
Matanya terbelalak melihat seseorang yang sama sekali tak ingin dilihatnya.
"Apakabar Nisha!"
Nisha berdiri mematung,tak menjawab sapaan Lelaki itu,sehingga tanpa sadar Azmi langsung masuk kedalam rumahnya tanpa dipersilahkan,membuat Nisha memundurkan langkahnya.Padahal Dia ingin mencegahnya,namun dengan lancangnya Lelaki itu masuk kedalam.
"A-ada perlu apa ya Pak Azmi datang kesini!"Tanya Nisha,wajahnya terlihat ketakutan.
"Nanya nya kok gitu sih,Ga dipersilahkan duduk dulu,udah lama lho Kita ga bertemu,Kamu nggak kangen sama Aku Nish!"Ucapnya sambil menyeringai membuat Nisha ngeri melihatnya.Dan Dia dengan seenaknya duduk tanpa dipeesilahkan.Dengan ragu ragu Nisha duduk dihadapan Lelaki paruh baya itu.Dia tersenyum sembari memandang Nisha dengan penuh kekaguman.Nisha yang memakai dres s sebetis warna navy dengan rambut diikat asal,namun penampilannya membuat Azmi tetap merasa kagum.
"Kamu semakin cantik Nisha!"pujinya.
"Maksud Bapak datang kesini ada apa ya?Apa ada yang bisa Saya bantu."Tanya Nisha berusaha tenang dan ramah,walau degup jantungnya sudah tak karuan.
"Masa Kamu tidak tau kedatangan Saya ini apa,tentu saja untuk bertemu Kamu Sayang!"Ucapnya tertawa tawa.Kedua tangannya direntangkan lebar lebar dikepalq sofa,sembari menopang kakinya.
"Akhirnya hari ini datang juga,Aku sudah lama menunggu momen seperti ini Nisha.Selama setahun ini Aku benar benar tersiksa.Pikiranku juga hati Aku selqlu tertuju sama Kamu,berulqng kali Aku mencoba untuk mencari perempuan lain,tapi anehnya hati Aku tidak menginnginkan yang lain.Hanya Kamu Nisha,perempuan yang benar benar menguasai pikiranku."Ucap Azmi dengan wajah memelas.
"Untuk kesekian kalinya Aku ingin bilang kalau Aku jatuh cinta sama Kamu Nisha,Aku sangat sayang sama Kamu!"Ucap Azmi lagi.
Setahun tidak bertemu,tentu aja Aku kangen sama Kamu Nisha.Semenjak Kamu menolak lamaran Aku waktu itu,Aku justru semakin menggebu gebu untuk mendapatkan Kamu."Ucap Azmi terus terang dengan menatapnya lekat lekat.
"Termikasih Pak,Saya menghargai dan menghormati Bapak,Saya merasa tersanjung,Ada seorang Lelaki bijaksana didepan Saya yang mencintai Saya sebegitu dalam,Saya benar benar merasa terhormat dicintai oleh seorang Lelaki sebaik Bapak!"Ucap Nisha,berusaha mengambil hati Azmi,Dia tau Lelaki ini sangat menakutkan,untuk itu Nisha tak mau terlihat lemah,karena Dia pasti akan bertindak menakutkan bila Nisha membalasnya dengan ketus.
__ADS_1
"Sayapun sebenarnya mengagumi Bapak,Saya sangat merasa beruntung karena bisa mengajar disekolah Bapak,dan bertemu orang bijaksana seperti Pak Azmi.Disaat Saya diremehkan,tapi Bapak selalu memotivasi Saya dan memberikan Saya kesempatan."Ucap Nisha.
"Benarkah itu Nis?Sudah Saya duga kalau Kita mempunyai perasaan yang sama.Makanya Saya mengikuti Kata hati Saya ini untuk selalu setia menunggu Kamu!"Ucap sembari menepuk kakinya,wajahnya tampak berbinar.
"Ma-maksud Saya,Saya hanya mengagumi Bapak,karena Bapak itu sudah Saya anggap sebagai Kakak Saya sendiri,Bapak meripakan contoh bagi Saya untuk selalu bersikap bijqksana seperti Bapak!"Ucap Nisha tersenyum meringis.
"Tapi Saya ingin lebih Nish,lebih dari seorang Kakak!"
"Maksud Bapak?"Tanya Nisha pura pura tidak mengerti.
"Kamu tentu tau maksud Sayakan,Sya sangatencintai Kamu,Saya ingin Kamu jadi Istri Saya Nish!"Ucap Azmi lagi.
"Itu tidak mungkin Pak,Saya sudah menikah,Saya sudah bersuami!"Ucap Nisha lagi.
"Saya tidak mengerti jalan pikiran Bapak!"
"Saya ingin Kita menikah,Saya ingin menjadikan Kamu menjadi milik Saya seutuhnya!"
"Jelas tidak mungkin Pak,Apa Bapak tidak mengerti,Saya kan sudah bilang Saya sudah bersuami!"Ucap Nisha lantang.
"Apapun bisa dilakukan dengan mudah,jika Saya sudah punya keinginan yang kuat,maka cara apapun harus Saya dapat!"Ucap tersenyum menyeringai.
"Status Kamu tidak berpengaruh buat Saya Nisha,Saya sangat mencintai Kamu,makanya Saya menerima Kamu apa adanya,walaupun Kamu sudah bersuami,itu sama sekali bukan hambatan."Nisha mengernyit heran dengan perkataan Azmi.Dia tidak habis fikir kalau Lelaki dihadapannya itu begitu terobsesi padanya.
__ADS_1
"Maaf Pak,ini sudah malam,lebih baik Bapak silakan pulang,Saya takut orang lain akan salah faham."Ucapnya dengan lantang.Ternyata menanggapi pembicaraannya justru membuat Lelaki itu semakin tidak tahu diri.Maksud hati ingin membuat pikirannya terbuka,namun justru Dia semakin menyeramkan.
"Saya tidak akan kemana mana sebelum Kamu menjadi Istri Saya."Azmi kini berjalan perlahan dan mendekati Nisha.
"Kamu tau tidak selama ini Aku selalu mengintai Kamu ,mengawasi gerak gerik Kamu.Selama setahun ini Saya menyewa orang lain untuk mendapatkan semua informasi tentang Kamu.Dan akhirnya kesemoatan ini datang juga.Kamu jahat Nisha,sudah beberapa kali Saya memintamu untuk jadi Saya,tapi Kamu selalu menolak.Kamu menikah dengan Lelaki lain,padahal Dia jelas jelas Kakak ipar Kamu.Kenapa Kamu tega menyakiti hati Saya Nisha.Saya tau umur Saya jauh diatas Kamu,tapi Saya justru bisa lebih membahagiakan Kamu.Nisha,apapun akan Saya lakukan demi kebagiaan Kamu!"Ucapnya bersimpuh dihadapan Nisha.Mebuat Nisha memundurkan tubuhnya,Dia sangat ketakutan.
"Ja-jangan seperti Ini Pak,mencintai tidak harus memiliki,kalau memang Bapak ingin Saya bahagia,tolong biarkan Saya hidup bahagia dengan suami Saya!"Nisha berusaha membujuk Azmi.
"Justru karena Saya ingin membahagiakan Kamu,makanya Kamu harus menjadi milik Saya!"Azmi memegang tangan Nisha,namun Nisha mengehmpasnya.
"Saya sudah sabar dari tadi mendengarkan semua omongan Bapak,tapi kali ini Baoak sudah keterlaluan,sekarang tolong keluar dari rumah Saya!"Sentak Nisha dengan wajah marah.
"Wowww,ternyata Kamu bisa galak juga Sayang,Saya semakin ingin memiliki Kamu!"Azmi menarik tangan Nisha dengan kasar dan berusaha menciumnya namun dengan keras Nisha menamparnya.
Azmi memegangi pipinya yang ditampar Nisha dengan pandangan menajam,wajahnya terlihat sangat murka.Nisha segera berlari menuju pintu rumahnya,Nakun kalah cepat karena Azmi langsung berlari kearah pintu dan menguncinya,kemudian diambil dan digemggamnya kunci itu sembari tertawa keras,apalagi melihat Nisha yang begitu ketakutan membuatnya semakin senang.
"Kamu tidak akan bisa pergi kemana mana,mulai sekarang dan seterusnya.Malam.ini Aku akan memilikimu seutuhnya sampai suamimu akan merasa sangat jijik padamu,dan Dia akan melepasmu dan memberikannya sukarela padaku!"
.
.
*********
__ADS_1