TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Boleh


__ADS_3

Radit sejenak terdiam menikmati apa yang dilakukan sang Istri terhadapnya.Kecupan kecupan manja,Bilqis lancarkan saat Radit baru saja tiba dikediamannya.Rasa lelah berganti rasa bahagia disambut oleh Istri tercinta dengan begitu mesranya.Radit tersenyum bahagia kemudian memeluk sang Istri dengan erat,mwngusap usap punggunya kemudian mengecup keningnya,para pelayan hanya senyam senyum melihat kemesraan majikan Mereka,setelah sekian bulan,akhirnya majikan Mereka kembali rukun,membuat Mereka yang melihatnya turut bahagia.


"Maaf Sayaang,dikantor banyak sekali pekerjaan,jadi terpaksa baru bisa pulang jam segini.Sayang udah mamam belum?"Tanya Radit sembari merangkul sang Istri dan duduk disofa,seperti biasa Bilqis bermanja manja dipangkuan sang suami,membuat perasaan Radit begitu senang.Tangannya mengusap usap paha mulus sang Istri karena dressnya yang pendek memperlihatkan paha mulusnya.


"Kamu cantik banget sayaang,bajunya juga bagus,seksi begini.Aku suka!"bisik Radit ditelinga Bilqis sambil mencium telinganya.


"Iya Aku sengaja pake baju ini,untuk menyambut kedatangan suami Aku.Papi bener kan ga macem macem,ga kemana mana dulu.Pulangnya sampai malem begini,bikin Aku berpikiran macem macem!"


"Ya ngga dong sayang,mau macem macem gimana,Papi kan kerja,udah kerja ya langaung pulang kerumah.ngomong ngomong Rafa kemana,apa hari ini Dia rewel?"Tanya Radit sambil membelai mesra sang Istri.


"Rafa kan diculik Papa sama Mama,Katanya kangen banget!"


"Ya ampuun,Mama sama Papa nih main culik aja,ga bilang bilang sama Aku.Aku khawatir Mereka terlalu memanjakan Rafa!"Ucap Radit.


"Gapapa Mas,lagian Rafa lengket banget sama Opanya,apalagi kalau udah main berdua,anteng banget."ujar Bilqis sambil tertawa,Raditpun ikut senyum mendengarnya.


"Ya sudah Mas mandi dulu sana,biar Aku siapin makan malem,tadi Aku masak makanan yang spesial buat Kamu!"


"Wooow Honey,terimakasih sayang,Kamu mau repot repot masakin buat Aku!"ucap Radit sambil tersenyum manis kearah Bilqis.


"Ga repot kok Mas,cuma masakan biasa aja.ya sudah sana mandi dulu,Aku tunggu disini ya!"Bilqis beranjak dari pangkuan Radit,namun kemudian Radit memegang kedua tangannya.


"Tunggu Sayaang,Aku belum menyapa Anak Anakku yang ada diperut,sini Sayaang Aku kangen!"ucap Radit sambil mencium perut Bilqis yang sudah membuncit,meletakkan kepalanya diperut Bilqis.Bilqis mengusap usap rambut sang suami dengan sayang.


"Sayang sayang Papi lagi apa didalem nak,lagi main ya,waah seru banget ya main bertiga,nanti kalau udah ada disini mainnya Sama Mami Papi sama Kakak Rafa juga ya...!"


"Iya Papi...!"ujar Bilqis menirukan suara anak kecil dengan lucu,membuat Radit tertawa tawa.


***********


Selesai makan malam dengan menu masakan buatan sang Istri,Mereka berdua kini berada didalam kamar,Bilqis mengganti pakaiannya dengan yang lebih seksi dari yang tadi Dia pakai,lingeri merah menyala Dia pakai ketika Radit sedang berada dikamar mandi,Dia bergegas masuk kedalam selimut karena merasa malu,Kerana sudah sekian lama Dia tidak memakainya.Walaupun sebenarnya merasa tidak percaya diri karena perutnya sudah membesar,namun demi melaksanakan nasehat dari sang Kakak,akhirnya rasa malu dan tidak percaya dirinya Dia buang jauh jauh.

__ADS_1


Tak berapa lama,sang Suami mendatanginya.Radit memakai piyama tidur warna navy terlihat mempesona,Wajahnya sangat tampan dan segar dengan jambang dan kumis tipis diwajahnya,membuat Bilqis semakin taruh cinta kepada Radit.


"Papi...!"Ucap Bilqis sambil menyibakkan selimutnya tersenyum malu malu pada Radit,melihat hal tersebut membuat Radit seketika langsung melotot,jakunnya naik turun menelan salivanya.


"Honey...a-apa Kamu ngidam seperti kemarin lagi?"Tanya Radit takut takut.


Dan Bilqis menganggukan kepalanya bermaksud menggoda sang Suami.


"Mati Aku!"gumam Radit dalam hati.Bilqis merentangkan kedua tangannya agar sang suami mendekat dan memeluknya.Wajah Radit tersenyum meringis mendekati sang Istri dengan pelqn pelan.Seandainya boleh memilih lebih baik Dia tidur saja diruang kerjanya daripada harus tersiksa menahan hasratnya melihat sang Istri yang begitu molek dan seksi.


"Papi kok wajahnya kayak ketakutan gitu,memangnya Mami hantu ya,sampe segitunya liat Mami!"ujar Bilqis pura pura cemberut.


"Bu-bukan begitu Papi cuma cuma...!"


"Cuma apa?Papi gamau deket deket Mami lagi ya,yaudah deh kalau gitu Mami Bobo sendiri aja!"ucap Bilqos ketus.


"Ngga sayaang,jangan marah Papi justru pengen cepet cepet bobo dideket Mami,kelonan lagi ya kayak kemarin malam?"Tanyanya berusaha untuk biasa saja,walau dalam hati ada perasaan cemas sekaligus takut,takut seperti kejadian kemarin Dia sama sekali tidak bisa tidur saking tersiksanya


"Papi ngadep sini doong,kok aku dipunggungin sih!"omel Bilqis.


"Iya sayaang,Maaf.!"ucap Radit pasrah yang kini berhadapan dengan sang Istri.Bilqis tersenyum manis sambil memandangi wajah Radit,membelai pipinya yang ditumbuhi bulu bulu halus.


"cium Aku Pi!"ucap Bilqis.


CUP


Radit mencium Pipinya sekilas.


"Yang enak dong masa kayak gitu doang ciumnya!"ujar Bilqis kesal.


"Nanti kalau Papi pengen lebih gimana Mi!"ucap pelan.

__ADS_1


Radit kembali mencium hangat bibir sang Istri dengan penuh kelembutan,Bilqis membalasnya dengan beringas.Saling mengecap dan lidahnya saling membelit.Namun Kemudian Radit melepasnya.


"Kenapa Pi?"Tanya Bilqis kecewa,begitu Radit mengakhiri ciumannya.


"Udah ya sayang,nanti Papi keterusan,kasian Mami dan Anak anak Kita didalam.Sini Papi peluk aja ya,Kita bobo kelonan aja,tapi gausah buka baju kayak kemarin nanti malah masuk angin!"Ucap Radit sambil menarik tubuh sang Istri kedalam pelukannya.


Rasa cintanya pada Bilqis  dan Anak anak dalam kandungannya melebihi hasratnya yang sudah memuncak diubun ubun.Dia sadar Bilqis tengah mengandung bayi kembar Mereka,Bila menahan hasratnya itu demi kebaikan Sang Istri dan Anak anaknya tentu hal itu akan Radit lakukan.


"Ihhhh Papiiiiiii!"Bilqis mendorong dada sang Suami dengan kesal.


"Eh eh ada apa sayaang!"Tanyanya dengan wajah cemas.


"Aku udah dandan seksi gini malah ditolak mentah mentah,apa karena Aku gendut?Aku jelek?"Tanyanya dengan wajah marah dan kesal.


"Bukan begitu sayaang,Papi takut pengen lebih gimana?"


"Pokoknya buka bajunya sekarang!"Perintah Bilqis dengan kesal.


"Iya sayaaang!"Radit pasrah,Dia membuka pakaiannya satu persatu,kemudian kembali masuk kedalam selimutnya.


"Peluk Aku!"pinta Bilqis.


Radit memeluknya dan mengelus punggung mulus sang Istri.Hasratnya kembali memuncak,matanya sudah berkabut,kemudian menangkup wajah sang Istri dan menciumnya dengan penuh gelora,Kedua tangannya meremas squisy favoritnya


"Papi boleh masuk kok kalau mau...!"


.


.


.*********

__ADS_1


__ADS_2