ingin pulang saking dindunya,jadilah sekarang hobinya belanja online,asalkan tidak meninggalkan sang Baby.Apalagi bulan depan Dia akan melanjutkan kembali kuliahnya setelah cuti panjangnya.


Sebenarnya Radit sudah memberitahunya agar tidak perlu membawa hal hal yang merepotkan,karena bila butuh sesuatu Radit akan membelikannya,namun jiwa ema ema Bilqis meronta,rasanya ada saja yang kurang dengan bebawaannya,membuat Sang Suami yang melihatnya hanya geleng geleng kepala.


"Mami ni repot banget,ga usah repot repot Miii,kalau butuh sesuatu kan tinggal beli,gausah ribet segala macem dibawa.Nanti malah kerepotan sendiri.


"Gapapa Honey,ini ga merepotkan kok,cuma bawa kebutuhan yang pokok pokok aja."ujar Bilqis.


"Kalo begitu biar papi bantu!"Ujar Radit sambil mendekat ke Istrinya yang duduk diatas ranjangnya sambil mempacking pakainnya


"Ih Papi nih katanya mau bantu,kok malah tangannya ga bisa diem!"Radit duduk dibelakang sang Istri sambil memeluknya,tangannya yang nakal masuk kedalam kaos yang dikenakannya,dan mencari dua buah squisy favoritnya...


"Masss...jangan seperti ini dong,aku jadi sushhhaaah ini mau beres beres juga!"


"Dikit aja Honey,mumpung Rafa lagi bobo,kan Dia terus yang menguasainya,jatah Papi kapan?"ucap Radit sambil menopang dagunya dibahu Bilqis kemudian menciumi tengkuknya dan sesekali menggigitnya gemas,sedang kedua tangannya masih asik memainkan sequisy itu,membuat Bilqis geli sekaligus kesal.


"Mmmmhhhpppp sssshhh udhah dddhooong Paphiiii,Mammhiii gelhiii niiih!"ujar Bilqis sambil menggigit bibirnya,berusaha tidak mengeluarkan erangan yang membuat yang suami akan semakin liar menjamahnya.


"Awww ssshhhh Sakit Honey!"Sentak Radit begitu Bilqis mencubit tangannya yang masih asik memainkan dua benda kesayangannya itu.


"Habisnya Papi bukannya bantuin malah ga bisa diem tangannya!"ucap Bilqis sambil mengerucutkan bibirnya.


"Iya deh Papi ga akan gangguin Mami,Papi mau cium Rafa dulu,dari Papi pulang sampe sekarang, tidur terus belum bangun bangun,Papinya kan kangen."Ucap Radit sambil menghampiri Si bayi menggemaskan itu yang sedang terlelap di ranjangnya.Melihat hal itu membuat Bilqis panik,cepat cepat Dia menarik tangan sang suami untuk mencegahnya.


"Jangan Pi,baru aja Rafa bobo,nanti malah rewel.Udah Papi disini aja diem,kalau gamau bantuin!"ucap Bilqis kesal.


"Ngga Ah,Papi gamau deket Mami,soalnya Mamiย  pelit,cium ga boleh,pegang ini itu ga boleh!"Ucap Radit sambil berlalu keruang kerjanya pura pura marah.


Bilqis hanya diam saja dan meneruskan pekerjaannya,dan bersyukur kini sang suami tidak mengganggunya lagi.Melihat sang istri yang cuek membuat Radit memutar otaknya untuk mencari perhatian.


Eheeemmm

__ADS_1


"Aduuh kepalaku kok pusing begini kenapa ya!"ucapnya pura pura sambil berbaring disamping sang Istri.Karena semenjak pulang kerja,Radit merasa sang Istri sibuk sendiri,bayi kecil yang dirindukannya pun tertidur pulas,padahal pekerjaan Bilqis bisa dibantu asistennya,namun Bilqis keukeuh ingin menyiapkannya sendiri,Jadilah sekarang bayi besar itu melancarkan aksinya,mendengar keluhan sang Suami membuatnya cepat cepat mendekati Radit.


"Ada apa sayang,kenapa kepalanya?"tanya Bilqis. cemas sambil menempelkan tangan dikeningnya,takut kalau Suaminya demam.


"Aku pusing!"keluh Radit meringis pura pura kesakitan sambil memegang kepalanya.


Sebentar,biar Mami ambilin obat dulu ya!"Ucap Bilqis berusaha tenang,walaupun hatinya cemas,takut kalau sakit sang suami kambuh atau karena efek samping yang disebabkan kecelakaan waktu itu.


"Gausah minum obat Honey,pijitin aja kening Aku!"ucap Radit yang tidur menyamping kearahnya dengan tatapan sendu.


"yasudah sini Mami pijitin!"ucap Bilqis sambil memijit pelan keningnya,membuat Radit merem melek keenakan.


"Besok berangkatnya jam 7 malam ya Pi?"


"Iya sayang!"ucapanya sambil menggerakkan tangannya,perlahan tapi pasti tangannya kembali kebalik kaos oblong Bilqis.


"Pi tangannya!"Ucap Bilqis.


"Tangan Papi ga sakit Honey,gausah dipijitin!"ucapnya pura pura.


"Biar menghinglangkan pusingnya,katanya harus pegang yang enak enak.. Mamiiii!"ucapnya dengan matanya terpejam membuat Bilqis memutarkan bola matanya.


"Kan Ada peribahasa sambil menyelam minum air,nah Papi nih sambil dipijitin sambil begini Mi,biar pusingnya ilang!"ucap Radit lagi


"Ahhhh Papi Mah emang modus terus!"


"Jangan marah terus dong Honey,Papi jadi haus nih!"ucapnya


"Oh kalau gitu Mami ambilin minum dulu ya buat Papi!"Ucapnya sambil bangkit berdiri,berharap terbebas dari kemesuman Suaminya.


"Eits mau kemana,jangan kemana mana dong sayaaang,Papikan haus,tapi pengen mimi cucu bukan mau yang lain,Papi minta juga dong masa Rafa terussss!"


"Ayo sini sayang,kelonin Papi ya,Papi mau dikelonin sambil Mimi!"ucap Radit sqmbil merengkuh sang Istri yang membuat Bilqis tak kuasa menolaknya.


.

__ADS_1


.


.


************


Malam itu mereka kedatangan Mama dan Papa Radit,sengaja mereka datang ingin melihat sang Cucu yang akan dirindukannya karena ikut dalam liburan mereka.


Untunglah bayi gembul itu sudah bangun,bayi imut itu bangun bertepatan saat kedua orang tuanya itu baru saja selesai memadu kasih.Radit bersyukur,sang Anak bangun tepat waktu,seandainya sebelum itu tentu Dia akan benar benar puaing karena hasratnya mentok ditangah jalan,untung saja Bayi itu bisa diajak kerja sama pikir Radit.


"Jam segini Iqis kok baru mandi?"ucap Mama Radit heran melihat Rambutnya dibingkus handuk,Dia tidak sempat mengeringkan rambutnya karena keburu menyambut kedatangan mertuanya.


"Eh i-iya Ma,Iqis baru sempet,soalnya tadi anu mmmhhh itu sibuk packing buat besok pergi Ma!"


"Oooh,iya besok ya oerginya,Mama pikir lusa,Mama kangen Sikecil ini nihh yang makin gembul ini.Cucunya Oma ya sayaaang iya heemmh!"ucaonya sambil menggoda Rafa yang sedang digendongnya,sang Papa merua menghampiri dan memintanya untuk menggendongnya.


"Sebentar dong Pa,Mama juga kan bafu gendong!"Ujar Mama yang tak ingin memeberikan Rafa pada sang suami jadilah Papa mengajak sang cucu bercanda tawa,Bilqis ikut tdttawq melihat kedua meetuanya begitu menyayangi Rafa.


"Radit datang sambil mencium kedua orang tuanya."


"Ya ampun jam segini baru beres mandi,padahal udah pulang kantor dati tadi sore!"Ujar Mama.


"Ahhh Mami nih,kayak ga ngerti aja anak muda!"ucap Radit sambil mengedip kearah sang Istri yang tertunduk malu.


"Issshhh Ma Radit nih pake ngomong gitu segala!"gumamnya dalam.hafi sambil mendelik kearah sang suami yang tersenyum menggoda kearahnya.


"Iya iya Mama ngerti,Mama doakan cepet cepet Rafa punya Adik,biqr makin rame makin banyak cucu Mama!"


.


.


.


************

__ADS_1


vote,like,komen bestie๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2