
Tidak terasa waktu menunjukkan pukul 9 malam,namun kembali lagi kali ini Suaminya belum juga pulang.Bilqis tampak kesal dan gelisah,Dia sudah cantik dan seksi dengan gaun tidurnya,namun Radit belum juga menampakkan batang hidungnya.Bilqis berusaha meneleponnya,namun sayangnya ponsel Radit sedang tidak aktif.
"Kemana sihh Om Om tua ini,lagi sakit juga bukannya pulang malah kerja mulu"Bilqis ngedumel sendiri dibuatnya,padahal Dia sudah masak menu yang sederhana,yang dipelajarinya dari vidio youtube,Dia ingin melihat Reaksi Radit tentang masakan yang sudah Dia buat dengan susah payah,Bilqis sengaja,hari ini Dia bolos kuliah,Selain menghindari Arman Diapun menghindari berbagai macam rumor dan gosip murahan yang dihembuskan teman teman kuliahnya yang benci dan iri padanya,lagi pula hari ini Bilqis jadi punya waktu untuk belajar memasak.
Kali ini Dia membuat Ayam goreng,tumis sayuran,sebagai pemula Dia .,tidak mau memaksakan diri untuk membuat yang sulit dan rumit,karena Ayam goreng adalah makanan yang paling mudah dan menjadi favorit hampir semua orang.
Bilqis mondar mandir,kekamar,keruang tamu,kedapur lagi,duduk dikursi makan sambil menunggu sang suami,namun Radit belum juga terlihat batang hidungnya.
Baru sekitar jam 12 malam,Radit pulang dengan tampang kusut dan lelah,kemeja putihnya dia gulung sampai siku,dasinya dia longgarkan,dan menyimpan tas dan jasnya disembarang tempat.rasa haus menggiringnya menuju dapur,terlihat sang Istri tengah tertidur dikursi makan,dengan wajah telungkup kesamping,tanpa sadar Radit menyunggingkan senyumnya,rupanya Istrinya itu ketiduran,setelah menunggu Radit cukup lama.Radit menghampirinya,kemudian membelai wajahnya dengan pelan,khawatir membangunkannya.Dan benar saja sentuhan lembut tangan itu,membuat Bilqis mengerjapkan matanya.membuat Radit kaget.buru buru Radit mengambil minum,rasabhausnya sudah tidak tertahankan.
"Mas...baru pulang?"tanya Bilqis menghampiri sang Suami yang terlihat kelelahan.
"heemmh..."Radit menjawab seperti gumaman.
"makan dulu yuk..Aku sudah menyiapkan masakan khusus Buat Mas Radith,dijamin Mas pasti suka"Ucap Bilqis sambil meraih tangan Radith agar dia duduk dikursi dan melayaninya,namun Radit menghempasnya.
"Aku sudah makan"ucapnya datar.
"Kamu saja yang makan,lain kali tidak usah menungguku,mungkin kedepannya Aku akan terus terusan pulang terlambat,jadi Kamu tidak perlu repot repot seperti ini"ucap Radit dengan nada dingin.
"Ingat..jangan menungguku!"Radit berlalu dari hadapannya dengan wajah marah,membuat Bilqis heran dengan sikap suaminya.
"Adapa lagi sih,kenapa sikapnya seperti itu?"
"Apalagi salahku,apa Dia masih dendam dan memedam amarah gara gara kemarin?"
Flash Back.
"bagaimana kabarmu Kak?"
__ADS_1
"Tega Kamu Kak,sekian lama Aku menunggumu,ternyata Kamu sudah menikah dengan gadis lain"Arsinta mencium pipi kanan dan kirinya tanpa sungkan,kemudian duduk dihadapannya dengan pakaian yang sangat minim dan seksi,membuat Radit sangat risih melihatnya,Dia duduk dihadapan Radit sambil menyilangkan kakinya.
"jawab pertanyaanku Kak!"dengan kesal Arsinta menatap calon Kakak iparnya yang juga sangat dicintainya itu.wanita 35 tahun itu memang sudah sejak lama mengagumi Radit,Dia sangat berharap Radit bisa melupakan Kakaknya dan mau menikahinya.
"Maaf kan Aku Sinta,Aku tidak bermaksud membuatmu kecewa,namun Aku selalu mengatakan padamu,Kamu sudah Aku anggap sebagai adikku sendiri.Jadi tidak mungkin diantara kita..."
"Tapi seharusnya Kakak memberintahu Kami,bukankah Keluargaku sudah seperti Keluargamu sendiri"Sanggah Arsinta kesal.
Kamu tau Kak,Aku selalu menunggumu,sampai usiaku sekarang,Aku bahkan selalu menolak semua laki laki yang ingin dekat denganku,itu karena Aku...Aku selalu memikirkan mu Kak"Sintha menangis dihadapan Radit,yang tentu saja membuat Dia benar benar merasa bersalah
.
"Jangan seperti Sintha,Aku tidak ingin melihatmu bersedih...Aku yakin Kamu akan mendapatkan laki laki yang lebih baik dari Aku"ucap Radit sambil mwnghampiri dan memberikan tisu untuk menghapus airmatanya.Namun dengan agresifnya,tiba tiba Sinta memeluknya dengan erat,membuat Radit gelagapan,dan dengan susah payah Radit melepaskan pelukan Sinta.
"Jangan seperti ini Sinta,Aku sudah punya Istri,bagaimanapun Aku harus menjaga perasaanya"Radit berhasil melepaskan pelukan Arsinta.dan beranjak lagi menjauh untuk duduk dinkursi kerjanya.
"Wanita itu sangat beruntung mendapatkan suami setia seperti Kakak,tapi sayangnya Kakak telah dibodohi olehnya"ujar Sintha memperovokasi seraya tersenyum dengan sinisnya.
"Memangnya Kamu mengenal Istriku?"tanyanya lqgi.
"Aku tidak mengenalnya,Aku hanya melihat foto pernikahan kalian,Namun Aku mengenal kekasihnya,Dia adalah sepupuku Arman"Ucap Arsinta meyakinkan.
"Jangan fitnah Kamu Sinta"ujar Radit geram,Dia tidak terima Istrinya dijelekkan seperti itu.
"Kalau Kakak tidak percaya,silakan saja tanyakan hal itu pada Istrimu,atau kalau bisa Kamu mau selidiki saja,bukankah itu sangat mudah bagimu Kak?"seperti tak kehabisan akal,Arsinta terus meyakinkan Radit,agar Dia mwmpercayai kata katanya,Dia tidak ingin Radit bahagia dengan wanita pilihannya,Dia ingin Radit menjadi miliknya.
"Arman sepupuku,Dia adalah dosen Istrimu,setiap hari pasti Dia bertemu dengannya,Arman sangat tergila gila padanya"
"Dia sampai rela menjadi Dosen dikampus itu,supaya bisa lebih dekat dengan Istrimu"
__ADS_1
"Aku bersumpah,Aku tidak mengada ngada.Suruh saja sekertarismu itu menyelidikinya."
"Termikasih pemeritahuannya,tapi Kamu tidak perlu ikut campur dengan rumah tanggaku,Aku sangat mempercayai Dia"Ucap Radit tegas,membuat hati Arsinta sangat panas.
"Baiklah...Aku tidak memaksa Kakak mempercayainya,Aku hanya ingin Kakak tahu seperti apa Istrimu itu"
"Aku lihat Istrimu masih sangat muda,cantik dan seksi....pasti banyak lelaki yang jatuh cinta padanya."
"Tapi Kaka harus hati hati,mungkin Dia hanya mengincar hartamu saja"Tidak menyerah,Arsinta terus mencari akal agar hati Radit goyah,dan dapat terlihat mimik wajah Radit menahan amarah,tangannya terkepal,rqhangnya mengeras,dia mengatupkan giginya.Dadanya sesak mendengar penuturan Arsinta,dan melihat itu membuat Arsinta tersenyum puas.
"Oh iya,Aku kesini untuk mengundangmu ke pesta ulang tahunku,jangan lupa datang bersama Istrimu Kak",lagi lagi Arsinta tersenyum dengan sinisnya melihat reaksi Radit yang tampak memedam emosinya.
Falsback Off
"Mas ada apa hemh..?"Bilqis menghampiri suaminya yang sudah tampan memakai piyamanya sedang besandar sitempat tidurnya.
"tidurlah ini sudah malam"ucapnya dengan ketus Radit melihat kearah Bilqis,dan pura pura mengambil ponsel diatas nakas,padahal Dia tak kuat melihat penampilan Bilqis yang begitu menggoda.
"Mau dipijitin dulu ga Mas...Cape ya seharian kerja"
"Aku pijitin ya Mas..."Goda bilqis sambil mendekati suaminya,sengaja tali gaun tidurnya dikebawahkan agar bahu mulusnya terlihat,serta merta membuat Radit menelan salivanya.Dia benar benar gelagapan,sulit sekali menolak pesona Istri cantiknya itu.
"Tidurlah....Apa kamu tidak dengar?Aku akan menyelesaikan dulu pekerjaanku.." ucap Radit dingin,lalu beranjak keruang kerjanya,tidak kuat Dia dengan godaan Bilqis si Istri Seksi.
.
.
.
__ADS_1
******