TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Dari hati ke hati


__ADS_3

"Mas Radit seharusnya minta maaf padaku,Kamu sudah menyakitiku dan menyakiti orang lain,tanpa melihat duduk permasalahannya terlebih dahulu,tanpa mau mendengarkan penjelasanku."Ucapnya sambil memungut gaun warna pink itu dilantai.


Namun Radit menarik gaun itu dari tangannya,dan menyingkirkannya ke sembarang tempat.Dia masih ingin melihat tubuh molek Istrinya yang hanya dibalut pakaian dalam saja,Akibat hasratnya yang tidak tersalurkan,Kini Dia hanya ingin membayangkan tubuh seksi sang istri sebagai objek fantasi liarnya,Dia ingin segera tunaikan hasratnya itu dikamar mandi,namun Bilqis mencegahnya,dengan kesal Radit kembali duduk ditepi ranjangnya,sedangkan Bilqis yang kedinginan cepat cepat menarik selimut dan membelakangi suaminya yang juga duduk diatas ranjangnya.


"Kenapa Kamu harus marah sama Aku,jelas jelas Kamu selingkuh dengan sepupunya Si Arsinta itu,Dosen itu pacarmu kan?"Ucap Radit dengan kesal.


"Tidak usah mengelak,Aku sudah tau semuanya,apalagi saat Dia tadi bilang kalau Kamu Kekasihnya,ingin rasanya Aku menghajarnya habis habisan !"Radit masih dikuasai emosi,bicaranya sangat meledak ledak membuat Bilqis ketakutan.Percuma melawan orang yang amarahnya meluap luap seperti itu,pikirnya,namun dia tidak ingin masalahnya sampai berlarut larut.


"Silakan luapkan kemarahan Mas Radit padaku,marahnya sama Aku,Aku terima,Aku pasrah"ucap Bilqis sambil terisak menahan tangis.


"Tapi setelah itu kasih Aku kesempatan buat jelasin."Bilqis melirik sang Suami yang juga membelakanginya disebrang tempat tidur.


"Aku tidak butuh penjelasan,semuanya sudah jelas,Kamu berpacaran dibelakangku dengan Dosen itu."Radit tetap keukeuh dengan argumennya.


"Ya sudah itu terserah Mas Radit,kalau Mas menuduhku seperti itu silakan saja,"ujar Bilqis.


"Jadi Kamu mengakuinya,kalau semua itu benar?"tanya Radit sambil tersenyum sinis,dan mengusap wajahnya dengan kasar.


"itu semua tidak benar"


"Itu semua Fitnah Mas"Bilqis membela diri.


"kan Aku sudah bilang tempo hari, Kalo Mas Arman itu hanya mantan pacarku,Mantan Mas..Mantan"pekik Bilqis sambil berurai air mata.


"Kalo Dia mengaku ngaku Aku kekasihnya,ya itu hak Dia,yang penting Aku sudah tidak ada hubungan apa apa dengan Dia"ujar Bilqis dengan suara bergetar sambil sesekali mengusap air matanya


"Kemarin itu Aku hanya kebetulan saja ketemu Dia,saat suamiku yang mengajakku ke pesta itu justru malah sibuk dengan tanteu tanteu,mesra mesraan,pelukkan,cium2an dihadapan Aku,dansa segala.Aku ditinggalin sendiri seperti orang bodoh.Mas pikir Aku ga punya perasaan melihat Mas Radit seperti itu?"Bilqis yang masih berurai airmata, kini marah berapi api membalikkan keadaan.Membuat Radit seperti tertampar, dan malu sendiri,karena semua kata kata yang dilontarkan Istrinya itu benar.Dia yang mengajaknya,Dia juga yang meninggalkannya.


"Bagi Aku Mas Arman itu cuma dosen Aku,hanya dosen,tidak lebih.Dulu memang Dia pacarku,Tapi sebelum kita menikah,Aku sudah putus sama Dia,walaupun memang putusnya karena sebuah salah faham,dan itu Aku yang salah.Aku mengira Mba Arsinta itu pacarnya Mas Arman.


"Sekarang Aku mau tanya?Mas tau dari mana Kalo Mas Arman itu sepupunya Mba Sinta?selidik Bilqis sambil memicingkan matanya penuh curiga.

__ADS_1


"I-Itu Aku tau...dari.....,mmmmh gak penting Aku tau dari siapa,yang jelas Aku kecewa sama Kamu,selama ini Kamu bohongin Aku."Ucap Radit gelagapan.


"Kalo begitu Aku juga kecewa sama Mas,selingkuh terang terangan dengan Tanteu Tanteu itu didepanku."balas Bilqis lagi.


"Aku cuma menganggap Dia sebagai Adik,ga lebih."elaknya.


"Terus Dia menganggap Mas apa?"tanyanya.


"Aku sebagai perempuan bisa merasakan sendiri kalau Dia itu suka sama Kamu,Mas!"


"Ya itu hak Dia"ucap Radit membela diri.


"Nah begitu juga Aku,itu haknya Mas Arman..yang penting Aku tidak seperti yang Mas tuduhkan."


Lelah beradu argumen,Keduanya kini sama sama diam.Radit merenung dan mencerna kata kata yang Bilqis sampaikan.Radit melirik Bilqis yang masih membelakanginya.Dia masih saja menangis,tak tega rasanya melihat Istri kecilnya seperti itu.


Perlahan Radit mengampiri bilqis,dan duduk disampingnya,menarik tangannya agar menghadap kearahnya namun Dia menghempasnya,tidak menyerah,Radit memeluk Bilqis dari belakang,melepas selimut yang membelitnya,Bilqis berusaha melepaskan pelukan Radot dan bangkit berdiri,namun radit menariknya dan Bilqis dipangkuannya.Dan memeluknya lagi dengan posesif,lalu menghadapkan tubuhnya kearah Radit sehingga mereka berhadapan,mengangkat dagu Bilqis,Bilqis memejamkan matanya,Dia malu sekaligus senewen,masih merajuk,membuatRadit gemas dan Dia terkejut melihat tubuh Bilqis penuh dengan tanda cinta miliknya,membuatnya tersenyum puas melihatnya.perlahan Bilqis membuka matanya.


"Kenapa senyum senyum begitu?"ucap Bilqis sewot,sambil mengerucutkan bibirnya.


"Euh...euh ...euh nyebelin dasar Om Om tua genit,mesum,egois,.."(pukulan gemez manja🀫🀭).


"Aw..aw...Aduuuh ampuuun sayaaang ha ha ha"Radit pura pura kesakitan,kini kedua tangannya dipegangi Radit,namun karena Bilqis menggerakkan tubuhnya berusaha melawan walau kedua tangannya masih dipegangi Radit,namun keduanya akhirnya terjatuh ke ranjangnya membuat posisi bilqis berada diatas Radit.tubuhnya saling merapat wajah mereka berhadapan tanpa jarak.


CUP


Radit mengecup bibir Istrinya seksinya itu.Dan membalikkan tubuh Bilqis yang kini berada dibawahnya,lalu radit berbaring disampingnya dan membawa bilqis kepelukannya,menyelimuti tubuh keduanya,lalu membelai rambutnya dengan sayang,mencium kedua mata Bilqis yang sembab dengan penuh perasaan.


"Maafin Aku sayaaang,Aku gada maksud buat ninggalin Kamu tadi,Aku cuma ga enak sama Sinta,Dia sudah Aku anggap sebagai Adikku sendiri,Aku ga ada perasaan apa apa sama Dia Qis"Ucap Radit sambil.menciumi seluruh wajah Bilqis,sejengkalpun tak luput dari ciumannya,membuat hati Bilqis yang tadi marah,kesal,keki, kini menghangat,merasakan rasa sayang suaminya kepadanya.


"Sama Tanteu itu ga enak,sama Istri sendiri jahat,Aku tadi ditarik tarik kayak kambing mau diqurbanin hiks.."ucap Bilqis mambuat Radot semakin merasa berdosa.

__ADS_1


"Uuuhhh...sayaaang maafin Aku yaa..Aku seperti itu karena Aku cemburu Qis,melihat Kamu sama lelaki itu"


" Tapi kenyataannya Kamu juga cemburu ya tadi liat Aku sama sinta?"goda Radit,yang dibalas bilqis dengan mendelik kesal pada Suaminya.


"Ya Istri mana yang rela suaminya mesra sama wanita lain?"jawab Bilqis.


"berarti Kamu sudah jatuh Cinta dong sama Aku?" Radit menggodanya sambil mengulum senyum.


"Dikit"ucap Bilqis asal sambil sembunyi didada suaminya yang berbulu,Bilqis merasakan nyaman dan hangatnya dipeluk suaminya yang cemburuan itu.


"Ih nakal,jangan sedikit dong..Aku kelitikin nih.."


"Hahahhahahhahahahahha iya iya..banyak...hahahhahha geliii masss udaah iyaaa banyak"Bilqis mengelinjang geli.


"Banyak apanya?"Radit masih menggelitiknya,menggoda istri kecilnya itu.


"Banyak cinta...Banyak sayaaang Hahahaha udah dong Maaas...hahahhahahaha"


"Aku tuh hari ini sebenernya lemes banget,pengen Istirahat,gamau kemana mana,tapi Karena Mas yang minta Aku,terus juga udah dibeliin gaun cantik itu,jadi Aku mau ikut Mas Radit ke pesta itu"Ucap Bilqis sambil memegangi kedua tangan suaminya yang nakal itu(πŸ˜‰)


"Kalo lagi dapet gini,perempuan tuh maunya dimanja,disayang,bukan dimarah marahin,terus ditarik tarik lagi tadi.Bikin tangan Aku sakit"ucap Bilqis merajuk.


"Uuuh sayangnya Mas Radit cakit,mana yang cakit cinih ditiupin..."Radit meraih tangan Bilqis yang lecet dan kemerahan,kemudian dia meniupnya dan menciuminya."Bilqis tertawa geli mendengar kata kata Radit yang lucu.


"Sini sayaaang Aku pijitin mau ya?"Ucap Radit sambil mengerlingkan matanya.


.


.


.

__ADS_1


******


Hehe maaf ya kalo kurang dapet feel nya,nulisnya sambil numis kangkung hehehe..Vote dong bestiee....😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2