
Setelah mendapatkan tempat yang lumayan nyaman untuk Mereka berdua.Merekapun duduk ditempat yang Bilqis pilihkan.Bilqis sengaja memilih tempat yang berada diarea outdor,karena lebih nyaman dan udaranya pun terasa sejuk,dan tidak seramai di area dalam.Cafe yang mengusung konsep semi outdor itu memang menawarkan suasana yang sangat asyik untuk para Anak muda nongkrong ditempat itu,tempatnya yang cukup strategis, karena letaknya tak jauh dari beberapa kampus mahasiswa,yang menjadikan tempat itu menjadi salah satu tempat favorit untuk sekedar ngobrol ataupun ngopi bersama teman.Tak terkecuali Bilqis,Dia tampak sedikit nostalgia setelah lumayan lama tidak datang ke Cafe itu.
Berbanding terbalik dengan Radit yang tampak merasa tidak nyaman datang ke Cafe itu,karena CafeĀ itu tampak sangat ramai oleh Anak Anak ABG gaul,anak anak kuliahan seusia Bilqis,sedqngkan Radit merasa Tua sendiri,tidak tampak seorangpun yang datang seusianya,Dia merasa seperti salah tempat dan Dia merasa sedang mengantarkan Anak perempuannya.
"Ayo cepet sayang dipesan makanan yang Kamu mau.Aa gamau lama lama disini."Ucapnya sambil memandang ke sekeliling area.Tampak muda mudi sedang asyik mengobrol tertawa tawa.Dan banyak juga pasangan pasangan muda yang sedang asyik menikmati susana romantis di Cafe itu.
Bilqis membuka buka buku menu.Dia memesan apa yang sudah sedari tadi Dia dambakan.Kue serabi dan bajigur yang memang menu recomanded yang sering dipesan oleh para pengunjung.
"Aa mau pesan apa?"Tanya Bilqis kearah sang Suami yang sibuk dengan ponselnya.
"Aaaaaa iiiiih kok Aku dicuekin sih,dari tadi main HP terus!"Protes Bilqis yang melihat Sang Suami sibuk dengan Duanianya sendiri.
"Iya kenapa neng?Neng pesen aja makanannya,Aa nanti aja ini lagi berbalas pesan ini sama temen temen SMA,katanya ada reuni.Aa diajak ikut berpartisipasi jadi panitianya,sekaligus Donatur untuk penyelenggaraan acara."Jelas Radit.
"Ohhhh yaudah Aku pesenin aja makanan yang Aa mau ya,mau Spagetti ga?tanya Bilqis.
"Terserah apa aja deh!"ujar Radit yang masih tekun dengan ponselnya tanpa memperdulikan Bilqis sama sekali.membuat dirinya sebal,padahal Dia ingin menikmati momen ini berdua,dan berpacaran ala ala Anak mida lainnya.Namun Radit justru sibuk dengan ponselnya.
Tak berapa lama pesanan makanannya pun datang.Kue Serabi oncom telur yang diatasnya diberi taburan cabe rawit dan juga bajigur panas sudah tersaji dihadapannya,sedangkan Radit Spagetty dan Es capucino pun sudah tersaji didepannya.Namun lagi lagi lelaki itu nampak sangat cuek.
"Sayaaang....Aa sayaaang,bisa ga HP nya disimpen dulu,itu dimakan dulu,Aa kan belum makan.Mau cobain ga serabi nya?"Tanya Bilqis.
"Sebentar Yang,iya iya nanti dimakan,Kamu duluan aja!"ucapnya tanpa menoleh kearah Bilqis.membuat Bilqis semakin kesel.Merasa tidak diperdulikan.
__ADS_1
Untunglah makanan yang ada dihadapannya benar benar sesuai harapannya,Kue serabi oncom berpadu telur rasanya pedas pedas gurih ditambah minuman bajigur yang manis dan creamy.Semakin menambah selera makannya.
"Perpaduan yang sangat pas...enak bangettt!"gumam Bilqis,sambil terus menyuapi potongan kue itu kedalam mulutnya.
"Bilqisss!"Pekik seseorang dari kejauhan.Bilqis mengedarkan pandangannya mencari seseorang yang memanggil namanya.Dan tak lama kemudian muncul sosok Panca teman teman SMP sekaligus teman kuliahnya itu.
"Ya ampuuun apakabar Qiss,ternyata beneran Kamu Kan!"Pekik Panca begitu Antusias melihat perempuan yang selama ini dirindukannya.Kesibukannya membantu dalam mengurus usaha sang Ayah membuat Dia berhenti sejenak mengejar sang pujaan hati.Walaupun Dia tau Bilqis sudah bersuami,namun Dia mengharapkan keajaiban bisa datang kepadanya,namun sepertinya keajaiban itu tidak akan pernah datang,apalagi melihat Bilqis tengah berbadan dua.
"Hai Ca,Aku baik,Kamu apakabar,Wisuda kemarin Aku ga lihat Kamu!"ucap Bilqis.
"Aku sih lihat Kamu Qis,cuma ga enak kalau ganggu,soalnya Kamu dikerubutin keluarga Kamu."jawab Panca sambil tertawa kecil.
Radit yang sedari tadi sibuk sendiri dengan ponselnya kini menatap tajam pada sang Istri,Dia tampak kesal melihat keakrabannya dengan lelaki yang merupakan teman kuliahnya itu.
"Selamat malam Om,gimana kabarnya?"Tanya Panca sopan pada Radit.Namun dibalas dengan tatapan permusuhan oleh Radit.uluran tangan Panca sama sekali tidak digubris olehnya.Membuat Bilqis merasa tidak enak.Panca menarik kembali tangannya,Dia tau Lelaki aroga yang merupakan suami Bilqis itu merupakan rekan bisnis sang Ayah.
"Qis,Aku kesana dulu ya,nunggu temen Aku.Have fun ya Qis,kabar kabari kalau udah lahiran,boleh dateng nengokin Dede bayinya kan?"ucap Panca.
"Boleh Dong masa ga boleh!" ucap Bilqis sambil tersenyum ramah.
"Tidak perlu repot repot datang untuk melihat Anak Saya,kedatangan Anda sama sekali tidak diharapkan!"ucap Radit tajam,membuat Panca sangat kesal pada Radit.Bilqis pun menhadi tak enak hati dengan suasana yang justru tampak tegang,padahal Bilqis hanya bersikap ramah saja pada temannya itu.
"Oh ya,tapi Istri Anda mengatakan sebaliknya,sepertinya Anda cemburu pada Saya.Tapi kecemburuan Anda sangat tepat,karena sejujurnya Sayapun mengagumi Bilqis,dan Saya mencintai Istri Anda juga.Kalau Anda sudah bosan dengannya Saya akan menerimanya dengan senang hati."ucap Panca sambil menyeringai membuat Radit sangat murka mendengarnya.
__ADS_1
"Kurang ajar Kamu!"Bentak Radit,tangannya sudah mengepal saking marahnya.Dia bersiap untuk menghajar Lelaki yang ada dihadapannya itu,namun Bilqis cepat cepat mendekati sang Suami dan melerainya.
"Sayaaang udaaah Yaang kok malah begini!"Ucap Bilqis ketakutan.Untunglah Mereka tidak menjadi pusat perhatian orang orang.
"Qis Aku pamit,jaga diri Kamu ya!"Panca berlalu dari hadapannya.Malam minggu romantis yang diharapkannya harus berakhir dengan ketegangan dan kemarahan Radit
Radit tampak menatap marah pada Bilqis.
"Oh jadi ini yang Kamu rencanakan,ketemuan dengan lelaki itu.Sengaja dandan supaya Kamu tampil cantik didepan lelaki menyebalkan itu ya,Aaah bener bener sial.Seharusnya Aku tidak menuruti Kamu datang ketempat norak ini!"ucap Radit kesal.Moodnya benar benar berantakan.
"Aku ga rencanain apa apa Sayang,lihat sendiri Aku sangat menikmati makanan yang Aku mau,Aku ga sengaja ketemu Dia!"
"Itu cuma alasan Kamu aja,pantesan tadi dandan sampai berjam jam,ternyata mau ketemu sama Dia?pake ngijinin Dia nengokin Anak Kita lagi,Kamu bener bener ganjen ya,padahal dihadapan suami sendiri.,apalagi kalau Aku ga ada."tuduh Radit dengan wajah sangat marah.Bilqis hanya diam melihat suaminya sedang dikuasai amarah.Menurutnya percuna bila Dia meladeni Radit yang sedang terbakar api cemburu.Padahal Dia sudah membayangkan kalau malam minggu ini akan menjadi malam yang romantis,tapi sayangnya momen itu membuatnya hampir menangis.
"Ayo pulang,berada ditempat ini benar benar bikin Aku muak!"Radit beranjak dari tempat duduknya dan segera keluar dari sana,Bilqis mengekori Radit yang jalannya sangat tergesa gesa.
"Aa tunggu jangan cepet cepet jalannya,perut Aku sakiiit!"keluh Bilqis sambil memegangi perut besarnya.Radit yang mendengarnya jadi tidak tega,Dia berhenti menunggu sang Istri menghampirinya.Setelah Bilqis mendekat Radit memegang tangan sang Istri dan berjalan beringan dengannya.Rasa marah dan cemburu berusaha diredamnya.Walau hatinya masih terasa panas.
.
.
************
__ADS_1