TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Waktu Untuk Rafa


__ADS_3

Tak terasa waktu berjalan begitu cepat,hari berganti hari,bulan berganti bulan,Usia Rafa sudah menginjak 1 tahun setengah,Bilqis memperhatikan anaknya yang begitu tampan mewarisi ketampanan sang Papi.Setelah lelah dengan skripsinya,Bilqis menghambur memeluk Rafa yang semakin tampan dan wangi,Bilqis menciuminya dengan gemas.


"Sayangnya Mami wangi banget,udah mandi ya!"Tanya sambil mengambilnya dari gendongan Bi Yuni.


"Rewel ga Bi?tanya Bilqis sambil membawa sang Anak untuk duduk disofa,Mansion megah itu tampak sangat luas dengan desain klasik minimalis,Bilqis mendudukkan dirinya disofa yang super empuk dan nyaman.mengusap lembut sang anak dengan penuh kasih sayang.


"Maaami...Maaamiii!"


"Iya sayang ini Mami,Rafa mau apa nak heeemmh!"


"Afaa ain Mami!"


"Ohhh mau main sama Mami ya,ok sayaang Kita main ya,tapi Mami mau mandi dulu,boleh ya sayaang,Rafa tunggu sama Bibi dulu ya!"ujarnya,sambil beranjak kekamarnya dan segera membersihkan diri.Hari yang begitu melelahkan bagi Bilqis,untunglah sidang skripsinya berjalan lancar.Sekarang ini Dia hanya tinggal menungu untuk wisuda,rasanya sungguh sangat melegakan,setelah membagi waktu kuliah serta mengurus sang Anak,akhirnya Dia bisa lumayan lega dengan pencapaiannya sekarang.


Sore harinya seperti yang Rafa inginkan Dia bermain dengan anaknya,bermain bola lumayan membuatnya berkeringat mengejar Bola dan mengambil bolanya setelah bocah kecil itu belajar menendang ke sembarang arah,membuat Bilqis tertawa sendiri.Kini Anaknya yang dulu masih bayi sudah pandai menendang bola.Ada rasa bangga dalam dirinya,Rafa tumbuh menjadi Anak yang sehat dan aktif sesuai perkembangan Anak seusianya.


Tadi waktunya dihabiskan bersama sang buah hati,kini malam sudah menghampiri dan Rafa sudah tertidur dikamarnya,Bilqis bersiap memyambut kedatangan Radit dengan pakaian yang seperti biasa selalu memanjakan mata sang Suami.Bilqis rasanya sudah tidak sabar untuk memperlihatkan penampilannya pada Radit.Dia sudah tak sabar bertemu sang suami dan memanjakannya.Bilqis berusaha terjaga walaupun matanya sudah lima watt,namun walaupun sudah susah payah ditahan ternyata tetap saja Bilqis harus menyerah,akhirnya Dia terlelap juga.Mungkin karena hari itu Bilqis sangat sibuk dan kelelahan,jadinya Dia tidak tau jam berapa sang suami pulang.Tengah malam Bilqis terbangun,mengerjapkan matanya,tiba tiba saja sang Suami sudah ada disampingnya,tertidur dengan nyenyak.Bilqis menyandarkan dirinya kedada sang Suami,Rasanya seperti sudah lama ga ketemu sang Suami,padahal baru malam ini Dia terlambat pulang.Bilqis memeluk sang Suami dengan posesif.


Pagi harinya Bilqis terlihat bermalas malasan diranjangnya,Dia kini santai tidak terburu buru lagi untuk bangun pagi dan menyiapkan ini itu sepweti hari hari sebelumnya,karena kuliahnya sekarang sudah selesai dan menanti untuk wisuda.Membuat Dia tidak lagi resah dan panik.Namun saat terbangun,Dia tak mendapati sang Suami berada disisinya,Dia tau Radit pulang larut malam,dan hari ini masih pagi,tapi Anehnya Dia tidak ada,Bilqis kemudian mencarinya,namun Juga tidak ada.Bergegas Dia mencari keluar kamarnya.

__ADS_1


"Neng Iqis cari Tuan ya,Tuan sidah berangkat Neng!"Ujar Pelayan lain yang diketahui bernama Tati yang usianya berkisar 40 tahunan,selain Bi Yuni pelayan yang dipekerjakan dimansion itu lumayan banyak,dan Bi Tati ini bertugas untuk beres berea rumah bersama 3 pelayan lainnya.


"Udah berangkat?kok tumben banget jam segini udah pergi,mana ga bangunin Aku,ga pamit pula,Aneh banget sih Papi.Aaah,mungkin Aku yang tidurnya terlalu bablas sampai Si Papi ga berani bangunin.swbel dehhh ammpuuun,gara gara terlalu kebluk jadi begini dehh!"omelnya pada dirinya sendiri.


Jadilah Bilqis sekarang kekamar Rafa untuk mengurus sang buah hati yang sudah terbangun.


"Ehhh anak Mami udah banguun,mandi dulu yuk,setelah ini baru Mamam ya sayaang!"Bilqis menggendong Rafa yang wajah lucunya,Dia ciuni sang anak yang memang sangat menggemaskan itu.


"Wangi acemnya enak banget sih sayangnya Mami,muaaacchhh haluuum ya wanginya"


"Mmamii...Mmmamii Boo boo!"Rafa menunjuk boneka Sapi kesayangannya yang selalu menemaninya tidur.


"Rafa memang pintar,Mami sayaaang sama Rafa,yuk Kita mandi dulu biar badannya seger!"Bilqis menuntunnya kekamar mandi,Sang anak sudah bergerak lincaj sekaramg,sudah bisa berjalan berlari dan sudah pintar mengucapkan Mami dan Papi.


Setelah selesai memandikan sang Anak,Bilqis kemudian menyuapinya.Sperti biasa Dia mereka berada ditaman belakang yang lumayan luas,selain ada kolam renang dan juga kolam ikan,ditaman itu juga ditumbuhi dengan bebagai tanaman dan pohon yang lumayan rindang untuk duduk duduk santai,terdapat mainan anak pula disana,ada tempat mandi bola,trampolin, ayunan,untuk menyenangkan sang Anak bila Dia bosan.Sengaja Radit membuatnya untuk menyenangkan sang buah hati,dan juga untuk melatih perkembangan motorik sang Anak.


Seiring dengan pertambahan usianya Rafa,Kini Bilqis sedang berencana untk menambah momongan sesuai keinginannya setelah kuliahnya selesai,dan menurutnya saat ini adalah waktu yang sangat pas,apalagi Rafa sudah berusia cukup besar untuk menambah lagi momongan pikir Bilqis,dan sore ini Dia membuat janji dengan Dokter kandungan untuk mengeceknya,awal awal dulu Radit tidak mengijinkannya untuk memakai kontrasepsi,namun setelah peristiwa waktu itu,dokter kandungannya memberikannya penjelasan yang sangat baik sehingga Radit mau mengerti,dan untuk itu Bilqis ingin secepatnya ingin menambah momongan lagi,agar dirumahnya semakin meriah,dan ada tan bermaon untuknya,begitu pikirnya.


********

__ADS_1


"Biasanya Saya suntik yang sebulan dok,cuma hampir satu bulan ini saya sudah tidak suntik lagi,apa sudah ada tanda tandanya Saya hamil lagi."Tanya Bilqis Kepada sang Doter.


"Kalo tadi saya lihat belum ada tanda tandanya sih,tapi Kamu tidak usah khawatir,Rahim Kamu dalam kondisi baik,tinggal jaga pola makan Kamu,olah raga rutin,makan makanan untuk penyubur kandungan,seperti sayuran hijau,buah buahan,kacang kacangan,Itu sangat baik untuk penunjang program hamil Kamu,dan yang paling penting sering sering aja hubungan intimnya."Ujar Dokter membuat Bilqis bersemu merah.


Setelah mendengar penjelasan dokter,Bilqis tampak sangat senang,perasaannya Kini lega karena akhirnya bisa melakukan hal yang sangat dinantikan oleh sang Suami.


"Apalagi kalau bener bener hamil,Mas Radit pasti bahagia banget ngedengernya."gumamnya dalam hati sambil tersenyum sendiri sambil berjalan dikoridor rumah sakit untuk pulang,hari ini Bilqis memang pergi sendiri tanpa ditemani siapapun,hanya bersama sopirnya yang selalu setia mengantarnya kemanapun.Bilqis tampak tergesa,ingin secepatnya pulang,Dia ingat Rafa menangis meminta Ikut dengannya tadi,namun Bilqis sengaja pergi sendiri karena Rafa baru sembuh dari sakitnya,khawatir sang Anak belum Vit sehingga mudah terkena virus dan bakteri.Apalagi rumah sakit dipenuhi orang sakit,akan sangat mudah penularannya kepada orang yang belum Fit seutuhnya,apalagi Anak anak begitu rentan terkena penyakit,pikir Bilqis.


Saat sedang asyik berjalan,dari kejauhan Bilqis melihat Sang suami memapah seorang wanita masuk ke mobilnya.Bilqis sampai berkali kali mengucek matanya untuk memastikan apa yang dilihatnya salah,namun termyata benar,itu sang Suami.


Tapi kenapa ada dirumah sakit dan memapah seorang wanita masuk kedalam mobilnya.


Seketika hatinya benar benar merasa panas melihatnya.


.


.


.

__ADS_1


*******


__ADS_2