TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Morning Kiss


__ADS_3

Tangan kokoh Radit serasa sangat pegal,Dia terbangun saat melihat wajah Bilqis yang cantik tertidur dengan lelapnya,wajah cantiknya begitu damai saat tidur dilengan Radit dan lelaki itu memeluknya semalaman,senyum mengembang sempurna diwajah Radit sambil membelai pipi Sang Istri yang putih bersih bak batu pualam.Radit mencium kening Bilqis dengan penuh penghayatan,tangannya menelusuri wajah cantik itu dengan hati hati.Bilqis mengerjap ngerjapkan matanya,yang dilihatnya pertama kali adalah wajah tampan suaminya dengan mata yang berbinar.


"Good morning my Princess"Ucap Radit seraya tersenyum manis melihat muka bantal sang Istri yang menurutnya sangaaat manis.


"Eh Mas..udah bangun"Bilqis tersipu sang suami memanggilnya Princess,namun Diapun tak enak suaminya lebih dulu bangun dari dirinya.


Muach...


"Morning Kiss"Radit mencium bibirnya sekilas.Dengan cepat Bilqis menutup mulutnya.


"iiiiccchh...Mas..Aku belom gosok gigi,jangan cium cium dulu."Dan menyembunyikan lagi wajahnya ke Dada berbulu suaminya.Membuat Radit gemas.


"Mama meminta kita kerumahnya sayaaang"


"mau membicarakan resepsi pernikahan kita"ucap Radit sambil meraih ponselnya di nakas.


"Resepsi?"tanya Bilqis terduduk,membuat selimutnya melorot kebawah,menampakkan Dadanya yang penuh dengan kissmark.


"Iya,resepsi pernikahan kita.Aku meminta Papa dan Mama menyiapkannya,agar semua orang tau kalau sekarang Kamu Istriku,calon Ibu dari anak anak Kita sayaaang."ucap Radit lagi.


"Memangnya Kamu sudah siap Mas,mempublikasikan hubungan Kita?"tanya Bilqis penasaran.


"Tentu saja siap,Kan Aku yang menginginkannya,agar semua orang tau kalo Kamu itu hanya milikku."jelas Radit lagi.Yang kini berhadapan dengan sang Istri memperhatikan setiap inci wajah Bilqis dengan seksama,membuat Bilqis salah tingkah,Bilqis memegang wajahnya dan sudut matanya khawatir ada kotoran,jangan sampai bikin ilfeel(ilang feeling) pikirnya.


"Aku mau puas puasin mandang wajah Kamu,mumpung lagi libur"

__ADS_1


"Pokoknya seharian ini,Aku hanya akan melayani Kamu Honey"kata kata sang suami sukses membuat Bilqis geer,Bilqis tersenyum dibuatnya.


"kebalik mas..seharusnya Aku yang melayani suamiku"ucap Bilqis menimpali.


"Kata teh Nisha,Aku harus pandai melayani suami didapur,sumur,sama kasur.. hihihi...tapi Aku belum pandai melayani Kamu Mas...Aku belum bisa apa apa,apalagi masak,tapi Kamu gausah khawatir Mas,sekarang ini Aku sedang belajar masak dan juga segala hal tentang menjadi Ibu rumah tangga,Aku siap dan mau belajar."Ucap Bilqis panjang lebar,sedang Radit masih setia menatap Istrinya itu dengan penuh kekaguman dan perhatian sambil menopang dagunya,tentu saja membuat Bilqis bertambah geer diliatin suaminya seperti itu.


"Mas jangan ngeliatin Aku kayak gitu dooong,kan maluuuu"Bilqis menutup wajahnya,sedangkan Radit terkikik geli melihatnya.


"Lucu banget sih,ada kata kata dapur,sumur,sama apa tadi?"tanya Radit pura pura tidak tau.


"sama kabur."ucap Bilqis seraya beranjak untuk kekamar mandi,namun ditarik Radit dan jatuh kepelukannya"


"Mas lepasin mau mandi dulu..."


"Dapur,sumur,kasur Mas...Ibu ibu biasa ngomong seperti itu kalo nasehatin anaknya,atau sodaranya"jelas Bilqis membuat Radit tersenyum penuh arti.


"Oooh artinya Kamu harus memuaskan Aku didapur,sumur,Kasur begitu?"tanya Radit sok sok penasaran,dan dibalas anggukan cepat oleh Bilqis.


"Tapi khusus untuk Istri Aku gausah seperti itu sayaaang.."


"Kamu hanya perlu memuaskanku di Kasur,Kasur,Kasur.."Ucap Radit dengan sumringah yang dibalas Bilqis dengan mendelikkan matanya keatas.


"Memang ada yang seperti itu?"ucap Bilqis mengernyit heran.


"Ya ada dooong,itu Aku khususkan untuk Kamu sayang.."Radit mencubit gemas hidung Bilqis saat Istrinya itu bertanya dengan mimik wajah polosnya.

__ADS_1


"Kamu ga perlu masak repot repot,ga perlu beres beres kan ada Bi Yuni,cukup puaskan Aku di kasur,kasur,kasuuur...bereskan?"ucap Radit.


"Nah sekarang Kita praktekan Ya!"ucapnya sambil menghadapkan Bilqis kearahnya.membuat Bilqis panik dibuatnya.


"Iiih mau apa,Akukan sedang berhalangan!"seru Bilqis dengan mimik wajah khawatir dan ketakutan.


"Iya Aku udah tau,kamu sedang berhalangan,tapi Yang itu bisa dipake kan?"


Ucap Radit sambil mengarahkan pandangannya kearah Dadanya yang berisi.


"Aku hausss Yang...Mau Mimiiiiii..."ucap Radit manja,sambil bergerak membuka pengait br*nya,dan melemparnya entah kemana.


"Maasss nanti Kamu pusing lagi kayak malem,ga tuntas gimana..."Bilqis menyilangkan kedua tangannya panik.


"Gapapa Yaaang,Aku bener bener penasaran sama bentuknya"Ucap Radit memaksanya,dengan terpaksa Bilqis menurunkan tangannya,tak tega untuk menolaknya.seketika mata Radit melotot seperti mau copot,sangat takjub dengan apa yang dilihatnya.


"Waaaawww Indah sekali sayaaang.....besar daaannn....."Ucap Radit penuh dengan kekaguman saat melihat benda favoritnya terpampang nyata didepannya.Membuat Bilqis malu sampai wajahnya memerah seperti strowberri(🍓☺☺).


"Ternyata benar kata orang,pemandangan gun*ng kemb*r lebih indah dari pemandangan apapun"Ucap Radit sambil menelan salivanya,bagai pemburu yang melihat mangsanya.


Melihat gelagat suaminya yang sudah berkabut diselimuti hasrat yang menggebu,Bilqis menyilangkan kembali tangan Didadanya saking takut dan malunya dan lari dengan cepat kekamar mandi,segera menguncinya sebelum sang Suami mengejarnya.Nafas Bilqis terengah engah,degupan jantungnya tak bisa terkontrol.dag dig dug,dag dig dug berdetak dengan kencangnya.


.


********

__ADS_1


__ADS_2