
Dengan rasa cemas,curiga sekaligus takut,Bilqis masuk kedalam ruangan suaminya,Bilqis semakin yakin kalau suaminya kini punya wanita idaman lain yang membuatnya semangat,pantas saja Dia selalu pergi pagi pagi dan pulang larut malam.Ternyata sudah punya sekertaris baru,sampai sampai lupa kalau istrinya sedang hamil besar pikir Bilqis,Bilqis mengendap endap,karena sepertinya sang suami sedang berduaan di sofa bersama sang sekertaris baru.
"Diminum kopinya Bos,nanti keburu dingin!"ujar Dian sambil memberikan kopi untuk Bosnya.Radit menerimanya.
"Jadi begini kelakuan suamiku,selingkuh sama sekertaris baru,pantas saja pergi pagi pulang malem,ternyata mau berduaan sama sekertaris,sekarang mana sekertaris baru itu cepet keluar!"Sentak Bilqis,dadanya kembang kempis saking marahnya,matanya nanar sudah hampir menangis.Radit yang baru mau meminum kopinya sangat kaget melihat kehadiran Bilqis yang tiba tiba.
"Apa sih datang datang bikin kaget!"ucap Radit tajam dan dingin.Dian yang didepannya hanya terbengong bengong karena tiba tiba Istri bosnya datang dan marah marah,namun juga Dia mengagumi kecantikan Istri Bosnya itu,ini pertama kalinya Dia bertemu,walaupun Dia sering mendengar tentang Bilqis dari Denis sahabatnya.
"Cepat mana sekertaris Kamu yang baru itu,bener bener ga punya malu,Istri lagi hamil besar seperti ini juga ga mikir,katanya sayang,katanya cinta tapi malah enak enakkan selingkuh diam diam sama sekertaris Kamu,Kamu jahat Mas!"Bilqis marah sambil meangis,rasanya sudah tidak tahan ,kemarahan dan kecemburuannya Dia keluarkan semuanya.Radit yang melihat Istrinya marah marah sambil menangis justru malah diam sambil melipatkan tangan Didadanya,sedangkan Dian yang disindir segera bangkit namun Radit menahannya.
"Kamu diam saja,ini urusanku dengan istriku!"bisiknya.
"Ta tapi Bos,Nyonya mu-mud..."
"Sudah diam saja Kamu!"ucapnya pelan
"Tega Kamu mas...Kamu bener bener jahat,Aku benci sama Kamu...huuuuu!"
"Dian yang tidak tega melihatna dwngan ceoat mendekati yang Istri majikan.
"Diam Kamu disitu jangan dekati Istriku!"ujar Radit kepada Dian.
"Kamu ngomong apasih,Aku ga ngerti apa yang Kamu maksud!"ucap Radit sambil mengulum senyum,Dia senang sekali melihat Bilqis cemburu dan meledak ledak seperti itu,namun Dian rasanya tidak tega sekaligus tidak enak melihat pertengkaran yang terjadi gara gara Dia.
"Kok Mas pura pura ga ngerti sih,bukannya tadi Kamu lagi dipijitin sama sekertaris Kamu,berani ya Kamu main pijit pijitan segala sama perempuan lain!"sentak Bilqis murka,wajahnya memerah saking marahnya.
"Hah!"Dian melongo mendengar penuturan Bilqis.
sedangkangkan Radit hanya bisa menahan tawanya,Dia menutup mulutnya sambil bahunya berguncang karena tak kuasa menahan tawanya.Sedangkan Dian hanya bisa nyengir kuda.
"Kamu pikir ini lucu Mas,Kamu ngetawain Aku yang lagi marah marah begini,Kamu pikir perselingkuhan yang Kamu lakukan itu lucu?"Bilqis semakin meradang,Dia merasa disepelekan,padahal jelas jelas Dia sedang marah,tapi suaminya itu justru malah tertawa dengan seenaknya.Radit segera bangkit dan merengkuh Istrinya,namun tangan sang suami ditepisnya dengan kasar.
__ADS_1
"Jangan pegang pegang Aku pake tangan Kamu,Aku jijik deket Kamu,iiih!"Ujar Bilqis sambol belingsatan menggerakkan bahunya dan meringis jijik.
"Udah dong marahnya sayang kasian bayi kita!"Radit memaksa Bilqis untuk duduk disofa sedangkan Dian ikut menutup mulutnya menahan tawa melihat kejahilan yang dilakukan Bosnya."
"Aku mau pulang,Aku mau kabur yang jauh,ga akan balik lagi,Aku benci sama Kamu Mas,cinta Kamu palsu huuuu!"Bilqis menangis tergugu saking marah dan kesalnya,lalu Dia bangkit berdiri bermaksud untuk pergi,namun dengan ceoat Radit nehannya.
Radit yang mengulum senyum mendadak serius dan ketakutan saat Bilqis mengancamnya akan meninggalkannya,sementara Dian yang dari tadi hanya menyaksikan drama rumah tangga Bosnya,Dia bangkit ingin pergi namun Radit mencegahnya,lagi lagi Dia pasrah duduk kembali disofa.
"Aku bilang mana sekertaris Kamu,biar Aku jambak,Aku cincang sekalian,dasar pelakor gatau diri,apa Dia ga liat kalo istri Kamu itu lagi berbadan dua kayak gini!"Sentak Bilqis sambil mendorong Radit dengan kesal saat suaminya itu ingin menyeka air matanya.
"Dian keluar sayaang,Istri Aku ingin ketemu Kamu!"ucap Radit yang semakin sengaja membuat hati Bilqis geram,cemburu dan kesal"
"Berani ya Mas Kamu terang terangan manggil Dia mesra seperti itu didepan Aku!"Bentak Bilqis murka.
"Habis Kamu lucu banget kalo cemburu kayak gini Aku suka!"
"Maksud Kamu apa?"
"Perkenalkan Nyonya Bos,nama saya Ardiansyah Putra,atau lebih populer dengan panggilan Dian,Saya sekertaris baru yang menggantikan Angel!"
"Hehehe iya Saya Dian yang tadi mijitin Bos Radit!"Ujar Lelaki kemayu itudengan suara lembut seperti oerempuan sambil tersenyum meringis,duduknya anggun sambil menopang kaki,rambutnya Yang menghalangi keningnya Dia sematkan ke telinganya dengan gaya yang sangat feminim,bahkan kuku kuku dijari lentiknya menggunakan kuteks warna pink,membuat Bilqis yang melihatnya mengerjapkan matanya,masih terbengong bengong tidak percaya.
"Ja-jadi sekertarisnya ini?"tanyanya dengan wajah syok,kaget tak percaya.
"Iya saya sekertarisnya Bos Radit,karena Angel sedang ada urusan penting dan Denis kan juga banyak kerjaan yang harus ditangani,jadi saya ditarik kesini!"jelas Dia lagi yang bicara dan gerak geriknya benar benar gemulai.
"Danyang semalam dengan suami saya Itu Kamu orangnya?sang sekertaris?"tanya Bilqis yang masih tidak ragu.
"Ehehehe benar itu Saya nyonya muda,katanya Bos Radit lagi suntuk ya sudah saya kasih aja segelas dua gelas,eeh ternyata malah tepar tak berdaya,tadinya mau saya ajak langsung cek in ahaahaha!"
"Husssh Kamu tuh kalo ngomong,suka sembarangan!"Radit mendelik sewot membuat Dian menciuut!
__ADS_1
"becanda Boooosss ampuuun gitu aja maraah iiih gemeezzz deh ahahahha!"ujar Dian yang diselingi tawa menggoda Bosnya.
"Ya ampuuunn,jadi ceritanya Aku lagi dikerjain?"tanya Bilqis dengan wajah berang.
"Maaf Nyonya Bos saya ga ikutan,permisi dulu ya,masih banyak kerjaan yang harus Dia uruss hahahha!"Dian melengos sambil terkekeh melihat ekspresi Radit seperti cemas dan ketakutan.
Kini Bilqis menoleh kearah Radit.yang tersenyum manis padanya namun Bilqis melihatnya dengan tatapan penuh oermusuhan,Dia benar benar sebal dan kesal.
"Kenapa Mas mempermalukan Aku kayak gini,kenapa dari awal ga bilang kalo Dian itu si cowok tulang lunak itu huuuu!"
"Maaf Mami,kan Mami sendiri yang masuk langsung marah marah,ga nanya nanya dulu,jadi Papi juga mau ngejelasinnya susah kalo Mami kecil langsung marah marah begini!"ujar Radit dengan tampang gak bersalah,dan meraih tangan Bilqis namun gadis itu menghempasnya dwngan kasar.
"Ya tapikan harusnya Mas ga pura pura kayak tadi,Akukan jadi maluuu huuu!"Bilqis menutup wajahnya sambil menangis.
"Sudah dong sayaang nangisnya,kasian Anak kita nanti ikutan sedih!"
"Aku masih kesel,Aku masih sebel,Mas jahat!"Bilqis memunggungi suaminya sambil menheka airmatanya.Membuat Radit merasa bersalah.
"Aku tuh kuatir sama Kamu Mas,seminggu ini Kamu diemin Aku,Aku ga tau salah Aku apa hiks!"
"Biasanya Aku selalu disayang,dimanja sama Kamu,tapi tiba tiba Aku didiemin,dicuekin,mana kemarin Malam kamu pulang dalam keadaan sempoyongan,Emang Mas gatau kalau itu dosa hiks hiks..!"Ucap Bilqis lagi yang berbicara sambil menangis.
"Sayaang Maaf,Aku begitu karena Aku kesel dan cemburu!"ungkap Radit.
"Aku cemburu,lihat Kamu ketawa ketawa bahagia sama mantan Kamu!"Jelas Radit.
"Masalah rumah tangga kita kok selalu ga jauh jauh dari cemburu,apa Mas Radit ga percaya sama Aku,Akukan ga berbuat aneh aneh,Dia juga cuma say hello doang,Dia cuma ngucapin selamat karena bentar lagi Aku mau jadi Ibu,terus Dia ngasih Kado buat bayi kita,tapi Aku taro digudang karena belum dapat ijin dari Kamu hiks hiks...Aku mau jelasin tapi Kamu ga kasih Aku kesempatan,Aku didiemin terus sampe seminggu,kalo Aku ga nyusul kesini,Kamu mau diemin Aku sampe kapan?Tanya nya pada Radit yang kini merasa bersalah.
.
.
__ADS_1
.
*********