TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Makan Bersama


__ADS_3

Sejenak john tidak bisa bergerak,selain tubuhnya yang tertindih,kini bibirnya juga ikut tertimpa wanita cantik yang kini berada diatas tubuhnha,yang hanya mengenakan jubah mandi.Mata Mereka beradu pandang.membuat jantung keduanya berdegup kencang.Sekian detik posisi Mereka bertahan seperti itu.Namun kemudian Nisha segera menyadari posisinya kini.Dia ingin segera bangkit dari posisi yang benar benar membuatnya tidak nyaman,membuatnya kikuk dan risih,namun tangan besar dan kokoh itu masih memeluknya,sehingga menyulitkannya untuk bangkit berdiri.


"Kak tolong tangannya...!"ucap Nisha yang masih tangannya memegang dadanya.


"Eh..Maaf...!"ucap John,Nisha pun bangkit berdiri,sedangkan John merasa tubuhnya agak sulit digerakkan.


"Aaawwww Aduuuhhh!"John meringis kesakitan,merasakan pingang dann pinggulnya terasa sakit.


"Maaf Kak,habisnya kenapa tadi pintunya main buka aja,Saya mau ganti baju,eh Kak John malah main masuk aja!"gerutu Nisha.Yang memang bermaksud untuk mengunci kamarnya begitu gagang pintu bergerak akan dibuka,reflek Dia lari bermaksud untuk untuk mengunci pintu,takut John melihatnya yang hanya memakai jubah mandi dan berniat untuk memakain baju,namun tiba tiba terdengar suara John dan langsung membuka pintunya,jadilah insiden itu terjadi.


"Kamu berat banget siiih,yaampun pinggang Aku!"keluh John yang kini terduduk dilantai itu sambil mengusap usap pinggangnya yang terasa sakit.


Mendengar John berkata seperti itu membuat Nisha tersinggung,Dia tak suka saat John menyebut dirinya berat.


"Enak aja bilang berat,memangnya badan Aku gendut apa!gerutunya,kemudian Nisha masuk kekamarnya dan menutup pintu itu agak keras.


John heran sendiri melihat tingkah Nisha,padahal Dia yang kesakitan mengapa Nisha yang marah pikir John sambil geleng geleng kepala.Dia pun meraba jantungnya,karena masih saja berdegup kencang.apalagi Dia melihat wajah polos Nisha dan hanya mengenakan jubah mandi.Membuat berdegup tak karuan


Tok tok


John mengetuk lagi kamar Nisha.


"Ada apa lagi Kak?"tanyanya dengan wajah kesal.


"Nanti Aku minta waktu untuk bicara berdua sama Kamu,,penting!"ucap John.


"Ya."jawab Nisha,dan menutup pintu itu kembali dan menguncinya.Dia takut kalau lelaki itu masuk lagi sembarangan.Nisha memegang dadanya,tangan yang satunya menyentuh bibirnya.


"Abaaang,maafin Aku,ini beneran ga sengaja,Aku ga akan mungkin mengkhinati Abang,dan meluoakan Abang secepat ini."gumamnya dalam hati.


Sementara John berjalan kekamar ujung yang Dia yakini itu adalah Kamar Haidar.Dia menyesali kecerobohannya,karena membuka pintu sembarangan,menyebabkan kini pinggangnya terasa nyeri.


"Iday....Idayyyy....!"panghil John kemudian membuka pintu,ternyata lelaki kecil itu ketiduran diranjangnya sambil mendekap sebuah buku.Pelan pelan John mengambil buku itu dan membaca judulnya.

__ADS_1


SETAN,SIAPA TAKUT!


John tersenyum membaca judul buku itu,kemudian mengusap kepala Iday dengan sayang.


"Katanya tadi mau liatin buku bukunya,ehhh malah kttiduran!"gumamnya sambil tersenyum.


"Anak Kamu pintar banget Dim,persis seperti Kamu sifatnya,walaupun wajahnya sangat mirip Dengan Mamanya,tapi sifanya ini Kamu banget Dim,Kamu pasti bangga dengan Iday ya Dim,Anak ini sangat cerdas.


**********


Setelah tadi ketiduran,kini Haidar sudah tampak segar setelah mandi sore dan berganti pakaian,wajahnya pun terlihat sangat tampan.Dia segera menghampiri John dikamarnya,kemudian mengajaknya bermain.Lelaki kecil itu pun tampak bahagia,karena John ternyata orang yang menyenangkan,tak jauh beda dengan mendiang Papanya. Dia tampak tertawa tawa dan bercanda ria dengan Dokter tampan itu.


"Cita cita Iday apa sih?"Tanya John pada Haidar.


"Iday mau seperti Papa bisa bikin rumah yang bagus,mesjid yang megah,gedung gedung tinggi!"jawab Iday dengan antusias.


"Memangnya gamau kayak Papa John,jadi Dokter.Biar bisa ngobatin orang yang sakit?"


Sementara itu Bapak dan Ibu mertua Nisha sedang beristirahat dikamarnya,begitu juga Ayah.Sementara Nisha membantu bundanya memasak untuk makan malam.


"Nish,bener itu yang dibilang Iday,katanya ada lakilaki yang minta Kamu jjadi Istrinya?"Tanya Bunda penasaran,sambil memasukkan daging kedalam kuah soto."


"Mmmhhh...ituu...!"


"Jujur sama Bunda,Kamu pacaran sama lelaki mana?Katanya Kamu belum mau nikah,tau tau ada lelaki yang melamar Kamu!"


"Ihhh Bunda,suka sembarangan menuduh,siapa juga yang pacaran."Ucap Nisha ketus.


"Memang tadi itu ketua yayasan yang punya sekolah tempat Nisha ngajar,Dia ingin Nisha jadi Istri keduanya Bun,Iiihhh amit amit,ya langsung Nisha tolak!"


"Hah beneran?"


"Siapa sih orangnya?yang mana?"tanya Bunda penasaran.

__ADS_1


"Aaah Bunda mah ga akan tau,Dia Bos Nisha,udah tua orangnya juga,udah punya Istri!"


"Isssshh Atuh Bunda juga moal ngidinan Anak Bunda nu geulis iyeu kudu dicandung mah amit amit,moal aya tidituna jadi pelakor(iiissshh Bunda juga ga akan mengijinkan Anak Bunda yang cantik ini mau di madu mah amit amit,ga akan ada dari sananya menjadi pelakor).


"Mending oge jeung nu jelas,nu kasep,nu singgel,nu mapan,nu nya'ah ka Iday(lebih baik sama yang jelas,yang ganteng,yang singgel,yang mapan,sama yang sayang ke Iday)."


"Nisha belum mau sama siapapun Bun,Nisha mau sendiri dulu!"jawabnya tegas.


"Tapi kalau ada laki laki didepan mata yang sesuai kriteria gimana Nish?"


"Nggak ah Bun,apalagi kalau harus turun ranjang,Nisha ga mau!"tegas Nisha lagi.Seolah tau maksud Bundanya itu.


*********


Malam itu dikediaman Nisha tampak sangat ramai karena kedatangan Mertua dan juga Ipar tirinya,yang tak lain adalah John.Pria tampan nan gagah belasteran Amerka Indonesia.


Semuanya sudah berkumpul di ruang makan yang dekorasinya sangat elegan dan futuristik,yang desain interiornya,lagi lagi Dimas yang melakukannya.


"Silakan dinikmati,hidangan sederhana aja!"ujar Bunda.


"Kalau Bapak sama Ibu sudah sering menikmati masakan Bunda dan juga Nisha,sedangkan Nak John baru pertama kali ya,semoga suka dengan masakan sederhana ini!"ucap Bunda.


"Makanan apa saja Saya suka Kok Bun,Saya pemakan segala."ucap John sambil teesenyum kearah Bunda dan Nisha.Namun Nisha hanya diam sambil menunduk, sedari tadi menghindari tatapan John,Dia masih ingat kejadian tadi yang membuatnya sport jantung.


Mereka semuapun makan malam dengan lahap.Masakan Bunda dan Nisha sukses membuat lidah mereka bergoyang.Soto Bandung,pepes Ayam,sambel goreng kentang ati,mendoan,dan tak ketinggalan kerupuk emping dan juga sambel tentunya membuat selera makan meningkat,sambil diselingi obrolan ringan dari Ayah,Bunda,Ibu dan juga Bapak,sesekali Mereka bertanya mengenai pekerjaan John,begitu juga dengan Iday.Dia tampak senang rumahnya sekarang terasa hangat dan ramai.Namun Nisha sedari tadi hanya diam membisu.Apalagi beberapa kali Nisha menangkap John sedang mencuri curi pandang kearahnya,membuatnya sedikit salah tingkah.


.


.


.


**********

__ADS_1


__ADS_2