TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Telepon Iday


__ADS_3

"Ate...Mama sama Papa John kapan pulangnya?Tanya Haidar saat menghampiri Bilqis dikamarnya,Bilqis yang sedang kerepotan menenangkan salah satu bayi kembarnya yang menangis itu tampak bingung menjawab pertanyaan Haidar,pasalnya Nisha sendiri belum memberikan kabar padanya,entah kepulangannya malam ini jadi atau tidak mengingat suaminya memberi tahu kalau John baru akan pulang beaok pagi.


"Mungkin besok pagi Mama baru pulang Day,Papa John agak sibuk jadi Mama pulangnya besok!"Ucap Bilqis sebari mengayun ayun Ryo,salah satu kembar tiga yang tampak sedang rewel,bayinya itu semakin besar dan gembul.Padahal pengasuh sudah menggendongnya tapi Ryo masih saja nangis kejer.Giliran digendong Maminya,bayi itu baru diam dan tampak mengantuk.


"Yeeeeaaay besok Iday punya Adik bayi,Papa waktu itu kasih tau Iday katanya mau bawain adek bayi,Iday seneng banget Ate,udah nggak sabar mau punya adik!"Ucap Haidar dengan mata berbinar.


Bilqis tersenyum meringis mendengar keponakannya itu yang tampak polos.


"Iday kan udah punya 4 adik,kalau Adik diperut Mama kan belum ada Sayang,jadi besok pagi belum bisa dibawa adek bayinya.Nanti kalau perutnya udah besar baru deh Iday bisa punya adek bayi."Ucap Bilqis,Dia sendiri bingung bagaimana cara menjelaskannya pada keponakannya itu.


"Oh iya ya,perutnya harus besar dulu.Nanti baru bisa keluar ya Te,adek bayinya.Terus Nanti Iday bisa gendong ya!"


"Iya Sayang seperti itu!"ucap Bilqis dengan senyum yang dipaksakan.


"Terus gimana caranya supaya perut Mama cepet cepet besar dan ada Dede bayi Te?"Tanya Haidar penasaran.


"Mmmmmhhh itu itu harus sering disuntik sama Papa John,supaya nanti Mama Iday cepet hamil dan ada dedek bayi diperutnya!"


"Ohhhhh.yaudah deh Iday mau telrpon Mama sekarang,Ate teleponin Mama!"Ucap Iday semangat.


Mau tau mau Bilqis menuruti keinginan sang ponakan.Dia mengambil.ponselnya dan segera mwnghubungi Nisha.


"Ohhhhh ok deh Iday mau telepon Mama sekarang,Ate teleponin Mama dong!"pinta Iday semangat.


Mau tau mau Bilqis menuruti keinginan sang ponakan.Namun sudah 3 kali menelepon tapi tidak juga diangkat.


"Ga diangkat angkat,Day.Mungkin Mama sama Papa masih Bobo!"Ucao Bilqis.

__ADS_1


"Masa sore sore begini bobo,Iday kangen Mama Papa,Iday mau vidio call Te!"Rengek Iday dengan wajah berkaca kaca.


"Coba deh Iday yang telepon!"Ucap Bilqis sembati memberikan ponselmya pada sang ponakan.


Sampe dua kali Iday menelepon,namun tidak juga diangkat.Dia kemudian mencoba menghubungi Nisha kembali.


"Hallo Sayaaang!"pekik Nisha dengan wajah sumringah.


"Mama lagi apa,kok ditelepon susah banget sih!"omal Haidar dengan wajah cemberut.


"Maaf Sayang,Mama tadi lagi dijalanini baru sampai hotel.Mama sama Papa beliin oleh oleh dulu buat Iday,baru deh langsung pulang.Besok pagi Mama jemput ke rumah Ate ya!"ujar Nisha,wajahnya tampak kelelahan,sedangkan John tampak sibuk merapikan oleh oleh yang baru saja dibeli nya.


"Oleh olehnya Iday mau adek bayi,biar Iday ada temennya dirumah,biar bisa main,Kata Ate,Mama harus disuntik dulu sama Papa biar perutnya besar ada dede bayinya!"Ucap Haidar antusias.Bilqis tampak nyengir kuda disamping Haidar sembari menggendong bayinya.


"Ate Iqis bisa aja,Iday doain aja ya.biar dede bayinya cepet ada diperut Mama.Iday udah mamam belum?"Tanya Nisha sengaja mengalihkan pertanyaan sang Anak.


"Udah Ma,Iday mamam banyak disini,sama Bi Yuni dimasakin makanan enak kesukaan Iday!"


"Iday nggak rewel,Iday disini bantuin Ate jagain sikembar tiga!"Jawab Haidar membuat Nisha tergelak.


"Halo Anak Papa!"Sapa John dengan senyum manisnya pada Haidar.


"Papaaaaa Iday kangeeeen!"


"Papa juga kangen banget sama Iday,besok pagi Papa jemput ya!"


Nisha dan John tampak senang mendengar celotehan Haidar,rasa rindu pada sang Anak lumayan sedikit terobati,Merekapun tenang melihat sang Anak sang tampak sangat baik.

__ADS_1


Selesai menelepon Haidar,Nisha membaringkan tubuhnya yang terasa begitu lelah,apalagi tadi jalan kaki sembari membeli buah tangan untuk keluarganya.


"Mama.capek banget Pa!"Ucap Nisha sembari menghempaskan tubuhnya ke tempat tidur.


"Ya udah Mama istrirahat aja dulu,biar Papa yang beresin ini semua.Setelah beres,nanti Papa pijitin!"ucap John.


"Makasih Papa,suamiku ternyata pengertian banget sih!"


"Iya dooong,harus!"Ucap John sembari tersenyum.


Nisha memejamkan matanya,kakinya memang terasa pegal pegal,belum.lagi tubuhnya juga terasa letih.Nisha pun sudah terlelap dan terbuai dalam mimpinya.


John dengan telaten membereskan pakaiannya dan memasukkannya kedalam koper,begitupun oleh oleh yang dibelinya.Setelah selesai membereskan semuanya.John kemudian menghampiri sang Istri yang terlihat begitu lelap.John menahan tawa melihat Nisha yabg tidur dengan mulut gerbuka dan mendengkur.


"Ya ampun Istriku,cantik cantik ngorok!"gumamnya dalam hati.


Seperti janjinya Dia memijat kaki sang istri,pijatan pijatan lembut Dia berikan pada Nisha,kaki tangan,paha tak luput dari pijatan tangannya yang kokoh,namun lama lama pijatannya kini berubah menjadi sentuhan liar karena tangan kokohnya bergerak menelusup kedalam dress yang dipakai Nisha,membuat Istrinya itu melenguh.Niat hati ingin menyenangkan sang Istri dengan memanjakannya dengan pijatan,namun John tak tahan dengan tubuh molek Nisha,apalagi posisi tidur Nisha yang terlentang dan pakaiannya tersingkap,memperlihatkan kakinya yang mulus.tangannya semakin bergerak keatas dan meremat dadanya yang ranum,membuat Nisha terbangun dari tidurnya,mengerjapkan matanya,kemudian melihat sang suami yang sedang asik mencumbunya.


"Papa...ihhhh,kirain siapa.ngagekin Aku aja!"omel Nisha.


"Maaf Ma,Papa hilaf,habis Mama sih seksi banget kayak gini jadi Papa ga kuat!"Ucap John,yang meneruskan aksi cumbuannya.


"Papa mijitin malah jadi gerayangin!"omel Nisha walaupun Dia juga ikut terlena dengan cumbuan suaminya.


John kembali menghujam tubuhnya dengan gerakan yang pelan namun terasa kuat,hingga tubuh nisa ikut bergerak karena hujamannya.Pandangan Nisha tak terlepas dari John yang terlihat menggeram penuh kenikmatan.


.

__ADS_1


.


*******


__ADS_2