
Dia segera pergi menuju kekediaman orang tuanya dan mengemudikan Mobil dengan kecepatan tinggi,kekakutan akan kehilangan Bilqis kembali melanda.Saking takutnya Dia sampai tidak fokus saat menyetir mobil dan naas...
"TIIIIDIIIITTTTTT"
Radit terpaksa menurunkan kecepatannya dan terus saja membunyikan klaksonnya,karena mobil depan menyalip jalannya,membuatnya benar benar kesal,untung saja Dia cwpat menginjak remnyakalau tidak mungkin entah apa yang akan terjadi.Padahal Dia sedang sangat terburu buru,tetapi selalu saja ada rintangannya saat Dia harus segera menemui Istrinya,Kejadian ini mengingatkannya saat Dia sedang mencari sang Istri diBandung.Masih terbayang dalam ingatannya saat Dia harus dibuat kelimpungan,dan kini Mamanya memberi kabar kalo Bilqis kembali minggat,tentu saja hal itu membuatnya benar benar panik dan cemas,Radit terus saja membunyikan klaksonnya dengan wajah berang menahan amarah,rasanya Dia ingin lari dan meninggalkan mobilnya begitu saja,jika bisa,tapi ini jarak rumahnya masih puluhan kilo lagi.Radit memukul setirnya dengan kesal.
Memang beberapa hari ini Dia sibuk,selain karena ada kerja sama dengan perusahaan Tiongkok dan kontrak kerjasamanya berjalan alot,harus menempuh beberapa pertemuan,diskusi yang panjang,meeting dan koordinasi sana sini benar benar menguras energinya,Diapun merasa bersalah pada sang Istri karena beberapa hari ini Dia mengabaikannya,Dia sadar kalau wanita hamil itu butuh perhatian ekstra,maka dari itu saat Dia pulang kerja,Istri cantiknya itu sudah tidur terlelap,Dia sengaja tidak membangunkannya,takut mengganggu tidurnya dan berdampak pada kesahatan Bilqis,Diapun sedikit agak menjaga jarak dengan sang Istri yang selalu tampil seksi dimatanya,karena dekat dengan Bilqis merupakan ujian terberatnya,hasrat sangat sulit sekali Dia tahan,apalagi Bilqis sering menolaknya,Diapun mengerti akan hal itu,dan berjanji pada dirinya sendiri untuk bersabar sampai anaknya lahir,Ibu dan bayi sehat.Dia sendiri sudaj konsultasi kembali pada Dokter,walaupun aman tapi tetap.saja Dia sangat khawatir.
"Apa mungkin karena hal itu Bilqis sampai harus pergi lagi,ooohh Honeyyy...pleaseee jangan tinggalin Aku lagi.
.
.
*****
Setelah 2 jam terjebak macet,akhirnya Dia sampai juga di mansion mewah itu.Radit memarkirkan mobilnya kesembarang tempat,Dia berlari secepatnya kedalam rumah menuju kamarnya.kosong tidak ada siapa siapa.
"Honeyyyy....Honeyyyyy!"
"Iqisss sayaaaang..!"
Tidak ada sahutan sama sekali.
"Ma...Pa....!"
"Pada kemana sih orang orang!"
"Ma....Pa....!"
Radit mencari orang orang dirumahnya tidak ada satupun yang menyahut.
"Jadi Mama Papa misahin Aku dan Iqis lagi seperti kemarin...tega banget kalian...kalian ini orang tuaku atau bukan,tega banget sama anak sendiri seperti ini!"ujar Radit uring uringan sambil membuka kamar satu persatu.
"kenapa Tuan kok marah marah begini!"tanya Bi Yuni,yang sekarang bekerja di mansion Mamanya .
"Bi...Iqis pergi lagi...Mama Papa pasti sibuk nyariin,atau mungkin mereka yang nyembuiin dari Aku!"Ucap Radit dengan suara bergetar menahan kesedihan.
"Oalaaah...Kirain kenapa!"
"Neng Iqis diajak kesalon sama Nyonya besar,Kalo Tuan besar ada pertemuan dengan koleganya Tuan Muda."
"Kesalon???"
__ADS_1
"Ga jadi kabur?"
"Kata siapa Kabur?"
"Mama tadi yang bilang,makanaya Aku sampe buru buru begiini Biii,sampe ada pertemuan pentung juga Aku tinggalin!"
"Ehehe mungkin Nyonya besar mau menguji Tuan muda,seberapa besar cinta Tuan untuk neng Iqi!"
Radit langsung terduduk lemas antara kesal karena telah dibohongi dan dikerjai oleh Ibunya sekaligus juga bahagia karena Bilqis tidak kemana mana,lega bercampur kesal menjadi satu.
"Tadi neng Iqis nangis terus Tuan,Katanya Tuan sudah ga cinta,sudah ga sayang,makanya tadi nangis terus terusan,Bibi Sih maklum Tuan,namanya orang hamil,perasaannya sensitif,makanya Mama ajak kesalon,katamya biar di make over biar makin cantik!"
"Yaampun Mama bener bener tega ngerjain anaknya sendiri,Aku sampe kebut kebutan dijalan Bi..gimana kalau Aku kenapa napa dijalan,bikin orang kaget aja,eh tapi beneran tadi Iqis nangis?"
"Iya bener Tuan,Nangis kejer kayak anak kecil!"
Radit benar benar merasa bersalah,oadahal Dia pikir itu yang terbaik karena Radit merasa kalau Bilqis selalu mengjindarinya,mengjindari sentuhannya,namun ternyata Istrinya itu justru merindukan belaiannya.
"Iqis sayaang Honey sweety ku,Mulai hari ini Aku akan selalu merhatiin Kamu,kasih sayangku akan berkalilioat Aku curahkan buat Kamu,Aku ga mau buat Kamu nangis lagi"gumamnya dalam hati.
"Kalau gitu Radit kekamar dulu Bi..siap siap buat menyambut Istri tercinta!"ujar Radit sambil secepatnya masuk kekamar dan tanpa membuang waktu Dia membersihkan dirinya.
.
.
.
"Mama sayaaang makasih Ma udah beliin Iqis segini banyaknya,Mama jadi repot gara gara Iqis!"Ucap Bilqis manja.
"Ngga sayaang..Mama ga repot sama sekali,buat Anak Mama yang cantik apa sih yang ngga!"
"Aaahhh Mama memang the best...!"Bilqis memeluk Mamanya dengan sayang.
Bilqis masuk kedalam kamarnya.Dia tertegun melihat suaminya sudah berada dihadapannya dengan wajah yang sangat tampan dan terlihat segar,bersih dan klimis,tidak terlihat lagi brewok yang menghias wajahnya,suaminya terlihat jauh lebih tampan dan muda,membuat Bilqis berdiri mematung sambil terbengong bengong melihatnya.
"Mas..Ra-dit!"
"Iya sayaaang ini Aku!"
"Tumben udah ada dirumah!"Ucap bilqis ketus sambil menyimpan belanjaannya dan tidak memandang wajahnya sama sekali,Dia sengaja memasang mode jutek,masih merajuk pada sang suami,penampilannya setelah pulang dari salon tampak berbeda,wajahnya di make up natural,rambut panjangnya dibuat ikal dibawah ala ala princess dibalut dengan dress kerah sabrina berwarna ungu selutut,kecantikannya kian terpancar,membuat Radit terkagum kagum dibuatnya.
Radit menghampiri istrinya yang masih merajuk,memeluknya dari belakang dan menghirup aroma tubuhnya dalam dalam.
__ADS_1
Wangiii nya Istriku....!"
"lepasin jangan deket deket Aku...kerja terus sana!"
"Sana jangan deket!"Bilqis mendorong Suaminya dengan kesal dan serta merta menghindarinya.
"Aku keseeel Mas Radit jahat!"ucao Bilqis ketus.
"Honey..jangan marah terusss,Aku tadi kebut kebutan dijalan..Aku takut Kamu ninggalin Aku lagi..jangan marah terus sayaang!"
"Masss jahaat Mas udah ga sayang lagi sama Aku...Mas udah ga cinta lagi sama Aku Apa karena Aku jelek,Aku gendut!"
"Ssssttt Sayaaang Kamu kok ngomong gitu sihh,justru Kamu ini semakin cantik dan semakin seksi,makanya Aku sampe ketakutan Kamu pergi lagi!"
"Maafin Aku sayaang,kemarin Aku bener bener sibuk banget,makanya pulangnya malem terus,dan juga Aku ngerasa Kamu gamau deket deket Aku,makanya Aku jaga jarak,Aku pikir itu mungkin bawaan bayi."jelas Radit.
"Siapa bilang gamau deket?"
"Siapa juga yang mau pergi,Mana Mau bayi ini pergi dari Papinya,Dia maunya deket terus,gamau jauh jauh."
"Beneran sayaang?"
"Ya bener lah,masa Aku bohong.."
"Tapi Kalo Mas udah gamau deket lagi,udah ga cinta lagi gausah deket deket Aku,Aku mau pergi aja lagi!"
"Uuuh sayaaang...!"
"Kamu makin gemesin kalo lagi ngambek gini jadi pengen gigit!"Radit menggigit kupingnya dengan gemas dibungkamnya bibir itu dengan ciuman mautnya,Bilqis kali ini tidak menolaknya,dia menyambut dan membalasnya,saling mengecap dan *******,Radit semakin memperdalam ciumannya dan menulusuri leher jenjangnya dan hisapnya lagi dan lagi,hasratnya semakin menggebu,membuat Bilqis tak berdaya apalagi kini keduanya sama sama polos.
"Pelan pelan Mas...!"
"Iya sayaaang...!"
.
.
.
********
vote dong Bestie😘
__ADS_1