TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Nganter Kuliah


__ADS_3

Disebuah kompleks elit tepatnya di Mansion mewah milik Raditya Raharja,seorang wanita cantik yang tak lain adalah Bilqis,Istri dari Radit begitu sibuk karena sudah kembali menjalani rutinitas kesehariannya sebagai seorang Ibu dan kuga sebagai seorang Istri,setelah menghabiskan 2 hari di Kota Banding,akhirnya Dia kembali menjalani aktivitasnya,mengurus Rafa sang bayi lucu dan mengurus suami sang bayi besar.Dari mulai bangun tidur,apa apa harus Dia yang melayani,untunglah banyak para pelayan yang membantu,kalau tidak mingkin Dia benar benar merasa kewalahan.


Kini setelah semuanya beres, Dia bersiap untuk pergi kuliah diantar sang Suami.Bilqis begitu bersemangat,memasukkan buku buku kedalam tasnya,merapikan penampilannya.Dia tampak cantik dengan celana baggy warna hitam kaos pink dan outer warna senada.rambutnya diikat ponitail,penampilan sederhana sang Istri yang tampak segar dan seperti gadis ABG,membuat Radit terpesona melihatnya,sedari tadi terus saja Dia memandangi sang Istri,jika sekarqng mereka bergandengan tangan untuk pergi,orang orang akan mengira kalau mereka adalah om dan keponakannya,walau dalam hati tak rela sang Istri kembali ke bangku kuliah,Dia takut Istri akan tergoda dengan temannya apalagi Bilqis banyak penggemarnya,lalu berpaling darinya,namun sebisa mungkin pikiran itu segera ditepisnya,Radit menghampiri sang Istri dan memeluknya dari belakang.


"Sayaang cantik banget sih,ga usah kemana mana ya,gausah berangkat kuliah,mending ikut aja kekantor nemenin Aku kerja,biar Aku tambah semangat kerjanya."Ucap Radit merayu sang Istri yang tampak masih sibuk berdandan dan mematut dirinya dicermin.


"Jangan dooong,nanti ga kelar kelar kuliahnya,Mami jadi Mahasiswa abadi nanti.!"Ujar Bilqis melirik kearah sang Suami,kemudian mengaplikasikan make up tipis tipis kewajahnya.


"Hehehe iya juga ya,ok deh kalo gitu ayo cepat Papi anter,nanti Mami terlambat kuliahnya,gausah menor menor sayaaang,gausah cantik cantik nanti Aku ga jadi ijinin kamu lho!"ucap Radit sambil terus saja memperhatikan aktivitas sang Istri.


"Nggak menor menor sayang,cuma pake pelembab aja,sama bedak sedikit biar ga pucet."Jelas Bilqis.


"Mama jadi kan kesininya,jadi ga harus bolak balik kerumah Mami kan?"Tanya Bilqis.


"Iya jadi sayaang,Mama malah seneng banget,walaupun sebenarnya Kita tidak usah merasa khawatir,karena Bi Yuni akan menjaga anak Kita dengan baik,jadi Kita ga usah ngerepotin dan mengandalkan orang tua Kita untuk menjaga Rafa!"


"Iya Pi,Mami percaya Bi Yuni 100 % kok! sayangkuuuhhh,Aku siap berangkat,bentar Mami ambil tasnya dulu!"Ujar Bilqis sambil mencubit kedua pipi Radit dengan gemas.Radit senyak senyum melihat tingkah sang Istri yang begitu bahagia,sehingga tidak tega rasanya membuat Dia kecewa lagi.


"Ok letsgo Baby,Takut telat nanti!"


***********

__ADS_1


Didalam mobil,Bilqis bergelayut manja pada Radit,lenganya terus Dia peluk dan bersandar dibahunya,membuat Radit sangat bahagia,Istrinya begitu sayang dan begitu ekspresif padanya,biasa Radit yang selalu seperti itu,kini Bilqis tampak selalu menempeli sang Suami.


"Sebenernya kalau Aku ga sayang sama Kuliah Aku dan ga inget ada Rafa dirumah,Aku mau ikut Kamu kekantor,nemenin Suamiki seharian selama kerja,mandangin Kamu terus sampe puas,gangguin Kamu kerja biar ga konsentrasi,terus Aku tarik kekamar pribadi Kamu sayaang!"ucap Bilqis manja.


"Ihhh sekarang udah tambah nakal nih Istri Aku!"ujar Radit melirik sang Istri dan kemudian berusaha konstrasi menyetir mobilnya.


"Iya dooong harus,biar Papi semakin sayaaang sama Mami,selalu cinta sama Mami.selalu sayang,pokoknya ga akan pernah berpaling dari Mami!"Ucao Bilqis.


"Ya ga akan pernah dong sayang.Cinta dan sayang Aku hanya untuk Kamu selamanya."Ujar Radot tak mau kalah.


'Aaah yang bener?"Tanya Bilqis pura pura tidak percaya.


"Iya Baby,Aku percaya kok,Papi ga akan mungkin macem macem,Cinta Papi hanya untuk Mami seorang!"Bilqis mencium pipi Radit dengan gemas,membuat sang suami tersipu,Dia memalingkan wajahnya agar tak terlihat kalau kini wajahnya tampak memerah,padahal nikah sudah hampir dua tahun namun seperti baru pertama kali Radit diperlakukan seperti itu oleh sang Istri.


Tak terasa,setelah kuramg lebih 30 menit oerjalanan dari rumah kek kampus Bilqis,Mereka kini sudah sampai didepan Kampus.Mobil Radit segera melipir kepinggir trotoar.Dan menghentikan mobilnya,tampak terlihat sangat ramai.


"Sayang parkirnya agak kedepan,tuh yang deket pohon aja,agak sepi."


"Memangnya kenapa sayang?Tanya Radit heran.


"Pokoknya cepet kedeket sana."

__ADS_1


Radit menuruti kemauan sang Istri.Mobil pun melipir ke dekat pohon yang agak sepi dari lalu lalang orang,hanya kendaraan yang terlihat lalu lalang disana.


"Kenapa sih kok mencurigakan banget,Kamu menghindari seseorang ya?Siapa?"Tanya Radit curiga.


"Sssssttttt!"Bilqis menaruh telunjuknya dimulut Radit,kemudian Dia membuka sabuk pengamannya dan dengan cepat,Dia naik kepangkuan Radit."


"Sa-sayaaang Kamu ngapain!"Tanya Radit melihat aksi sang Istri yang sama sekali tidak diduganya,wajahnya terkejut sekaligus menahan tawa melihat tingkah sang Istri.Bukannya Bilqis menjawab,Dia justru menangkup wajah sang suami dan mengecupnya.Kemudian Bilqis menempelkan kembali bibirnya,Radit hanya diam saja,menunggu aksi nakal sang Istri sekaligus gemas dengan apa yang dilakukannya,dan Radit diam berpura pura pasrah.Dan selanjutnya Bilqis menciumnya dengan liar,menghisap dan ********** dengan penuh gairah,yang kemudian langsung disambut oleh Radit dengan bahagia,Mereka dengan lihainya berciuman mesra didalam mobil,lidahnya saling membelit.Tangan Radit bahkan sudah masuk kedalam punggung sang Istri dan mengusap usapnya dengan lembut dan kini bersiap bergerak kedepan kearah dadanya,namun dengan cepat Bilqis menahannya.


"Nanti aja Kita sambung dirumah ya Pi,sekarang Aku pamit dulu mau kuliah,mohon ijin ya sayaaang!"ucap Bilqis sambil meraih tangan kanan sang Suami dan menciumnya.kemudian beranjak dari pangkuannya.


"Sayaaang Kamu nakal banget sekarang!"Radit mencubit hidungnya sambil menggigit bibir bawahnya saking gemasnya dengan tingkah sang Istri yang begitu agresif,sejak pertemuannya diBandung Dia merasa kalau Bilqis sedikit berubah,Dia lebih aktif dan lebih agresif,tentu saja hal itu semakin membuat Radit jatuh cinta kepada sang Istri,semakin suka dengan tindakan tindakan sang Istri yang akhir akhir ini begitu mengejutkan.


"Ya sudah ya Pi,Aku berangkat dulu,dadah Papi,yang semangat kerjanya ya.semoga hari ini cepet pulang!"


"Kamu harus tanggung jawab,Aku sekarang jadi pengen nih,gimana nanti kalau di kerjaan ga konsen gara gara inget Kamu terus!"ucap Radit dengan wajah memelas seperti anak kecil yang meminta uang jajan tapi tak dikasih Ibunya,membuat Bilqis terkikik geli.


"Aku kan niatnya mau buat Papi semangat,kalau Papi inget Aku terus ya bukan salah Aku dong, sudah ya sayang,Aku kuliah dulu,takut telat.bye Papi sayaaang muaach!"Bilqis mencium pipi sang Suami dan bergegas pergi.Sementara Radit memandangi kepergian sang Istri sambil senyam senyum sendiri sambil memegangi bibirnya.


"Dasar Istri nakal,awas aja nanti pulangnya,tunggu pembalasanku sayang.Aku akan membuat mobil ini bergoyang!"


*********

__ADS_1


__ADS_2