TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Kiss ayaaaang....


__ADS_3

"Siapa yang sakit Dit"


Tanya Dokter.John begitu tiba di apartement Radit yang nyaman dan mewah.


Radit tidak menjawabnya hanya menyuruh Dokter John untuk mengikuti kekamarnya.


"Eh tunggu sebentar John,Lo tunggu disini sebentar"


Brug


Radit menghentikan langkahnya,kemudian menutup pintu dengan keras,tepat diwajah dokter John.Yang membuat dokter John kaget dan juga sebal dengan kelakuan Radit yang tak ada sopan sopannya.


"Dasar orang kayak songong...untuk sahabat Gue euhhh"gumamnya dalam hati,sambil menunjukkan raut wajah yang kesal.


"pakai dulu kemejaku,dan tutupi kakimu dengan selimut"


Ucap Radit sambil memberikan kemeja berwarna putih miliknya,begitu menyadari Istrinya berpakaian seksi dan terbuka,Dia tak rela satu lelakipun memandangi tubuh seksi Bilqis istrinya.


"nggak ahh..gerah gini suruh pake kemeja,...Iqiskan belom mandi" Ujar Bilqis sambil menyingkirkan Kemeja yang diberikan Radit dari pangkuannya.


"cepetan dipake"


ujar Radit galak dan matanya melotot membuat Bilqis ciut melihatnya,kemudian Bilqis dengan terpaksa memakainya sambil bersungut sungut dengan mengerucutkan bibirnya.


"udah tau dokter John ada disini mau periksa kaki kamu..ga malu apa"


omel Radit sambil membukakan pintu agar Dokter John masuk memeriksa kaki Bilqis.


"Selamat Pagi...siapa nih yang sakit..."


Ujar Dokter yang tak kalah gantengnya dengan Radit,wajahnya putih bersih,badannya tinggi walaupun lebih tinggi Radit sedikit.penampilannya pun sangat modis dan seusia dengan Radit,juga mimik wajahnya sangat ramah.


"Bilqis yang sakit Dok.."jawab Bilqis sambil mengangguk ramah pada Dokter itu.


"ehh ini ponakannya Om Radit ya...wah sudah besar ya...cantik.pula"


ujar Dokter John lagi menyapanya dengan akrab


"ponakan Gue cowok bukan cewek"


ucap Radit ketus


"Dah jangan banyak omong,tuh periksa pergelangan kakinya" ujar Radit lagi dengan juteknya...


"iya iya..ini juga mau Gue periksa"


ucap Dokter John sambil memeriksa kaki Bilqis dengan hati hati dan pelan pelan.


selama sekitar lima belas menit dokter john mengobati kaki Bilqis dengan seksama,kemudian kaki Bilqis dibalut dengan perban.


"Istirahat yang cukup ya,sebisa mungkin jangan terlalu banyak dulu aktivitas,ini aku resepkan obat pereda nyeri ya"


"kalo misalnya nanti dirasa masih terasa nyeri setelah diobati,langsung kerumah sakit,kita lakukan ct scan ya supaya lebih akurat penanganannya."


ucap Dokter panjang lebar sambil tersenyum kepada Bilqis yang kemudian dibalas senyum yang sangat manis oleh Bilqis.


"Cepet sembuh ya Qis.."


"terimakasih dok.."


"Nanti kalau ada apa apa hubungi saya langsung ya" ucap Dokter John lagi sambil tersenyum terus kearah Bilqis seolah menebar pesona.Namun tiba tiba Dokter John ditarik paksa lengannya oleh Radit dan membawanya keluar.


"Aapaan sih Dit lebay deh..maen tarik tarik aja"

__ADS_1


Ucap dokter sewot sambil membetulkan dan menepuk nepuk kemejanya yang dirasa kusut karena ditarik oleh Radit.


"Dah pulang sana,Gue transfer langsung"ucap Radit mengusir Dokter John dengan seenaknya.


"Ishhh....lo tuh ya,giliran tadi aja maksa banget suruh datang kesini,setelah ditolongin Gue diusir.."


ucap Sokter John


"Ngomong ngomong Dia siapa..Gila cantik banget"


"Ada dikamar Lo segala...Boleh dong kalo Gue..."


"Boleh apaan...jangan macem macem Lo ya..Dia itu Istri Gue.."


"Hah...beneran" Dokter John melotot seolah tak percaya dengan apa yang dikatakan Radit.


"kok bisa...?"


ucap Dokter John yang sekaligus juga sahabatnya.


"kok ga ngundang Gue?"


"parah Lo...tega ya sama sobat sendiri"


"panjang ceritanya...ntar lah Gue jelasin"


"kok mau sih Dia sama Lo...wkwkwk..kayak bapak sama anak.."


"Sialan Lo.."


"Dah pergi sana..."


"ga ditawarin minum dulu atau makan duluui niih...ngob ngobrol dulu kek..."


ujar Radit sambil mendorong Sahabatnya itu keluar dan menutup pintu.


"lho tamunya kemana Tuan...ini Bibi bawain minum sama makanan kecil.." Ujar Bi Yuni tergopoh gopoh membawa nampan yang berisi makanan dan secangkir kopi.sambil melihat kearah pintu keluar saat menyadari tamunya pergi.


"gausah repot repot Bi...sudah pulang tamunya"


Ucap Radit datar dan kemudian masuk kembali kekamarnya melihat Bilqis.


"Gimana...udahh enakan "


tanyanya sambil melihat pergelangan kaki Bilqis yang sudah dibebat oleh perban.


"Ya..lumayan...tapi Mas...Iqis mau kekamar mandi dari tadi pengen pipis ditahan"ucap Bilqis sambil meringis dan menyelipkan tangan dikedua pahanya.


"tunggu disini aku panggilkan Bi Yuni dulu..."Ucapnya.lagi


"ngga ah sama Mas aja...gendooooong"ucap Bilqis manja sambil merentangkan tangannya kedepan seperti anak kecil yang ingin digendong,dengan wajah yang imut lucu


"nggak ..nanti kamu ganas lagi kayak semalam"


jawab Radit datar.


"teruuusss ngapain Aku dikamar ini,kalo Mas Radit gamau peduli sama aku"


"ya sudah aku jalan sendiri saja"


Ucapnya sambil cemberut,Dan berusaha turun dari tempat tidurnya.mau tak mau Radit menghampirinya dan langsung menggendongnya,membawanya kekamar mandi.


"Makasih Ayaaaang..."

__ADS_1


Ucap Bilqis tersenyum manis saat suaminya yang dengan terpaksa menggendongnya.


""Awas kalo gigit gigit lagi kayak drakula,dijatuhin aja sekalian disini.." ancam Radit


CUP


"kalo gini Boleh..."


Ujar Bilqis sambil mencium Pipi Radit dengan sumringah,Dan terus menatap mata sang suami dengan tatapannya yang menggoda,yang selalu dihindarinya.Radit yang dicium dan ditatap Istrinya begitu mesra berusaha acuh tak acuh dengan memasang wajah datarnya seperti biasa,walaupun hatinya cenat cenut luar biasa,Dia tak ingin menunjukkannya,padahal Radit sangat suka dengan sikap keagresifan Istri kecilnya itu.Kemudian Radit menurunkan Bilqis dikamar mandi.


.


.


.


Radit sudah berada diruang kerjanya setelah sebelumnya dikerjai Istrinya yang manja sebelum berangkat kerja,entah itu minta digendong kekamar mandi,digendong ke meja makan,minta dipijiti pundaknya padahal yang sakit kakinya,minta disuapi saat sarapan padahal bisa sendiri,dan sederet permintaan yang lainnya,belum lagi sering mencium Dia seenaknya.Antara kesal,sebal,lucu dan juga gemas menjadi satu.membuatnya semnyum senyum sendiri saat membayangkannya,Dan hal itu tidak lepas dari pantauan Denis sang Asisten pribadi yang sedang memperhatikan gerak geriknya.


Denis berdiri mematung sambil memperhatikan Radit yang tidak menyadari kedatangannya sejak tadi,Denis membawa beberapa Dokumen yang membutuhkan tanda tangan Radit,namun sepertinya Radit tengah sibuk dengan pikirannya sendiri yang membuatnya bahagia.


Eheeeem.....eheeeeem


"ecieee cieeee ada yang sedang kasmaran niiiih..."


Ucap Denis yang memang sangat senang menggoda Bosnya itu sambil meletakkan beberapa dokumen penting dihadapan Bosnya.


"kebiasaan kamu suka ga ketuk pintu kalo masuk"


Ucap Radit sambil memasang wajah judesnya seketika


"sudah ketuk pintu dua ratus kali ga ada jawaban karena Bos sepertinya sedang bahagia dan berbunga bunga nih..."jawabnya Hiperbola


"sudah jangan banyak omong mana yang dokumen yang harus ditanda tangani"


ucapnya jutek.


"Disini Bos dan di sebelah sini"


ucap Denis sambil menunjuk kearah dokumen yang harus ditandatangani.


"Oh Iya kamu berangkat dengan Angel untuk mewakilku Ke PT. Bumi lestari untuk membahas kerjasa kita"


perintah Radit setelah selesai menandatangani semua dokumen.


"Siap Bos.."


ucapnya dengan semangat walau hatinya merasa enggan setelah mendengar harus pergi dengan sekertaris Bosnya yang ganjen itu..


"Berapa Ronde semalam Boss...kayaknya Istrinya ganas banget ya...?"tanya Denis sambil mengulum senyum


"Apa maksud kamu tanya begitu"ujarnya dengan tampang yang begitu dingin dan galak.


"Anu Bos ituuu...ada tanda stempel dileher..."


ucap Denis sambil menutup mulutnya terkikik saat melihat bekas gigitan doleher Radit...


seketika wajah Radit memerah dan tampak salah tingkah.


.


.


********

__ADS_1


Readerrrsssss Dukukung terusss duuuuuoooong😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2