TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Nasehat


__ADS_3

Hari ini begitu tampak cerah cuacanya,Bilqis tampak sangat bahagia,Kehamilannya sudah lumayan besar dan untunglah sudah tidak dirasakannya lagi mual mual dan muntah muntah seperti awal kehamilannya kemarin.Dia tampak sibuk menyiapkan beberapa masakan dan juga makanan lainnya favorit sang Kakak karena rencananya hari ini akan datang menemuinya.


Nisha tiba dirumah sang Adik dengan membawa berbagai macam pesanan sang adik.Wajahnya begitu sumringah melihat Bilqis sudah menyambut sang Kakak yang sudah dinantikannya sejak kemarin.Penammpilan Nisha begitu cantik dan flaswless.Dua kakak beradik beda usia 7 tahun itu memang sangat bahagia bisa melepas rindu setelah beberapa bupan lamanya tidak berjumpa.


"Kamana waee atuuuh meni somseu lah,abong abong punya Istana baru.Dah gamau ketemu adik sendiri(kemana aja sih kok sombong,mentang mentang pumya Istana baru)!"gerutu Bilqis sambil memeluk sang Kakak dengan erat.


"Hampuraa euceuuu(maafin sis),bukan begitu,Teteh sibuk belum lagi siabang lagi ada proyek,mana mertua Teteh disana hampir sebulan dirumah,hampura atuh geulis,jangan marah marah.Nih Teteh udah bawain semua kemauan Iqis.Sogokan dari Teteh biar ga dibauedan ku Iqis."


"Hehehe sogokan diterima ya Teh,tapi meni segala macam aya ini teh.Padahal Iqis cuma pesen Cuanki sama Tahu Susu."


"Makasih ya Teh!"


"Sama sama,ngomong ngomong Rafa kemana?"Tanya Nisha mencari keponakan gembulnya.


"Diculik sama Opa Omanya,Katanya kangen banget,lagi pula Rafa tuh nempel banget sama Opanya."jawab Bilqis sambil menggandeng sang Kakak untuk duduk duduk disofanya.


"Syukur atuh,Kamu jadi banyak luang,jadi banyak waktu sama Suami,apalagi Istrinya hamil kembar 3,Ihhh sampai sekarang Teteh asa ngimpi Kamu hamil kembar banyak banyak teuing,kasiin keteteh satu atuh Qis,Teteh juga belum dikasih aja mau nambah teh,Ari Kamu dapet langsung 3,Teteh iri Qis hiks!"ujar Nisha pura pura menangis.


"Ihhh Teteh jangan gitu atuh,nanti juga pasti kalau udah waktunya,pasti hamil sama kayak Iqis!"jawab Bilqis dengan mimik wajah tak ebak.


"Iya Teteh mah cuma bercanda.pantesan gede gini ya perut Kamu Qis!"ujar Nisha sambil mengelus perut sang Adik.


"Iqis gendut banget ya Teh?"Tanya Bilqis dengan wajah ditekuk sebal.


"Biasa aja Qis,namanya juga Ibu hamil,pasti menggendut lah.kalau ga gendut ya ga normal.nanti dikira busung lapar hihihi!"jawab Nisha sambil terkikik geli.

__ADS_1


"Ihhh si Teteh enak wae busung lapar!"


"Iya kalau cuma.perutnya buncit,terus badana ceking aneh atuh jatohnya,jadi kalau lagi hamil jangan insecure,jangan ngerasa jelek.Apalagi kalau suami makin sayang.Jadi gausah khawatir.Hamil kembar pasti besar lah."ucap Nisha menasehati Bilqis.


"Gimana Mas Radit?Pasti makin lengket?"Tanya Nisha lagi.


"Alhamdulillah akhir akhir ini Iqis makin lengket sama Mas Radit,tau sendiri kan Teh,awal awal kehamilan,liat Mas Radit tuh sebel aja bawaannya.Untungya sekarang udah normal lagi,kasian banget kemarin sama Iqis dimusuhin terus."udanya pada sang Kakak.


"Sekarang Alhamdulillah udah mesra lagi walau belum dikasih jatah hehehe!"


"Kenapa belum?kasih atuh Qis,kalau sama dokter boleh ya dicoba aja Qis,kasian atuh kalau harus puasa sampai berbulan bupan Qis,nanti malah nyari ke tempat lain."


"Ih amit amit jangan ngedoain gitu atuh teh!"Bilqis mengusap usap perutnya ketakutan.


"Tapi Iqis yakin,Mas Radit ga akan seperti itu.Mas Radit Sayang dan cinta banget sama Iqis.Jadi ga akan mungkin macem macem,apalagi Iqis lagi hamil Anaknya seperti ini!"


"Kalau Teteh sih sangat yakin 100% kalau Mas Radit ga akan berani macem macem,cuma kan kalau jaga jaga gak ada salahnya iya kan?"


"Tapi Iqis ga ada hasrat Teh,mungkin masih awal awal kehamilan,beberapa bulan lagi mungkin normal lagi,yaa mungkin bawaan bayi juga."


"Ya nanti kalau udah siap dicoba aja.Ga ada salahnya menyenangkan hati suami,apalagi suami yang udah manjain Kita,sayangin Kita.Karena diluaran sana tuh lagi heboh hebohnya suaminya selingkuh juga KDRT lagi,semoga Kita dijauhkan dari hal hal seperti itu ya Qis"


"Ngeri ya Teh!"


"Makanya,jagalah baik baik rumah tangga Kita,jangan kasih kesempatan pada hal hal yang akan merusak rumah tanga Kita Qis,untuk itu sekaramg Teteh agak jaramg kemana mana,sebisa mungkin siabang juga Teteh pepet terus,keluar Kota juga sekarang mah diusahakan ikut terus.Hp juga diam.diam sering Teteh periksa sekarang mah,walaupun katanya sih dosa,tapi teteh langgar hehe,soalnya Tetweh cuma antisipasi."

__ADS_1


"Terlalu berlebihan atuh Teh,nanti kalau siabangnya justru kabur karena Terlalu posesif."


"Sssttt Teteh diem diem aja periksa hpnya hahahah jangan bilang bilang."Bilqis hanya mencebik sambil memutar bola matanya.


"Udahalah gausah ngomongin itu gerus Iqis mau nyicipin cuankinya dulu,dari kemarin ngidam pengen cuanki saka cilok kuah.Akhirnya kesampean juga."


*******


Bilqis bolak balik menunggu sang Suami,Sudah jam.tujuh malam tapi Radit belum juga datang,Penampilannya kali ini terlihat begitu cantik.Dress tanpa lengan warna hitam pendek diatas lutut terlihat kontras dengan kulitnya yang putih bersih,rambutnya diikat ponytail,wajahnya begitu cerah dengan polesan makeup yang dia sapukan tipis tipis diwajahnya untuk menyambut kedatangan Sang Suami.


Bilqis kesal sekali sudah sedari tadi sore mencoba untuk menelepon sang Suami namun ponselnya belum juga aktif,tentu saja hal itu semakin membuatnya sangat gelisah,apalagi omongan Nisha selalu terngiang dipikirannya.


"Mas Radit kemana sih?Jam segini belum pulang juga,biasanya juga pulang jam 5 sore,ini udah telat 2 jam,dan tidak ada kabar sama sekali!"membuatnya semakin didera rasa takut dan curiga.


"Apa mungkin Dia pergi cari....akh ga mungkin.Mas Radit sangat sayang sama Aku,ga mungkin Dia macam macam!Ah gimana ini,apa gara gara kemarin,gara gara Aku ngidam yang aneh aneh sampai Mas Radit seperti ini,Dia pasti marah dan gamau ketemu lagi sama Aku!"Bilqis mulai panik,matanya sudah berkaca kaca,pikirannya sudah membayangkan hal hal aneh.Namun kemudian terdengar suara langkah Kaki sang suami yang sangat Dia hapal.


Bilqis langsung menghambur memeluk Radit dan menciuminya dihadapan para pelayan termasuk Bi Yuni begitu sang Suami menghampirinya,tentu saja momen tersebut membuat mereka senyam senyum dan baper sendiri.


"Kenapa baru pulang?Mas mampir kemana dulu?ini udah telat 2 jam,apa Mas Marah sama Aku?Mas benci sama Aku?Mas macel macem diluar?Tanyanya dengan wajah hampir menangis


.


.


********

__ADS_1


__ADS_2