TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Ceroboh


__ADS_3

BILQIS!!!"


Seketika Bilqis terhenyak mendengar teriakan seseorang yang meneriakan namanya,karena suaranya sangat tidak asing.


"A-Ayaah!"


"Ngapain Kamu ada disini?sama Laki laki lain yang bukan suami Kamu!"Ayahnya segera menghampiri Bilqis dengan wajah marah dan sangat kesal.


"Ya ampuuun Ayah ngagetin aja,Iqis pikir siapa!"ujar Bilqis sambil mengusap dadanya saking kagetnya.Segera Dia meraih tangan sang Ayah dan mencium tangannya.


"Tadi habis ketemu Teh Nisha,dianterin sama temen Iqis Yah,kenalin Yah ini temen kuliah!"


Panca mengulurkan tangannya dan dijabat dingin oleh sang Ayah,membuat Panca menjadi segan terhadapnya.


"Qis Aku pulang duluan ya!"ujar Panca


"Thanks ya Ca!"


"Mari Om Saya pulang!"


"Hemmh!"Jawab Ayah singkat dan ketus,Bilqis jasi msrasa tidak enak.Namun Panca memakluminya,Diapun berlalu dari hadapan mereka.


"Kamu tuh selalu ceroboh,gimana kalau yang lihat itu suami Kamu,bisa bisa salah faham dan runyam lagi rumah tangga kalian!"Ucap sang Ayah kesal.


"Hehehe,jangan salahin Iqis Yah,itu Si Teteh sok ngareureuwas(suka ngagetin),katanya si Abang selingkuh,gataunya sekarang malah lagi Honeymoon,hampir aja tadi Iqis mau hajar Siabang,tadi Iqis kepaksa dianter kesini sama temen Iqis Yah,Dia cuma nganter doang,ga ngapa ngapain!"


"Ayah faham Qis,cuma Kamu itu selalu ceroboh,Kamu tau kan sifat suami Kamu itu seperti apa,harusnya Kamu lebih hati hati,kalau Dia lihat,ga kebayang gimana murkanya,apalagi masalah kalian ini ga jauh dari salah faham,untung Ayah lihat,coba kalau Radit.Ngejelasin sampai mulut berbusa pun kayaknya Dia tetep bakalan marah sama Kamu,gemes banget Ayah sama Kamu,selalu aja terulang kayak gini,ingetkan dulu gara gara Kamu cuma makan doang,padahal katanya sama temen yang lain,tapi tetepkan Suamimu susah percaya,sampai Kamu kabur segala dan sembunyi selama hamil,Ayah gamau hal itu terulang lagi Qis,bahkan kemarin Ayah dengar Kamu ga akan lanjut kuliah hanya gara gara kecemburuan suami Kamu,Ayah bukannya mau ikut campur,tapi harusnya Kamu bisa mengambil pelajaran dari masalah yang kemarin kemarin.Mungkin Ayah juga akan salah faham kalau liat si Bunda sama cowok lain ada di hotel."Ucap Ayahnya panjang lebar.


"Iya yaaah,maafin Iqis,Iqis salah,Iqis ceroboh,Ayah jangan marah marah disini kan malu!"ujar Bilqis sambil melihat beberapa tamu hotel yang laku lalang dikoridor tempatnya berdiri.


"Yaudah Ayo kita pulang,kasian Anak Kamu pasti udah nungguin Ibunya dari tadi,Kamu harus ingat Qis,walaupun kuliah kewajiban sebagai seorang Ibu dan seorang Istri jangan sampai dilupakan,jangan sampai lalai."


"Iya Ayahku sayang,Ayo sekarang Kita pulang,jangan marahin Iqis disini,kan malu Yah,dari tadi diliatin sama orang orang.Dikiranya Iqis ngapain."


"Terus Ayah kok bisa ada disini?"Tanya Bilqis sambil mereka berjalan.

__ADS_1


"Ayah nganter Kakak Kamu,Ayah juga tadinya mau hajar si Abang,gataunya tu anak bikin kejutan yang bikin sport jantung,hampir aja tadi Ayah menghajar Tu Anak,Eh gataunya mau ngasih kejutan manis buat Istri katanya,hadeuuuh.Ada ada aja Anak jaman sekarang,semoga Suami Kamu ga gitu Qis,kejutan tuh jangan bikin orang keki,ini mah hampir aja tadi Ayah kelepasan,dari rumah udah emosi,Ayah ga akan terima Anak Ayah disakiti."


"Aduuuh Ayah so sweet banget,Ayah memang paling the best!"ujar Bilqis sambil merangkul manja lengan sang Ayah.


**********


Bilqis tampak menimang sang buah hati,tubuhnya kini bertambah berat dan semakin bulat,namun rasa lelah hilang seketika melihat wajah Rafa yang ceria,sudah pukul 9 malam, bayi kecilnya itu belum juga tertidur,sedangkan sang suami belum juga pulang.


"Rafa belum bobo,mau nemenin Mami nunggu Papi ya Nak, iya heemmh!"Bilqis menciumi bayi tembem itu dengan gemas,Rafa tersenyum lebar membuat Bilqis tambah gemas.


"kok tumben ya Papi belum pulang,udah jam sembilan,padahal biasanya ga selarut ini."keluh Bilqis.


"Rafa main apa aja tadi,seneng ya main sama oma sama Opa dirumah iya,sama Bi Yuni,anak lucunya Mami,cintanya Mami sayangnya Mami!"


Sedang asyik bercanda tawa dengan sang Anak,terdengar deru mobil sang Suami.Bilqis begitu senang mendengarnya.


"Yeeeayyy Papi udah pulang,yuk Kita lihat Papi.Rafa kangen ya sama Papi ya nak,belum mau bobo jam segini!"ujarnya sambil menggendong Rafa dan menghampiri Sang Suami yang begitu terlihat lelah,wajahnya terlihat muram.Bilqis mengerti Suaminya pasti sangat lelah dari pagi bekerja dan baru pulang malam."


"Sayangnya Papi belum bobo!"Radit mecium sang Anak kemudian melenggang kekamarnya,diikuti Bilqis yang nampak heran dengan sikap sang Suami terlihat cuek padanya,hanya anaknya saja yang Dia cium namun Dia sama sekali tidak dipedulikan.


"Sayangku kok baru pulang,tumben banget pulang jam segini!"Ucap Bilqis sambil menyodorkan Teh hangat untuknya.


"Ya ga tumben lah,dulu Aku biasa pulang larut malam karena banyak kerjaan,jadi ga usah heran kalau pulang jam segini."Ujar Radit dingin sambil duduk dan meminum teh hangat yang sudah dibuatkan Bilqis.


"Iya saayangku Aku ngerti kok,Papi mau mamam dulu,mau mandi dulu atau mau bobo dulu?"Tanya Bilqis mesra dan lemah lembut sambil membelai Pipi sang Suami yang sudah ditumbuhi bulu bulu halus favorit Bilqis,Dia suka sekali saat Suaminya itu ditumbuhi jambang yang tipis,menurutnya ketampanan Radit bertambah dua kali lipat.


Mendengar pertanyaan sang Istri,seketika Radit tersenyum lebar.Matanya langsung memandang sang Istri yang saat ini memakai dres berwana putih seksi motif bunga besar besar berwarna peach tanpa lengan dan super pendek,berdada rendah yang memperlihatkan dadanya yang menyembul indah,sejenak matanya mengerjap ngerjap.Bagaimana bisa Dia melewatkan pemandangan indah ini tadi,bidadari kecilnya tersenyum manis memandangnya,pikirannya tadi terlalu sibuk dengan pekerjaannya dikantor,sehingga Dia tidak begitu memperhatikan penampilan sang Istri.


"Kamu lucu banget,tumben nanya kayak gitu!"Ujar Radit sambil menahan tawanya.


"Iya doong,Akukan ingin melayani suami Aku,jadi Papi mau yang mana dulu!"Ujarnya sambil duduk dipangkuan sang Suami,kemudian menangkup wajahnya berniat untuk menciumnya,namun Radit menghindar.


"Kenapa yang,kok gamau dicium!"ujar Bilqis,wajahnya terlihat kecewa.


"Aku bau,belom mandi!"Ucap Radit yang merasa tak percaya diri didekati sang Istri yang begitu intim.

__ADS_1


"Aku suka kok bau acem Papi,wanginya bikin nagih!"Bisik Bilqis yang kini mencium pipinya gemas.


"Aku mandi dulu ya,Aku mau dimandiin terus diboboin boleh ga?"pinta Radit sambil menggigit bibir bawahnya,membuat Bilqis yang melihatnya terpesona.


"Ih nakal,Papi mandi dulu deh,biar Mami siapin makannya,udah itu baru diboboin mau ga?"ujar Bilqis membuat penawaran.


"Mau banget,Aku udah ga sabar.Aku kangen banget,dan ini Indah banget sayang!"ujarnya sambil mengusap dada Bilqis yang menyembul penuh karena memakai push up bra.


"Mandiin Aku sekarang yang!"Radit melucuti pakaiannya dengan tidak sabar didepan sang Istri,Bilqis menutup wajahnya namun mengintip disela sela jarinya,membuat Radit tertawa melihatnya,dan dengan cepat dan semangat, Dia menggendong sang Istri kekamar mandi.Bilqis mengalungkan tangannya dan menyembunyikan wajahnya dileher sang suami.Radit benar bernar bahagia,setelah seharian kerja yang begitu melelahkan,Sang Istri menyambutnya dengan begitu manis,menyenangkan pandangannya,menyenangkan hatinya juga,rasa lelahnya seakan sirna.


Tok


Tok


Tok


"Neng Iqis,ini Rafa agak rewel,kayaknya pengen enen!"ujar Bi Yuni.


Langkah Radit seketika terhenti


dan dengan terpaksa Radit menurunkan Bilqis,wajahnha tampak sendu.


"Sebentar ya sayaang!"Ucap Bilqis.


"Yaaahhh.....gagal!"


.


.


.


**********


Vote atulahhh Bestieeeehhhhh😚

__ADS_1


__ADS_2